(NYATA dan PENTING Tolong DiBaca Agar Anda Tidak Terjebak):


Cara Dzat Maha Suci, menarik saya, supaya tidak pernah perpisah dengan-Nya:
(NYATA dan PENTING Tolong DiBaca Agar Anda Tidak Terjebak):
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Prigen Pasuruan Jatim. Hari Minggu . Tgl 26 Maret 2017

Awalnya saya tidak percaya dan saya mengira, bahwa orang hebat itu, pasti memiliki ke hati-hatian dalam segala halnya, dimanapun dia berada, serta tidak memiliki sipat pecundang dan sikap pengecut. Kalau istilah jawanya. Toto. Titi. Surti ngati-ati di dalam lampah lelaku Eling lan Waspodo. Kenyata’annya tidaklah demikian.

Ternyata’anya;
Tidak semua orang hebat itu, memiliki kehati-hatian dan Toto. Titi. Surti ngati-ati di dalam lampah lelaku Eling lan Waspodo. Teka-teki ini, jawabannya saya dapatkan di internet.

Ada banyak orang hebat yang, berteman dengan saya, baik itu di facebook maupun yang mengikuti saya di google atau membaca artikel saya di blog atau wordpress, yang kurang berhati-hati, bahkan tidak teliti membaca tulisan saya, yang merupakan bentuk perkataan saya.
Ada yang baru membaca satu dua kata saja, mereka sudah menilai dan menyimpulkan, bahkan ada yang baru membaca judulnya, mereka sudah berkomentar menilai dan menyimpulkan ini dan itu, tentang saya yang menulisnya.

Akibatnya, yang muncul adalah EGO-nya, yang terucap dalam wujud tulisan itu, dan efeknya, sipat pecundang dan sikap pengecut-pun, menguasai status hebatnya, lalu menjatuhkan harga dirinya sendiri,broktak, iri, dengki, hasut, fitnah, mendebat, meremehkan, bahkan menghina dan anggapan-anggap miringpun bermunculan menguasai jiwa-sukmanya dll. Sehingganya, kebijaksaan rasa toleransi dan kehati-hatian, yang seharusnyaa di miliki oleh seorang yang hebat, tumbang, bahkan sirna lenyap termakan egonya, lalu berganti menjadi pecundang dan pengecut serta khianat.

Andai saja, mereka tetili dan hati-hati, mau mengambil tahu detail jelasnya kronologi biografi saya, sebelum berkomentar menilai dan menyimpulkan, mereka pasti tahu, kalau saya itu, seorang pembimbing yang sedang aktif membimbing, bukan anak kemaren sore yang sedang mencari-cari jatidirinya, bukan abg ingusan yang sedang berjuang mencari pembenaran, bukan anak muda yang sedang menelusuri pembelajaran, melainkan manusia yang awalnya bejat, penjelajah gila, petualang konyol, yang pernah troktour keliling ke seluruh penjuru dunia, sehingga sudah teramat kenyang makan asinnya garam, bahkan pahitnya empedu dan bahayanya racun, yang lalu bertaubat-insyaf, dengan semua dan segala pengorbanan yang tidak sepele dan remeh, demi taubatnya itu.

Karena pengertian dan pemahamannya itu, mereka pasti bijaksana menilai dan menyimpulkan mengenai saya dan tentang saya. Mereka pasti tidak akan tega, tidak akan sampai hati, menuduh saya itu ini dll. Mereka tidak akan sampai hati dan tega, menyerang saya dengan berbagai macam cara yang kejam dan keji, karena selain tidak ada manfaatnya dan sia-sia saja, sekalipun saya berhasil di matikan dan dijatuhkan, juga jatidirinya sendiri sebagai orang hebat-pun, akan menjadi sangat remeh dan lebih remeh, di banding anggapan mereka yang di tujukan kepada saya.

