7. Saat Bapak Angkasa dan Ibu Bumi (semesta) bicara, Tentang pikiran dan agama:

WONG EDAN BAGU.F

Oleh : Wong Edan Bagu

Aku adalah cahaya kecerdasan yang memenuhi alam semesta. Aku menciptakan alam ini dengan kreasi dari kecerdasanKu yang tak terbatas. Aku menggunakan pikiran sebagai wujud dari kecerdasan semestaKu yang tak berwujud. Di antara wujud pikiran yang nyaris menyimpan sempurna, kecerdasanKu adalah wujud pikiran manusia.

Meski demikian, kesempurnaan dari kecerdasanKu masih terjebak dalam keterbatasan pikiran manusia. Lebih banyak dari kalian hanya menggunakan pikiran kalian yang berkembang selama berada dalam kehidupan jasmani. Itu bukanlah mewakili kecerdasanKu melainkan hanya percikan sangat kecil dari samudra kecerdasanKu. Hanya saat kecerdasanKu sepenuhnya menggunakan pikiran sadar manusia, disitulah Aku akan menunjukkan padamu segala kuasa dari kesejatianKu.

Pikiran kalianpun adalah hasil kreasi dari kecerdasan semestaKu. Dengan pikiran kalian itulah Aku mencipta, memelihara, dan mengembalikan seluruh isi kehidupan yang telah Kuciptakan di dunia ini. Pikiran kalian adalah jejak-jejak kecerdasanKu yang kalian bisa nikmati di kehidupan dunia. Namun sayang anakKu, Kesadaran yang terbatas itu membuat kebanyakan kalian tidak mampu menggunakan dengan sempurna jejak kecerdasanKu dalam pikiran kalian. Akibatnya, kalian tidak mampu memahami sepenuhnya bagaimana menggunakan sebagian kecerdasanku yang tersimpan dalam pikiran sadar kalian.

Aku melengkapi tubuh manusia yang kau tempati itu dengan hati dan pikiran yang menyimpan kecerdasanKu agar dengannya kau bisa bertumbuh dalam pemahaman akan diri sejatimu yang lebih besar. Aku menggunakan pikiran itu untuk menyampaikan pesan-pesanKu bagi kehidupan kalian. Untuk menyampaikan pesan-pesan kesadaran bagi kehidupanmu, Aku telah berkali-kali datang di dunia ini sepanjang zaman. Aku telah menuliskan pesan-pesan itu dalam kitab yang kemudian kalian sucikan. Aku hadir sebagai manusia yang kalian hormati sebagai pemimpin spiritual. Aku datang sebagai guru-guru kehidupan, bahkan sebagai orang yang tidak pernah kalian duga adalah diriKu. Semua kehadiran itu Kulakukan untuk menyadarkan kalian agar kembali menggunakan pikiran sebagai alat untuk mencapai cahaya kesadaran semestaKu.

Aku bahkan telah menciptakan agama- agama, kepercayaan, keyakinan dan tradisi. Semua itu hanya agar kalian mampu menggunakan pikiran yang Kulengkapkan pada tubuhmu itu untuk tujuan perjalanan tugas dirimu sebagai Jiwa yang penuh cinta kasih. AnakKu, Aku menciptakan agama sebagai alat untuk membimbingmu menggunakan rahasia kecerdasan hati dan pikiran untuk memenuhi kebutuhanmu akan bahan-bahan kebaikan di dunia ini. Bahkan kebaikan inilah yang akan menyuburkan tumbuhnya kesadaranmu sebagai benih cinta kasih semesta.

Aku menurunkan ajaranKu lewat agama bukan sebagai alasan bagi kalian untuk saling menyakiti, saling membunuh, atau saling membenci sesama kalian. Aku membukakan bagimu rahasia semestaKu lewat ajaran agama- agama, sekali lagi bukan untuk membawamu pada pertengkaran dan permusuhan dengan sesamamu . Aku menciptakannya untuk membuatmu mampu menjalani cara-cara Jiwa mengasihi alam semesta. Dengan agama-agama yang berbeda itu, Aku berharap kalian bersatu satu sama lain utnuk menjaga kedamaian bumi sebagai bagian dari semesta yang Kuciptakan. Namun hari ini, sebagai Ayah dan Ibu semestamu, Aku hanya bisa terdiam menatap apa yang kalian lakukan dengan agama, kepercayaan, keyakinan, dan tradisi itu.

Aku melihat anak-anakKu sendiri bertikai satu sama lain demi agama, yang sesungguhnya Kuciptakan untuk membangun alam pikiran dan dunia yang penuh cinta kasih. Jika aku bisa bersedih, maka Aku akan bersedih anakKu. Kalian memanggilKu dengan berbagai nama yang kalian sukai. Namun, kalian justru bertengkar hanya demi sebuah nama yang kalian sebutkan bagiKu.

