ILMU LADUNI DAN KESUKSESAN DUNIA YANG BERKAH:

ILMU LADUNI DAN KESUKSESAN DUNIA YANG BERKAH:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Brebes. Jumat legi tgl 11-07-2014

Ilmu laduni, adalah ilmu wejangan yang di peroleh dari guru sejati (Hidup), yang di miliki oleh setiap diri pribadi-pribadi manusia, yang mau laku olah rasa, sudi menggali diri dan mempelajari diri pribadi agar mengenali diri sendiri, karena jika kita telah mengenali diri sendiri, maka kita akan mengetahui, siapa kita, bagaimana kita, dan untuk apa kita, ada di dunia ini. Seperti yang di firmankan Tuhan. Untuk mengetahui diri sendiri, tentu kita sudah tau, tidaklah mudah, karena bahasa umum sudah mengatakannya dengan amat jelas, hanya orang lain yang bisa mengetahui sipat dan sikap kita, kebaikan kita, keburukan kita, kelebihan dan kekurangan kitapun, hanya dapat di ketahui oleh orang lain. Cermin diri kita, untuk mengetahui diri kita adalah orang lain. Sementara kita memiliki ego atas diri orang lain. Ini letak tidak mudahnya. Kita hanya bisa merasakan kebenaran dari semuanya itu.

Dan dengan pengertia ini, sudah amat sangat jelas pula, diartikan, bahwa yang sejatinya, adalah rasa, dan rasa itu ada di dalam diri kita, sekujur tubuh kita, jika kita mengenal dan mengetahui serta mengerti rasa yang meliputi seluruh tubuh kita, artinya, kita akan bisa tau dari seluruh kebenaran tersebut. Tanpa orang lain, guru sejati kita, akan memberi tau dan mengatakannya dengan wejangan-wejangan tingga keTuhanan tanpa menggunakan katanya, semuanya serba nyata, bukan hanya sekedar itu … kita bisa tau sajeroning winarah, kita akan memperoleh ilmu laduni. Ilmu jaya kawijayan tanpa berguru dan belajar, kepada manusia manapun., karena apapun yang kita kehendaki, akan tertuntun dan terayomi oleh guru sejati (Hidup) kita, yang memiliki kuasa atas diri pribadi kita sepenuhnya. Al-hasil… kita tinggal pilih mau yang mana dan yang bagaimana…?! akan di iyakan oleh guru sejati kita (Hidup) Soal duniawi..?!… Heeeemmmm… Edan Tenan.

Siapa orangnya sih,,, yang tidak ingin kaya raya. Memiliki pekerja’an tetap, penghasilan memadai. Pemasukan lancar dan pengeluaranpun tidak merugikan. Punya rumah mewah pless isi rumahnya yang serba canggih dan moderen. Punya kendaran pribadi yang layak, punya usaha mendunia. Ingin apa saja bisa terlaksana, mau apa saja bisa tercapai. Jika ada seorang lelaki bisa berfasilitas seperti diatas. Maka, wanita mana yang tidak akan berlomba untuk memilikinya..? begitupun sebaliknya, jika ada seorang wanita bisa berfasilitas seperti diatas. Maka, lelaki mana yang tidak akan berlomba untuk menggaetnya..? He he he Edan tenan.

INGIN KAYA RAYA..? ATAU INGIN KEHORMATAN..? ATAU INGIN SAKTI..?
Mau tau caranya dan bagaimana melakukannya?
Ikuti penjelasan dibawah ini, lalu pelajari, dan lakukan dengan kesadaran iman. Pasti bisa…!!!

Caranya tidak ribet, tidak pakai puasa atau tirakat apa lagi bertapa. Gratis lagi. Cukup dengan cara berTuhan sesuai iman keyakinan kita dan mengikuti semua ajaran syare’at dan hakekatnya. Lalu praktekan Cara di bawah ini dengan iman kesadaran kita, agar tau sendiri buktinya, bukan katanya saya.

Langkah awal;
Sediakan Tempat atau Ruangan kusus, yang sekiranya tidak ada gangguan apapun, sehingganya, dikala kita duduk nantinya, kita bisa Nyaman Aman dan Rileks, tidak terganggu atau mengganggu siapapun dan apapun.

Langkah kedua;
Sediakan waktu tepat jam 00.00 tengah malam. Setelah semuanya telah siap, duduklah bersilah, dilantai bisa, di kursi bisa di atas alas bantal atau tikar atau apa saja boleh, yang penting kita bisa nyaman dan enak dalam duduk… Setelah duduk,,, lalu tarik napas panjang dan dalam, dan ucapkan dalam hati…

”GUSTI… kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman uga kasembadan, hagni suci sucekna kamulyan ingsun, mulyakna kasucen ingsun, urupna uriping kawicaksanan ingsun.
Keparenga kula caos bekti, lepat kekiranganipun nyuwun pangapura.”