Namun…
Karena tidak ada kehati-hatiannya, mereka jadi tidak tahu, justru malah merasa tertantang, merasa perlu harus memusuhi saya, bahkan menyingkirkan saya. Akibatnya, tidak terima senang, malah semakin jadi, membenci, mencemoh, menfitnah dengan berbagai cara, paling halus, berusaha mencari-cari titik kelemahan kesalahan saya, untuk dibukan di tengah-tengah umum, bahkan ada yang berusaha mencelakai saya dari jarak jauh, menyerang dengan menggunakan ilmu-ilmu ghaibnya, seperti santet atau braja teluh dll.

Di hampir setiap malam, bahkan waktu dan di hari siang bolong pun, saya di hujani dengan serangan-serang dari merekan yang tidak berprikemanusia’an sama sekali, entah itu saya sedang mengendarai motor atau duduk atau bersamadi. Hal ini, saya alami disetiap saatnya, dari mereka yang sangat-sangat saya cintai, saya kasihi, saya sayangi dan saya hormati.

Karena saya tahu benar, bahwa; Tidak selembar daunpun yang jatuh kebumi ini, tanpa kehendak Dzat Maha Suci, dan setiap kehendak Dzat Maha Suci, itulah yang benar dan terjadi, saya tidak bisa berbuat apa-apa, selain menerapkan Wahyu Panca Ghaib dengan menggunakan Wahyu Panca Laku.

Coba Anda renungkan, seandainya laku saya bolong, sedetik saja,,,, entahlah, saya tidak bisa berkata, namun yang jelas, semakin saya mengalami hal-hal itu, semakin tidak ada jarak antara aku dan gustiku, karena jauh, berati celaka.

Tidak berhenti sampai disitu saja. Ada banyak situs di internet yang menggunakan Nama dan Photo saya. Mereka beriklan dan berprosi sesuka merekan. Ada situs webseit Dukuh Ahli Togel. Ada situs webseit Dukuh Pesugihan. Ada situs webseit Paranormal Sakti dan Hebat Ahli Pelet-Pengasihan. Ada situs webseit Penyedia layanan seks Pasutri. Sampai Forum Seks pun ada, dan semuanya itu, menggunakan nama saya dan photo saya. Salah satunya link tautan ini; http://dukunpelethandalterpercayaindonesia.blogspot.co.id/…

Klik saja link tautan itu kalau tidak percaya. Link tautan yang saya tulisankan diatas itu, adalah salah satu webseit terkonyol yang sudah saya telusuri, karena di webseit itu, menyediakan atau melayani jasa bantuan. Tentang; Ilmu pelet, santet, menggugurkan kandungan alias aborsi, pesugihan, tuyul, seks, dan entah apa lagi, pokok-nya konyol banget, saya, yang merasa memiliki nama dan photo yang di gunakan di webseit itu, namun merasa tidak memiliki webseit itu. Terbelalak, merinding, menangis, sedih, perih, marah dan semua ketidak enak’an, bercampur aduk menjadi satu tidak karuan.

Lagi-lagi…
Karena saya tahu benar, bahwa; Tidak selembar daunpun yang jatuh kebumi ini, tanpa kehendak Dzat Maha Suci, dan setiap kehendak Dzat Maha Suci, itulah yang benar dan terjadi, saya tidak bisa berbuat apa-apa, selain menerapkan Wahyu Panca Ghaib dengan menggunakan Wahyu Panca Laku.

Namun sebagai manusia hidup yang berWahyu Panca Ghaib dan menjalankannya dengan menggunakan Wahyu Panca Laku, saya merasa tidak ada salahnya, untuk mengingatkan Anda. Supaya tidak menjadi Korban penipuan mereka, yang sedang menjual Nama dan Photo saya di internet.

Begitulah cara Dzat Maha Suci, menarik saya, supaya tidak pernah perpisah dengan-Nya. I love you, full,,, untukmu sekalian yang telah berhasil membantu saya, untuk tidak pernah berpisah dengan Dzat Maha Suci-ku, dan untuk Para Kadhang Anom didikan saya dimanapun berada, ambilah hikmah dari Cara Dzat Maha Suci menarik saya, untuk tidak pernah berpisah dengan-Nya ini.

