RIJALULLAH – RIJALUL ‘ALAM:

Bahasa Rijal, artinya yaitu pemimpin, yang pertama Rijalul ‘alam yang kedua Rijalullah, keduanya adalah pemimpin dengan pangkat yang sama, hanya saja Rijalul ‘alam mempunyai Ilmu Dhohir, ilmu yang instan ilmu dewa/jinn, Rijalul ‘alam adalah gelar Sayid Anwar, inilah yang menurunkan para jinn dahulu, sampailah ke jaman sekarang turun-temurun, pegangannya adalah Ilmu Istidraj’, keinginannya suka makbul, yang sakit bisa mendadak sembuh, sebab Ilmu Istijrad, apa saja yang di inginkan bisa jadi makbul, untuk urusan hal dhohir.

Sekarang sudah turun temurun, manusia sekarang sudah bercampur menjadi satu, Ilmunya juga pasti, sebab sudah terlalu banyak yang mempunyai ilmu, santet, dukun dll mengadakan persahabatan dengan jinn, mengaku Ilmu Ma’rifat, Agama Islam Sejati/Ruh Samawi, karena setiap yang diminta oleh tekad hati suka di kabul, contohnya : sekali tepuk bisa langsung ngantuk, terus mimpi bertemu dengan keturunan yang sudah meninggal, tapi yang masih ada, yang belum sempurna jiwanya, yang masih ada di Alam Dunia, sedangkan yang sempurna jiwanya, tidak akan bisa ditemui.

Rijalullah adalah pemimpin, yaitu dari Sayidina Anwas, yang menurunkan turunan Rasul yang lahir ke Alam Dunia, begitu juga Rukun Agama yaitu Syariat, Tharekat, Hakikat, dan Ma’rifat sampai hari akhir turunannya semakin banyak, Agamapun begitu, pegangan Agama Islam, saksinya adalah Al-Qur’an dan Hadist, perintah Nabi Muhammad Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yaitu Rukun Islam, Rukun Iman.

Sejarah Sayid Anwas dan Anwar adalah satu bapak tapi tidak satu ibu, nama bapaknya adalah Nabi Syis alaihissalam, anak keturunan yang ke 100 dari Nabi Adam alaihissalam, hanya satu yang dijadikan Nabi, yaitu Nabi Syis tadi, diceritakan bahwa Nabi Syis sudah mempunyai istri yaitu Dewi Mulat, istri Nabi Syis alaihissalam ini sedang hamil dengan usia kandungan sudah 3 bulan, adalah salah satu putri yang berada di dasar laut, namanya Dewi Jelajah, yaitu anak Azazil/ Idajil Rajanya Iblis.

Azazil/Idajil la’natullah, yang dibenci sifatnya oleh Allah asalnya adalah penghulu Malaikat, maka diceritakan, pada suatu hari Dewi Jelajah bertemu dengan Nabi Syis, yang sedang jalan-jalan dengan istrinya di tepi pantai. Dewi Jelajah kemudian tertarik ketika melihat Nabi yang saking rupawan, cahayanya memancar, [tertarik karena kemuliaan Nabi Adam alaihissalam] Dewi Jelajah sudah tidak tahan untuk membuat tipu daya, maka dalam sekejap Dewi Mulat disamber dengan cepat sampai tidak terihat, lalu diberikan kepada Bapaknya, kemudian di sihir, yang mengakibatkan Dewi Mulat menjadi tidak ingat, seperti yang tertidur nyenyak, Dewi Jelajah akhirnya berganti wujud, sehingga menyerupai Dewi Mulat, Nabi Syis tidak tahu ada yang sedang menyamar sebagai istrinya, setelah lelah jalan-jalan, maka merekapun pulang ke rumah, singkat cerita, kemudian Dewi Jelajah hamil, dan ingin pulang, maka sewaktu Nabi Syis sedang tidur nyenyak, ditinggalkanlah oleh Dewi Jelajah dankembali lagi kepada Iblis, langsung saja Iblis pergi membawa Dewi Mulat yang di sihir, untuk dikembalikan ke tempat tidur, di samping Nabi Syis.

Keduanya tidak merasakan, di tipu daya oleh Iblis, akhirnya
Dewi Mulat sudah waktunya melahirkan, seorang anak laki-laki lahir, dengan bercahaya, rupawan tiada bandingannya, yang bakal menurunkan para Nabi, para Wali Mu’min dengan nama Sayid Anwas.

