KELUH…?!. KESAH….?!


WebVidiosme 036

WebVidiosme 036


KELUH…?!. KESAH….?!
Oleh. Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasunda
Kembeng. Jombang Jatim Senin Tgl. 29-06-2015

Salahkah aku berkeluh kesah pada yang lain?
Aku tiada punya kesempatan untuk menyampaikan perasaanku.
Baik suka maupun duka harus diam bagaikan patung tak berasa.
Sampai pada suatu ketika, kudapat seorang kawan/sahabat.
Walau jauh di tempat lain, dia begitu bisa mendengar keluhanku dan menghiburku.
Memang itu fana,,, namun sangat membantu aku untuk kembali menghadapi dunia nyata ku.
Lalu salahkah aku?

Dulu… dan duluuuuu…. sekali, Setiap kali ada Pendeta atau Kiyai yang berkhotbah, dan khotbahnya, saya anggap kurang atau tidak tepat. Saya suka mengkritik khotbah tersebut, setelahnya. Hingga pada suatu sa’at, ada yang mengkritik balik kepada saya,

“Apa maksudmu selalu mengkritik khotbah, termasuk aku?”
Tanya orang yang mengkritik balik saya.

“Maaf,,, sebenarnya, saya tak bermaksud apa-apa. Tapi ketahuilah, saya adalah Wong Edan Bagu, saya biasa dan sudah terbiasa memperdebatkan Al-kitab. Setiap kali saya mengkritik, berharap Bapak menyanggah kritikan saya, supaya terjadi dialog yang menarik. Dari situ kita bisa makin akrab!”
Jawab saya.

Sejak dulu, saya biasa berdialog terbuka kepada Tuhan maupun sesama. Saat berdoa, saya berani membahas segala topik, termasuk yang tidak menyenangkan: kekecewaan, keluh-kesah bahkan kemarahan.

Karena menurut saya pribadi, itu adalah bagian dari syair-syair Mazmur, yang perlu di kaji, agar bisa tau dan mengerti serta paham.

Ratapan,,, dari doa Ayub.
Ia mengeluh karena hari-hari hidupnya terasa hampa dan sia-sia (ayat 1-7). Ia ingin segera mati (ayat 8-10). Ia menuduh Tuhan memberinya mimpi buruk waktu tidur (ayat 12-15). Ia kecewa Tuhan membuatnya menderita, padahal ia hidup baik-baik (ayat 20-21).
Tidak semua perkataan Ayub benar bukan…?

Sampai pada suatu ketika.
Tuhan menegur kata-katanya yang “tidak berpengetahuan” (Ayub 38:2).
Namun, keluh kesahnya didengar! Dengan jujur mencurahkan isi hati, Ayub dapat menghadapi kekecewaan dengan cara sehat. Ia tidak membenci Tuhan atau melukai diri sendiri… He he he . . . Edan Tenan.

Apakah Anda… kecewa terhadap seseorang? Kerja’an? Waktu? dll?
Daripada bersungut-sungut di depan orang diluar sana, lebih baik curahkan isi hati Anda kepada Hyang Maha Suci Hidup. Tuhan mu… Allah mu. Karena hanyaNYA yang bisa mengerti dan memahamimu. Dan DIA akan menghibur sekaligus menegur cara pandang Anda yang keliru. Damai pun akan kembali hadir di hati Anda. BERKELUH-KESAH TIDAKLAH SALAH. ASAL DISAMPAIKAN KEPADA MAHA SUCI HIDUP ALLAH.

Janganlah hendaknya Anda khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginan Anda kepada Allah, dalam doa dan ucapan syukur Anda.

Doa adalah napasnya Laku Hidup kita.” Siapapun pasti setuju dengan perkatakan ini, jika hanya sepintas lalu membacanya. Tetapi akan merasa bersalah karenanya, jika teliti membacanya. Bagaimana tidak…

Bernapas mengacu pada aktivitas yang terus-menerus, dan tanpanya kita mati. Lantas bagaimana doa kita? Jangankan terus-menerus, tak jarang ada hari-hari yang kita lewatkan tanpa doa.

Saya jenuh dan merasa “kehabisan bahan”. Tampaknya, ada yang salah dengan kehidupan doa saya. Atau, mungkin ada yang salah dengan konsep doa saya. Buktinya… melesed terus, nyaris tidak ada yang tepat dengan yang saya doakan. Sehingganya… terpaksa saya mencari tempat curhat lain selain Allah… He he he . . . Edan Tenan.

Saudara-saudariku… Maha Suci Hidup, menciptakan kita dengan cinta dan kasih sayangnya yang menentramkan, Nah… Cinta dan kasih sayang yang menentramkan inilah, penangkis kecenderungan kita untuk bisa tidak khawatir dan kecewa.

Jika kita sudi mengintip, melirik, apa lagi sampai memandang cinta dan kasih sayang itu,,,, bila kita mau peduli mencari tau tentang Tenteram itu…. Dunia Akherat dan isinya, ada di dalamnya. Di dalam lingkaran cinta dan kasih sayang yang menentramkan itu, dan… Ketika kita membacanya, itulah bahan doa, yang bisa kita doakan kapanpun dan dalam keadaan apa pun, kita dapat menyatakannya kepada Allah seketika itu juga, tanpa harus membersihkan diri dan berpakaian indah/bersih lalu berlari ke kamar doa dulu.
BERDOA… IALAH… MENCURAHKAN ISI HATI KEPADA MAHA SUCI HIDUP TUHAN KITA. MAKA… CURAHKANLAH SEPERTI KETIKA KITA CURHAT KEPADA PACAR. KEKASIH. SUAMI/ISTRI. TEMAN. SAHABAT Atau KEDUA ORANG TUA KITA. SEBAB… MAHA SUCI HIDUP TUHAN KITA. Lebih dari sekedar pacar kita, kekasih kita, suami/istri kita, teman kita, sahabat kita atau kedua orang tua kita. Jika kita telah mengenal dan memahami Tuhan kita dengan baik dan benar. PERCAYALAH…

SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU dari saya untukmu sekalian SAUDARA-SAUDARI SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya bagi kita semua. Sebagai renungan dan pengertian tambahan. Amiin dan Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

KISAH PERJALANAN AL-HIQMAH. Antara Ilmu Nabi Musa dan Wahyu Panca Gha’ib:


WEB dan ZA
KISAH PERJALANAN AL-HIQMAH.
Antara Ilmu Nabi Musa dan Wahyu Panca Gha’ib.
Oleh. Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasunda
Kembeng. Jombang Jatim Minggu Tgl. 28-06-2015

Awal kisah… Sekitar tahun 1999. Saya belajar ilmu al-hiqmah di daerah jombang jatim. Tepatnya di dukuh kembeng desa kepuh kecamatan paterongan jombang. Di pesantren Darun Na’im, salah satu pesantren kuno yang di dirikan bersama’an runtuhnya keraja’an majapahit kala itu, pendirinya adalah seorang Kiyai sakti bernama Syekh Maulana Jumadil Kubro. Yang kemudian di serahkan kepada murid kesayangannya yang lebih di kenal dengan sebutan Kiyai Kepuh, sementara Syekh Maulana Jumadil Kubro sendiri, meneruskan perjalanan kelananya, yang konon mengemban tugas penting dari baginda Nabi Besar Muhammad saw, untuk menanam Tumbal/Tolak bala di Pulau jawa.

Seiring berjalannya waktu, pesantren darun na’im berkembang pesat dan baik. Di bantun beberapa anggota wali 9. Kiyai kepuh berhasil merengkuh Rakyat majapahit yang kala itu sedang mengalami krisis moral, krisis ekonomi, krisis iman dan akhlak serta kehilangan jatidiri, akibat perang tarekrek.