Lalu,,, keluarkan napas panjang dan dalam sambil Konsentrasi ke niyat kita dalam hati, yaitu tentang apa yang kita inginkan, Harta? Tahta? Wanita? Atau Ilmu Kesaktian? dan ucapkan dalam hati… Dengan tegas.

“GUSTI… kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan kekarepan kula, sageta kelaksanan kanti teguh rahayu selamet”

Langkah ketiga;
Lalu duduklah dengan rileks dan santai. Bebaskan dan netralkan semua panca indera. Lalu, pertemukanlah kedua telapak tangan kanan dan kiri dan Letak antara jari2 tangan kanan dan kiri dengan sejajar dan bertepatan….lalu letakan telapak tangan yang telah di pertemukan tadi. Sperti yang nampak pada gambar saya, yang bertuliskan KUNCI. Ibu jari. Berada tepat di bawah lubang hidung. Jari telunjuk. Berada tepat di antara kening kedua alis……siku/sikut tangan…lurus sejajar dengan pundak kanan dan kiri…….posisi tubuh. Harus lurus tegak.. lalu dalam hati, bacalah Kunci 7.x

KUNCI:
“Gusti Ingkang Maha Suci. Kula nyuwun pangapura dumateng Gusti Ingkang Maha Suci. Sirolah Datolah Sipatolah. Kula Sejatining Satria/Wanita (Satria untuk lelaki dan wanita untuk perempuan). Nyuwun wicaksana nyuwun panguwasa. Kangge tumindake Satria/wanita Sejati. Kula nyuwun kangge hanyirna’ake tumindak ingkang luput.”….7X.

Lalu turunkan tangan tepat ke tengan dada. Kondisi telapak tangan jangan sampai berubah. Letakan. Ruas ibu jarinya tepat di tengah lekukan dada….di antara payudara. Posisi tubuh masih tetap tegak. Sperti yang nampak pada gambar saya, yang bertuliskan PAWELING. Lalu bacalah Paweling 3.x

PAWELING:
“Siji-siji Loro-loro Telu-telonana,
Siji sekti loro dadi telu pandita,
Siji wahayu loro grat’trahina telu rejeki .” 3.x

Lalu heningkan cipta untuk beberapa sa’at lamanya. Minimal 15 menit…

Lalu tariklah tangan kiri ke samping pinggang sebelah kiri……dengan ibu jari menyentuh ujung tulang rusuk paling bawah. Dan jari telunjuk menempel tepat dipuser perut.. posisi tubuh masih tetap tegak dan telapak tangan kanan, masih dalam posisi semula, yaitu di tengan dada. Sperti yang nampak pada gambar saya, yang bertuliskan Mijil. Lalu bacalah mijil 1x.

MIJIL:
“….. (Asma Sejati) Jeneng sira mijila. Panjenengan ingsung kagungan karsa. Arsa nata, nata’ake lan alenggahake sekabehing. Pusaka – pusaka pribadi sejati. Busana – busana pribadi sejati lan. Sabda – sabda pribadi sejati. Paringane kanjeng Rama sejati. Maring badan pribadi sejati. Reksanen murih kelaksanan di pada tumata. Mapan lenggah kanti setata becik. Di tampa ngurbani badan pribadi sejati. Kawibawane arsa ingsun agemi. Kangge lakune badan pribadi sejati. Ing sadina-dina. Murih katekan sediyane. Kanti teguh rahayu selamet”… 1x

Lalu bersamadi/meditasi,,, Mencari Rasa hingga ketemu klimaxnya/plongnya.
Inti dari meditasi/samadinya adalah; kita harus mengingat semua proses meditasinya dengan sabar dan sadar, sejak awal hingga akhirnya selesai. Contoh. Missal kita mengalami capek sa’at meditasi tadi. Maka kita harus tau dan hapal. Bagaimana proses datangnya capek tersebut. Datangnya bagaimana, prosesnya bagaimana dan perginya bagaimana. Hal ini harus di perjuangkan dengan tekad keimanan kita. Jangan menyerah apapun yang terjadi, karena disinilah letak penentuannya, jika kita bisa mampu, maka kita akan masuk ke dimensi tenang. Kondisi tenang maksudnya. Tenang anak, nyaman, aman, damai, Klimaxnya… Plong…

Setelah endingnya Rasa tenang, nyaman, aman, damai sudah klimax,,, plong tanpa beban duka dan derita apapun, artinya sudah cukup alias Sudah selesai dan berhasil. Lalu turunkan kedua tangan ke masing-masing posisi yang dalam sikon masih bersilah secara perlahan-lahan, tangan kanan ke lekukan kaki kanan (dengkul) tangan kiri ke lekukan kaki kiri (dengkul)… dengan menikmati rasa plong tersebut. Lalu bacalah Palungguh 3.x

PALUNGGUH:
“….(Asma Sejati) lungguha ingkang prayuga. Ragane arsa tentrem. Sun sangoni basuki. Kalis ing sambikola. Oleha rejeki lumantar saking sangkan parang. Kanti teguh rahayu selamet.”

