Menjadi Seorang Putra Rama:

WONG EDAN BAGU.D

Seorang putra rama harus ingat Tuhan setiap saat, dan Tuhan akan berada di mana-mana. Kita mengambil sejumlah karma dari orang-orang di sekitar kita, dengan melihat mereka, memikirkan mereka, saat berbagi buku atau makanan, dan sebagainya. Inilah cara kita memberkahi orang-orang dan mengurangi karma mereka. Itulah karenanya kita berlatih, untuk memancarkan ‘Cahaya’ dan mengusir kegelapan.

Terberkahilah mereka yang memberi kita sejumlah karma mereka dan kami bahagia dapat menolong mereka. Kita tidak hanya berlatih untuk diri sendiri, tetapi untuk siapa pun yang melintasi jalan kita. Itulah karenanya mengapa kemajuan kita lambat. Kalau tidak, kita bisa pergi sesegera mungkin ke Surga, dan siapa yang akan memberkahi dunia setelah keberangkatan kita. Jadi kita harus tinggal di sini untuk membayar hutang kita dan memberkahi dunia. Kita selamanya saling terhubungkan satu sama lain.

Orang-orang yang membuat jalan, pesawat, atau rumah kita, setiap orang akan menerima suatu berkah dari kita. Seperti sejumlah uang yang dikurangi secara otomatis untuk membayar asuransi, pengaman sosial, dan sebagainya. Tidak ada jalan keluar! Anda dapat memikirkannya dengan cara lain. Jika Anda ingin gaya hidup yang nyaman, Anda harus membelanjakan banyak uang untuk membeli berbagai barang penemuan terbaru dan produk-produk jasa yang ada di masyarakat. Jadi saat kita berlatih, orang-orang secara otomatis berhak mengambil bagian dari hasilnya, jasa-jasa baik itu. Itulah karenanya bagaimana lima atau enam generasi kita dapat terbebaskan, bagaimana teman-teman Anda dan anggota keluarga Anda akan terberkahi jika mereka meninggal. Orang-orang ini terhubung dengan Anda karena mereka menolong Anda, karena Anda mencintai mereka, dan mereka mencintai Anda.

Banyak kadhang saya, kapanpun mereka bertemu kadhang lain di jalan atau di manapun, jika mereka saling bertemu di daerah yang asing sekalipun, mereka merasa mereka adalah seperti keluarga, dan mereka tahu dapat mempercayai orang tersebut. Mereka tahu bahwa orang itu akan menolong mereka, akan mencintai mereka, atau paling tidak, tidak akan berbuat buruk kepada mereka. Karena itu, jika seluruh dunia seperti ini, bagaimana pendapat Anda? Tentu saja, kita tetap punya kegagalan dalam kepribadian kita, tetapi kita tahu bahwa kita dapat saling percaya, dan kita tahu bahwa kita mempunyai cinta. Kita tahu kita dapat memberikan cinta. Kita tahu kita memberi apa yang kita miliki. Tentang hal ini, kita saling percaya. Jika kita menciptakan dunia seperti ini, maka kita tidak perlu pergi ke Surga, kita akan tetap tinggal di sini. Karena itu, kita berasal dari Nirwana dan berakhir di Bumi. Baik juga.

Kita sudah melihat Hakikat sejati kita, kecemerlangan di dalam, kemuliaan di dalam, dan ketika kita berbicara pada yang lain, kita menyalurkan kebijaksanaan kita keluar, dan kita merasa bahwa sekarang kita tahu lebih baik, dan bahwa kita sungguh-sungguh dekat dengan Kesucian. Tetapi tetap saja, pada suatu saat yang lain, jika kita tidak hati-hati, kita dapat lupa dengan keagungan diri kita, kita tidak menggunakan kebijaksanaan kita, dan kita dapat terjatuh kembali pada kebiasaan-kebiasaan lama kita. Karena itu, sila-sila dan catatan harian rohani ada untuk mengingatkan bahwa kita adalah guru untuk diri kita sendiri, kapan pun selalu memantau, selalu mengontrol, dan selalu tahu saat kita melenceng.

Anda seagung yang Anda lakukan untuk diri Anda. Anda seagung Anda, jika Anda gunakan keagungan Anda untuk memberi manfaat bagi yang lainnya dan untuk pengembangan diri. Kalau tidak, jangan salahkan saya jika Anda tidak melihat Tuhan, jika Anda tidak tahu Hakikat Kebuddhaan Anda, jika Anda tidak tahu Kerajaan Tuhan Anda. Andalah sendiri yang harus disalahkan. Andalah yang harus diandalkan untuk mengetahui kemuliaan Anda sendiri. Saya hanya menunjukkan jalan. Tidak peduli betapa Agungnya saya. Anda tidak mendapat untung apapun jika Anda tidak mencoba mencari kemuliaan Anda sendiri dan menggunakannya. OK?

Sebenarnya, kita berlatih keras hanya untuk meraih titik relaksasi, sehingga kita dapat menikmati keadaan kita dan apa yang kita miliki dalam situasi apapun. Dengan demikian kita dapat membuka hati kita dan bertoleransi terhadap apapun, dan merasakan Hakikat Ketuhanan dalam semua makhluk, sehingga kita tidak pernah memandang rendah siapa pun.