Lalu bagaimana caranya Pak WEB…?!
Untuk mengetahui itu situs webseit milik Pak WEB atau Bukan…?!
Sebenarnya mudah dan gampang. Caranya; Lihat Profilnya-Alamatnya. Atau iklannya. Nomer Telephon yang dicantumkan, nomer telephon milik saya apa bukan: Dan Ini Nomer Telephon Milik Saya: Nomer Telephon Khusus untuk Melayani Keluarga; 0819-4610-8666. Nomer Telephon Khusus Melayani Umum; 0858-6179-9966. Nomer Telephon Khusus Perbankan; 0821-8735-7432. Dan saya tidak pernah ganti-ganti nomer atau memiliki Nomer telephon lain, selain nomer telephon tersebut.

Contoh missal seperti Situs webseit ini; http://dukunpelethandalterpercayaindonesia.blogspot.co.id/…
Alamatnya seperti ini;
Ki Djaka Tolos
Alamat. Jl Koptu Ruswandi. No 127. Purwoharjo.
Kec. Tegaldlimo. Kab. Banyuwangi Jawa Timur.
Telephon; 0812-1003-3737.

Nomer telephonnya tidak sama dengan nomer telephon milik saya kan…
Jadi,,, walaupun Naman dan Photonya milik saya, jika bukan nomer telephon saya yang sudah saya tulis diatas yang dicantumkan. Ingat…!!! Itu bukan miliki saya, itu bukan saya, kalau Anda sampai tertipu dan menjadi korban penipuannya. Maaf-kan… Saya tidak mau tahu dan tidak bertanggung jawab jenis dan model apapun. Karena itu kesalahan Anda sendiri.

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

 

Prinsip Spiritual Wong Edan Bagu:


Prinsip Spiritual Wong Edan Bagu:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah
Pasundan
Prigen Pasuruan Jatim. Hari Sabtu Wage. Tgl 25 Maret 2017

Wong Edan Bagu.2

Sebagai manusia hidup yang ber-Wahyu Panca Ghaib, aku mengakui semua ajaran dan aliran apapun itu nama sebutannya, itu adalah baik dan benar, aku juga mengakui adat istiadat, sejarah dan suku bangsa serta negara dan tethek benget didalamnya.

Sebab bagiku, tidak selembar daunpun yang jatuh ke bumi ini, tanpa kehendak Dzat Maha Suci, dan setiap kehendak Dzat Maha Suci itu yang terbaik dan benar akan terjadi.

Karena Dzat Maha Suci itu Esa/Tunggal, dan tidak beranak dan di peranakan, maka bagiku, baik buruk atau salah dan benar itu, berasal dari satu titik sumber, yaitu Dzat Maha Suci, sebab kalau tidak bertitik sumber satu, yaitu Dzat Maha Suci, berati Dzat Maha Suci tidak Esa/Tunggal, melaikan dua titik sumber penguasa, yaitu penguasa baik/benar dan penguasa buruk/salah.

Sebagai manusia hidup yang ber-Wahyu Panca Laku/IMAN. AKU akan menjadi diri pribadiku sendiri, aku akan mengatur dan menentukan hidup matiku sendiri, aku tidak akan meniru siapapun dan apapun.

Sebagai hamba….
Aku tidak akan menjadi dan meniru Dzat Maha Suci, walau Dia adalah Maha Segalanya, sebab, selain aku ini bukan Dzat Maha Suci, aku tidak akan mampu dan tidak akan bisa menjadi Dzat Maha Suci dan menirunya, karena aku adalah hamba.

Sebagai Umat…
Aku juga tidak akan menjadi dan meniru Nabi-Nabi-ku, karena selain aku ini bukan nabi, aku adalah diri pribadiki sendiri, yang memiliki laku sendiri yang aku tanggung sendiri dan harus aku selesaikan sendiri hingga sempurna.

Sebagai Putero Romo….
Aku tidak akan menjadi dan meniru Romo M. Semono Sastrohadijoyo, sebab, selain Aku ini bukan Romo M. Semono Sastrodajoyo, aku tidak akan mampu dan tidak akan bisa menjadi Romo M. Semono Sastrohadijoyo dan menirunya, sebab aku bukan Romo M. Semono Sastrohadijoyo, dan aku punya laku sendiri, yang aku tanggung sendiri dan harus aku selesaikan sendiri hingga sempurna.