Bacalah dengan cara; menempelkan telapak tangan kanan ke dada kiri, tepat di bagian yang terdapat ada detak jatungnya. Sperti yang nampak pada gambar saya, yang bertuliskan PALUNGGUH.

Langkah ke empat :
Lakukan dan Jalankan serta Praktekan Cara diatas dengan iman kesadaran Rutin kita, Tiap jam 00:00 tengah malam selamanya. Tanpa henti (Istiqomah), Dan perhatikan semua tidakan yang kita lakukan dalam keseharianya, hadapi semuanya itu, dengan KUNCI. Misalnya mengalami sedih, hadapi sedi itu dengan KUNCI. Misalnya mengalami senang, hadapi senang itu dengan KUNCI. Dan apapun dihadapi dengan KUNCI.

Caranya mengdapi dengan KUNCI, seperti ini;
Contoh misalnya kita sedang sedih karena ada yang nagih hutang, atau dapat kabar buruk, atau kesandung atau apa saja yang menyebabkan sedih, Cepat-cepatlah dalam bathin membaca:

KUNCI:
“Gusti Ingkang Maha Suci. Kula nyuwun pangapura dumateng Gusti Ingkang Maha Suci. Sirolah Datolah Sipatolah. Kula Sejatining Satria/Wanita (Satria untuk lelaki dan wanita untuk perempuan). Nyuwun wicaksana nyuwun panguwasa. Kangge tumindake Satria/wanita Sejati. Kula nyuwun kangge hanyirna’ake tumindak ingkang luput.” Terus dan terus hingga hati kita Plong… seperti hasil Samadi/Meditasi semalam.

Contoh misalnya lagi,kita lagi senang, karena dapat rejeki atau dapat kabar baik, atau bisa itu dan bisa ini, pokoknya apapun yang bisa menyebabkan kita senang, Cepat-cepatlah dalam bathin membaca:

KUNCI:
“Gusti Ingkang Maha Suci. Kula nyuwun pangapura dumateng Gusti Ingkang Maha Suci. Sirolah Datolah Sipatolah. Kula Sejatining Satria/Wanita (Satria untuk lelaki dan wanita untuk perempuan). Nyuwun wicaksana nyuwun panguwasa. Kangge tumindake Satria/wanita Sejati. Kula nyuwun kangge hanyirna’ake tumindak ingkang luput.” Terus dan terus hingga hati kita Plong… seperti hasil Samadi/Meditasi semalam.

Apapun dan semuanya hadapilah dengan cara membaca KUNCI. Hingga plong.
Ana apa-apa KUNCI. Langka apa-apa KUNCI. Karena KUNCI kena kanggo apa bae…
hasilnya bergantung dari seberapa lama kita mampu mempertahankan Rasa plong, hasil dari Meditasi/Samadi yang kita jalankan Setiap malamnya… Datangnya dari berbagai arah dan sarananya sesuai sikon kita… SELESAI.

PERINGATAN:
CARA INI HANYA BERLAKU BAGI YANG SUDAH MEMAHAMI TATA CARA BERSAMADI/MEDITASI. TIDAK BERLAKU BAGI PEMULA, KECUALI DENGAN BIMBINGAN SECARA LANGSUNG;

Silahkan saudara-saudariku membuktikannya sendiri. Biyar mengalami sendiri dan tau sendiri hasilnya, bukan lagi dari katanya saya.
SEMOGA BERMANFA’AT DAN BERKAH. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET. HORMAT SAYA;
Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

3 thoughts on “ILMU LADUNI DAN KESUKSESAN DUNIA YANG BERKAH:

  1. alamat820 mengatakan:

    Rahayuuu Bopooo….upami ing wanci sonten tilem rumiyen,angsal menopo mboten Bopoooo…. Rahayuuu…

  2. nazarua mengatakan:

    Assalaamualaikum…anakanda kurang memahami tentang kunci..boleh ayahanda huraikan…bahasa dari daerah Indonesia kurang mengerti…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s