Ssingkat ceritannya, Pesantren Darun Na’im di teruskan hanya oleh turun keturunannya, setelah Kiyai kepun meninggal dunia. Hingga tibalah pada keturunan terakhirnya yang lebih di kenal dengan sebutan Kiyai Kembeng. Atau Romo Nyai Kepuh Kembeng. Romo Nyai Sepuh Kepuh Kembeng, memiliki 3 orang putera, dan satu yang paling di sayang, bernama Zainal Abidzin. Di tahun 1999 dan bersama Zainal Abidzin inilah, saya belajar Ilmu Al-Hiqmah, di Pesantren ayah nya itu, Zainal Abidzin ini, selain sadara seperguruan saya, beliau juga teman, sahabat, saudara, bahkan lebih dari sekedar itu, apapun itu, selalu kami lakukan bersama, sampai-sampai… belajar maksiatpun bersama… he he he . . . Edan tenan. (ibaratnya, ragamu ragaku, jiwamu jiwaku, hidupmu hidupku dll)

Pesantren kuno Darun Na’im ini, memiliki aset yang cukup lumayan menguntungkan di masa-masa kedepannya, sehingganya,,, membuat orang yang masih terkait keluarga dengan Kiyai Sepuh, merasa lebih berhak dan ingin memilikinya.

Karena itu,,, terjadilah istilah perebutan warisan, dengan cara perang ilmu kanuragan sistem bathin/gha’ib. Setelah Romo Nyai Sepuh Kepuh Kembeng meninggal dunia. Sa’at terjadi perebutan warisan ini, saya sudah pergi meninggalkan pesantren darun na’im, karena sudah selesai. Dan kembali berkunjung setelah dari sulawesi kemaren, di surabaya saya istirahat,,, dan selama istirahat di surabaya, hati saya selalu mengingat Sahabat baik saya, yaitu Zainal Abidzin, putera kedua dari almarhum guru saya yaitu Kiyai Kepuh Kembeng. Semakin saya mengingatnya, semakin saya tertarik untuk singgah berkunjung. Singkat ceritanya, setelah berkeliling kadhangan di surabaya sambil istirahat. Berkunjungalah saya ke Pesanten Darun Na’im. Setebanya… Ya Allah Gusti Pangeran Diponegoro numpak’e jaran mlayune separan-paran… Zainal Abidzin memeluk saya penuh kasih dan sayang, sayapun melakukan hal yang sama, sampai-sampai kami lupa untuk berjabat tangan, kami berpelukan sambil meneteskan air mata di luar kesadaran. Ada rasa kebahagia’an yang kami rasakan di luar biasanya. Dan tidak ingin kehilangan itu.

Setelah masuk rumah dan menata diri masing-masing, dengan tidak sabar, Zainal Abdzin menceritakan semua kejadian yang di alami bersama keluarganya setelah saya keluar dari pesantren. Dan yang paling membuat saya terenyuh, adalah soal perebutan warisan setelah Romo Nyai meninggal dunia. Keluarganya habis tumpes tersisa satu saja, saitu Zainal Abidzin seorang, Air mata yang menetes di pipi Zainal Abidzin dengan derasnya mengiringi cerita demi certanya. Seluruh keluarganya yang merupakan ahli waris, telah menjadi korban kejamnya ilmu PRING SEDAPUR. Akibat kasus perbutan itu, pesantren Darun Na’im di tutup untuk selamanya, puing-puing bangunannya hanya tinggal kenangan sejarah pahit saja bagi belahan wujud saya, yaitu Zainal Abidzin… menurutnya, jika beliau tidak sedang menjalani lakon ilmunya Nabi Musa yang di amanah dari almarhum ayahandanya, mungkin juga terseret manjadi korban. Lakon ilmu Nabi Musa yang di jalaninya dengan puasa mutih seumur hidup. Selain membuatnya menjadi semakin iman dan dewasa. Juga telah berhasil membuatnya lolos dari maut kejamnya ilmu Pring Sedapur yang menggerogoti keluarganya selama 3 tahun.

Setelah kajadian itu telah berlalu, Zainal Abidzin tidak lagi menempati rumah dan pesantrennya, beliau membuat rumah kecil dan sederhana di lingkungan masjid Darun Na’im yang di kelolanya sendiri sebagai media syi’arnya sehari-hari. Dan di rumah kecil dan sederhana inilah kami bersua menghabiskan waktu dengan cerita-cerita masa lalu yang pernah di lakoni bersama. Tidak ada satupun cerita ungkapan Zainal Abidzin yang lepas dari laku saya, semuanya terekam rapi dan pasti. Hingga tibalah di waktu yang cukup melelahkan mata saya, sayapun di suruhnya beristirhat dulu, ceritanya bisa di sambung nanti lagi. Sayapun menggunakan kesempatan itu untuk istirahat, seperti biasanya, secapek dan selelah apapun, sebelum tidur, saya bermeditasi terlebih dulu. Karena tidak ingin membuat Zainal Abidzin menduga yang tidak-tidak, kali ini saya bermeditasi dengan cara tidur terlentang. Pamrih saya, supaya di anggap tidur oleh Zainal Abidzin.

Namun… Rupaya Ilmu Nabi Musa yang sedang di pelajarinya secara mendalam oleh Zainal Abidzin itu, membuatnya tau, kalau saya bukan sedang tidur, melainkan sedang bermeditasi. Beliaupun penasaran, ingin tau dengan apa yang sedang saya lakukan sebelum tidur, beliaupun bergegas merebahkan badannya, dengan Hiqmah Ilmu Nabi Musa, beliau mukso. Mengetahui hal itu, sayapun tidak tinggal diam, dengan alasan tidak ingin ada kejadian salin salah paham. Sayapun melakukan hal yang sama, dengan Wahyu Panca Gha’ib, niyat tidurnya hilang, berubah jadi mengayomi belahan wujud saya… yaitu Zainal Abidzin… He he he . . . Edan Tenan.

Lanjut Punya Cerita… Kamipun bertemu dan bersua serta berjalan bersama di alam kasukman, kami mengelilingi bentangan kuasa Ilaahi rabb yang tiada terhingga. Sambil ngobrol… kami menyempatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat orang hebat jaman dulu, yang tinggal di alam kasukman, karena gagal mencapai kesempurna’an yang sebenanya. Alias salah jalan dan salah persepsi di dalam lakon kehidupan duniawi, sehingga tidak bisa melewati Laku Hidup, akhirnya melesed dari titik kesempuna’an yang sebenarnya. Hebatnya mereka,,, yang kami temui, masih bisa tersenyum, karena menurutnya,,, walau saya gagal mencapai kesempurna’an yang sebenarnya, namun saya masih punya keturunan di alam raga sana, (di dunia nyata maksudnya), yang kemungkinan besar, nantinya akan berhasil menemukan KUNCI nya, hingga bisa menyempurnakan leluhurnya, yaitu saya disini, yang masih nginep di alam kasukman ini. Menunggu belas kasih anak cucu yang masih memiliki kemungkinan-kemungkinan.

Zainal Abidzin sempat bertanya… “Bagaimana jika keturunanmu yang di harap itu, tidak berhasil menemukan KUNCI” Jawabannya “ tidak apa-apa, asalkan saya di sini atas kehendak Hyang Maha Suci Hidup” Lalu saya ikut bertanya… “Bagaimana jika harapan itu sudah habis dan Hyang Maha Suci Hidup tidak menghendakimu disini” Dia tidak menjawab… lalu kamipun berpindah ke tempat-tempat lainnya. Hingga pada suatu tempat, yang mengejutkan kami berdua, sa’at itu kami berada di tepi tempuran sungai, Zainal Abidzi beristghfar sambil menujuk ke suatu arah kepada saya. Lihatlah rumah indah di tepi sungai itu, katanya… saya sempat tengak tengok, karena di mata saya, tidak ada bangunan apapun di tepi sungai itu yang saya lihat. Yang ada hanya reruntuhkan jembatan lama yang sudah rusak dan tidak terpakai lagi, sekali lagi Zainal Abidzin menujukan kepada saya sambil berjalan ke arah rumah yang di maksudnya, “itu tempat tinggal keluargaku” aku melihatnya,,, katanya. Sambil menjawab…. Mana-mana,,, sayapun mengikuti langkah kakinya. Sambil sesekali mengucapkan istghifar, Zainal Abidzin terus mendekati yang di maksud itu, dan ternyata benar, apa yang di lihat rumah indah oleh Zainal Abidzin itu, adalah jembata runtuh yang saya lihat. Heeeemmmmm…