Diceritakan Dewi Jelajah istri yang palsu tadi, akhirnya melahirkan juga, anaknya laki-laki dengan nama Sayid Anwar, setelah berumur 10 tahun, dia bertanya mengenai bapaknya, akhirnya ibunya berterus terang kepada putranya bahwa tidak lama lagi kamu akan bertemu, ibunya berkata, “ Bapakmu adalah Nabi Syis putra Nabi Adam alaihissalam ”, setelah mendengar penjelasan ibunya, kemudian Sayid Anwar terus pamitan, hendak menyusul bapaknya, ingin meminta pengakuan, bahwa dia anaknya dari Nabi Syis, tidak lama kemudian bertemulah dengan Bapaknya yaitu Nabi Syis, pastilah di waktu itu Sayid Anwar tidak akan diakui anak oleh Nabi Syis, sampai akhirnya turun wahyu, yang menyatakan bahwa itu memang benar anaknya Nabi Syis dari Dewi Jelajah, yang bakal menurunkan Jinn, yang tidak akan tunduk kepada Agama Allah, tekadnya ingin menjadi pemimpin, seumur hidup tidak mau mati, selama masih ada dunia, sebelum musnah bumi dan langit.

“ Dan ini Sayid Anwas, anakmu yang akan menjadi cikal bakal, sudah pasti yang bakal menurunkan Rasul, menurunkan para Anbiya, yaitu para Nabi dan Wali Rasul juga para Mu’min semuanya, yang ikut Agama AKU ”

Itulah sejarahnya, Sayid Anwas dan Sayid Anwar tadi, sebabnya begitu, sekarang sudah akhir jaman, sudah saling-silang, turunannya bertemu, turunan Anwas dan Anwar, sudah bergulung menjadi satu. Sudah banyak manusia Jinn, wujud manusia tapi isinya adalah Dewa dan Jinn, blaster dari Bapaknya Jinn dan Ibunya manusia.

Darah keturunan sudah banyak yang tercemar, sejak dari jaman Nabi Adam alaihissalam, putranya Habil dan Qobil. pembunuhan manusia pertama kali di muka bumi, hingga akhir jaman sekarang, Iblis keluar masuk melalui peredaran darah, sehingga membuat seorang ibu tega membunuh anaknya, seorang anak tega membunuh ibunya, begitupun ilmu sudah banyak tercemar.

Ilmu ladunni adalah ilmu yang diberikan Allah melalui pengamalan butuh waktu dan proses, bukan ilmu instan. Ladunni [shalat] adalah ladun qolbin salim, hati yang selamat, ilmu yang selamat dari pengaruh Iblis, Jinn, Syaitan dan Idajil, ilmu itu suci, ilmu itu terang, ilmu itu ma’sum dan akan datang menerangi kepada hati yang bersih.

Agama di akhir jaman ini menjadi tercemar, buktinya banyak yang meniru-niru seperti Islam, pake dalil, ada tharekatnya, meniru-niru tharekatnya para Wali, dipake kedoknya untuk menutupi, padahal ilmu sihir, ilmu pelet, ilmu pesugihan, ilmu perdukunan dan sejenisnya, dirinya tidak merasakan darahnya sudah di kuasai, hatinya sudah dikapling Jinn, ngakunya Ilmu Baathin, tapi buktinya ilmu dhohir, buktinya diperlihatkan di dhohir, Istijradnya ilmu jinn, asal percaya dengan hati, segalanya di ijabah, tidak bisa membedakan [sirr] mana yang datangnya HAQ dan mana yang BATHIL.
Satu kebenaran akan dipoles menjadi 100 kepalsuan, seperti semut hitam yang berjalan di atas batu hitam di kegelapan malam di dalam gua yang gelap. Sifat Jinn adalah paling licik, sifat syaitan adalah paling pinter berdusta, sifat Iblis adalah paling sombong.

“ Seolah-olah mengajak ke Surga, padahal sedang di giring ke Neraka ”

Dunia semakin indah dan menarik, membuat manusia semakin lupa diri, tersihir oleh kemegahan duniawi, martabat benda yang kelak akan musnah, segala cara dihalalkan karena ingin cepat kaya, ingin kekuasaan, ingin jabatan, harta menjadi ukuran dll, selembar nyawa dipertaruhkan hanya untuk kepentingan hawa nafsu, iblis tidak akan pernah lelah untuk menggoda manusia, dari depan dan belakang, dari kiri dan kanan, dari atas dan bawah, salah tekad di dunia, sengsara di akhirat.

Selama 70.000 tahun Iblis menjadi ahli ibadah, menjadi penjaga Surga ribuan tahun, hingga akhirnya menjadi penggoda sampai kiamat, untuk membawa umat manusia sebanyak-banyaknya masuk ke dalam Neraka.

