Bersua Dengan Rasa. Berbicara Dari Hati Ke Hati:


Bersua Dengan Rasa. Berbicara Dari Hati Ke Hati:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Pukul. 19:15. Hari Rabu. Tanggal 17. Oktober 2018.

Pak WEB…
Saya dalam masalah ekonomi, tolong bantu saya.

Pak WEB…
Saya sedang dalam masalah pekerjaan, bantu saya.

Pak WEB…
Saya sedang sakit, tolong saya pak.

Pak WEB…
Saya mau nyalon Kades. CPNS. Bupati. Gubernur. Capres. Cawapres. Tolong di bantu.

Pak WEB…
Saya ada masalah perjodohan.

Pak WEB…
Saya sedang mengalami masalah rumah tangga/keluarga.

Pak WEB…
Saya kesulitan membuka mata batin, indera ke enam, guru sejati dll.

Pak WEB…
Saya terlilit hutang piutang.

Pak WEB…
Saya ingin sukses, ingin berhasil, ingin lain-lain.

Pak WEB…
Tolong bantu saya yang sedang mengalami kesulitan ini, terima saya sebagai murid dan bimbinglah saya ke arah yang benar, supaya tidak mengalami cidera, baik secara bathin maupun lahir.

Maafkan…
Saya sudah menjelaskan tentang hal ini berulang kali dalam artikel tanpa tedeng aling-aling, mungkin ada yang belum membacanya, sehingga masih tetap banyak yang bertanya tentang hal yang sedemikian ini.

Sebab karena itu, dengan penuh kesadaran cinta kasih sayang, saya kabarkan ulang, dengan, semuga lebih banyak lagi yang membaca dan memahaminya.

Sesungguhnya, saya hanyalah manusia bodoh yang sudah berTaubat dan sedang belajar berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Hidupku.

Bukan dukun, bukan paranormal, bukan sesepuh, bukan tabib, bukan guru, bukan juga pembimbing.

Bagaimana mungkin saya bisa di sebut dukun, paranormal, sesepuh, tabib, guru atau pembimbing.

Sementara semua dan segalanya itu, sejak awal hingga sampai kapanpun, ada di dalam dirimu sendiri, saya hanya mengaktifkan apa yang sudah ada di dalam dirimu itu, yang selama ini tidak kau sadari, selebihnya, apa yang ada dalam dirimu itulah, yang bekerja dengan sendirinya (otomatis), bukan saya.

Bahasa awamnya, saya cuma petunjuk arah tujuan saja, kemana titik arah yang hendak engkau tuju, kesitulah saya tunjukan rute nya.

Dan yang berproses, bukan saya atau dirimu, melainkan apa yang ada di dalam dirimu, yang sudah saya aktifkan, itulah yang bekerja dan berproses.

Ada tiga rute untuk menuju titik yang di ingini, pertama, rute darat, kedua rute laut, ketiga atau yang terakhir adalah rute udara/angkasa, ketiganya sama-sama menjamin bisa selamat sampai ke titik tujuan yang di ingini, apapun tujuannya.

Dalam hal ini, tidak ada jalan bypass atau jalan alternatif atau jalan tol, itu tidak ada, yang ada hanya jalan darat atau laut atau udara/angkasa.

Silahkan mau pilih yang mana, ketiganya sama-sama tepat dan menjamin selamat sampai ke titik tujuan yang di ingini.

Caranya Pak WEB…?!
Caranya mudah, datang temui saya di Alamat yang selalu saya cantumkan di setiap Artikel terbaru saya tahun 2018, gratis, tanpa di pungut biaya apapun, makan, minum, tidur medang, dan semua wejangannya gratis-tis.

Datanglah, akan saya tunjukan rute untuk menuju ke titik yang kau ingini, jangan ragu atau takut meninggalkan pekerjaanmu, keluargamu dll yang kau sukai, karena datangmu menemui saya secara langsung itu, justru menyelamatkan pekerjaanmu, keluargamu dll yang kau sukai.

Waduh….
Sepertinya belum bisa pak WEB, agak sulit, bahkan sulit sikonnya.