Mata saya terbelalak… lidah saya kelu, seluruh sukma saya terasa kaku, ketiba melihat Zainal Abidzin memeluki keluarganya satu persatu-satu. Guru Nyai saya ada dan tinggal di jembatan runtuh itu, mereka melihatnya, itu bukan jembatan runtuh, mereka melihatnya itu adalah bangunan rumah yang mewah dan indah, seperti yang Zainal Abidzin lihat. Saya ingin meraih dan mencium tangan Guru saya, namun sang guru berpaling, Sambil berkata… Belum sa’atnya. “ sambil mengelus kepala Zainal Abidzin, guru saya berkata; “saya akan tetep ada disini, hingga putera saya ini, berkumpul bersama kami disini. Setelah Putera saya berkumpul bersama kami disini, pada sa’at itulah, waktumu untuk kami, putera saya tidak mendapat jatah untuk memiliki KUNCI. Seperti keluarga kami yang lainnya, karena itu kami hanya punya harapan dan mengharap welas asihmu, kepada kami, jika sa’at itu telah tiba”

Setelah mengetahui kemana arah dan inti dari perkata’an guru saya itu, saya langsung menarik tangan Zainal Abidzin belahan wujud saya. Kembali ke Raga masing-masing. Karena jika tidak, Zainal Abidzin akan tertekan dan terpuruk bahkan bisa putus asa, jika mengetahui detil masalah yang sedang di alami kedua orang tuannya sekeluarga di alam kasukman itu. Dan… syukurlah, saya bangun lebih dulu… sedangkan Zainal Abidzin masih tergeletak tidur, saya langsung duduk bersilah, memohon kepada Allah, agar kejadian tadi, terhapus dari ingatan Zainal Abidzin, tidak lama kemudian Zainal Abidzin terbangun, dan sayapun memeluknya dengan kasih. Maafkan saya kang… beliau menjawab… sama-sama mbah… pagipun tiba. Setelah mandi, lalau saya mengambil laptop dan langsung mengetik pengalaman ini. Sambil mengetik, saya mencoba memancing Zainal Abidzin untuk menceritakan apa yang terjadi tadi malam. Beliau menjawabnya dengan dengan pinplang/lupa… Soal opo to mbah? Soal tadi malam itu loh, jawab saya, beliau menjawab,,, halah, gak usah di bahas, masa lalu kok, katanya… saya menarik napas lega, karena apa yang terjadi pada kami berdua semalam. Zainal Abidzin sama sekali tidak mengingatnya.

Manusia saya sudah menduga-duga, anda saja. Zainal Abidzin mengingat/mengetahui, kalau keluarganya belum mencapai kesempurna’an sejati (sebenarnya) dan beliaunya tidak memiliki jatah untuk menyempurnakan keluarganya serta akan mengalami hal yang sama, seperti yang dialami keluarganya akibat Karma masa lalu Leluhur-Leluhurnya…. SUBHANALLAH… Sungguh Indah dan Luar biasa mempesonanya proses Lakon Kehidupan dan Laku Hidup, dari Hyang Maha Suci Hidup untuk seluruh cipta’annya… bila kita mengetahuinya. Dengan Bahan Pengalaman baru yang saya dapatkan di malam minggu tgl 28 juni 2015 ini. BERPIKIRLAH … Selagi masih ada Waktu untuk memahaminya dan kesempatan untuk bisa Laku. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU dari saya untukmu sekalian SAUDARA-SAUDARI SAYA SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA KALI INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya untuk banyak Orang. Amiin dan Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

IMAN MENURUT PENGALAMAN DAN PEMBUKTIAN: Wong Edan Bagu;


IMAN MENURUT PENGALAMAN DAN PEMBUKTIAN:
Wong Edan Bagu;
Putera Rama Tanah Pasundan
Kemlaten Surabaya jatim
Hari Rabu Tgl. 24 Juni 2015

Apa itu IMAN…?!
Iman adalah percaya. Iman adalah yakin. Iman adalah karunia/ilham Allah, yang di wahyu kan ke dalam hati/bathin manusia Hidup sejak awal di ciptakan, Iman tidak bisa di cari dan tidak bisa di paksa atau di paksakan.iman bukan lah kata-kata atau suara, buka pula pengakuan, iman bab biji/bibit tumbuhan, yang hanya bisa bertumbuh dengan sendirinya, jika di tanam pada niyat yang sesuai dengan Firman Allah dan rawat dengan laku sadar tentang Allah dan menyadari soal Allah, imanlah yang menghidupkan dan memandu semua kemampuan panca indera kita menuju ke satu titik tujuan Hidup dan Kehidupan dunia akherat, yang sesuai Firman Allah. Karena itu, Kita harus laku untuk menumbuhkan iman itu, dan supaya iman bisa bertumbuh. Tanpa laku, iman tidak akan bisa tumbuh dan bertumbuh, tanpa laku, iman akan tetap menjadi bibit seperti awal mulanya di wahyukan.

MAKA… Berbahagialah mereka yang memiliki laku, karena laku itu, di sengaja atau tidak di sengaja, di sadarai atau tidak tidak di sadari, imannya akan tertanam dan akan tumbuh sesuai FirmanNYA.

Tidak melihat, namun percaya/yakin. Contoh: seperti mengucapkan/mengatakan, aku percaya kepada Allah, aku yakin kepada Allah, aku percaya kepada Nabi, aku yakin kepada Rasul, padahal kita belum pernah melihat dan menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, baru katanya. Itu Bukan Iman. Tapi itu merupakan bagian dari bentuk usaha atau upaya untuk menanam dan menumbuhkan iman. sementara mempercayai atau menyakini apa yang kita lihat atau kita saksikan dengan mata kepala kita sendiri, bukan katanya, itu adalah percaya/yakin yang sebenarnya, namun belum tentu tersebut iman, jika tanpa laku.

IMAN itu apa…?!
Iman jika sudah di tanam dan tumbuh, akan menjadi jawaban, dari semua dan segala pertanya’an kita yang paling rumit dan sulit serta mustahil, akan menjadi hasil dari semua dan segala daya dan upaya kita, akan menjadi bukti, dari semua dan segala yang gha’ib. Maka,,, Laku lah… dengan Laku, di sadari atau tidak di sadari, Iman akan tertanam dengan sendirinya, akan tumbum dengan sendirinya dan akan lahir/mijil dengan sendirinya sesuai dengan FirmanNYA. Laku itu apa? Laku itu,,, usaha obah polah/bergerak sesuai Firman Allah. Laku itu bagaimana? Laku itu, upaya obah polah/bergerak bersama Allah. Laku itu, Rasa. Terasa. Merasakan Rasa, yang benar nyata ada. Bukan katanya apapun.

INGAT…. jika kita memiliki iman sebesar biji sawi saja… gunung lawu si alam perkasa yang ada di tawang mangu sana, bisa kita perintah menjadi berada di belakan rumah kita… He he he . . . Edan Tenan.

Mengapa Kita Perlu Menanam IMAN…?!
Karena jika tidak di tanam, tidak akan bisa ternanam, kalau tidak tertanam, tidak akan bisa tumbuh, walau telah menyaksikan miliyaran bukti yang nyata di depan hidung, walau berada di diri yang berharta bertahta dab ber kali ber sekalipun… Dan Bila tidak di tanam, tertanam dan tumbuh. Berati itu bukan Manusia. Sebab Tidak memiliki Hati. Jika tidak berhati, jangankan tentang Allah, tentang keluarga/saudaranya sendiri saja, tidak akan ingat… Buktinya… Berapa banyak di luar sana yang mencabuli bahkan memerkosa anak kandungnya sendiri, ibunya sendiri, adiknya sendiri dan bla… bla… bla…. He he he . . . Edan Tenan.

