PENYEBAB PERMASALAHAN DALAM HIDUP BAGIAN. 03:

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat tgl 19 Sept 2014

Dalam artikel selanjutnya ini, saya merangkumkan berbagai akar penyebab dari permasalahan-permasalahan di dunia spiritual dan kemungkinan dampaknya terhadap kita.

Berbagai cara orang berusaha untuk mengatasi kesulitan dalam kehidupan mereka
Berbagai cara orang berusaha untuk mengatasi kesulitan dalam kehidupan mereka
Jika kita mundur selangkah dan melihat pada kehidupan kita, hampir sepanjang hari kita habiskan untuk melakukan atau mencapai sesuatu yang akan memberi kita kebahagiaan, kepuasan atau kesenangan. Di sisi lain, keseharian kita bisa juga dihabiskan dalam mencoba untuk mengatasi masalah atau kesulitan tertentu.

Sebisa mungkin kita ingin mengejar aktifitas-aktifitas yang akan memicu timbulnya perasaan-perasaan menyenangkan, sebetulnya hal tersebut akan terlihat pada sebagian dari kita, bahwa permasalahan-permasalahan yang kita hadapi jauh lebih besar daripada kesenangan-kesenangan dalam kehidupan kita.

Permasalahan-permasalahan ini mengambil bentuk yang berbeda bagi setiap orang.
Untuk sebagian dari kita, permasalahannya keuangan.
Untuk yang lainnya, permasalahannya kehilangan seseorang yang dicintai.
Untuk sebagian, permasalahannya ketidakharmonisan dalam pernikahan.
Untuk sebagian lagi, permasalahannya ketidakmampuan untuk memiliki anak.

Sepanjang hari, kita dihujani dengan isu-isu dan permasalahan. Kadang-kadang kita dapat dipengaruhi oleh lebih dari satu dimensi dalam kehidupan kita. Sebagai contoh, kita mungkin menghadapi hambatan keuangan dan ketidakharmonisan dalam pernikahan keduanya pada waktu yang sama. Ketika banyak permasalahan hidup turun ke kita pada saat yang bersamaan, pada saat itulah hal tersebut benar-benar terasa berat bagi kita. Kadang-kadang kita bisa terdorong ke titik putus asa yang ekstrim dan sebagian dari kita bahkan bisa berpikir untuk bunuh diri.

WEB,,, melalui bagian ini, menjelaskan akar penyebab dari permasalahan dan cara serta sarana untuk mengatasinya. Bagaimana kita umumnya mengatasi permasalahan dan kesulitan dalam hidup?

Biasanya ada tiga cara di mana kita mencoba untuk mengatasi permasalahan-permasalahan dalam hidup kita.

1.Cara suprfisial (di permukaan)
2.Melalui saran pakar berdasarkan ilmu pengetahuan modern
3.Melalui agama

1.Cara superfisial (di permukaan)
Cara ini adalah ketika kita tidak mengatasi permasalahannya, tetapi malah mengalihkan pikiran kita dengan memusatkan perhatian pada sesuatu hal lain untuk meringankan rasa sakit. Contoh dari hal ini adalah ketika seorang wanita pergi berbelanja setelah bertengkar dengan suaminya, sementara sang suami pergi ke pub (tempat untuk minum-minum) di sekitarnya untuk menghilangkan kesedihannya. Tentu saja, permasalahannya masih tetap ada. Permasalahannya telah ditangani di permukaan saja, dengan kata lain disapu dan ditempatkan di bawah karpet.

Cukup banyak dari kita menggunakan cara ini terutama ketika akar permasalahannya terlalu menyakitkan untuk diatasi.

2.Melalui ilmu pengetahuan modern.
Sebagian besar dari kita mencoba untuk mengatasi permasalahan kita dengan mengidentifikasi penyebabnya dan menanggulanginya dengan bantuan ilmu pengetahuan modern. Hal ini termasuk saran ahli yang berasal dari berbagai aliran seperti ahli hukum, konsultan keuangan, psikolog dll

Sebagai contoh, jika seseorang telah menkonsumsi makanan yang terkontaminasi dan mengalami sakit perut, maka ia akan meminum antibiotik untuk mengatasi masalah perut tersebut. Di sini, pada dasarnya ia menempatkan tiga langkah yang sama dalam mengatasi permasalahannya.

Langkah 1 – Mengidentifikasi permasalahannya
Langkah 2 – Mengidentifikasi penyebabnya: Mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi
Langkah 3 – Menerapkan solusinya: Meminum antibiotik untuk mengatasi permasalahannya

Proses tiga langkah ini umumnya berlangsung di semua kasus di mana kita menggunakan ilmu pengetahuan modern untuk mengatasi permasalahan-permasalahan dalam hidup.