Setelah meninggalkan dunia ini, murid Metode KUNCI tidak harus dilahirkan kembali di dunia ini, kecuali jika orang tersebut ingin kembali sebagai seorang Guru tercerahkan untuk menolong meringankan penderitaan umat manusia. Hal ini karena ada lebih banyak lagi dunia yang indah serta luar biasa bagi praktisi Metode KUNCI. Di sana tidak ada penderitaan dunia. Kebijaksanaan dan getaran setelah berlatih Metode KUNCI semakin meningkat ke tingkat Kesucian dan itu memungkinkan kita cocok untuk hidup dalam kemuliaan Kerajaan Tuhan.

Jangan selalu di sekeliling saya untuk menjaga saya. Jagalah tamu-tamu kita, jagalah saudara-saudari seperguruan atau siapa pun yang butuh dijaga. Itu OK… Setiap orang suka di sekeliling dan menjaga saya, tetapi Anda tidak menyadari bahwa saya ada di dalam Anda semua. Jika Anda saling menjaga maka hal ini sama seperti menjaga saya. Saya hanya butuh sedikit perhatian. Saya tidak membutuhkan Anda semua untuk menjaga saya. Anda menabrak saya, Anda membanjiri saya dengan cinta dan perhatian, sementara saudara dan saudari yang lain berdiri saja dan tak seorang pun mempedulikan mereka. Mereka adalah saya juga! Sayalah yang Anda tinggalkan atau tidak dijaga. Karena saya merasakan perasaan orang itu. Anda tidak merasakannya, tetapi saya merasa. Jadi jika Anda tidak menjaga mereka, artinya Anda mengganggu saya. Saya mengetahuinya, dan saya juga merasa terganggu.

Djaka Tolos:. Apakah Anda berkata bahwa inisiasi adalah saat Anda memberkahi orang, dan hal ini membukakan mereka kemungkinan-kemungkinan baru?

Wong Edan Bagu:. Sebenarnya, kita adalah makhluk yang termulia di alam semesta, kita semua. Kita datang dari sumber yang teragung. Oleh karena itu, kita harus menjadi yang teragung. Kita tidaklah mungkin berasal dari pepohonan, batu karang, atau apapun yang pernah kita pikirkan. Jadi, proses inisiasi adalah sangat seketika dan mengguncangkan kita untuk kembali ke posisi tertinggi yang telah kita lupakan begitu lama, karena kita terlalu sibuk dengan kegiatan duniawi setiap hari.

Djaka Tolos:. Jika seseorang diinisiasi oleh Anda, apakah akan menjadi putra Anda selamanya? Apakah pekerjaan seorang putra?

Wong Edan Bagu:. Pekerjaan seorang putra adalah menjadi Guru, sehingga Anda tidak perlu menjadi putra saya selamanya. Anda bahkan tidak perlu menjadi putra saya karena Anda sebenarnya adalah Guru, hanya karena Anda tidak mengetahuinya. Jadi saya memberi tahu Anda bagaimana mengenali Diri Anda sendiri lagi, itu saja.

Djaka Tolos:. Apakah Anda mempertimbangkan untuk menginisiasi seorang yang sudah diinisiasi oleh Guru lain?

Wong Edan Bagu:. Ya, tetapi hanya jika orang itu benar-benar percaya bahwa saya lebih mampu membawanya ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih cepat. Kalau tidak, lebih baik untuk mempertahankan Gurunya sendiri, jika mereka masih merasa sangat terikat, dan lebih yakin kepada Guru tersebut. Jika Anda percaya bahwa Guru Anda sudah yang terbaik, maka jangan berganti. Jika Anda masih ragu, dan jika Anda tetap belum mendapatkan Cahaya dan Suara yang telah saya singgung, maka Anda harus mencoba. Karena Cahaya dan Suara adalah standar ukuran untuk Guru Sejati. Siapa pun yang tidak mampu memberi Anda Cahaya dan Suara seketika, bukanlah Guru Sejati, maafkan saya. Jalan menuju Surga dilengkapi dengan Cahaya dan Suara. Persis seperti jika Anda menyelam di laut, Anda harus dilengkapi dengan masker oksigen dan sebagainya. Ada banyak perlengkapan untuk kegunaan yang berbeda-beda. Karena itu mengapa Anda lihat orang-orang Suci dengan cahaya di sekitar kepala mereka. Itulah Cahaya.

Djaka Tolos:. Bagaimana para putra-putra berlatih metode Anda?

Wong Edan Bagu:. Saat anak-anak berusia enam tahun, jika mereka mempunyai kedua orang tua yang telah diinisiasi, mereka bisa diinisiasi setengah. Saat mereka dua belas tahun, jika mereka memiliki orang tua yang juga berlatih, mereka bisa diinisiasi penuh. Jika orang tua mereka tidak diinisiasi, mereka harus menunggu hingga mereka berusia enam belas tahun… He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu Saudara-saudariku…. Semoga Bermanfa’at dan Berkah ya…
Ttd: Wong Edan BaGu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s