Mengapa Kita Perlu Menumbuhkan IMAN?
Karena bila tidak di tumbuhkan, tidak akan bersemi, kalau tidak tumbuh dan bersemi, Walau telah ada dan di tanam, dengan cara di paksa sekalipun. Dan jika tidak tumbuh dan bersemi, berati itu bukan Manusia Hidup. Sebab tidak memiliki Rasa. Bila tidak memiliki Rasa, jangankan soal Allah, soal makanan dan minuman yang di konsumsi sendiri saja, tidak akan Sadar… Buktinya… Berapa banyak di luar sana yang menghalalkan segala cara hanya demi sesuap nasi dan seteguk air dan bla… bla… bla…He he he . . . Edan Tenan.

Itulah Iman saya, jika ada yang bertanya tentang Iman saya dan s Begitulah Iman saya, jika ada yang bertanya soal Iman saya. Dan saya Siap…!!! Membuktikan kepada siapapun yang bertanya dan berada bersama saya. Tentang nikmatnya rokok gudang garam surya 16 yang selalu setia menemani relaksasi saya. Soal segarnya segelas air putih yang selalu tuhu membasi tenggorokan saya, setiap kali bangun dari istirahat tidur. Ibaratnya; He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Sukses selalu untukmu sekalian tanpa terkecuali dimanapun berada. Muga postingan saya ini, ada manfa’atnya ya,,, sebagai pengalaman tambahan. TERIMA KASIH…
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

Apa Itu Benar? Apa Itu Salah? Apa Itu Luput? Apa itu Dosa?


Foto-0092
Apa Itu Benar?
Apa Itu Salah?
Apa Itu Luput?
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Toili Luwuk Sulteng Hari Jumat Tgl 19-06-2015

Ketiga hal diatas, sangat tidak asing bagi siapapun, bahkan sangat hapal jipal, saking apalnya, kita bisa mengucapkan dan mengatakannya dengan sangat mudah dan guampang. ITU BENAR… INI SALAH… INI BENAR… ITU SALAH… Dimanapun dan kepada apapun yang dianggapnya begitu. Walau masih katanya alias tidak tau dengan mata kepalanya sendiri. Bisa dengan gagahnya berani mengatakan SALAH atau BENAR tersebut.

Saudara-Saudariku Sekalian…
Kehidupan di Dunia ini, adalah gudangnya kesalahan. Bahkan dalam sebuah istilah lakon, di sebutkan, bahwa kehidupan adalah sebuah kesalahan. Karena kehidupan itu gudangnya masalah kesalahan tersebut. Ya… menurut saya, istilah itu cukup tepat, karena itu, kita hidup untuk membenarkan kesalahan-kesalahan tersebut. Membenarkan dalam arti memperbaiki, bisa juga berarti membenarkan yang salah itu.

Apa yang membuat kehidupan itu, adalah gudangnya kesalahan, adalah banyaknya pilihan yang menyertai kehidupan tersebut. Jadi,,, apa sebenarnya yang patut di sebut salah, kehidupan yang menawarkan banyak pilihan atau manusia yang memiliki otoritas untuk memilih, pilihan-pilihan tersebut? He he he . . . Edan Tenan.

Apa itu benar?
Dari sudut pandang umum dan cara berpikir filsafat untuk mendefinisikan apa itu “Benar” tidak akan habis dan amat sangat panjang, tidak ada ujung pangkalnya, karena itulah, banyak diantara kita salin sikut dan tonjog rebutan benar itu, namun tidak ada kepastiannya. Mulai dari “Apa itu Benar?”,”Dari mana Kebenaran itu?”,” Kapan dikatakan Benar?”,” Siapa yang yang Benar?” Dan… bla…bla…bla… Edan Tenan.

Banyak sekali sudut pandang untuk mengartikan Benar, seperti misalnya dari sudut pandang Agama, hukum, adat istiadat, dan banyak juga yang menentukan “benar” dengan sudut pandang sak karepe dewek (semaunya sendiri). Namun pada Intinya. Benar Menurut diluar sana. Adalah;

Perbuatan dan Perlakuan yang sesuai dengan Al-Qitab dan Hadist. Karena,,, seperti yang kita semua tahu, ada keuntungan dunia akhirat, jika mengamalkan/menerapkan Isi Al-Qitab dan Hadist ke Kehidupan kita sehari-hari. Jadi,,, jika didunia ini melakukan hal yang sesuai Al-qitab dan Hadist dengan “BENAR” Maka sudah pasti akan tenang, aman, nyaman dan bahagia, di akhirat juga, nantinya akan mendapat timbangan “BENAR”. Berbeda ketika hukum berkata “BENAR” belum tentu kita dapat timbangan “BENAR” diakhirat nanti. Itulah BENAR menurut diluar sana.

KALAU PEMBENARAN…
Apa itu Pembenaran?
Arti dari pembenaran sesungguhnya adalah sesuatu yang “Tidak Benar”. Namun karena tidak mau dianggap salah, maka dibenar-benarkan. Suatu pembenaran, sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya karena ketidak-tahuan, maka apa yang dilakukan dianggap benar.

Contoh;
Si A mencuri, Nasi di warung Si B… Ini sudah jelas dan pasti serta nyata-nyata suatu hal yang tidak benar. Karena,,, selain Si A telah merugikan Si B… Untuk bisa mencuri nasi itu dari warung Si B… Si A… Merusak pintu atau jendela warungnya Si B. Lalu karena tidak mau ketahuan, setelah mendapatkan nasi, Si A, tidak menutup atau memperbaiki ulang, pintu atau jendela warung yang di rusaknya tersebut, sehingga, memungkinkan, akan ada pencuri lain bisa masuk mencuri dagangan lainnya, karena kesempatan untuk itu ada, dan telah di sediakan oleh Si A. Tapi dengan sebuah “PEMBENARAN”. Hal ini bisa di “BENAR” kan.

Contoh:
Kalau Si A tidak miskin, punya uang punya beras, Si A tidak akan kelaparan, artinya tidak akan mencuri nasi di warung Si B… He he he . . . Edan Tenan.
Dalam Bahasa Indahnya Mario Teguh atau kata-kata bijaknya si Abang Mario Teguh. (Jangan Menilai Seorang dari Perbuatannya. Nilailah dari kenapa Seorang itu Perbuat).
Jadi,,, jelas sekali kan. Apa yang disebut PEMBENARAN itu, adalah sesuatu hal yang “Tidak Benar”.

La kalau Salah…
Sebenarnya… Maha Suci Hidup, tidak menciptakan Salah. Tidak menciptakan Luput. Yang di ciptakannya, adalah Benar dan Tidak Benar (dalam kata lain di sebut Dosa). Benar itu… Yang sesuai dengan Kehendak dan FirmanNYA, Sedangkan Tidak Benar itu, yang tidak sesuai dengan Kehendak dan FirmanNYA. Kalau Salah. Kalau Luput,,, itu karya emas nya manusia sendiri.

Dimana letak Perbeda’an antara Tidak Benar dan Salah atau Luput?
CONTOH:
Si A… Berniyat Mau Mencuri di warungnya Si B. Sudah pasti si A ini. Akan merancang dan mengarang perbuatan mencuri sebelum melakukan pencurian di warungnya si B. Agar aksi mencurinya berhasil dan lolos. Rancangan atau Karangan ini, di Ciptakannya dengan sedemikian rupa, tidak peduli seberapa waktu si A merancan dan mengarang, maka selama itulah si A, akan mengalami ketidak tenangan, ketidak nyamanan. Seluruh organ fitalnya akan tegang. Darahnya seakan mendidih terbakar oleh Rancangan dan Karangan tersebut Niyat Mencuri nya. ( inilah yang di sebut SALAH ).