Aku menghargai setiap nama yang kalian berikan bagiKu. Aku mencintai kalian semua dalam rasa yang sama besar untuk nama-nama berbeda itu. Kalian semua adalah anak-anakKu. Berhentilah berdebat, berhentilah bertengkar, berhentilah kau berperang dengan dirimu sendiri, Nak. Kalian semua sesungguhnya satu, kalian semua adalah bagian dari diriKu sendiri. Sudahilah permusuhan atas nama agama, anakKu. Aku sengaja menciptakan berbagai jalan untuk menuju pada kesadaranKu karena Aku menghormati keberagaman kalian dalam memilih.

Hormatilah pilihan kalian masing-masing karena betapapun juga dengan semua pilihan itu kalian semua sesungguhnya sedang menuju padaKu yang satu. Jika kalian merasa agama kalian terganggu oleh mereka yang berada di jalan yang lain, lalu kalian ingin berjuang mempertahankannya, pertahankanlah agar agama yang kuciptakan itu tetap menjadi agama yang memiliki cinta kasih. Kekerasan atas nama agama, sekalipun itu kalian maksudkan untuk menjaga kesucian agama yang Kuciptakan, justru telah menodai kesucian agama itu sendiri yang bersumber dariKu yang penuh cinta kasih.

Ketika kalian berkelahi atau bahkan berperang atas nama agama, ketahuilah Nak, saat itu kalian seperti sedang membuktikan pada alam semesta bahwa Aku tidak mampu menciptakan kedamaian dunia bagi kalian, bahkan dengan ajaran agama yang suci itu. Aku tahu kalian tidak menyadari semua kekhilafan itu, maka inilah saatnya kalian mulai menyadarinya. Agama itu Kuciptakan untuk mendamaikan hati kalian, dunia kalian, dan kehidupan jiwa kalian setelah kematian nanti. Gunakanlah demi kedamaian, bukan sebagai alasan menciptakan perdebatan, pekelahian, apalagi peperangan yang menodai kesucian agama itu sendiri. Tidak perlu menjagaKu karena Akulah yang akan ,menjaga kalian.

Tidak perlu membelaKu karena Akulah yang harus membela kalian dari penyimpangan pikiran sendiri. Jika kalian menghormati dan mencintaiKu, maka hormati dan cintai setiap makhluk hidup, setiap isi alam semesta karena pada diri mereka semua Aku berada. Aku ada pada setiap manusia yang mungkin kau benci. Aku ada pada apa saja yang mungkin kau telantarkan. Aku ada di mana-mana. Dengan demikian, Aku selalu menyaksikan semua sifat, sikap dan perilaku setiap pikiran, kata-kata, dan perbuatanmu padaKu. Aku menjadi saksi untuk setiap napas yang kau hirup dari alam semesta ini. Aku mengetahui segalanya.

AnakKu, jika kalian ingin menjaga rasa hormat dan cinta kalian padaKu, jagalah aku tetap ada dalam diri kalian. Berkatalah, bersikaplah, bertindaklah, seakan kalian sedang melakukannya untuk mewakili cinta kasihKu yang sedang memancar dari dalam diri kalian. Aku adalah jiwa kalian di dalam. Jagalah aku dari kegelapan pikiran yang ingin mengambil alih tubuh kalian dan bertindak atas nama pembenaran pikiran itu. Jika kalian sungguh-sungguh ingin berbuat atas namaKu, lakukanlah itu atas nama diriKu yang penuh cinta kasih dan diliputi kesadaran terang tanpa batas. Karena itulah diriKu. Di setiap agama yang Kuajarkan ke dunia ini melalui jiwa yang pernah Kuutus berkali-kali mengajarinya, Aku selalu menyatakan bahwa Aku hanyalah satu. Jika kau mengerti bahwa Aku hanya satu, berhentilah berpikir atau merasa takut bahwa akan ada sesuatu di dunia ini yang bisa menduakanKu.

Selama kalian masih menyangkan diriKu dapat dipisahkan atau dibeda-bedakan dengan nama pujaan kalian yang beraneka ragam itu, saat itu pula sesungguhnya kalian belum sepenuhnya paham dan meyakini keesaanKu. Kutegaskan sekali lagi Nak, semua Jiwa makhluk hidup adalah bagian dari diriKu. Semua yang mengisi alam semesta ini adalah bagian dari tubuhKu. Itulah keesaanKu. Berhentilah merasa berbeda dengan semua kehidupan yang mengisi alam semesta ini. Mulailah merasakan bahwa semua itu adalah bagian dari diri kalian sendiri. Untuk itulah, Aku menciptakan agama. Untuk membuatmu menyadari dirimu sebagai diriKu dalam tubuh manusia, lalu mengambil bagian dari tugasKu menjaga dunia dan alam semesta ini. Itulah tugasmu anakKu, tugas sebagai Jiwa dalam tubuh manusia. Maka ketahuilah AnakKu, kalian tidak membuatKu bahagia dengan menyakiti sesama atas nama agama yang Kuciptakan dari cinta kasihKu.