Kalau belum bisa, panggil saya datang ke tempatmu, tetap gratis, cuma mengganti uang bensin kendaraan saya bolak balik, karena jika tanpa bensin, kendaraan saya tidak bisa mengantarkan saya ke tempatmu.

Masalahnya itu uangnya pak WEB, tidak punya.

Gampang, bersatulah dengan beberapa orang di sekitarmu, di tempatmu, lima orang atau sepuluh orang, atau dua puluh orang, yang sama-sama dalam sikon sepertimu, lalu patungan, kan ringan, paling berapa sih, harga bensin bolak balik kalau masih sesama wilayah Indonesia.

Kesempatan yang saya tawarkan,
kurang mudah bagaimana coba..?!

Kau tidak akan mendapatkan penawaran semudah yang saya tawarkan dari dukun, paranormal, sesepuh, tabib, guru atau pembimbing manapun.

Dan apalah artinya pengganti uang bensin yang kau berikan kepada saya, jika di bandingkan dengan keberhasilan yang akan kau capai dengan selamat secara sempurna nantinya, tujuh turunan lagi “JAMINAN” lagi.

*…….#

Kenapa dan mengapa WEB harus seperti ini…?!

Padahal, WEB bisa-bisa saja melakukannya serba sendiri, tanpa melibatkan si Pelaku, yang kesannya mempersulit, misalnya seperti sulapan “Bim Sala Bim”.

Kalau saya melakukannya sendiri, tanpa menyediakan kesempatan untuk berjuang dan berkorban bagi si Pelaku.

1. WEB sudah melanggar hukum kodrat iridat semesta alam.
2. WEB ikut campur urusan Tuhan.
3. Si pelaku tidak mengerti dan tidak paham arti dan makna sebuah perjuangan dan pengorbanan.
4. Pada Akhirnya si Pelaku akan menyia-nyiakan keberhasilannya, dan tidak bisa menghargai keberhasilannya, sehingganya di salah manfaatkan, karena tidak tau apa itu perjuangan dan pengorbanan.
5. Tidak mengalami kesempurnaan yang sesungguhnya, karena baru katanya, tidak mengalami sendiri prosesnya.

Dan masih banyak lagi alasan-alasan lainnya yang menjawab mengapa WEB lakukan ini Pada Si Pelaku yang ingin mencapai titik tujuan yang di ingini.

Maksudnya, kenapa harus datang langsung atau mengundang untuk bertemu secara langsung…?!

Kalau tidak salin berhadapan, bertatap muka secara langsung, bagaimana mungkin saya bisa menunjukan bukti, tentang lezatnya wedang kopi buatan saya brow,,, kalau sampaian bisa, saya akan belajar kepadamu, berapapun maharnya, saya bayar tunai.

Lagi pula, letak mempersulitnya dimana…?!

Cobalah baca ulang baik-baik, apakah saya mempersulit…?!

Justru saya itu mempermudah, tanpa mahar, tanpa puasa atau tirakat, tampa tumbal atau uberampe, tanpa berpindah agama atau keyakinan, sampaian saya tunjukan jalan menuju sukses tanpa risiko gagal, kemungkinan besarnya, kau tidak akan mendapatkan ini di luaran sana.

Dulu, ketika saya masih berjuang.
Sungguh… Teramat amat sangat amat apa yang pernah saya lakukan untuk mencapai seperti yang sekarang ini saya tempati, seperti orang gila, 16 tahun, berkeliling jagat tanpa identitas dan latar belakang entah berapa tahun, sampai lupa, ke makam, ke pesantren, ke goa, gunung, tempat-tempat keramat, padepokan, pertapaan, perguruan, semua dan segalanya saya korbankan, itupun saya barengi dengan puasa, tirakat, bertapa, ibadah tiada hentinya, hasil yang saya dapatkan dari semua dan segalanya itu, hanya sanepan, cuma teka teki, yang ujung nya harus mencari sendiri, bacalah biografi sejara perjalanan hidup saya.