Letak salahnya dimana?
Letak salahnya… Pertama; Si A sedang mengotori sekujur tubuh/badannya dengan Rancangan yang Tidak Benar. Kedua; Si A sedang menodai hati/bathinnya dengan Karangan yang Tidak Benar. Setelah Merancan dan Mengarang… Di Lanjutkan atau tidak di lanjutkan niyat mencurinya. Si A tetap di sebut Salah. Karena sedang memproses dirinya sendiri ke Mesin Pabrik Tidak Benar. (DOSA)

Lalu setelah merancang dan mengarang Si A, beraksi melakukan Pencurian di warungnya Si B. Akibat dari aksi pencurian dari si A ini. Si B mengalami kerusakan tempat dan kerugian hak milik, juga mengalami ketidak tenangan jiwa serta ketidak nyamanan raga. Di sadari atau tidak di sadari… Si A juga, akan mengalami hal yang sama seperti yang dialami oleh si B. ( inilah yang di sebut LUPUT ).

Letak Luput nya dimana?
Letak Luputnya… Pertama; Si A sudah mengotori sekujur tubuh/badannya dengan Rancangan yang Tidak Benar. Kedua; Si A sudah menodai hati/bathinnya dengan Karangan yang Tidak Benar. Ketiga nya; Si A sudah merugikan dan menyiksa orang lain, yaitu Si B, dengan Rancangan dan Karangannya yang Tidak Benar tersebut. Berhasil atau tidak berhasil aksi mencurinya. Si A tetap Terkena Luput, karena sudah memproses dirinya sendiri dan orang lain ke Mesin Pabrik Tidak Benar. (DOSA)

Kalau Tidak Benar alias Dosa itu, apa dan bagaimana?
Lanjut punya Cerita contoh diatas;
Jika aksi mencuri yang di lakukan oleh Saudara kita si A gagal. Maka si A akan di adili dan di hakimi, dengan hukum modern maupun dengan hukum rimba, si B, juga akan mendapatkan dampak dari hukuman yang di terima oleh si A, berupa trauma, keran tidak menjaga miliknya dengan baik. Inilah yang disebut Salah Vs Luput.

Tapi jika aksi mencuri yang di lakukan oleh saudara kita si A berhasil. Maka si A akan menerima Pengadilan dan Penghakiman yang jauh lebih Dahsyat dari yang sudah disebutkan diatas. Berupa ketakutan, ketegangan, ketidak nyamanan sikon, seperti was, ragu. Sehingganya, dalam jangka panjang, si A tidak akan bisa tenang. Bagaimana tidak, setiap kali si A bertemu dengan si B, si pemilik barang yang di curinya, si A akan, gerogi, was, ragu bahkan takut. Jangan-jangan si B tau, kalau sayalah yang telah mencuri barangnya, tapi pura-pura tidak tau, lalu diam, padahal itu hanya untuk menjebaku, agar aku mencuri lagi dan terjebak alias tertangkap pakai basah lagi, dan bla… bla… bla…( inilah yang di sebut Tidak Benar atau Dosa )

KESIMPULANNYA;
Dengan semua penjelasan diatas. BERARTI…
Apapun yang di lakukan. Apapun yang di perbuat. Jika itu menimbulkan Rasa tidak Tenteram, tidak nyaman, tidak aman, tidak enak. Sakit. Cidera. Kecewa. Malu. Cemas. Takut. Ragu. Was-was. Itulah Salah. Itulah Luput. Itulah Dosa. Sekalipun beramal memberikan uang dan makanan kepada fakir miskin, jika itu membuat tidak tenteram, tidak enak, tidak nyaman. Itu adalah Salah. Luput. Dosa. Sebaliknya… apapun yang tidak lakukan, apapun yang kita perbuat, jika menimbulkan Rasa Tenteram, nyaman, aman, enak. Tidak Sakit. Tidak Cidera. Tidak Kecewa. Tidak Malu. Tidak Cemas. Tidak Takut. Tidak Ragu. Tidak Was-was. Itulah Benar.

Jika kita Teliti dengan iman, membaca kejadiannya dan jeli dengan iman, mencerna prosenya. Kalau Benar itu munculnya dari sebuah perbuatan yang tidak baik. Kita bisa melihat dan tau, itu kebenaran macam apa. Kalau Benar itu timbul dari perlakuan yang tidak layak. Kita akan mengerti dan paham kebenaran seperti apa itu. Kalau kebenaran itu tumbuh dari sipat dan sikap yang baik dan layak. Kitapun akan tau, akan paham dan mengerti BENAR itu, namun jika kita tidak teleti dan tidak jeli, atau tidak bisa teleti dan jeli. Maka… tidak berbeda dengan diluar sana. Alias sama saja… karena masih katanya. Jadi,,, tidak perlu neko-neko. MAKA… RENUNGKAN dan PIKIRKANLAH ITU… SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU dari saya untukmu sekalian SAUDARA-SAUDARI SAYA SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA KALI INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya . Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

APAKAH TUHAN ITU ADA..?!


WONG EDAN BAGU.7
Apakah Tuhan itu ada?
Apakah ada bukti tentang Tuhan?
He he he . . . Edan Tenan
Berikut ini adalah beberapa bukti terbuka yang bisa langsung dicerna tentang keberadaanNYA.

Apakah Tuhan ada?
Kerumitan dunia kita menunjukkan bahwa ada Perancang yang tidak hanya menciptakan alam semesta kita, tetapi juga menopangnya sampai hari ini. Banyak contoh yang menunjukan rancangan Tuhan yang tiada akhirnya.

Beberapa diantaranya:
Bumi… ukurannya sangat sempurna. Ukuran Bumi dan gaya gravitasi bersesuaian menjaga suatu lapisan yang tipis yang benyak mengandung gas nitrogen dan oksigen, yang hanya berjarak sekitar 50 mil di atas permukaan Bumi. Jika Bumi lebih kecil, maka atmosfer tidak akan terbentuk, seperti planet Merkurius. Jika Bumi lebih besar maka atmosfernya akan mengandung hydrogen bebas seperti Yupiter.3 Bumi adalah satu-satunya planet yang dikenal yang diselimuti oleh suatu atmosfer yang terdiri dari campuran gas untuk menunjang kehidupan tumbuhan, binatang dan manusia.

Kedudukan Bumi berada pada jarak yang sesuai dari matahari yang suhunya berubah-ubah antara -30 derajat sampai +120 derajat. Jika jarak bumi jauh dari matahari, kita semua akan membeku. Jika jaraknya lebih dekat maka kita akan terbakar. Bahkan mungkin tidak akan ada kehidupan di atas bumi jika pada posisi Bumi dan matahari hanya berbeda tipis. Bumi berada pada kedudukan yang tepat dari matahari ketika berotasi mengelilingi matahari pada kecepatan hampir 67.000 mph. IBumi juga berputar pada porosnya dan membuat seluruh permukaannya menjadi panas dan dingin setiap hari.

Bulan juga memiliki jarak dan ukuran yang tepat dari bumi untuk tarikan gravitasinya. Bulan menciptakan pergerakan dan pasang surut air laut sehingga air laut tidak berhenti, tetapi akan mengalir diantara benua-benua.

Air… tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa, dan tidak ada makhluk yang dapat bertahan hidup tanpa air. Tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia banyak mengandung air (kira-kira dua pertiga tubuh manusia terdiri dari air). Anda akan memahami mengapa air memiliki karakteristik yang unik untuk kehidupan:

Air memiliki titik didih dan titik beku yang tinggi. Air membuat kita dapat hidup dalam lingkungan yang suhunya berubah-ubah dan menjaga suhu tubuh kita tetap stabil 98,6 derajat.

Air adalah suatu bahan pelarut yang universal. Sifat air mengandung ribuan bahan-kimia, mineral dan nutrisi yang dapat dibawa ke seluruh tubuh kita dan ke dalam kandungan darah yang paling kecil. Secara kimiawi air juga bersifat netral. Tanpa mempengaruhi struktur dari unsur yang di bawanya, air memungkinkan makanan, obat-obatan dan mineral dapat diserap dan digunakan oleh tubuh.

Air memiliki suatu tekanan permukaan yang unik. Oleh karena itu air di dalam tumbuhan dapat mengalir keatas melawan gaya gravitasi bumi, membawa air dan nutrisi ke bagian pohon yang paling tinggi.