Adalah Jauhar Firid namanya, disebut cahaya dunia, bagian para dewa atau ilmu dewa. Untuk jinn cahayanya terbuat dari Api yang bersih, dari Raja Jann, rajanya para Jinn. Dewa itu jasadnya badan cahaya, di sejarahnya, matinya para dewa tidak terus ka Akhirat, tetapi masuknya ke Sawarga Loka. Ilmu Jinn pun begitu, matinya mampir dulu ke kerajaan Jinn, karena percaya dengan batu cincin [rumah jin] keris, sesajen, benda pusaka, kembang, kemenyan, benda bertuah, azimat, pesugihan, pesta laut, amalan junub dll [Itiqod/tekad berubah] mempercayai adanya suatu kekuatan selain Allah.

Ilmu dhohir untuk dhohir, untuk mengantar hawa nafsu, sedangkan baathin khusus untuk baathin, sifat Rijalul ‘alam adalah ujub, riya, takabur, mengaku Ilmunya paling sakti, di akhir jaman ini banyak tekad yang sudah berubah, keluar dari patokan kebenaran Islam, Al-Qur’an dan Hadist, Imam Mazhab, Ijma Ulama, Qiyas , dalil Aqli dan Naqli.

Jika sudah keluar dari patokan Islam, tidak ada sama sekali sucinya,
AGAMA adalah SUCI
Al-QUR’AN adalah SUCI
SHALAT adalah SUCI
RUH SHALAT adalah SUCI
tekad yang dilarang dalam Islam adalah ujub, riya, takabur, menghina ke sesama manusia.

Manusia tidak mempunyai kekuasaan apa-apa, tidak tahu apa-apa, bodoh, lahir ke dunia dalam keadaan tidak punya apa-apa, tidak punya kepandaian dan kecerdasan, bahkan harta, jadi jika mempunyai sifat ujub, riya, takabur, perlahan tapi pasti, akan mengaku jadi Allah seperti halnya Fir’aun, yang begitu bukan sifat manusia, tapi sifat iblis yang dicontoh, berani menyerupai Allah Yang Maha Kuasa, mungpung masih di dunia, sebab nanti di hari akhir atau kiamat, sudah di patok oleh Allah bakal langgeng di Neraka Jahanam, berikut manusia yang waktu di dunia mengikuti sifat Iblis, berbuat syirik kepada Allah dan tidak menurut kepada perintahnya Rasulullah utusan Allah.

DZAT – SIFAT – ASMA – AF’AL;

“ Kuntu kanzan makhfiyyan, fa ahbabtu ’an uraf fa khalaqtu al-khalqa li-kay u’raf ”
Aku pada mulanya adalah khazanah/rahasia yang tersembunyi, kemudian Aku ingin dikenal, maka Aku ciptakan makhluk, agar mereka mengenali-Ku

Dari Abu Abdirrahman, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, dia berkata: ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan:
“Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah [air mani], kemudian menjadi ‘alaqoh [segumpal darah]selama waktu itu juga [40 hari], kemudian menjadi mudhghoh[segumpal daging] selama waktu itu juga, lalu diutuslah seorang Malaikat kepadanya, lalu Malaikat itu meniupkan RUH padanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rizkinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya.

RODHITU BILLAHI ROBBA…
WA BIL ISLAMA DIINA…WA BIL MUHAMMADIN NABIYA WA RASULA…
WA BIL QURANI IMAMA…WA BIL KAABATI QIBLATA…

Maka demi Allah yang tiada tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada diantara kamu,ada yang melakukan amalan penduduk Surga dan amalan itu mendekatkannya ke Surga sehingga jarak antara dia dan Surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk Neraka sehingga dia masuk ke dalamnya.

Dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk Neraka dan amal itu mendekatkannya ke Neraka, sehingga jarak antara dia dan Neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk Surga sehingga dia masuk ke dalamnya.”
[HR. Bukhori dan Muslim]

SPERMA terdiri dari :
WADI asalnya dari API menjadi DAGING
MADI asalnya dari ANGIN menjadi SUMSUM
MANI asalnya dari AIR menjadi TULANG
MANIKEM asalnya dari BUMI menjadi KULIT
Dari asalnya sepi di kesunyian, di Alam sebelum ada, ketika sudah ada di Alam Dunia, mengapa terjadi keributan?
Sepi di jaman…

KUN DZAT = HIDUP
KUN SIFAT = HATI
KUN MUTLAK = KEHIDUPAN
[Alam Rahim]

Sudah jelas wujud rupa, terjadi keributan di jaman…

KUN FAYAKUN
Salah jadi Shaleh
Hadas jadi Hadist
Kotor jadi Bersih
Najis jadi Suci
[Alam Dunia]

Rupa tidak bisa diganti, itu tandanya Kun Mutlak
DZAT YANG MAHA AGUNG

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s