JAUHAR AWWAL RASULULLAH :

JAUHAR AWWAL RASULULLAH;

SIFAT RASA RASULULLAH = SIFAT RASA ALLAH

AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU
Manusia itu rahasia-Ku dan Aku-lah rahasianya.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam bersabda:
” Ya Allah…
Engkaulah YANG MAHA DHAAHIR sehingga tiada sesuatupun yang LEBIH TINGGI daripada-MU

Engkaulah YANG MAHA BAATHIN sehingga tiada sesuatupun yang LEBIH DEKAT daripada-MU

Engkaulah YANG MAHA AWWAL sehingga tiada sesuatupun yang LEBIH DAHULU daripada-Mu

Dan Engkaulah YANG MAHA AKHIR sehingga tiada sesuatupun yang LEBIH LAMA daripada-Mu ”

“Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Allah berkehendak [untuk menciptakan] sesuatu, maka [cukuplah] Allah hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah”. Lalu jadilah ia” [Al-Baqarah:117]

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, Ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu”. [Ath-Thalaaq:12]

“Allah [Pemberi] cahaya [kepada] langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca [dan] kaca itu seakan-akan bintang [yang bercahaya] seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, [yaitu]pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat, yang minyaknya [saja] hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya [berlapis-lapis]Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [An-Nuur:35]

“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak [pula] di atasnya [lagi] awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, [dan] barangsiapa yang tiada diberi cahaya [petunjuk] oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun ” [An-Nuur:40]

“Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah [tempat-tempat] bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan [waktu]. Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda [kebesaran-Nya] kepada orang-orang yang mengetahui” [Yunus:5]

DZAT adalah Nurrullah, SIFAT Laisa kamishlihi syaiun yaitu Jauhar Awwal Rasulullah bibitnya tujuh lapis bumi, tujuh lapis langit berikut segala isinya.

JAUHAR AWWAL RASULULLAH adalah ;
RUH ILMU RASULULLAH [Hakikat Muhammad]
Cahayanya empat ;
MERAH-KUNING-PUTIH-HITAM.
Ke empat cahaya itu disebut ;
NUR ILMU RASULULLAH [Nur Muhammad]

Jauhar Awwal adalah Ruh Ilmu Rasulullah
Jauhar Latif adalah cahaya halus di jagat Shagir
Jauhar Firid adalah cahaya matahari di jagat Kabir

JAGAT SHAGIR – JAGAT KABIR
Jagat ada dua rupa, yaitu Jagat Shagir dan Jagat Kabir, Jagat Shagir adalah wujud manusia, Kabir yaitu Alam Dhohir, keadaannya begitu, tidak ada beda sudah tentu sama. di Alam Dunia, isinya sudah pasti, ada siang dan malam, di diri manusia juga bukti, ada tidur dan melek, melek perbandingannya siang, tidur perbandingannya malam.

7 hari di diri manusia adalah, nyatanya ada dua lubang hidung, dua mata, dua telinga, dan yang ke tujuh adalah mulut, lima yang terlihat, isinya yang tujuh :

1. Pendengaran / Telinga
2. Penglihatan / Mata
3. Perkataan / Mulut
4. Penciuman / Hidung
5. Rasa

Bulan ada dua belas, di Alam Dhohir, nyatanya di diri manusia sendi tangan (sendi bahu, sendi sikut dan sendi pergelangan tangan) yang dua di jumlah ada 6 tambah dengan kaki juga 6 jadi 12

Satu bulan 30 hari, di dalam diri, nyatanya sendi pergelangan tangan dan sendi yang lembut di jari ada 30, di dua tangan dan jari kaki. Sama saja 30, nyatanya ada siang dan malam, tangan bagian siang, kaki bagian malam, jadi dalam sebulan, ada 30 hari. Siangnya juga begitu 30 hari.