Air membeku di bagian atas dan mengapung sehingga ikan dapat hidup di musim dingin.
Sembilan puluh tujuh persen air di Bumi berupa lautan. Tetapi ada suatu sistem di Bumi kita yang dirancang untuk memindahkan garam dari air dan kemudian mendistribusikan air itu seluruh belahan dunia. Penguapan mengambil air laut, meninggalkan garam, dan membentuk awan yang mudah dipindahkan oleh angin untuk mencurahkan air di atas daratan, untuk tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia. Ini merupakan suatu sistem pemurnian dan persediaan yang menopang kehidupan diatas planet ini, suatu sistem yang digunakan kembali dan didaur ulang.

Otak manusia… pada saat yang bersamaaan memproses sejumlah informasi yang luar biasa banyaknya.. Otak saudara dapat menangkap semua object dan warna yang saudara lihat, suhu di sekitarmu, tekanan kakimu terhadap lantai, suara di sekitarmu, kekeringan mulutmu, bahkan permukaan papan tombolmu. Otak saudara menjaga dan memproses semua emosi, pikiran dan ingatan saudara. Pada saat yang bersamaan otak saudara terus menjaga fungsi yang berkelanjutan terhadap tubuh saudara seperti pola bernafas saudara, pergerakan kelopak mata, rasa lapar dan pergerakan otot di tangan saudara.

Otak manusia memproses lebih dari satu juta pesan dalam satu detik. Otak saudara menimbang pentingnya semua data ini, menyaring keluar yang tidak penting. Fubgsi ini akan membuat saudara memusatkan dan beroperasi secara efektif di dunia saudara. Satu otak akan menerima lebih dari satu juta informasi tiap detik, dan mengevaluasi pentingnya informasi tersebut dan membiarkan saudara untuk melakukan informasi yang paling penting…

Apakah itu diakibatkan oleh kesempatan?
Apakah karena penyebab biologis, yang dengan sempurna membentuk suatu jaringan yang benar, aliran darah, neurons, struktur?

Fungsi otak berbeda dengan organ-organ lainnya. Ada suatu kecerdasan didalamnya, kemampuan untuk memberi alasan, untuk menghasilkan perasaan, untuk bermimpi dan merencanakan sesuatu, untuk mengambil tindakan dan berhubungan dengan orang lain.

Mata… dapat berbeda dengan tujuh juta warna. Mata memiliki focus yang otomatis dan menangani 1,5 juta pesan yang mengejutkan – dengan serempak.8 Evolusi berpusat pada mutasi dan perubahan dari dan di dalam organisme yang ada. Bahkan evolusi itu sendiri tidak secara penuh menjelaskan sumber awal dari mata atau otak – awal dari organisme yang hidup adalah dari benda mati.

Apakah Tuhan ada?
Alam semesta memiliki sebuah awal – apa yang menyebabkannya?
Para ilmuwan diyakinkan bahwa alam semesta kita di awali dengan satu ledakan energi dan cahaya yang dahsyat, yang sekarang kita sebut sebagai Big Bang. Ini menjadi awal yang tunggal terhadap segala sesuatu yang ada: asalmula alam semesta, asal mula langit, dan bahkan asal mula waktu itu sendiri.

Ahli astrofisika Robert Jastrow, seorang agnotis, menyatakan, “Benih dari segala sesuatu yang telah terjadi di alam semesta ini ditanam di dalam saat-saat pertama itu; setiap bintang, setiap planet dan setiap makhluk hidup di alam semesta menjadi nyata sebagai hasil peristiwa yang di tata dalam pergerakan pada saat terjadi ledakan kosmis tersebut… Alam semesta bercahaya kepada makhluk hidup, dan kita tidak dapat menemukan apa yang menyebabkannya terjadi.”

Steven Weinberg, peraih Nobel dalam ilmu fisika, berkata tentang ledakan ini, “alam semesta adalah sekitar seratus ribu juta dengan skala seratus derajat…dan alam semesta dipenuhi dengan cahaya.”

Alam semesta tidak selalu ada, tapi memiliki.sebuah awal…apa yang menyebabkannya? Para ilmuwan tidak memiliki penjelasan tentang ledakan cahaya dan materi yang terjadi tiba-tiba tersebut.

Apakah Tuhan ada?
Alam semesta bekerja dengan hukum alam yang seragam. Mengapa demikian?
Banyak hidup tampak tidak pasti, tapi lihat apa yang dapat kita harapkan dari hari ke hari: gaya berat tetap, secangkir kopi panas yang ditinggalkan di atas sebuah meja akan menjadi dingin, bumi berotasi dalam 24 jam yang sama, dan kecepatan cahaya tidak berubah — di atas bumi atau di dalam galaksi yang jauh dari kita.

Bagaimana kita dapat mengidentifikasi hukum alam yang tidak pernah berubah?
Mengapa alam semesta sangat rapi dan dapat dipercaya?

“Para ilmuwan terbesar telah diserang dengan sesuatu yang aneh ini. Tidak ada kebutuhan yang masuk akal untuk alam semesta yang mematuhi aturan, biarkan hal itu sendiri yang mentaati aturan-aturan matematika. Keheranan datang dari pengenalan bahwa alam semesta tidak harus bertindak seperti ini. Mudah untuk membayangkan suatu alam semesta di mana kondisinya berubah tidak terduga dari saat ke saat, atau bahkan suatu alam semesta di mana banyak benda yang meletus keluar dan masuk dari suatu keberadaan.”

Richard Feynman, pemenang Hadiah Nobel untuk elektrodinamika kuantum, mengatakan, “Mengapa alam ini matematis merupakan suatu misteri…Fakta bahwa sama sekali ada aturan adalah semacam keajaiban.”

Apakah Tuhan ada?
Kode DNA menginformasikan dan memprogram kebiasaan sel.
Semua perintah, pengajaran, pelatihan dilakukan dengan suatu tujuan. Seseorang yang menulis sebuah buku petunjuk, juga melakukannya dengan suatu tujuan. Apakah saudara tahu bahwa di setiap sel dalam tubuh kita ada suatu kode perintah yang sangat terperinci, seperti sebuah program komputer miniatur? Seperti yang saudara tahu, sebuah program komputer terdiri dari yang angka nol dan satu, seperti ini: 110010101011000.

Cara mereka diatur memerintahkan kepada program komputer apa yang harus dilakukan. Kode DNA di setiap sel kita sangat mirip. Kode tersebut terdiri dari empat bahan kimia disingkat oleh para ilmuwan sebagai, A, T, G, dan C. Kode-kode tersebut diatur di dalam sel manusia seperti ini: CGTGTGACTCGCTCCTGAT dan seterusnya. Ada tiga milyar huruf ini di dalam setiap sel manusia!!

Baik, seperti ketika saudara dapat memprogram telepon saudara untuk memiliki tanda bunyi sebagai alas an khusus, DNA menginstruksikan sel. DNA adalah suatu program tiga juta huruf yang memerintahkan sel untuk bertindak dengan cara tertentu. Ini merupakan suatu instruksi penuh yang manual.

Mengapa ini sangat mengagumkan? Setiap orang harus bertanya….bagaimana program informasi ini berputar di dalam setiap sel manusia? Ini bukan hanya sekedar sesuatu yang bersifat kimiawi. Ini adalah sesuatu yang kimiawi yang menginstruksikan kode tersebut dalam suatu cara yang sangat terperinci, tepatnya bagaimana tubuh setiap orang harus berkembang.

Alam, penyebab biologi sepenuhnya kurang sebagai suatu penjelasan ketika informasi yang terprogram dilibatkan. Saudara tidak dapat menemukan suatu perintah, informasi yang tepat seperti ini, tanpa seseorang yang dengan sengaja membangunnya… RENUNGKANLAH ITU… INGAT…!!! DI RENUNGKAN YA. BUKAN DI BAYANGKAN. KARENA JIKA DI BAYANG. MUSMET BINTI STRESS NANTINYA…. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARI SAYA SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA KALI INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya . Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

APAKAH KETIADA’AN ITU PERNAH ADA..?!