Aku tidak begembira melihat anak-anakKu sendiri saling menghancurkan diri mereka. Aku adalah Ayah-Ibu semesta yang lebih mudah berbahagia dalam kebersamaan hidup kalian yang damai. Kuhadirkan agama ke dunia untuk membukakan pintu dunia rohani bagi kalian agar mampu melihat terangnya cahaya kesadaran Jiwa semesta di sana. Bukan untuk menjerumuskan kalian ke ruang dan waktu yang diliputi gelapnya pemahaman. Agama adalah jalan untuk mendekati duniaKu yang penuh cinta kasih, bukan menjauhi duniaKu menuju dunia yang dipenuhi amarah dan kebencian. Jika pun dengan pemahaman agama itu kalian masih ingin menjagaKu, maka jagalah semua ciptaanKu dengan penuh cinta dan keikhlasan. Jika kalian berani membelaKu, Aku ingin kalian membela ciptaanKu dari kehancurannya. Jika kalian benar-benar mencintaiKu, cintailah semua makhluk yang Kuciptakan dengan sepenuh cinta kasihKu. Aku adalah keindahan tak berwujud. Namun jika dengan mewujudkan keindahanKu dapat membuat kalian lebih mudah menyatukan rasa padaKu. Aku akan menerima apa pun cara kalian itu. Nyanyikanlah semua namaKu, lukislah kecemerlanganKu, pahatlah wajahKu, renungkanlah wujudKu sesuka dan semampu yang membuatmu bisa memandangKu. Itu semua adalah,wujudKu bagimu,namun bukan wujudKu bagi kecerdasanKu. Sekali lagi, Aku akan ikhlas menerima caramu itu karena memahami keterbatasan kalian tentang diriKu.

Aku adalah maha raja penguasa cinta kasih semesta yang akan menerima apapun persembahan kalian. Maka, persembahakanlah padaKu apa pun yang ingin kalian persembahkan dengan cinta kasih yang total dan murni. Persembahkanlah padaKu apa yang kemudian akan berguna lagi bagimu. Persembahkanlah padaKu cinta kasih maka kau akan mendapatkan kembali cinta kasihmu. Persembahkanlah padaKu kemarahan, kebencian, dan dendam maka kalian akan menerima kembali kemarahan, kebencian dan dendam kalian. Aku adalah maha raja yang menerima persembahan tanpa memilikinya. Kaulah lagi yang akan memiliki persembahan yang telah Kuterima itu. Maka, persembahkan padaKu apa yang benar-benar ingin kalian miliki.

Aku menikmati kidung suci kalian, doa-doa pujian, sesaji buah, atau apa pun yang mampu kalian haturkan padaKu. Dari seluruh bentuk persembahan kalian itu, Aku paling menyukai persembahan kerja yang ikhlas. Aku akan membuka hatiKu pada hati kalian yang terbuka. Aku suarakan keheninganKu ke dalam keheningan hati kalian. Aku hadir dalam setiap upacara persembahan kalian.

Aku merasakan setiap keikhlasan dan ketidakikhlasan yang ada sebelum, selama, dan setelahupacara persembahan itu. Keikhlasan kalian akan membahagiakanKu. Keikhlasan itu mengharukanKu, membangkitkan kerinduanKu pada kalian. Dengan rasa itu pula kalian telah membuka lebar bentangan tanganKu untuk memeluk kalian dalam kerinduan dan kasih sayang. Maka AnakKu, persembahkanlah keikhlasan dan ketulusan kalian padaKu, Ayah-Ibu semesta. Aku pesankan ini semua pada kalian karena kalian semua adalah anak-anakKu. Mendekatlah ke pelukan cinta kasihKu denga perasaan cinta kasih kalian. Jangan mendekatiKu dengan kebencian, amarah dan dendam yang masih terpendam di dada kalian. Semua perasaan buruk itu akan sulit mendamaikan diri kalian dalam pelukanKu. Akhirnya Nak, sebagai anak yang saat ini berada paling dekat denganKu dalam percakapan ini, sampaikanlah pesan Ayah Ibu ini kepada semua saudara-saudaramu. Gunakanlah agama untuk mengendalikan gerak pikiran ke arah cinta kasih karena di situ Aku menanti kalian semua.

Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu….
Ttd: Wong Edan Bagu _/\_

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s