Sebagai murid atau santri atau kadhang anom…
Aku tidak akan menjadi dan meniru. Guru-ku. Kiyai-ku. Kadhang Sepuh-ku, sebab, selain aku bukan Guru-ku. Kiyai-ku. Kadhang sepuh-ku, aku tidak akan bisa menjadi guruku, kiyaiku, kadhang sepuhku dan menirunya, karena Aku adalah Aku. Bukan Dzat Maha Suci-ku. Bukan Guru-ku. Bukan Kiyai-ku. Bukan Kadhang sepuh-ku. Melainkan diri pribadi-ku sendiri, yang punya tanggung jawab laku sendiri, yang harus aku selesaikan sendiri hingga Sempurna oleh-ku sendiri, bukan oleh dan karena siapapun dan apapun.

Maafkan Aku Ya Dzat Maha Suci…
Maafkan Aku Ya Nabi-Nabi…
Maafkan Aku Ya Romo M. Semono Sastrohadijoyo…
Maafkan Aku Ya Guru… Ya Kiyai… Ya Kadhang sepuh…

Sungguh Maafka Aku, karena Aku tidak bisa menjadi-mu semua dan menirumu semua. Karena sungguh Aku tidak sanggup menjadi dan menirumu, sekalipun murka dan kutukmu kau hujankan kepadaku. Aku tetap akan menjadi diri pribadi sejatiku sendiri, sejak awal hingga akhir nanti. Sesuai Hyang Dzat Maha Suci Hidup Firmankan bagiku.

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

Intropeksi Laku Spiritual WEB:


Intropeksi Laku Spiritual WEB:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah
Pasundan
Prigen Pasuruan Jatim. Hari Kemis Pahing. Tgl 23 Maret 2017

Tak kala aku duduk bersilah, mengheningkan cipta dan karsa, menutup semua panca indera, membuka qalbu billaahir rabb. Manembah kepada yang manembah.

Ciptaku berkata;
WEB… Waktuku banyak tersita di internet. Kemurnianku juga sering ternoda oleh internet. Bagaimans tidak, aku lebih sering otak atik laptop dan hp, menulis hasil laku untuk di bagikan di internet, ketimbang menata tubuh untuk manembah. Bagamana yidak, aku sering terpengaruh bahkan tertarik pada suatu hal yang aku saksikan di internet.

Karsaku berkata;
Tidak… Aku bisa membagi laku dengan adil dan bijaksana, karena manembah itu, tidak hanya bisa di lakukan dengan menata tubuh saja. Dan yang di sebut noda itu, kan suatu hal yang tidak ada Dzat Maha Suci di dalamnya, jangankan hanya tertarik atau terpengaruh, marah atau jengkel itu, lo, kalau bersama atau ada Dzat Maha Suci di dalamnya, bukan lah noda.

Aku bisa manembah sambil apapun, sambil otak atik laptop dan hp, sambil makan minum, sambil jalan, sambil mandi, bahkan aku bisa, manembah sambil tidur. Aku juga bisa menempatkan dan menyertakan Dzat Maha Suci di apapun dan dimanapun.

Ciptaku berkata lagi;
WEB… Bukankah secara langsung itu jauh lebih baik dan lebih pasti, lalu untuk apa aku menggunakan sarana itu dan ini, kalau secara langsung itu lebih baik dan pasti.

Karsaku berkata juga;
WEB… Bukankah sebagian besar, para kadhangku itu adalah orang yang susah ekonomi dan sulit mahterinya.
Lagi pula, aku kan sudah tua dan renta, walau wujudnya terlihat seperti masih ABG.

Karsaku berkata lagi;
Aku pasti tidak akan mampu sepenuhnya, jika menggunakan cara secara langsung, tubuh rentaku tidak akan mampu bertahan lama, kalau tiada hentinya keliling mendatangi para kadhang satu persatu, yang jarak tempuhnya tidaklah dekat, bahkan ada yang diluar jawa.