Seperti yang saya tawarkan diatas “KECIL” Percayalah; Datang langsung menemui saya atau Mengundang saya Datang, tidak akan Rugi. He he he . . . Edan Tenan. Kurang Opo Jal.

“Khusus untuk yang hendak menuju Guru Sejati Pless mengenal Dzat Maha Suci Hidup “Tuhan/Allah” Kuasai Terlebih dulu Tiga Level Kunci The Power yang Artikel Pelajarannya sudah saya sediakan di Internet, sebelum bertemu secara langsung dengan saya WEB, agar supaya prosesnya tidak memakan waktu lama”

Saya💓Wong Edan Bagu💓 Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai🙏Damai🙏 Damai🙏Selalu Tenteram🙏 Sembah nuwun🙏Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono🙏inayungan Mring Ingkang Maha Agung.Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet🙏 BERKAH SELALU Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup🙏 Aaamiin🙏Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Iklan

Penentu Laku Murni Menuju Suci:


Penentu Laku Murni Menuju Suci:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Pukul. 12:05. Hari Selasa. Tanggal 16. Oktober 2018.

Para Kadhang dan Para Sedulur Kinasih-ku sekalian…

Laku Murni Menuju Suci itu…
Urusan hati, soal isi hati, tentang rasa, tidak ada kaitannya dengan pakaian, isi perut, amal ibadah, latar belakang, status, jenis kelamin, bahkan tidak ada hubungannya dengan agama.

Ini tentang Hati.
Ini soal isi Hati.
Bab Rasa.
Bukan yang lain.

Sekalipun pakaian mu kau anggap suci, tempat mu kau anggap suci, karena selalu bersih dari kotoran najis, perut mu kau anggap suci, karena yang di konsumsi makanan dan minuman halal, amal ibadah, karena selalu kau jalankan secara Istiqomah, latar belakang, status, jenis kelamin mu suci, karena turunan seorang ulama, nasab nya dari nabi, agama mu kau anggap suci, karena di ridhai Tuhan dll.

Tanpa Guna…!!!
Sia-sia…!!!
Percuma…!!!

Jika Hati mu tanpa rasa, kalau hati mu di singgapi perasaan sirik, iri, dengki, dendam, fitnah, benci, hasut, adu domba, jikalau isi hati mu bukan Tuhan. Bukan kah ini sudah amat sering saya kabar kan tanpa tedeng aling aling melalui artikel dan vidio di internet…?!

Tidak kah membuat mu mengerti dan paham…?!

Inilah alasan paling kuat dari orang-orang yang menolak Wahyu Panca Ghaib dan Wahyu Panca Laku yang merupakan sipat nya Wahyu Panca Ghaib, karena dengan ini, mereka tidak bisa lagi sirik, iri, dengki, dendam, fitnah, benci, hasut, adu domba dan memasukan kesukaan nya, hobi nya ke dalam hati, sebab itu mereka menganggap sesat.

Bagi mereka, yang tidak sesat itu, yang yang bisa salin sirik, iri, dengki, dendam, fitnah, benci, hasut, adu domba, dan menyimpan kegemaran, hobi dan kesukaan nya tentang duniawi ke dalam hati nya.

Ampunilah Mereka Romo…
Karena Mereka Belum Tahu.

Mengapa Laku kita harus murni tanpa tercampuri Ego Pamrih dan terkotori oleh sirik, iri, dengki, dendam, fitnah, benci, hasut, adu domba dan sejenisnya…?!

Karena yang hendak kita tuju, adalah Suci-Nya Dzat-Tullah.

Mengapa kita harus menuju Suci-Nya Dzat-Tullah, bukan surga yang di dalam nya terdapat beraneka hidangan lezat yang di layani bidadari sebanyak 41 atau 70, di bawah nya mengalir air sungai susu dan madu…?!

Karena kita berasal dari Suci-Nya Dzat-Tullah, bukan berasal dari surga yang di dalam nya terdapat beraneka hidangan lezat yang di layani bidadari sebanyak 41 atau 70, di bawah nya mengalir air sungai susu dan madu “jadi” harus kembali ke suci, bukan yang lain.