WONG EDAN BAGU.3
Apakah ketiadaan pernah ada?
He he he . . . Edan Tenan
Berikut ini adalah Beberapa Bukti-BuktiNYA:
Sebuah perjalanan pemikiran pada awal masa, asal mula alam semesta dan pertayaan tentang rancangan kecerdasan.

Pernakah saudara berpikir tentang awal mula?
Apa yang saudara katakan?
Saudara tahu — apapun yang ditunjukkan pada mulanya. Atau apapun yang pertama kali ada, pada momen yang paling awal dalam waktu, pernahkah saudara memaksa otak saudara untuk berpikir tentang hal itu?

Tunggu sebantar, saudara berkata, bukankah mungkin bahwa pada awalnya pernah ada ketiadaan? Bukankah hal itu mungkin bahwa jutaan tahun yang lalu, tidak ada apapun sama sekali? Hal itu tentu saja hanya sebuah teori untuk dipertimbangkan. Jadi renungkanlah – namun, pertama-tama dengan cara analogi.

Katakanlah saudara memiliki suatu ruangan luas. Ruangan itu tertutup seluruhnya dan ukurannya kira-kira seperti sebuah lapangan sepakbola. Ruangan itu dikunci secara permanen, tidak memiliki pintu atau jendela, dan tidak ada lubang di dindingnya.

Yang ada dalam ruangan itu adalah…..ketiadaan itu mutlak. Bukan suatu partikel dari apapun. Tidak ada udara sama sekali. Tidak ada debu sama sekali. Tidak ada cahaya sama sekali. Ruangan itu merupakan suatu tersegel yang gelap didalamnya. Lalu apa yang terjadi?

Baiklah, katakanlah tujuan saudara adalah untuk mendapat sesuatu–apapun itu–kedalam ruangan. Namun peraturannya adalah: saudara tidak dapat menggunakan apapun dari luar ruangan untuk melakukannya. Jadi apa yang saudara lakukan?

Baiklah, sekarang saudara pikir, bagaimana jika saya mencoba untuk membuat suatu percikan di dalam ruangan? Selanjutnya ruangan tersebut akan memiliki cahaya didalamnya, bahkan hanya untuk sementara. Hal itu akan diartikan sebagai sesuatu. Ya, namun saudara diluar ruangan. Jadi, itu tidak diijinkan.

Namun, saudara berkata, bagaimana jika saya dapat dapat memindahkan sesuatu kedalam ruangan, seperti dalam Star Trek? Sekali lagi, hal itu tidak diperbolehkan, karena saudara menggunakan benda-benda dari luar ruangan.

Disini, sekali lagi, adalah dilemma: saudara harus mendapat sesuatu dalam ruangan hanya dengan menggunakan apa yang ada dalam ruangan itu. Dan, dalam hal ini, apa yang ada dalam ruangan itu adalah ketiaadaan.

Baiklah, saudara berkata mungkin satu partikel yang sangat kecil dari sesuatu akan dapat muncul dalam ruangan itu jika diberikan cukup waktu.

Ada tiga masalah dengan teori ini. Pertama, waktu itu sendiri tidak dapat melakukan apapun. Berbagai macam hal terjadi sepanjang waktu, namun bukanlah waktu yang membuatnya terjadi. Contohnya, jika saudara menunggu 15 menit untuk memasak kue-kue kering, bukanlah waktu 15 menit yang membuatnya masak, tapi yang membuatnya masak adalah panas dalam oven. Jika saudara menempatkan kue-kue tersebut didalam etalase selama 15 menit, kue-kue tersebut tidak akan matang.

Dalam analogi kita, kita telah mendapat satu ruangan yang tertutup seluruhnya dengan ketiadaan yang mutlak didalamnya. Menunggu 15 menit tidak akan, dalam dan olehnya, mengubah situasi. Baiklah, saudara berkata, bagaiman jika kita menunggu selama beribu-ribu tahun? Suatu masa hanyalah suatu rangkaian dari segmen 15 menit yang digabungkan. Jika saudara menunggu selama satu masa dengan kue-kue kering saudara ada didalam etalase, akankah sang masa itu akan membuatnya matang?

Masalah yang kedua adalah seperti ini: mengapa segala sesuatu hanya akan “muncul” dalam ruangan kosong? Diperlukan suatu alasan mengapa itu ada. Namun tidak ada apapun dalam ruangan. Jadi bagaimana untuk menghentikannya dari masalah yang tersisa? Tidak akan ada apapun dalam ruangan untuk menyebabkan sesuatu yang muncul (dan tentunya alasannya harus datang dari dalam ruangan).

Baiklah, kata saudara bagaimana dengan satu partikel kecil dari sesuatu? Akankah partikel itu memiliki satu kesempatan yang semakin besar dari pembentukan materi dalam ruangan daripada sesuatu yang lebih besar seperti sebuah lapangan sepak bola?

Hal itu membawa masalah ketiga: ukuran. Seperti waktu, ukuran adalah sesuatu yang abstrak. Ukuran bersifat relative. Katakanlah saudara mempunyai tiga lapangan bisbol dalam berbagai ukuran. Yang satu berukuran sepuluh kaki luasnya, yang satu lima kaki, yang lainnya berukuran normal. Yang manakah yang lebih memiliki kesempatan untuk terbentuk dalam ruangan?

Apakah lapangan bisbol yang berukuran normal? Bukan! Yang ini akan tetap sama seperti yang lain. Ukuran tidak penting. Ukuran bukan masalah. Masalahnya adalah apakah lapangan bisbol dalam berbagi ukuran itu dapat “muncul” dalam ruangan kita yang tersegel dan kosong.

Jika saudara tidak berpikir bahwa bola bisbol yang paling kecil dapat muncul dalam ruangan, tidak perduli berapa banyak waktu berlalu, lalu saudara harus mengakhiri hal yang sama bahkan untuk satu atom. Ukuran bukanlah masalahnya. Kecenderungan dari satu partikel kecil untuk membentuk sebuah materi tanpa sebab tidak berbeda dari suatu kulkas yang terbentuk tanpa penyebab!

Sekarang mari lebarkan analogi kita lebih jauh secara literal. Mari kita ambil sebuah ruangan luas, gelap, dan singkirkan tembok-temboknya. Dan perluas ruangan itu sehingga ruangan itu melebar tanpa batas ke semua arah. Sekarang ketiadaan berada di luar ruangan, karena ruangan adalah semua yang ada. Periode. Ruangan hitam yang tak terbatas itu tidak memiliki cahaya, debu, segala macam partikel, udara, elemen, molekul. Ruangan itu merupakan ketiadaan yang absolut. Faktanya, kita dapat menyebutnya Ketiadaan yang Absolut.

Jadi inilah pertanyaannya:
jika aslinya–jutaan tahun yang lalu–ada Ketiaadaan yang Absolut, akankah tidak ada Ketiaadaan yang Absolut sekarang?

Ya… Karena sesuatu–tidak perduli berapa kecilnya–tidak dapat muncul dari Ketiadaan yang Absolut. Kita akan selalu memiliki Ketiadaan yang Absolut.

Apa maksudnya?
Bahwa Ketiadaan yang Absolut tidak pernah ada. Mengapa?
Karena, jika Ketiadaan yang Absolut pernah ada maka dia akan tetap ada!

Jika Ketiadaan yang Absolut pernah ada, tidak akan ada sesuatu pun diluarnya yang menyebabkan keberadaan dari apapun juga. Sekali lagi, jika Ketiadaan yang Absolut pernah ada, maka akan tetap ada Ketiadaan yang Mustahil. Bagaimanapun juga, sesuatu telah ada. Sebenarnya banyak hal juga telah ada. Saudara contohnya, adalah sesuatu yang ada, sesuatu yang sangat penting. Oleh karena itu, saudara adalah bukti bahwa Ketiadaan yang Absolut tidak pernah ada. Sekarang, jika Ketiadaan yang Absolut tidak pernah ada, hal ini berarti selalu ada satu waktu ketika hanya ada Sesuatu dalam keberadaan.