Karsaku berkata lagi;
Para kadhangku pasti akan mengalami kesulitan, jika harus secara langsung tanpa menggunakan sarana itu dan ini. Kalau waktunya ada, sarananya tidak ada, kalau sarananya ada, waktunya tidak ada, kalau waktunya ada, sarananya ada, sikonnya tidak mendukung, begitu dan selalu terus begitu, kasihkan kan,,,, padahal mereka benar-benar ingin belajar. Ingin mengeri, ingin paham, bahkan ingin bisa sendiri dan tahu sendiri bukan katanya.

Ciptaku bertanya;
Lantas apa keuntunganku dengan menggunakan Sarana Buku dan Internet…?! Toh aku tetap harus menghadapi tantangan dan rintangan yang sungguh teramat sangat itu.

Karsaku menjawab;
Kalau mau bicara untung, dengan menggunakan Sarana itu, aku jadi bisa istirahat, walau hanya sekejap saja, tidak terus terusan keliling mengendarai motor setiap waktu, mengunjungi para kadhang yang mau belajar, jadi,,,, tidak terlalu capek.

Karsaku menjawab lagi;
Dengan menggunakan sarana itu, para kadhangku, yang mengalami kendala untuk menemuiku secara langsung, khususnya yang berada jauh di luar jawa bahkan luar negeri, tetap bisa belajar tanpa harus menghadapi masalah waktu, uang dan sikon untuk bisa bertemu secara langsung.

Perasaanku, ikut ambil kesempatan untuk ikut berkata;
Tapi tidak semua kadhangku bisa memiliki buku itu kan…?! Tapi tidak semua kadhangmu bisa tetili nyimak wejanganku di internet.

Buktinya,,,, ada banyak yang ragu bahkan merasa berat dalam pertimbangannya, untuk membeli buku itu.

Buktinya,,, ada banyak yang hanya sepintas lalu melihat tulisan wejanganku di internet, la itu, yang comentarnya tidak nyambung, yang menganggapku sombong, pamer, kemingsun dll, itu kan karena mereka tidak mau membaca dengan teliti apa yang aku tulis, sehingnya mereka gagal paham.

Rasaku ikut angkat bicara juga;
Kalau soal buku, misal ragu tentang uang untuk membeli bukunya, kan ada pilihan gratis, yaitu menemui srcara langsung. Kalau soal tulisan wejangan di internet. Itu faktor pilihan, maksudnya, kalau memang si orang itu benar-benar mau belajar, pasti jeli dan telitilah…

KESIMPULANNYA; Semua itu berasal dari Dzat Maha Suci, milik dan Dzat Maha Suci dan akan kembali hanya kepada Dzat Maha Suci. Kita ini, hanya sekedar beribadah, ngobah polahke kersaning Gusti. Jadi… Terserah Gusti lah. Yang penting kita sudah berWahyu Panca Laku. La,,, kalau sudah berWahyu Panca Laku, ya suka-suka Gusti to. Kan Sudah berWahyu Panca Laku. Hehe….

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

Proses Perjalanan Laku Spiritual:


Proses Perjalanan Laku Spiritual:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah
Pasundan
Madiun. Hari Senin Wage. Tgl 20 Maret 2017

Para Sedulur dan Para Kadhang kinasihku sekalian…
Seorang Petani biasa, untuk bisa mendapatkan Minyak Goreng yang asli dan murni serta alami, yang diyakini dan dipercaya memiliki guna multifungsi, dia harus menanam pohon kelapa mulai dari tunas hingga berdaun subur dan berpohon kokoh serta lahan yang strategis, setelah menanam, dia harus merawatnya pula, dan mununggunya selama bertahun tahun hingga berbuah.

Setelah berbuah, dia masih tetap harus menunggu hingga buah kelapa itu menua dan mengering, walau terkadang, harus tergoda untuk meminum air segar kelapa yang masih muda. Setelah buahnya menua dan mengering, dia masih berjuang lagi, memanjat pohonnya yang tinggi menjulang, agar bisa memetik buahnya.