Tahun semuanya ada delapan sewindu, nyatanya di badan manusia dari sendi bahu sampai sendi sikut = 1 dan dari sendi sikut sampai pergelangan tangan = 1 di jumlah jadi 2, kiri dan kanan di jumlah jadi 4, ditambah 2 betis 2 paha, jadi 4, total jadi 8, artinya nama sewindu, windu adalah, berdirinya diri manusia, tidak kurang tidak lebih, anggota badan manusia, tidak ada kekurangan, nyata semua di diri manusia, keadaan Alam dunia, sudah kumpul di Jagat Shagir.

Di Alam Dunia, ada Matahari dan Bulan, Bintang-bintang , ada hawa, hawa panas dan hawa dingin. Hawa angin, bumi nyatanya di badan manusia ada empat nafsu manusia. Amarah, Lawamah, Sawiah, Muthmainah, kenyataan di badan.

Matahari dan Bulan nyatanya di diri manusia, adalah adanya hidup, tidak bisa nyata dan dibuktikan di badan manusia, sebab ghaib, ingin nyata harus melalui Tharekat. Untuk menyatakan SIFAT HIDUP TIDAK BISA DILIHAT DENGAN MATA KEPALA, TETAPI HANYA BISA DILIHAT DENGAN MATA BAATHIN YANG BERSIH, mata kepala untuk melihat Jauhar Firid, terangnya dunia oleh Matahari.

Manfaat Bulan, Bintang dan Matahari adalah yang menguatkan Alam Dunia, yang menghidupkan isi bumi, tumbuhan dll Jika tidak ada Matahari, hawa bumi, angin, air, api tidak akan bisa bergerak / jalan, tumbuhan tidak akan jadi, tidak akan ada hasilnya dunia ini, manusia juga mati, tidak akan ada kehidupan, jadi hidupnya Jagat Kabir, karena adanya Bintang, Bulan, Matahari.

Begitu juga di badan manusia yaitu Jagat Shagir. Matahari di wujud manusia adalah Jauhar Latif, cahaya yang halus, tidak bisa terlihat oleh mata kepala, tapi wajib harus ketemu di Dunia, jika tidak ketemu di Dunia, di Akhirat pasti gelap, gelap berarti Neraka pasti jadi pengap, di dunia juga sudah bukti, betah karena adanya terang, pengap karena permasalah dunia, jika cahaya yang langgeng tidak di cari, bagaimana mau ni’mat? Baathin kekal dalam kegelapan, sudah tidak ada tempat untuk bertanya, sudah bukan tempat mencari ilmu, bukan lagi di tempat ibadah, Baathin hanya untuk menerima siksaan atau menerima Rahmat dan Ridho-Nya.

Semua ciptaan-Nya tidak terlepas dari satu cahaya
Perjalanan Alam semesta ini adalah perjalanan
Allah-Muhammad-Adam.

BENDA RASULULLAH CAHAYA EMPAT disebutnya HAKIKAT ADAM, barang ghoib yang disebut ISMUDZAT, bibit alam dhohir atau Asma Yang Maha Suci.

Cahaya yang empat tadi menjadi lafadz ;
ALIF – LAM – LAM – HA [ALLAH] tidak salah lagi, tadinya juga Asma Allah menjadi hakikat ;
MIM AWAL – HA – MIM AKHIR – DAL [MUHAMMAD]

DZAT dan SIFAT adalah pasti, tidak akan ada SIFAT, jika tidak ada DZAT, begitupun sebaliknya.
Syahadatnya DZAT dan SIFAT disebut Syahadat Sejati

ASHHADU ALLA ILAHA ILLALLAH
WA ASHHADU ANNA MUHAMMADUR RASULULLAH

Hakikat : LA ILAHA ILLALLAH
Syariat : MUHAMMADUR RASULULLAH

Bertemunya ASHHADU = Allah dan
WA ASHHADU = Diri Manusia [Ghoib]
menjadi ;
WUJUD SHALAT, RUPA AMAL
“Sukma Suci Raga Sejati” = RUH SUCI

4 thoughts on “JAUHAR AWWAL RASULULLAH :

  1. amseda berkata:

    Terus klau dzikir tidak khusu bagai mana caranya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s