Inna Lillaahi Wa Inna Illaihi Raji’un.
Kita berasal dari Allah, milik Allah dan akan kembali hanya kepada Allah, bukan yang lain.

Dan ini, tidak bisa di tempuh dengan jalan apapun dan dengan cara apapun, selain dengan jalan dan cara Hidup/Guru Sejati kita sendiri, yang ada di dalam diri kita sendiri, yang merupakan utusan berasal dari Dzat Maha Suci Hidup itu sendiri.

Ini loh Wahyu Panca Ghaib – Wahyu Panca Laku, yang tak lain dan tak bukan adalah Hidup dan Sipat Hidup kita sendiri, dan berada di dalam diri kita, sebab karena itu, diri kita harus Murni dan Bersih.

Apa bisa…?!
Bukan kah manusia itu tidak luput dari salah dan dosa.

Bisa dan Sangat Bisa.
Kan Wahyu Panca Ghaib atau Hidup/Guru Sejati, itu ada di dalam diri kita, kalau di luar diri kita, mungkin tidak bisa. Tinggal kitanya mau apa tidak, itu thok.

Kesimpulannya;
Genturo Patrap Semedi-ne…
Betapapun kita berjuang dan berkorban dalam beribadah menjalankan semua perintah Tuhan, kalau hati nya kotor dan isi nya bukan Tuhan, niyat tujuannya bukan Tuhan “TIDAK BISA”

Berhasil sekalipun, itu lo sia-sia, apa lagi tidak berhasil, sungguh rugi hingga tujuh turunan.

Silahkan koreksi dan introspeksi diri sendiri, Saya💓Wong Edan Bagu💓 Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai🙏Damai🙏 Damai🙏Selalu Tenteram🙏 Sembah nuwun🙏Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono🙏inayungan Mring Ingkang Maha Agung.Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet🙏 BERKAH SELALU Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup🙏 Aaamiin🙏Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Jaminan Selamat Hingga Tujuh Turunan Sempurna:


Jaminan Selamat Hingga Tujuh Turunan Sempurna:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Pukul. 18:55. Hari Minggu. Tanggal 14. Oktober 2018.

Wahyu Panca Ghaib itu, Sedulur Papat Kalima Pancer nya kita sendiri, isi nya raga kita, jiwa nya jasad kita sendiri.

Yang membuat kita bisa beragama, berkeyakinan, berkepercayaan, berilmu, bergerak, bergerik, bisa itu dan ini, bisa ini dan bisa itu.

Adalah;
Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib kita.

Jika tidak ada Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib kita di dalam diri kita ini, di dalam wujud raga kita ini.

Sungguh…
Wujud jasad raga kita ini, hanya lah sebujur mayat, cuma seonggok bangkai, yang hanya layak untuk di kubur atau di bakar.

Artinya;
Semua manusia hidup, tidak peduli apapun latar belakang, adat, suku, bangsa dan agamanya, memiliki Wahyu Panca Ghaib.

Kalau Wahyu Panca Laku, yang sering saya katakan sebagai Iman,, itupatnya Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib kita.

Kalau yang di sebut Guru Sejati, itu manunggalnya atau menyatunya Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib kita, yang lebih sering saya katakan sebagai “KUNCI” (Kumpul Nunggal Suci).

Sejak kita di cipta lalu di lahirkan ke dunia hingga seusia sekarang ini, kita bisa apapun atau tidak bisa apapun, itu karena adanya Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib di dalam diri kita.

Namun…
Sejak kita bisa bicara, bisa mendengar, bisa mencium, bisa melihat dan bisa berpikir, bukan cuma lupa, tapi tidak pernah berpikir atau terpikirkan akan adanya Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib di dalam diri kita.

Semakin pintar, semakin tidak percaya, semakin pandai, semakin tidak yakin akan adanya Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib di dalam diri kita, bahkan ingkar/menolak, lucu nya lagi, tidak percaya, di kira sesat.

Padalah…
Andai kita mau berpikir cerdas dengan kesadaran iman, sungguh tidak rumit dan amat sangat tidak sulit kok.