Setelah itu, masih harus berjuang lagi, menyrumbar kulit luar, kemudian kulut dalamnya yang terkenal ulet dan keras, lalu berjuang lagi, untuk memarut isi kelapa dan memeras santannya, lalu di benam, agar antara santan dan minyaknya, bisa terpisah, lalu merebusnya selama berjam-jam, sampai santannya mengering, dan memunculkan minyaknya, itupun masih gambling, jika tepat prosesnya, bisa memperoleh minyak, kalau tidak, walau santannya di rebus sampai gosong, belum tentu mengeluarkan minyak.

Jika keberuntungan berpihak kepadanya, alias berhasil memperoleh minyak, sang petani harus tetap bersabar menunggu sampai minya tersebut, menjadi dingin, setelah dingin, baru minyak itu di saring, agar terpisah dari aspasnya.

Setelah itu, si minyak yang hanya bisa di peroleh oleh seorang petani biasa ini, dengan proses yang sangat luar biasa itu, baru bisa siap di gunakan dengan seribu macam manfaatnya, untuk minyak rambut, untuk menggoreng lauk pauk, memasak sayur mayur, obat, jamu, bahkan digunakan untuk sarana mengisi kekuatan mistik pada benda-benda pusakan.

Itulah gambaran Proses Laku Spiritual, yang dapat saya ceritakan sesuai pengalaman saya, bahwasannya, yang nama proses laku spiritual itu, tidaklah gampang, tidaklah mudah dan sepele, meski begitu, tidak satupun yang bisa menjamin berhasil, sebab, bergantung pada kehendak Tuhan, jika Tuhan berkehendak mengijinkan, berhasilah si pelaku, namun kalau Tuhan tidak berkehendak mengijinkan. Hanya kemustahilan yang akan didapatkan.

Namun dengan Wahyu Panca Ghaib, yang di Praktekan dengan menggunakan Wahyu Panca Laku. Anda akan saya bimbing, dengan sangat mudah, tidak perlu pakai rumit seperti yang saya gambarkan diatas, dan saya jamin Pasti BISA. Apapun tujuan Anda.

Tidak ada istilah gagal, tidak perlu puasa, tidak perlu ube rampe dan ritual neko-neko, (macem-macem). Tidak perlu meninggalkan keluarga dan orang-orang yang disayangi, tidak perlu keliling jadi musyafir, tidak perlu meninggalkan pekerjaan, tidak perlu ganti keyakinan atau agama, tidak perlu gonta ganti guru, karena gurunya adalah diri- Anda sendiri.

Cukup mudah. Datang temui saya secara langsung. Di alamat yang selalu saya kabarkan di internet. Gratis tanpa syarat apapun.

Atau, bagi yang belum bisa menemui saya secara langsung, dikarenakan suatu hal, tinggal pesan dan beli Buku-nya, melalui sms atau WA yang tercantum di hampir setiap Artikel daya. Seharga Rp. 550.000, sudah termasuk ongkos kirimnya untuk wilayah pulau jawa.

Lalu menghapal kalimat-kalimat yang digunakan disaat praktek, sambil membaca tata caranya, lalu praktekan sesuai yang saya bimbingkan dalam buku, jika ada waktu, baca ilmu pengertian yang tertulis didalam bukunya, agar mengerti dan paham detailnya, apa itu Wahyu Panca Ghaib dan apa itu Wahyu Panca Laku.

Ingat…!!!
Memiliku Buku Kunci The Power, berati Anda harus rajin dan teliti membacanya dengan Penghayatan. Kalau malas membaca, hanya sepintas lalu saja, walaupun jelas dan saya menyisipkan intisaripati pelajarannya di dalam buku Kunci The Power. Anda tidak akan mengerti dan paham, apa lagi tahu, apa yang menjadi intisaripatinya.

Jadi… Kesimpulannya. Jika belum bisa menemui saya secara langsung, dan memilih Membeli Buku Bimbingan Laku Spiritual Kunci The Power. Anda harus teliti dan jeli membacanya dengan Penghayatan. Saya jamin BISA.

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com