Sebuah Analogi Kunci Yang Hilang:


Sebuah Analogi Kunci Yang Hilang:
(Kisah Nyata Masa Laluku Yang Terangkat lagi Saat ini):
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Pukul. 15:15. Hari Rabu. Tanggal 3. April 2019.

Dulu…
Tempoe Doeloe….sekali.
Saya pernah terlibat proses lelaku pencarian harga karun peninggalan Bung Karno Sang Legendaris Presiden pertama NKRI.

Dalam prosesnya pencariannya, suatu ketika, saya dan sembilan orang kru saya, terjebak dalam satu ruangan yang terkunci rapat secara otomatis.

Tidak ada jendela, tidak ada ventilasi, dan tidak ada jalan keluar dari ruangan tersebut kecuali melalui pintu yang terkunci rapat secara otomatis itu, yang kunci nya entah dimana tersimpannya, tidak satupun yang mengetahui.

Dan untuk hal tersebut, tentunya jika kami semua ingin keluar dari ruangan yang terkunci itu, kami harus menemukan kunci yang tak tau rimbanya tersebut, dan akhirnya semua orang dalam ruangan tersebut sibuk mencari-cari kunci itu.

Ada yang mencari di pojok kanan, pojok kiri, depan, belakang, bahkan ada yang mencari di kolong bangku, meja, di bawah karpet, di dalam almari, laci, semua mencari.

Ketika semua sedang sibuk mencari, salah satu dari kami, ada yang menemukan sebuah kunci.

Wow…
Selain bersyukur ucapkan terima kasih kepada si penemu, saking senangnya, kami bersujud bahkan bersembah pada seseorang itu atas keberhasilannya menemukan kunci.

Namun…
Sayang seribu kali sayang, kunci yang sudah ditemukan itu, tidak pas dengan lubang pintu ruangan tersebut, walaupun kami sudah bersusah-payah mencari.

Ketika kunci yang ditemukan tidak terpakai, ya,,, kami salin menundukkan kepala karena suka tidak suka, mau tidak mau harus menerima dengan lapang dada, ketika kunci tersebut tidak terpakai.

Ya…
Apa boleh buat kan…???
La memang kunci itu bukan kuncinya pintu ruangan tersebut.

Mau di apakan…!!!
Masa iya harus memaksa menggunakan kunci itu…!!!

Tetapi saya pribadi tidak menyesal atas penemuan kunci itu yang tidak pas itu, karena pikir saya, mungkin setelah ruangan ini, ada ruangan lain yang juga berpintu otomatis, dan mungkin kunci ini akan bermanfaat untuk membuka pintu-pintu yang lain itu, setelah berhasil keluar dari satu ruangan ini.

Hari sudah semakin gelap, tetapi kami belum menemukan kunci yang cocok untuk membuka pintu ruangan brankas tempat kami terkurung, namun tidak ada yang berhenti mencari, semua berusaha menemukan kunci.

Akhirnya, berkat kegigihan kami semua yang ada dalam ruangan tersebut, yang telah mencari tiada henti, saya menemukan kunci yang cocok dan kami semuanya bisa keluar dari ruangan brankas otomatis tersebut.

Semua senang, semua bergembira, semua bahagia.

Hikmah dari uraianya saya di atas adalah;
Sebuah analogi ketika kita dalam sebuah rapat atau musyawarah, tidak peduli ide siapa yang dipakai, tidak peduli siapa yang menemukan, yang terpenting adalah semua bisa merasakan kebaikan dan kebenaran ide yang di peroleh dan digunakan.

Bukan maksud untuk memaksakan ide yang sudah diungkapkan sebelumnya.

Namun, jika ide yang diungkapkan tersebut tidak sesuai, maka mencari ide lain, mecari alternatif lain, adalah sebuah keharusan.

Pikirkan dengan Sadar…!!!
Jika pada kisah di atas, mereka memaksakan menggunakan kunci yang pertama ditemukan, walau kunci tersebut tidak sesuai dengan lubang pintunya, tentu mereka tetap tidak akan bisa keluar atau bahkan menambah masalah baru.

Misal, kunci yang dipaksa digunakan patah dan patahannya tertinggal di dalam lubang pintu.

Tidak masalah bagi orang yang pertama menemukan ide jika idenya tidak digunakan, tidak ada rasa penyesalan, selama ia dapat merasakan kebaikan dan kebenaran ide yang diungkapkan orang lain.

Pada intinya adalah;
Bukan tentang siapa yang menemukan ide tersebut atau ide siapa yang digunakan, akan tetapi, cocokkah ide tersebut dengan apa yang yang sedang terjadi dihadapi.

Di sinalah letak musyawarah, ketika ada dua ide kuat, bukan dicari mana ide yang paling kuat dan bagus serta yang paling banyak memilih.

Akan tetapi dari kedua sisi dicari kebaikan-kebaikan sehingga pada akhirnya, kedua belah pihak mendapatkan satu pemikiran untuk memilih salah satu ide.

Irupun ketika memilih salah satu ide, pertimbanganya tentu bukan siapa yang mengeluarkan ide tersebut, melainkan apakah ide tersebut relevan atau tidak dengan kondisi yang sedang dihadapi, memungkinkan atau tidak untuk diterapkan.

Kesimpulannya;
Yang terPenting adalah APA KUNCINYA, BUKAN SIAPA YANG MENEMUKAN KUNCI-NYA.

Memang tidak mudah untuk menemukan kesamaan dalam kemajemukan, tetapi ketika kita memiliki kunci KELAPANGAN untuk menerima kebaikan dan kebenaran universal, maka keharmonisan dalam sebuah organisasi bahkan NKRI ini, bukan hanya menjadi sebuah impian, melainkan wujud nyata dari kesempurnaan yang nyata pula.

Bukan Mahkota Mayang Kara.
(Lambang Bayangan Semu)
Bukan khayalan maksudnya…!!!

Semuga bermanfaat dan berguna bagi kita semua yang sedang mengalami krisis kesadaran karena panasnya sesuatu yang akan di pilih oleh NKRI di tanggal 17/4/2019 ini.
Ttd; Wong Edan Bagu

Salam Se-Tu-Han Penuh Cinta Kasih Sayang dari dalam Lubuk hati saya WEB yang paling dalam. Selamat🙏Selamat🙏Selamat🙏 Rahayu🙏Rahayu🙏Rahayu🙏Damai🙏Damai🙏 Damai🙏 Tenteram🙏
Saya❤️
Wong Edan Bagu❤️
Ngaturaken Sugeng Rahayu🙏
lir Ing Sambikolo🤝
Amanggih Yuwono🤝
Pinayungan Mring Ingkang Maha Suci🙏
Basuki❤️
Yuwono❤️
Teguh❤️
Rahayu❤️
Slamet❤️🙏❤️
BERKAH SELALU Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom saya yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup🙏Om Shantih Shantih Shantih Om – Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu🙏
Terima Kasih🤝❤️🤝
Terima Kasih🤝❤️🤝
Terima Kasih🤝❤️🤝
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Iklan