3.Agama.
Beberapa orang beralih ke Agama:
Sebagai cara untuk meringankan rasa sakit mereka

Sebagai upaya terakhir ketika semuanya gagal. Sering kali orang telah mengalami penyembuhan ajaib setelah berziarah, beralih ke doa, berjanji kepada Tuhan YME dan kunjungan ke Orang-orang Suci (Saints).

Penelitian modern juga telah menunjukkan bahwa orang-orang yang lebih religius lebih cenderung terlindungi dari permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi dalam hidup dan dengan demikian lebih kecil kemungkinannya untuk terdorong ke situasi ekstrim yang membuat mereka kehilangan kendali diri. Lalu apa tepatnya hubungan antara agama, Spiritualitas dengan kesulitan-kesulitan dapat terselesaikan atau teratasi? WEB,,, telah menyelidiki hubungan ini secara mendalam dan melalui bagian ini akan memberikan informasi secara sederhana namun teratur.

Akar penyebab dari kesulitan-kesulitan dalam kehidupan kita
Akar penyebab dari kesulitan-kesulitan dalam kehidupan kita
Untuk mengatasi sebuah kesulitan sepenuhnya, kita harus terlebih dahulu dengan tepat memahami akar penyebab nya. Hanya ketika diagnosis yang benar dan lengkap telah dibuat, dengan pergi ke akar dari kesulitan tersebut, barulah solusi yang tepat bisa diberikan. Ilmu pengetahuan modern mengkaitkan penyebab dari suatu permasalahan sebagai baik fisik atau psikologis. Oleh sebab itu kita pergi mencari penyebab dan solusinya hanya di kedua daerah ini.

Sebagai contoh:
Gatal dipahami sebagai gangguan fisik dan ditangani sesuai hal tersebut dengan obat-obatan fisik/ medis. Penyalahgunaan narkotika dipahami sebagai permasalahan psikologis dan ditangani terutama dengan psikoterapi.

Tetapi ada penyebab ketiga dari kesulitan – kesulitan kita dalam kehidupan dan hal itu adalah Spiritual. Akar penyebab spiritual dari kesulitan-kesulitan kenyataanya mempengaruhi sebagian besar kehidupan kita. Tapi penyebab spiritual tidaklah mudah dipahami, karena mereka berada di luar pemahaman ilmu-ilmu pengetahuan modern. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia – World Health Organization (WHO) telah menyarankan dalam sebuah penjabaran dari definisi mereka untuk kesehatan sebagai ‘berada dalam keadaan kesehatan yang positif dalam dimensi fisik, mental, sosial dan spiritual. ” Dengan demikian secara resmi telah dipastikan bahwa kesehjateraan spiritual juga merupakan komponen yang memberikan kontribusi bagi kesehatan kita. Namun penelitian spiritual yang dilakukan oleh WEB mengungkapkan sejauh mana sebenarnya faktor spiritual berkontribusi terhadap total kesejahteraan kita.

Melalui penelitian spiritual, kita telah memastikan perinciannya, rata-rata, antara 3 akar penyebab yang bertanggung jawab atas permasalahan-permasalahan dalam kehidupan kita. Diagram longkaran di bawah ini memberikan perincian rata-rata dari akar penyebab permasalahan dan kesulitan dalam kehidupan kita.

Seperti yang dapat anda lihat dari diagram lingkaran, hingga 80% dari permasalahan kita memiliki akar penyebab di alam spiritual. Jenis permasalahan-permasalahan ini hanya dapat diatasi dengan cara-cara spiritual, baik melalui Latihan spiritual yang membantu untuk membangun energi spiritual kita secara keseluruhan untuk melawan atau melindungi dari permasalahan ini atau Suatu solusi terapi spiritual tertentu yang dilakukan untuk mengatasi gejala spesifik yang disebabkan oleh beberapa faktor di alam spiritual.

Dengan cara ini, permasalahan-permasalahan yang memiliki akar penyebab di alam spiritual dapat diselesaikan atau kita mendapatkan kekuatan untuk menahannya.

Penting untuk dicatat bahwa setiap gejala fisik tertentu dapat memiliki proporsi akar penyebab dalam dimensi fisik, psikologis atau spiritual dan mereka tidak saling berdiri sendiri. Dalam istilah sederhana, gejala fisik bisa memiliki faktor-faktor dari bukan hanya dimensi fisik saja, tetapi bisa menjadi kombinasi antara faktor fisik dan spiritual atau bahkan fisik, spiritual dan psikologis… He he he . . . Edan Tenan. Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://wongedanbagu.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s