Apakah itu?
Apakah itu satu atau banyak hal?
Apakah itu satu atom?
Satu partikel?
Satu molekul?
Satu lapangan bola?
Satu lapangan Bisbol?
Satu kulkas?
Beberapa kue kering?

RENUNGKANLAH ITU… INGAT…!!! DI RENUNGKAN YA. BUKAN DI BAYANGKAN. KARENA JIKA DI BAYANG. MUSMET BINTI STRESS NANTINYA…. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARI SAYA SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA KALI INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya . Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

APAKAH TUHAN ITU NYATA..?!


WONG EDAN BAGU.1
Apakah Tuhan itu Nyata?
He he he . . . Edan Tenan
Berikut ini adalah beberapa alasan terbuka yang bisa langsung dicerna tentang kenyataaanNYA.

Mengapa struktur DNA menunjuk kepada Tuhan…
Selama beberapa tahun, seorang ahli filsuf Inggris, Dr. Antony Flew, telah menjadi seorang pembicara di kalangan orang ateis., yang secara aktif terlibat dalam setiap debat. Akan tetapi, penemuan ilmu pengetahuan dalam 30 tahun terakhir membawanya kepada sebuah kesimpulan yang tidak dapat dia cegah. Dalam sebuah video wawancara pada bulan Desember 2004 dia menyatakan, “Inteligen yang tinggi menjadi satu-satunya penjelasan yang baik bagi asal mula kehidupan dan kompleksitas alam.” Satu Kesimpulannya yang paling menonjol adalah penemuan DNA. Inilah alasannya.

komputer:
DNA:
DNA dalam sel-sel kita sangat mirip dengan sebuah program komputer yang rumit. Di potret sebelah kiri, saudara akan melihat bahwa sebuah program komputer terdiri dari serangkaian angka satu dan nol (disebut kode kembar). Rangkaian dan susunan tersebutlah yang membuat program komputer bekerja dengan tepat.

Dalam cara yang sama, DNA terdiri dari empat bahan kimia, disingkat dengan huruf A, T, G, dan C. Rangkaian huruf-huruf ini memerintahkan sel-sel bagaimana bekerja. Seperti pada angka satu dan nol tadi, huruf-huruf tersebut diatur dalam sel manusia seperti berikut:

CGTGTGACTCGCTCCTGAT dan selanjutnya. Susunan yang mengaturnya menginstruksikan gerak dari sel. Setiap sel di dalam tubuh saudara dalam ruang yang sangat kecil merupakan sebuah kode tiga milyar huruf yang panjang!!

Untuk memahami sejumlah informasi DNA dalam satu sel, “sebuah pemahaman secara langsung mengenai kode tersebut pada rata-rata tiga huruf per detik akan mengambil tiga puluh tahun, sekalipun pemahaman dilanjutkan terus menerus.” Tunggu dulu, ada yang lain.

Struktur DNA ini tidak hanya memberikan informasi tentang gerak sel, seperti sebuah program komputer yang rumit, tapi juga mampu mengidentifikasi saudara secara unik. Telah ditentukan bahwa 99,9% DNA saudara sama dengan genetika setiap orang. Yang unik adalah saudara masuk dalam perbedaan yang kecil tentang bagaimana tiga milyar huruf-huruf tersebut dirangkai dalam sel saudara.

Pemerintah Amerika Serikat mampu mengidentifikasi setiap orang dalam kota dengan menyusun sebuah angka pengaman social berjumlah sembilan-digit. Sebaliknya, yang mengherankan adalah bahwa dalam setiap sel dalam tubuh saudara terdapat sebuah struktur DNA tiga milyar huruf yang hanya menjadi milik saudara. Sauadar dapat melihat mengapa tindak criminal, atau orang-orang tak berdosa, dapat diidentifikasi melalui DNA mereka.

Tidak hanya tiga milyar huruf pengidentifikasi dalam masing-masing sel dalam tubuh saudara, tapi kode DNA ini secara aktif memberikan perintah kepada kebiasaan sel-sel.

Dr. Francis Collins, seorang direktur Human Genome Project (yang memetakan struktur DNA manusia) mengatakan bahwa seseorang dapat “berpikir DNA sebagai sebuah skenario yang memberikan pelajaran, sebuah program software, yang ada dalam inti sel.”

Perry Marshall, seorang spesialis informatika, berpendapat terhadap implikasi ini. “Tidak pernah ada suatu program komputer yang tidak di desain…[apapun itu] dengan sebuah kode, atau suatu program, atau suatu pesan yang diberikan melalui suatu bahasa. Selalu ada suatu pikiran cerdas di belakangnya.”

Sama halnya dengan seorang atheis terdahulu, Dr. Antony Flew, itu sah untuk menanyakan dirinya sendiri mengenai kode tiga milyar huruf ini yang memberikan instruksi kepada sel…siapa yang menulis skenario ini? Siapa yang menempatkan kode ini, di dalam sel?

Seperti berjalan-jalan di pantai dan saudara melihat tulisan di atas pasir, “Mike mencintai Michelle.” Saudara tahu bahwa ombak yang menggulung di pantai tidak membentuk tulisan tersebut – ada seseorang yang menulisnya. Ini merupakan sebuah pesan yang tepat. Itu komunikasi yang jelas. Dengan cara yang sama, struktur DNA merupakan sebuah skenario yang kompleks, memberikan informasi dan mengarahkan proses sel.

Di jaman ini, dengan program komputer yang terdiri dari rangkaian angka nol dan satu, kita dapat memahami rangkaian panjang dari CGTA, dilanjutkan dalam sebuah perakitan unik tiga milyar huruf dalam setiap sel manusia, menentukan susunan seseorang. Bagaimana mungkin orang dapat menjelaskan pesan yang rumit ini yang terletak di dalam sel kita?

Pada tanggal 26 Juni 2000, Presiden Clinton memberikan selamat kepada mereka yang menyelesaikan rangkaian genome manusia. Presiden Clinton mengatakan, “Hari ini kita belajar bahasa di mana Tuhan menciptakan hidup. Kita kagum atas kompleksitas, kecantikan, keajaiban Tuhan yang maha kudus dan anugerah suci.” Dr. Francis Collins, direktur Human Genome Project, mengikuti Clinton keatas podium dan mengatakan, “Bagi saya ini sesuatu yang membuat kita harus merendahkan diri dan kagum ketika menyadari bahwa kita sudah menangkap pandangan sekilas dari buku panduan kita, yang sebelumnya dikenal hanya untuk God.”

Saat kita melihat structure DNA dalam tubuh manusia, kita tidak dapat melarikan diri dari kehadiran rancangan kecerdasan (cerdas luar biasa).

Menurut Alkitab (yang luar biasa kompleks) Tuhan bukan hanya Pengarang keberadaan kita, tetapi Dia menjadi Hubungan yang membuat keberadaan kita penuh arti. Semua yang tak terukur dalam hidup yang kita harapkan… kekuatan yang cukup untuk situasi apapun, kegembiraan, kebijaksanaan, dan pengetahuan bahwa kita dikasihi…

Tuhan sendirilah yang memberi ini kepada kita ketika kita mendengarkanNya dan percaya kepadaNya. Dialah yang terbesar, pemandu yang dapat dipercaya dalam hidup kita. Sama halnya Dia mempunyai keahlian DNA untuk menginstruksikan sel, Dia juga menawarkan instruksi kepada kita agar hidup kita dapat berfungsi dengan baik, demi kemuliaanNya dan demi kita, karena Dia mengasihi kita. Apakah saudara pernah memulai suatu hubungan dengan Tuhan?… RENUNGKANLAH ITU… INGAT…!!! DI RENUNGKAN YA. BUKAN DI BAYANGKAN. KARENA JIKA DI BAYANG. MUSMET BINTI STRESS NANTINYA…. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARI SAYA SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA KALI INI. Bisa Berguna dan Ada Manfaatnya . Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com