Coba saja di pikir dengan kecerdasan iman;
Kira-kira, kalau di dalam diri kita tidak ada Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib, bisa apa…?!

Bisa…!!!
Kan ada Allah/Tuhan di diri kita.

Oke…
Kalau kita sadar, bahwa di dalam diri kita itu ada Allah/Tuhan, tentu hati kita tidak akan terkotori oleh kebencian, sirik, iri, dengki, fitnah, dendam dll, pikiran kita tidak akan sibuk menilai, membedakan, mencela, menghina, meremehkan, mengkritik keburukan dan kejelekan orang lain.

Karena sipat dan sikap Allah/Tuhan, itu tidak seperti itu.

Tentang Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib yang ada di dalam diri sendiri saja, yang menjadikan kita bisa itu dan ini saja, tidak tahu/kenal, kok bicara Allah/Tuhan, jangan terlalu jauh kita berkhayal, kenali dulu siapa diri mu, baru bicara Allah/Tuhan.

Yang bisa menjamin keselamatan kesempurnaan jiwa raga, lahir batin, hidup mati dan dunia akherat kita itu Adalah;
Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib, bukan ilmu atau amal atau agama atau adat istiadat yang kita yakini/percayai.

Maka….
Untukmu yang sudah sadar memiliki Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib, kenalilah Dia, sebagaimana kau telah mengenali bentuk lekuk tubuhmu.

Agar supaya bisa mencintai, mengasihi dan menyayangi Dia, sebagaiman Dia yang mencintai, mengasihi dan menyayangi kita selama ini.

Bagimu yang belum sadar memiliki Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib, apapun latar belakang agama dan keyakinan serta suku rasnya, miliki lah, lalu praktekan dengan Wahyu Panca Laku, supaya bisa mengenal Dia, sebagaimana kau telah mengenali bentuk lekuk tubuhmu.

Agar supaya bisa mencintai, mengasihi dan menyayangi Dia, sebagaiman Dia yang mencintai, mengasihi dan menyayangi kita selama ini.

Dengan begitu dan dengan hanya itu; Maka akan mendapatkan Jaminan Keselamatan Kesempurnaan jiwa raga, lahir batin, hidup mati, dunia akherat, hingga Tujuh Turunan ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang, dan ke atas serta ke bawah.

Sungguh sebuah Jaminan Yang Sangat Mewah bukan.

Jaminan…?!
Sepertinya saya butuh bukti deh.

Butuh bukti dan perlu Bukti…?!
Mudah Dan Gampang.

Selain karena dunia ini sudah terlalu banyak sampah, dan sedang di sapu, supaya bersih dari sampah-sampah tersebut.

Selama ini, alam selalu di remehkan, di hina, di lecehkan, di cemari, bahkan di rusak.

Nah…
Di abad sekarang ini, Alam Semesta Sedang Menuntut Balas kepada Seluruh Manusia tanpa terkecuali, bentuk balasannya, kalau orang awam menyebutnya. Adalah;
Bencana. Seperti…
Gempa Bumi dan Sunami serta Gunung Meletus yang akan terjadi di seluruh penjuru dunia, dan sedang terjadi di Indonesia, khususnya Pulau Jawa yang di Kepung Empat Penjuru=………?!

Jika Bencana itu terjadi di daerahmu, atau di daerah keluargamu tinggal, dan ada keluargamu yang tidak terselamatkan oleh bencana tersebut.

Jangan Percaya dan Tidak Usah Yakin pada Sedulur Papat Kalima Pancer atau Wahyu Panca Ghaib mu Sendiri.

Mudah dan Gampang kan…?!
Tinggal nunggu kapan Murka Alam itu terjadi di tempatmu, lalu, saksikan. He he he . . . Edan Tenan.

Saya💓Wong Edan Bagu💓 Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai🙏Damai🙏 Damai🙏Selalu Tenteram🙏 Sembah nuwun🙏Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono🙏inayungan Mring Ingkang Maha Agung.Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet🙏 BERKAH SELALU Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup🙏 Aaamiin🙏Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️Terima Kasih❤️
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya