Kisah Singkat Misteri Dua Gunung Berapi Yang Super Aktif Mengancam Di Pulau Jawa:


Kisah Singkat Misteri Dua Gunung Berapi Yang Super Aktif Mengancam Di Pulau Jawa:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Jumat. Tanggal 11 Mai 2018.

Para Kadhang dan Para Sedulur Kinasih-ku sekalian, “ketahuilah” Di Tanah Jawa Dwipa yang lebih di kenal dengan sebutan Pulau Jawa tempat tinggalnya seluruh orang Jawa ini, terdapat dua gunung berapi yang super aktif dan tidak bisa di prediksi oleh siapapun dan tidak bisa di tundukan oleh apapun selain Sang Penguasa Jagat Raya.

Kedua gunung berapi yang super aktif ini, tersebut Gunung Merapi Jawa Tengah dan Gunung Kelud Jawa Timur.

Kenapa keduanya tidak bisa di prediksi dengan apapun dan tidak bisa di kuasai oleh apapun…?!

Karena di balik kedua gunung tersebut, tersimpan dendam kesumat antara bangsa jin dan bangsa manusia serta bangsa dewa/malaikat.

KeSatu Gunung Merapi;
Gunung Merapi, di baliknya tersimpan Dendam Ego antara manusia sakti dan dewa/malaikat, “jadi” selama manusia hidup di dunia ini, masih memuja dan mengedepankan Ego, maka selama itu pula, gunung Merapi akan aktif dan membahayakan sekitarnya.

Karena Gunung Merapi adalah Lambang Ego seorang manusia hidup di dunia yang selalu membara.

KeDua Gunung Kelud;
Gunung Kelud, di balik tersimpan Dendam Penghianat Cinta antara bangsa manusia dan bangsa jin, “jadi” selama manusia hidup di dunia ini, masih suka Mempermainkan/Menghianati Cinta, maka selama itulah gunung Kelud akan aktif dan membahayakan sekitarnya.

Karena Gunung Kelud adalah Lambang Cinta yang terhianati.

Dan khusus untuk para Kadhang yang menghawatirkan saya, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas perhatiannya kepada saya, namun jangan Cemas, walapun lembah Oro-oro Ombo Jenggolo Manik, terletak dekat di sisi Utara antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, tapi tidak akan mendapatkan dampak apapun oleh aktifitas gunung Merapi tersebut, termasuk gunung Merbabu sekalipun.

Karena lembah bukit Oro-oro Ombo Jenggolo Manik, adalah pusat pengendali seluruh gunung-gunung berapi yang aktif di tanah Jawa, khususnya Merapi dan Kelud.

Terlepas dari mitos dan legenda serta cerita masyarakat setempat di sekitar kedua gunung tersebut, saya akan membagikan pengetahuan saya tentang kisah kedua gunung tersebut secara singkat.

PerTama Gunung Merapi;
Asal Usul Gunung Merapi
Terlepas dari cerita mistis dan mitos serta legenda dan tingkat keaktifan erupsinya yang tinggi.

Gunung merapi yang berdiri kokoh menjulang tinggi itu, terbentuknya melalui kisah asal usul yang maha pelik.

Asal usul gunung merapi ini, terjadi pada masa dimana pulau Jawa pada saat itu, masih berupa hutan belantara dan belum berpenghuni.

Pada suatu masa, saat dimana Pulau Jawa masih berupa hutan belantara, hanya dihuni binatang buas dan golongan lelembut, para dewa/malaikat di kahyangan tengah bingung memikirkan bagaimana cara membuat pulau ini menjadi seimbang.

Pulau ini pada saat itu lebih condong ke arah barat, karena di barat ada banyak gunung yang menambah beban pulau ini.

Setelah berdiskusi cukup panjang, akhirnya para dewa/malaikat di langit ketujuh itu pun sepakat, untuk meletakan suatu penyeimbang, tepat di tengah-tengah pulau Jawa, agar pulau ini tidak terus menerus miring ke bagian barat.

Mengapa penyeimbang tidak diletakan di bagian timur pulau…?!

Alasannya tak lain dan bukan, karena tidak ada penyeimbang yang bisa dipindahkan ke daerah timur, dengan alasan sangat jauh dan membutuhkan waktu yang lama untuk memindahkannya.

Jadi, satu-satunya penyeimbang yang memungkinkan untuk dipindahkan, adalah gunung yang terletak di Laut Pantai Selatan.

Gunung tinggi yang menjulang indah dengan keasrian yang sangat menawan, Gunung Jamurdwipa namanya.

Gunung Jamurdwipa, adalah gunung asri yang dijaga oleh sepasang kakak beradik, yang berprofesi sebagai pembuat keris (Empu).

Yaitu;
Empu Permadi dan Empu Rama.

Empu Permadi dan Empu Rama, adalah dua empu yang sangat sakti mandraguna, sehari-hari mereka membuat keris dengan tanpa menggunakan alat bantu apapun.

Maksudnya…
Saat membuat keris, mereka hanya membutuhkan perapian dan bahan baja saja, sedangkan untuk pemukul dan lain sebagainya, mereka hanya menggunakan tangan kosong.

Para dewa/malaikat yang berkunjung menemui kedua empu tersebut pun, sampai terkagum akan kesaktian mereka.

Para dewa/malaikat kemudian bertegur sapa dan menyampaikan maksud kedatangannya, mereka meminta kedua empu tersebut, untuk pindah dari tempat itu, karena gunung yang mereka tempati, akan segera dipindahkan.

Gunung yang menjadi asal usul gunung merapi itu, akan dijadikan penyeimbang pulau Jawa agar tidak miring.

Baik empu Permadi maupun empu Rama, keduanya menerima saran dari para dewa/malaikat itu, hanya saja, mereka baru akan pindah setelah pekerjaan mereka membuat keris selesai.

Saat itu, keris sakti yang mereka buat, baru selesai setengahnya, namun, para dewa/malaikat meminta agar kedua kakak beradik itu untuk segera pindah, jika tidak, maka pulau Jawa akan tenggelam, karena penyeimbangnya tak kunjung diberikan.

Para empu pun berujar sama, jika pekerjaannya tak diselesaikan di tempat itu, maka hasilnya akan tercipta sebuah malapetaka bagi manusia di lintas generasi di pulau jawa.

Setelah berunding sangat alot, kedua kubu bersikukuh pada pendiriannya masing-masing.

Sang dewa/malaikat akhirnya mengambil keputusan sepihak, di pindahkanlah gunung Jamurdwipa, meskipun kedua empu masih berada di sana, dan jatuhlah gundukan tanah yang menjadi asal usul gunung merapi itu, tepat di tengah pulau Jawa.

Dengan begitu, daratan di bagian timur, sebagian ada yang tenggelam, dan dasar laut di pulau Jawa bagian barat, ada pula yang menjadi daratan.

Sebagai contoh, Pulau Bali, sebetulnya dulu menyatu dengan Pulau Jawa, hanya saja setelah kejadian itu, keduanya kemudian berpisah.

Setelah kejadian tersebut, kedua empu itu, tak ditemukan rimbanya, karena mereka berdua dan peralatan pembuatan keris, termasuk perapiannya, terjebak di dalam gunung, keris yang setengah jadipun kemudian tertancap di tengah perapian.

Dan pada akhirnya, perapian tersebut, berubah menjadi lahar panas yang letaknya tepat di pusat gunung.

Jika si keris ini tergoyang sedikit saja, maka akan tercipta suatu gempa vulkanik, sedang lahar panas yang dulunya adalah perapian, akan keluar di karenakan tekanan hebat dari kesaktian si keris.

Karena sering menyemburkan lahar api itu, lalu masyarakat yang datang pada ratusan tahun setelah itu, kemudian menamainya sebagai Gunung merapi, yang artinya; Gunung yang berapi-api.

Nah… Para Kadhang dan Para Sedulur Kinasih-ku sekalian, demikianlah kisah singkat asal usul gunung merapi. Dan Semoga dari kisah ini, kita bisa mengambil pelajaran untuk kehidupan kita yang lebih baik, yaitu tanpa adanya ego yang membara bak lahar gunung Merapi.

KeDua Gunung Kelud;
Asal Usul Gunung Merapi
Terlepas dari cerita mistis dan mitos serta legenda dan tingkat keaktifan erupsinya yang tinggi.

Gunung Kelud bukan berasal dari gundukan tanah meninggi secara alami. Seperti Gunung-gunung lainnya, Gunung Kelud terbentuk dari sebuah pengkhianatan cinta seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti mahesa Suro dan Lembu Suro.

Kisahnya seperti ini;
Tersebut Seorang Putri Nan Cantik Jelita Bernama Sanggramawijaya Tunggadewi yang lebih di kenal dalam sejarahnya sebagai Dewi Kilisuci.

Dewi KiliSuci atau Sanggramawijaya Tunggadewi, adalah putri Airlangga, yang menjadi pewaris takhta Kahuripan.

Namun memilih mengundurkan diri sebagai pertapa, bergelar Dewi Kili Suci, bermula dari sinilah, terciptanya Gunung Kelud.

Semasa mudanya Dewi KiliSuci atau Sanggramawijaya Tunggadewi, anak Prabu Jenggolo Manik, yang terkenal kecantikannya itu, dilamar oleh dua orang Raja berkepala kerbau, bernama Mahesasura dan Lembusura.

Namun yang melamar bukan dari bangsa manusia, karena yang satu berkepala lembu bernama Raja Lembu Suro dan satunya lagi berkepala kerbau bernama Mahesa Suro.

Untuk menolak lamaran tersebut, Dewi Kilisuci membuat sayembara yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia biasa, yaitu membuat dua lubang sumur di atas puncak gunung Kelud, yang satu harus berbau amis dan yang satunya harus berbau wangi dan harus selesai dalam satu malam atau sampai ayam berkokok.

Akhirnya dengan kesaktian Mahesa Suro dan Lembu Suro, sayembara tersebut disanggupi. Setelah berkerja semalaman, kedua-duanya menang dalam sayembara.

Tetapi Dewi Kilisuci masih belum mau diperistri, kemudian Dewi Kilisuci mengajukan satu permintaan lagi.

Yakni kedua raja tersebut, harus membuktikan dahulu, bahwa kedua sumur tersebut, benar-benar berbau wangi dan amis, dengan cara mereka berdua harus masuk ke dalam sumur.

Terpedaya oleh rayuan tersebut, keduanyapun masuk ke dalam sumur yang sangat dalam tersebut.

Begitu mereka sudah berada di dalam sumur, lalu Dewi Kilisuci memerintahkan prajurit Jenggala Manik, untuk menimbun keduanya dengan batu, maka matilah Mahesa Suro dan Lembu Suro.

Tetapi sebelum mati, Lembu Suro sempat bersumpah dengan mengatakan;
ÓYoh, wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping, yoiku; Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung.

(Ya, orang Kediri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kediri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan dan Tulungagung menjadi danau).

Nah… Para Kadhang dan Para Sedulur Kinasih-ku sekalian, demikianlah kisah singkat asal usul Gunung kelud. Dan Semoga dari kisah ini, kita bisa mengambil pelajaran untuk kehidupan kita yang lebih baik, yaitu tanpa perhianatan cinta bak lahar Gunung Kelud.

Sehebat – hebatnya kedua gunung berapi yang tidak bisa di prediksi oleh siapa dan di kuasai oleh apapun ini, berada di bawah Kekuasaan Sang Maha Pemilik Alam Semesta.

Buktinya, kedua gunung hebat ini, ada di bawah pengaruh lembah perbukitan rendah dan kecil serta indah, yaitu Lembah Oro-oro Ombo Jenggolo Manik, tempat dimana saya berada dan tinggal menetap saat ini.

Ada apa dengan lembah Oro-oro Ombo Jenggolo Manik…?!

Sebenarnya tidak ada apa-apa, apa-apa itu tidak ada, hanya ada Kedaton ghaib tempat tinggal Sang Prabu Jenggolo Manik berTahta ghaib, Bapak Kandung dari Dewi Kilisuci dan murid kesayangan Empu Permadi dan Empu Rama yang gagal mewarisi keris sakti karena kejadian terciptanya Gunung Merapi, pemegang kendali dari dua gunung penghancur dendam dan ego tersebut.

Jadi, sehebat dan sedahsyat apapun amukan kedua gunung tersebut, jika lembah Oro-oro Ombo Jenggolo Manik tetap indah pada dimensinya, tidak akan menghancurkan Tanah Jawa Dwipa atau Pulau Jawa, paling-paling hanya merusak sekitarnya saja, itupun, korbannya adalah orang-orang penghianat cinta dan pemuja ego.

Dan Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Iklan

Sungguh Dunia Ini Sudah Hancur: (Kisah Nyata Yang Amat Mengerikan)


Sungguh Dunia Ini Sudah Hancur:
(Kisah Nyata Yang Amat Mengerikan)
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Jumat. Tanggal 11 Mai 2018.

Pada Kadhang dan Para Sedulur kinasih-ku sekalian, sungguh, saya merasakan dunia ini sudah mulai hancur, dibawah ini adalah SMS dan WA sebagai bukti dari beberapa orang wanita, yang saya maksud kisahnya amat mengerikan.

“Wahae… Kaum Hawa. Ambilah Hikmah dari Kisah Nyata yang amat mengerikan ini”.

“Wahae… Kau Adam. Ingatlah…!!! Ibumu juga seorang wanita, mungkin kau punya adik atau kakak atau bahkan mungkin anak wanita, pikirkan, bagaimana kalau hal itu terjadi pada keluarga tercintamu”.

A).
Pak WEB, saya adalah salah satu korban penipuan dari orang yang menggunakan Poto dan nama pak WEB di internet, saya pikir, itu pak WEB beneran, sebab itu, saya percaya, setelah saya baca baca artikel pak WEB yang menjelaskan tentang hal itu, saya baru sadar, bahwa saya telah tertipu.

Tolong saya pak WEB, saya sedang menderita, dan butuh bantuan pak WEB, sekiranya, sudikah pak WEB menolong saya…

WEB).
Salam Rahayu saudariku, sungguh saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya saudariku…

A).
Tolonglah saya pak, saya mohon tolong dengan amat sangat, saya sedang kerja di luar negeri, tapi saya hamil di luar nikah, saya di ajak main begituan sama majikan saya, dan sekarang saya hamil, jika hal ini sampai ketahuan, saya bisa di hukum mati pak WEB, tolong saya pak

WEB).
Sekali lagi mohon maafkan, sungguh saya tidak bisa, namun jika saudariku mau saya beri saran, bertaubatlah, lalu belajarlah beriman bersama saya melalui media sosial, nanti saya ajarkan caranya bertaubat dan beriman.

A).
Iya pak WEB, setelah ini saya akan bertaubat, tapi tolonglah dulu saya pak…

WEB).
Lalu saya harus berbuat apa untuk menolongmu saudariku, sementara saya adalah orang bodoh.

A).
Tolong transferkan janin saya ini, ke rahim teman saya, yang sedang membutuhkan anak, karena lama berumah tangga, namun belum punya anak.

WEB).
Semudah itukah saudariku..?! Sadarkah dengan apa yang saudariku katakan itu…?!
Sungguh saya benar-benar bodoh tentang hal yang bisa merubah janin seperti uang yang bisa di transfer. Sekali lagi maafkan, jika tidak mau dengan saran saya, ya sudah, saya tidak akan memaksa saudariku untuk bertaubat.

B).
Assalamualaikum . . .
Bolehkan say berkonsultasi pak

WEB).
Wa Alaikum salam Rahayu…
Maafkan saudariku, saya bukan penyedia layanan konsultasi, saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya saudariku…

B).
Saya mau minta tolong pak, saya dalam dilema.

WEB).
Mengenai hal apa…?!
Barang kali saya bisa membantu kalau hanya sekedar minta tolong.

B).
Pak, saya siswi SMA yang masih duduk di bangku kelas satu, tapi saya sudah hamil dengan pacar saya, selain malu, saya takut ketauan orang tua saya pak, saya bisa di bunuh kalau bapak saya sampai tau.

WEB).
Ya Tuhan-ku…
Lalu, apa yang harus saya lakukan untuk bisa menolongmu…?!

B).
Tolong transferkan janinnya ke nama ini pak (nama).

WEB).
Astaghfirullah….
Terus, nanti kalau janinnya sudah di transfer, main lagi sama pacar, terus, kalau hamil, gampang di transfer lagi janin ya… Terus begituan lagi.

Bertaubatlah anak ku..
Dan maafkan, saya tidak bisa membantu apa lagi menolongmu.

C).
Assalamualaikum . . .
Apa benar ini nomer nya Ki Jaka Tolos atau Wong Edan Bagu?

WEB).
Wa Alaikum salam Rahayu dan benar ini saya sendiri.

C).
Maafkan Ki, saya mau minta tolong transfer janin ke nama ini….

WEB).
Maafkan saudariku, saya bukan dukun atau paranormal tukang transfer janin, saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya saudariku…

C).
Tapi di blog aki mengiklankan jasa itu.

WEB).
Maafkan, semua artikel yang saya sebarkan di internet, semuanya tentang pertaubatan dan mengenai iman, bukan yang lain, blog itu bukan milik saya, melainkan milik orang yang sedang memanfaatkan nama dan Poto saya, untuk menipu orang-orang seperti saudariku itu.

C).
Tapi bener ko Ki, itu Poto aki, juga nama aki, dan saya sudah transfer mahar 3 juta.

WEB).
Kenapa WAnya tidak ke nomer telephonnya orang yang saudariku kirimi uang…?! Kok WAnya ke saya.

C).
Nomernya tidak aktif.

WEB).
Saudariku telah tertipu, itu bukan saya, sungguh itu bukan saya. Ini Nomer rekening bank saya dan Alamat saya serta websait saya.

(1).
BANK BNI KCP TEGALWANGI CIREBON.
Nomer Kode BNI; 009.
Nomer Rekening: 0266-43-5382. Atas Nama: Bapak Toso Wijaya.

(2).
BANK MANDIRI KCP TEGALWANGI CIREBON.
Nomer Kode: 008.
Nomer Rekening: 134-00-1132-5205.
Atas Nama: Toso Wijaya.

Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Silahkan di cek, sama apa tidak dengan blog yang sudah saudariku transferi uang, dan silahkan masuk ke websait saya, blog atau google atau facebook atau wordpress, jika ada artikel saya yang menyediakan jasa seperti itu, silahkan copy paste ke saya, dan saya akan memberi saudariku hadiah 10 juta.

D).
Boleh minta tolong Ki WEB…

WEB).
Salam Rahayu dan mohon maafkan, ini dengan siapa dan dari mana…?!

D).
Saya . . . Dari Jakarta Ki.

WEB).
Oiya terima kasih dan semuga teguh Rahayu selamat selalu untuk saudariku.

D).
Bolehkan saya sedikit curhat dan minta tolong Ki.

WEB).
Maafkan saudariku, saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya saudariku…

D).
Tolong saya Ki, saya hamil di luar nikah, pacar saya tidak mau bertanggung jawab, malah saya di tuduh bercinta sama lelaki lain, saya malu dan takut ketauan orang tua saya Ki, tolong transferkan bayinya ke orang yang lebih membutuhkan bayi ini, soalnya, saya belum siap untuk punya anak.

WEB).
Wow,,, sungguh luar biasanya saudariku ini, hebat banget, belum siap punya anak, tapi sangat siap untuk melakukan hubungan intim dengan lelaki. Maafkan, saya tidak bisa membantu apa lagi menolong.

E).
Ki, saya korban selingkuhan seorang lelaki yang sudah beristri, sekarang saya sudah hamil di luar nikah, pacar saya yang sudah beristri itu, tidak mau bertanggung jawab, malah menyuruh saya menggugurkan kandungan saya, saya malu ki, tolonglah hamba yang teraniaya ini.

WEB).
Malu…?! Teraniaya…?!
Tidak salah tuh…!!!
Disaat melakukannya dengan pacarmu yang sudah beristri itu, malu tidak…?! Teraniaya tidak…?!
Tidak lucu tau…!!!

E).
Tolong saya Ki, tolong transferkan bayinya ke tetangga saya, yang sedang mendambakan seorang bayi, biayanya berapa?

WEB).
saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya.

F).
Assalamualaikum . . .
Bolehkah saya bertanya pak?

WEB).
Wa Alaikum salam Rahayu, kalau boleh tau, ini dengan siapa dan dari mana ya…?!

F).
Dengan . . . Dari Jateng pak.

WEB).
Oiya terima kasih dan dengan penuh cinta kasih sayang, saya persilahkan bertanya.

F).
Apa ilmu transfer janin itu benar ada ya pak?

WEB).
Aduh, maafkan, saya tidak tau hal itu saudariku, saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada Allah sambil menunggu ajal, maafkan, saya sungguh tidak tau saudariku.

F).
Owh begitu ya pak…

WEB).
Ya, dan semoga saudariku tidak tertipu oleh tahayul itu.

F).
Berarti itu tidak ada ya pak.

WEB).
Selama saya berkeliling dunia, berguru kesana sini, sebelum bertaubat sekarang ini, tidak ada ilmu seperti itu, sebab hidup itu, hanya milik rahasia Tuhan.

F).
Betul kah pak, padahal saya berharap sekali ilmu itu ada, saya ibu 3 anak pak, sakarang ini saya sedang galau, karena saya hamil lagi, padahal anak saya yang paling kecil, masah usia 1 thn, ada yang menyarankan menggugurkan.

WEB).
Panjenengan ini aneh, melakukan perbuatannya begitu senang dan bahagia, tapi galau dengan akibatnya.

F).
Lha iya pak… Ya karena anak saya masih kecil pak… Saya sendiri sih sebenere ga masalah pak saya hamil lagi… Tapi bumertua saya tidak setuju pak, anak yang ke 3 saya saja dulu, juga tidak dsetujui pak.. Waktu saya habis lahiran, saya ngurus sendiri pak, beliau tidak mau.

Sedangkan saya juga cuma memenuhi kewajiban saya sebagai istri pak, saya tidak bisa Kb, karena saya punya riwayat penyakit, saya bingung pak.

Kakak saya yang 13 tahun menikah, belum dikaruniai keturunan pak, padahal dia berkelimpahan harta, nah niat saya transfer janin ke kakak saya itu pak.

WEB).
Kalau begitu, kan bisa nunggu lahir, lalu di serahkan ke kakak untuk di asuh kan, kenapa transfer-transferan seperti uang, Maafkan saya tidak bisa membantu apa lagi menolong soal transfer janin.

F).
Ya pak, ndak apa-apa pak… Makasih pak, sampun nanggapi unek2 saya.

WEB).
Rahayu selalu untukmu saudariku, yang sabar ya, serahkan semuanya kepada Tuhan.

F).
Njih pak… Aamiin… Rahayu ugi pak…

G).
Met malam Ki Wong Edan, mau transfer janin nih, ke orang bernama…. Ongkosnya berapa ya Ki?

WEB).
Rahayu…3x, maafkan, ini dengan siapa dan dari mana…?!

G).
Saya . . . Dari Bandung, nama yang mau saya transferi janin . . . Ki. Biayanya berapa?

WEB).
Sekali lagi mohon maafkan, dapat nomer saya dari mana atau dari siapa…?!

G).
Dari internet, di artikel aki.

WEB).
Sepertinya saudariku salah alamat, soalnya, tidak ada satupun artikel saya yang menyediakan jasa transfer janin, semua artikel saya mengenai pertaubatan dan iman.

G).
Ada

WEB).
Kalau ada, coba copy paste dan kirim ke saya, kalau ada, nanti saya bayar mahal, berapapun yang kau minta saya bayar.

G).
Tidak ada ya Ki, saya mau transfer janin Ki, tolong bantu saya, saya korban lelaki hidung belang, saya di rayu, lalu di tiduri, setelah puas dan saya hamil, saya di tinggal pergi, dia ganti wanita lagi.

WEB).
Maafkan saudariku, sungguh saya hanya manusia bodoh yang sudah bertaubat dan sedang belajar beriman hanya kepada dzat maha suci Tuhan, sambil menunggu ajal tiba. Jadi, saya tidak bisa apa-apa, maafkan saya saudariku…

Dan masih ada beberapa orang lagi, yang kisahnya terlalu sadis untuk saya kabarkan, agar supaya bisa di ambil hikmahnya. Karena saking sadisnya, saya rasa tidak layak untuk di ambil hikmahnya, karena ada unsur kesengajaan, maksudnya, mengaja melakukan hubungan diluar nikah, supaya hamil, lalu di jual belikan dengan cara via transfer ilmu.

Dikiranya ilmu itu ada dan bisa dengan mudah di dapatkan untuk transaksi janin, dan sekarang mereka menyesal semuanya, karena dukun dan paranormal yang iklannya di internet bisa transfer janin, ternyata cuma menguras uang nya mereka saja.

Sungguh dunia ini sudah hancur, berhati-hatilah, khususnya para kaum hawa, ambilah hikmah dari kisah nyata ini, untukmu kaum hawa pengobral syahwat,, bertaubatlah sebelum kehancuran sampai pada dirimu, dan jntuk kaum adamnya penjajah syahwat, bertaubatlah sebelum karma tujuh keturunan yang mengerikan datang kepadamu.

Ingat…!!! Ibumu juga seorang wanita, mungkin kau punya adik atau kakak atau bahkan mungkin anak wanita, pikirkan, bagaimana kalau hal itu terjadi pada keluarga tercintamu.

Dan Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

IBADAH – Apa itu IBADAH…?!


IBADAH – Apa itu IBADAH…?!

IBADAH – Apa itu IBADAH…?!
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Kamis. Tanggal 10 Mai 2018.

Para Kadhang dan Para Sedulur kinasih-ku sekalian, mungkin soal Ibadah inilah yang belum saya artikelkan pengetahuannya “nah” untuk melengkapi semua artikel syiar saya, maka, pada kesempatan kali ini, saya bagikan ilmu pengetahuan saya tentang Ibadah yang sering saya gunakan di hampir setiap artikel saya. Semoga bermanfaat berkah.

Ibadat atau Ibadah. Adalah; sebuah kata yang diambil dari bahasa Arab. ‘Ibadah, dalam terminologi bahasa Indonesia, sebagaimana yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata ini memiliki Arti; Perbuatan atau penyataan bakti/tunduk terhadap Dzat Maha Suci Tuhan/Allah yang didasari dengan Ilmu Pengetahuan.

Maksudnya…
Perbuatan atau Pernyataan bakti/tunduk dalam perkataan atau perbuatan yang nampak ataupun yang tersembunyi di lakukan dengan “terarah” tidak ngawur dan berlepas diri dari segala hal-hal yang bertengtangan dan berlawanan dengan-Nya secara sadar “tidak terpaksa”.

Sedangkan menurut syara’
(terminologi), ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. Definisi itu antara lain adalah;
1. Ibadah adalah taat kepada Tuhan.
2. Ibadah adalah tunduk kepada Tuhan.
3. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Tuhan.
4. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai, dikasihi, disayangi dan diridhai Tuhan, baik berupa ucapan ataupun perbuatan, lahir maupun yang bathin.

Ibadah terbagi menjadi tiga bagian,
Yaitu; ibadah hati, ibadah lisan, dan ibadah badan, dan ketiganya berkaitan erat dengan yang di sebut sadar dan kesadaran.

Taat, tunduk, patuh, tawakal, mengharap cinta kasih sayang atau menggantungkan diri hanya kepada Dzat Maha Suci. Adalah; Ibadah qalbiyah/hati yang sadar akan kesadaran yang sebagai penghamba Tuhan.

Sedangkan membaca doa atau firman-firman Tuhan, baik yang tersurat ataupun yang tersirat, memuji dan memuja serta bersyukur kepada Tuhan. Adalah; Ibadah lisaniyah/lisan yang sadar akan kesadaran yang sebagai penghamba Tuhan.

Sedangkan shalat/sembahyang, haji, jihad, puasa, zakat, berjuang, berkorban. Adalah; Ibadah badaniyah/badan yang sadar akan kesadaran yang sebagai penghamba Tuhan.

Dan masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan hati, lisan dan badan selain yang sudah saya contohkan diatas.

Namun intisaripatinya Adalah;
Perbuatan atau Pernyataan bakti/tunduk dalam perkataan atau perbuatan yang nampak ataupun yang tersembunyi yang di lakukan dengan sadar akan kesadarannya sebagai mahluk penghamba Tuhan, sehingganya Perbuatan atau Pernyataan bakti/tunduk nya tersebut, bisa terarah dan berlepas diri dari segala hal-hal yang bertengtangan dan berlawanan dengan-Nya.

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku” (Adz-Dzaariyaat: 56-58).

Dzat Maha Suci Tuhan/Allah memberitahukan bahwa hikmah penciptaan jin dan manusia; Adalah; Agar supaya mereka melaksanakan ibadah hanya kepada Dzat Maha Sucu Tuhan/Allah Azza wa Jalla.

Dan sebaik-baiknya ibadah, adalah ibadah yang di dasari dengan kesadaran rasa cinta kasih sayang. Bukan dengan visi misi, apa lagi ego, pamrih dan nafsu. Seperti yang sudah di jelaskan-Nya;
“Dia mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.” (Al-Maa-idah: 54).

“Adapun orang-orang yang beriman, sangat besar cinta-nya kepada Allah.” [Al-Baqarah: 165]

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan dan mereka berdo’a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” [Al-Anbiya’: 90]

Barang siapa yang beribadah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, hanya dengan cinta saja, maka ia adalah orang yang munafik.

Barang siapa yang beribadah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, hanya dengan kasih saja, maka ia adalah orang yang kafir.

Barang siapa yang beribadah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, hanya dengan sayang saja, maka ia adalah orang yang ingkar.

Barang siapa yang beribadah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, dengan rasa cinta kasih sayang, maka ia adalah orang yang berIman.

Kesimpulannya…
Ibadah Adalah; Perbuatan atau Pernyataan bakti/tunduk dalam perkataan atau perbuatan yang nampak ataupun yang tersembunyi yang di lakukan dengan sadar akan kesadarannya sebagai mahluk penghamba Tuhan, sehingganya Perbuatan atau Pernyataan bakti/tunduk nya tersebut, bisa terarah dan berlepas diri dari segala hal-hal yang bertengtangan atau berlawanan dengan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

La kalau Wahyu Panca Ghaib, yang di Ibadahkan dengan Wahyu Panca Laku, seperti yang WEB katakan di hampir setiap Artikel, khususnya ketika menjawab komentar pertanyaan mengenai masalah. Itu artinya apa dan maksudnya bagaimana WEB…?!

Wahyu Panca Ghaib di Ibadahkan dengan menggunakan Wahyu Panca Laku. Artinya; Siapapun dan Bagaimanapun Anda, ketika ber-Wahyu Panca Ghaib, khususnya ketika menjalankan atau mempraktekan Wahyu Panca Ghaib (Patrap Semedi).

Suka tidak suka dan mau tidak mau, Anda harus berbakti atau tunduk kepada Tuhan, dan Anda harus membuktikan atau di menyatakan secara nyata, senyata-nyatanya, baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan, bahwa bakti/tunduk Anda itu, benar-benar tulus dan murni sadar akan kesadaran seorang mahluk penghamba Tuhan.

Bukan karena ego atau pamrih, sehingga terpaksa harus tunduk/bakti, agar tujuan misi dan visinya berhasil atau pura-pura tunduk/berbakti supaya hasrat keinginannya terpenuhi.

Sehingganya, di dalam ber-Wahyu Panca Ghaib-nya, menjadi jelas, nyata, pasti, tepat dan sama bin sesuai dengan Kehendak-Nya adalah kehendak-ku, kehendak-ku adalah Kehendak-Nya ( tidak ada yang semu, samar, palsu, bohong, bayangan, kira-kira dan ketidak pastian lainnya).

Sebab karena, Wahyu Panca Ghaib adalah soal tentang Kenyataan Hidup dan Dzat Maha Suci Hidup, yang benar-benar nyata adanya, bukan ghaib dan tidak semu, samar, palsu, bohong, bayang-bayang, kira-kira dan ketidak pastian lainnya.

Jadi…
Harus bisa menyatakannya secara nyata senyata-nyatanya, bukan katanya apapun dan siapapun. Dan Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini; Pindah dari tempat ini ke sana – maka gunung ini akan pindah, dan tak-kan ada yang mustahil bagimu;


Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini; Pindah dari tempat ini ke sana – maka gunung ini akan pindah, dan tak-kan ada yang mustahil bagimu;
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Senin. Tanggal 7 Mei 2018.

Suatu ketika, seorang guru mengeluarkan uang 100 ribu rupiah, dan mengangkatnya di hadapan murid-muridnya.

Lalu bertanya;
Siapa yang mau uang ini…?!

Semua murid mengangkat tangan mereka, tanda ingin/mau.

Kemudian guru itu meremas uang tersebut, dengan tangannya dan kembali bertanya;
Sekarang siapa yang mau uang ini…?!

Kembali semua murid serentak mengangkat tangannya tanda ingin/mau.

Selanjutnya sang guru melemparkan uang itu ke tanah dan meludahinya, lalu menginjak-injaknya, sampai uang itu menjadi kotor.

Setelah betul-betul kotor oleh debu injakan kakinya, lalu bertanya lagi; Sekarang siapa yang mau uang ini…?!

Tetap saja semua murid mengacungkan tangan mereka sebagai tanda ingin/mau.

Para Kadhang kinasih-ku sekalian.
Begitulah keberadaan Wahyu Panca Ghaib yang di Ibadahkan dengan Wahyu Panca Laku, di tengah Spiritual Dunia di era jaman moderen ini.

Betapapun orang berusaha merubahnya, tidak akan berpengaruh sedikitpun pada wibawa dan nilainya, dia akan tetap sebagai Wahyu Panca Ghaib, tanpa mengalami untung dan rugi.

Bagaimanapun kita dihinakan, diremehkan, direndahkan, dilecehkan, dinistakan ataupun bahkan difitnah.

Jika Wahyu Panca Ghaib di Ibadahkan dengan Wahyu Panca Laku, dia akan menjadi Laku Murni Menuju Suci, yang lebih di kenal dengan istilah Inna lillaahi wa Inna ilaihi Raji’un atau Sangkan Paraning Dumadi, yang amat sangat disukai, dimaui, diingini, dirindui, di cintai, di kasihi, di sayangi untuk dimiliki oleh semua mahluk.

Kalau di Praktekan dengan selain Wahyu Panca Laku, dia akan menjadi lelaku neko-neko (macem-macem menuju semrawut bahkan kehancuran.

Disinilah letak saloka yang mengatakan, bahwa Kunci itu bisa untuk apa saja.

Ketika itu, kita akan tetap berdiri kokoh, walaupun telah terjatuh berulang kali dan Wahyu Panca Ghaib akan memaksa seluruh mahluk hidup mengakui kebersihan hati kita, ketulusan niyat kita dan kemurnian laku kita yang hanya menuju Suci.

Namun bila Wahyu Panca Ghaib tidak di Ibadahkan dengan Wahyu Panca Laku, yang artinya tidak dan bukan Laku Murni Menuju Suci, pada saat itulah kita telah kehilangan semua dan segala-galanya, termasuk Wahyu Panca Ghaib itu sendiri, yang menjadi tak ubahnya sebuah doa mengharap hujan di musim kemarau.

“Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini; Pindah dari tempat ini ke sana – maka gunung ini akan pindah, dan tak-kan ada yang mustahil bagimu”

Wow… Apa lagi kalau kelima tingkatan Wahyu Panca Laku kita punyai ya, baru tingkatan pertama saja, yaitu Pasrah kepada Tuhan, yang besarnya sebiji sawi, sudah bisa memerintah gunung.

Semoga Dapat Menggugah Kesadaranmu, lalu segera berTaubat sebelum terlambat dan berIman hanya kepada Dzat Maha Suci. Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Manekung – Laku Mati Sebelum Mati (Pen Manembah):


Manekung – Laku Mati Sebelum Mati (Pen Manembah):
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Sabtu. Tanggal 5 Mai 2018.

Para Kadhang dan Para sedulur kinasih-ku sekalian…

Yang Menikmati Hasil Perjuangan Para Nabi dan Para Wali, adalah Para pengikutnya, bukan Para Nabi dan Para Wali yang berjuang dan berkorban pada saat itu.

Itulah hukum alam yang suka tidak suka, harus dialami oleh semua manusia hidup di dunia ini, dalam berjuang memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

Kini KTP dan KK saya sudah jadi, sekarang saya telah resmi menjadi warga setempat di…
Dukuh; Ledok
RT/RW 004/01
Desa; Pilangrejo
Kecamatan; Juwangi
Kabupaten; Boyolali
Propinsi; Jawa Tengah
Indonesia 57391

Kalau di kembalikan ke tujuan awal saya datang ketempat ini, yaitu untuk manekung, berarti sudah waktunya saya manekung, tidak ikut campur lagi urusan duniawi.

Mengkhususkan diri, mengarahkan jiwa raga dan lahir bathin saya, hanya kepada Dzat Maha Suci Hidup, menanti ajal yang akan menjadi jalan kembalinya saya ke asal usul sangkan paraning dumadi.

Sekalipun kemungkinan besarnya, saya tidak ikut merasakan keindahan bahagianya dunia ini, yang selamatkan dari Perang Pembersihan Global atau tidak ikut menyaksikan terjadinya Perang Pembersihan Global Dunia.

Setidaknya…
Wahyu Panca Laku, yang selama ini di kenal dengan sebutan iman, yang tadinya disembunyikan/dirahasiakan oleh Dzat Maha Suci Hidup, secara ghaib ghaib nya ghaib, yang berhasil saya ungkap, sebagai jalan terdekat dan cara termudah untuk mendapatkan/memperoleh keSempurnaan Hidup di dunia dan Mati di akherat, sudah saya kabarkan/sebarkan secara umum dan luas, baik secara langsung maupun melalui artikel dan Vidio di internet.

Agar semua umat manusia hidup yang ingin “Inna lillaahi wa Inna Ilaihi Raji’un” atau kembali ke “Asal Usul Sangkan Paraning dumadi secara Sempurna, bisa menggunakannya, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam bentuk hal apapun lagi.

Dan ini adalah kebahagiaan terindah di sepanjang sejarah perjalanan spiritual hidup saya, karena saya mengerti dan paham serta tahu, bahwa hanya dengan Taubat dan Iman “BISA”

Artinya…
Semakin banyak yang berTaubat dan berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Hidup, semakin besar kemungkinan akan selamatnya dunia ini, dari Perang Pembersihan Global Dunia, yang kejadiannya amat sangat mengerikan.

Pesan saya WEB, untukmu para Kadhang kinasih-ku sekalian, yang sudah saya harap untuk segera datang menemui saya terkait Asmo Sejati, namun hingga sekarang masih belum bisa datang juga, yang kemungkinannya masalah sikon dan materi.

Sebaiknya segera mencari Kadhang, yang benar-benar sudah mengenal Asmo Sejati-nya, dan tempatnya dekat dengan tempat tinggal Anda, lalu mohonlah bimbingannya dengan Iman/Wahyu Panca Laku terkait Asmo Sejati, di karenakan saya sudah manekung.

Pesan Khusus saya WEB, untuk Para Kadhang dan Para Sedulur yang hendak datang menemui saya, jika niyat tujuannya bukan untuk berTaubat dan berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, sebaiknya jangan dilanjutkan, karena akan percuma saja, karena saya sudah manekung, artinya saya tidak akan wudar dari pasamaden untul menemui Anda “jadi” sia-sia Anda datang.

Namun kalau kedatangannya untuk berTaubat dan belajar berIman, jangan ragu, jangan menunda waktu selagi ada kesempatan, tidak usah berpamitan dulu atau mohon ijin terlebih dulu kepada saya, toh alamat lengkapnya ada tercantum di setiap Artikel saya di tahun 2018 “jadi” langsung saja berangkat dengan niyat tujuan taubat dan iman, sekalipun saya sudah manekung, saya pasti wudar dari pasamaden untuk menemui Anda dengan cinta kasih sayang.

Sedangkan Pesan saya WEB, untuk Para Kadhang kinasih-ku yang sudah Asmo dan sudah sampai di pelajaran mengenal hidup/guru sejati, berpegang teguhlah di jalan dan cara ini, sing tetep idep madep mantep. Pasti Selamat hingga Sempurna Dunia Akherat sampai tujuh turunan ke atas ke bawah ke kanan ke kiri ke depan dan ke belakang.

Dan Pesan saya WEB, untuk Para Kadhang yang sudah berhasil mengenal Asmo sejati/hidup/guru sejati. Tolong bimbingkan ke yang lainnya, jangan sembunyi, jangan di sembunyikan, jangan pelit, jangan egois dan jangan jual mahal, sebab pelit dan egois serta jual mahalmu, akan menjatuhkan dan mewantahkanmu lagi. Ingat…!!!
Kau mendapatkannya secara gratis dari saya.

Dan Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Ilmu Tingkat Tinggi Tanpa Puasa dan Tanpa Ritual serta Tanpa Mahar Alias Gratis.


Ilmu Tingkat Tinggi Tanpa Puasa dan Tanpa Ritual serta Tanpa Mahar Alias Gratis. Untuk Pelet/Pengasihan menundukkan Cewek/Cowok. Satet/Teluh. Transfer Janin dan Pesugihan serta Nomer Togel:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Kamis. Tanggal 3 Mai 2018.

Di jaman modern yang serba instan ini, terlalu amat banyak orang yang mengejar ilmu-ilmu yang saya sebutkan diatas, dari pada berTaubat lalu berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, yang nyata-nyata bisa menyelesaikan semua masalah, mereka tidak peduli dengan berapapun biaya uang yang harus di korban.

Numun sayang, para pengiklan ilmu-ilmu yang di gandrungi oleh orang-orang pemburu kepuasan duniawi itu, hampir semuanya penipu, sudah penipu, pengecut pless pecundang lagi.

Namun pada kesempatan kali ini, saya Wong Edan Bagu, akan membagikan Ilmu Tingkat Tinggi secara gratis berkenaan ilmu-ilmu tersebut diatas.

Caranya bagaimana…?!
Berikut dibawah ini 2 caranya. Tolong di baca baik-baik agar supaya tidak gagal Paham.

Cara Pertama.
Perhatikan baik-baik Nomer Telephon ini; 0858-6179-9966.

Cara Kedua.
Perhatikan baik-baik Nomer Rekening Bank ini;
BANK BNI KCP TEGALWANGI CIREBON.
Nomer Kode BNI; 009.
Nomer Rekening: 0266-43-5382. Atas Nama: Bapak Toso Wijaya.

BANK MANDIRI KCP TEGALWANGI CIREBON.
Nomer Kode: 008.
Nomer Rekening: 134-00-1132-5205.
Atas Nama: Toso Wijaya.

Sekalipun Namanya Toso Wijaya atau Djaka Tolos atau Wong Edan Bagu dan menggunakan Potho Asli nya Toso Wijaya atau Djaka Tolos atau Wong Edan Bagu.

Jika Nomer Telephon yang Tercantum bukan 0858-6179-9966 dan Nomer Rekeningnya bukan yang saya tunjukan diatas, apapun yang di tawarkan, apa lagi minta uang. Jangan Percaya. Sekali lagi. Jangan Percaya…!!!

Kalau sampai Percaya, Itu salah Anda sendiri, karena Anda telah Tertipu.

Sebab Toso Wijaya atau Djaka Tolos atau Wong Edan Bagu sudah berTaubat dan sedang berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Karena Toso Wijaya atau Djaka Tolos atau Wong Edan Bagu sudah berTaubat dan sedang berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, saya sekarang bodoh bin dungu, tidak bisa apa-apa, tidak tahu ilmu begituan, tahunya hanya berTaubat dan berIman.

Jadi…
Mustahil akan menjerumuskan dan menipu Anda dengan ilmu-ilmu hoax. Mari kita berTaubat lalu berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah saudara/saudari yang di muliakan Tuhan, hanya dengan itu, semua dan segala masalah Anda akan selesai dengan Sempurna. Tiada gunanya ilmu konyol itu, malah justru akan merugikan bahkan mencelakai mu, dan karmanya pun, akan di tanggung oleh anak cucu Anda kelak.

BerTaubat dan berIman satu-satunya cara terbaik dan termudah, gratis lagi, jika tidak bisa berTaubat dan berIman sendiri, datang temui saya di alamat lengkap yang selalu saya cantumkan dengan jelas di bagian akhir setiap artikel saya.

Untuk semuanya, saya mohon maaf beribu maaf, terpaksa saya menggunakan Judul Tulisan ini sebagai Ilmu Tingkat Tinggi Tanpa Puasa dan Tanpa Ritual serta Tanpa Mahar Alias Gratis. Untuk Pelet/Pengasihan menundukkan Cewek/Cowok. Satet/Teluh. Transfer Janin dan Pesugihan serta Nomer Togel, karena orang-orang yang sudah tertipu itu, karena tertarik dengan ilmu tersebut, makanya saya jadikan sebagai judul, maksud dan tujuannya, agar supaya mereka tertarik untuk membacanya, sehingganya, mereka yang tertipu hanya karena melihat potho dan membaca nama saya di internet, bisa tertiadakan lagi, dan sadar, lalu memilih berTaubat dan berIman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

5 Rahasia Besar Untuk Menciptakan KeAjaiban:


5 Rahasia Besar Untuk Menciptakan KeAjaiban:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di…
Gubug Jenggolo Manik. Hari Selasa. Tanggal 1 Mai 2018.

Anda sedang punya masalah…?!
Dan Anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan masalah tersebut, mulai dari yang bersipat spiritual, hingga non spiritual, mulai dari yang bersipat medis, hingga non medis, namun tak kunjung selesai juga, malah semakin bertambah parah/berat/rumit masalahnya.

Atau Anda punya keinginan…?! namun sulit sekali mencapainya, bahkan merasa mustahil bisa mencapai/mewujudkan/meraih keinginan itu…?!

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan ilmu pengetahuan saya, mengenai 5 Rahasia Besar Untuk Menciptakan KeAjaiban, yang bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, maksudnya, masalah Anda akan selesai dengan sempurna, tanpa ada masalah baru yang akan muncul, apapun masalah Anda, dan mencapai keinginan Anda dengan sempurna, apapun keinginan Anda.

Melihat judulnya, mungkin Anda berpikir atau menganggap hal ini merupakan sebuah kemustahilan, karena bagi Anda manusia yang hidup dalam moderenan, yang kemungkinan sudah asyik dengan logika primitif, tentu bagi Anda tidak ada keajaiban dalam hidup ini.

Namun saya berani katakan dengan tegas “ADA” contohnya Hidup Anda. Hidup Anda adalah keajaiban yang wajib diakui dan di syukuri, bukan di pungkiri.

Tapi bagaimana mungkin menciptakan keajaiban itu…?!

Nah… ini dia yang ingin saya jelaskan lebih rinci dibawah ini.

Sebenarnya-Sesungguhnya, manusia itu tidak mampu menciptakan apa-apa dan tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk berlogita model bagaimanapu dan jenis apapun, karena sesungguhnya, kita ini hanyalah sarana/alat untuk mewujudkan rencana-rencana Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, Anda tidak bisa mengelak akan hal ini…

Kita hanyalah wayang ibaratnya, yang semua cerita sudah diskenariokan oleh Sang dalang, termasuk peran kita, namun kita tidak akan pernah bisa mencerna apa Kehendak Dzat Maha Suci Tuhan/Allah “jadi” jangan mencoba berpikir bagaimana Dzat Maha Sucu Tuhan/Allah Berkehendak terhadap alam semesta ini termasuk kita sebagai manusia.

Karena Tugas kita adalah patuh berperan dan memerankan peran yang sudah di skenarioi oleh Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dengan baik, jika perlu sangat baik.

Sebab karena itu, bukan kita yang wajib bertanya, akan tetapi kitalah yang akan ditanya.

Kalau seperti itu…
Apakah kita bisa menciptakan keajaiban…?!

Tentu saja bisa, namun semuanya dalam kerangka Kuasa Dzat Maha Sucu Tuhan/Allah, bukan rangkaian ilmu ego dan pamrih kita.

Sebagai bukti, nilah contoh keajaiban pasa masa lalu-jaman dulu.

1. Pada Jaman Nabi Ibrahim as, tidak mempan dibakar api.
2. Nabi Musa as, bisa membelah lautan.
3. Nabi Sulaiman as, mempunyai tentara jin dan menguasai angin.
4. Isa as, biaa menghidupkan orang mati dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.
5. Nabi Muhammad saw, bisa menembus langit hingga lapisan ke 7 dan bisa membelah bulan.

Itu kan Nabi…?!
Iya betul “lalu” apa bedanya kita dengan Nabi..?!

Semua yang di miliki Nabi, sama dengan yang kita miliki, hanya saja, Nabi mau Taubat dan patuh iman, sedangkan kita, ngeyel bahkan membangkang.

Lagi pula, selain itu hanya sebagai contoh adanya keAjaiban, Anda tidak hendak menginginkan keajaiban/mukzizat seperti yang di dapatkan oleh Nabi kan…?!

Yang Anda butuhkan, adalah penyelesaian masalah Anda dan terwujudnya keinginan Anda. Iya apa iya…?!

Dan yang akan saya bagikan untuk Anda adalah intisari dari munculnya keajaiban itulah.

Bagaimana caranya…?!
Saya memberikan 1 point saja dari 5 Rahasia yang saya maksud di atas, karena, kalau hanya untuk mengatasi masalah dan mewujudkan keinginan, apapun masalahnya dan apapun keinginannya, sudah lebih dari cukup satu point saja, dari 5 Rahasia yang saya maksud, tidak perlu sampai kelimanya di gunakan.

Lalu…
Silahkan di praktekkan. Setelah Anda merasakan dan membuktikannya sendiri, akan saya bagikan dengan tanpa tedeng aling-aling yang ke2-3-4-5nya, tentang bagaimana menciptakan keajaiban lainnya.

Penasaran…
Apa sih pak WEB 5 Rahasia Besar Untuk Menciptakan KeAjaiban itu…?!

He he he . . . Edan Tenan.
5 Rahasia Besar Untuk Menciptakan KeAjaiban tersebut, tak lain dan tak bukan. Adalah Wahyu Panca Laku, yang selama ini lebih di kenal dengan sebutan istilah Iman, yang ilmu pengertian dan pemahamannya sudah amat sangat sering saya kabarkan tanpa tedeng aling-aling di internet.

Yaitu;
Wahyu Panca Laku/Iman.
1. Pasrah Kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.
2. Menerima Keputusan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.
3. Mempersilahkan Kuasa Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.
4. Merasakan Kenyataan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.
5. Menebar Cinta Kasih Sayang Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

O…

Mau secara syare’at maupun hakikat atau secara apapun dan bagaimanapun, di akui atau tidak, di sadari atau tidak, suka atau tidak suka, semua dan segalanya itu, berasal dari Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, milik Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan akan kembali hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, bukan yang lain.

Kalimat keren yang paling di sukai oleh orang awam, terkata sebagai Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Raji’un atau Sangkan Paraning Dumadi.

Dengan Penegasan diatas, artinya tidak ada suatu halpun yang bisa terlepas dari kuasa Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

BerTaubat, berarti kita Kembali Kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah. Karena kita berasal dari Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, milik Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan akan kembali hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Beriman, berarti mengembalikan Segala dan Semuanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah. Karena Semua dan Segalanya itu Berasal dari Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, milik Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan akan kembali hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Perjalanan Kembali ke Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan Proses Mengembalikan Semua dan Segalanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah itu, sungguh sebuah perjalanan yang amat sangat menyehatkan dan proses yang amat sangat menyenangkan dan sangat membahagiakan.

Namun sayangnya…
Banyak yang takut untuk melakukan perjalanan untuk kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, hampir semua ingin hidup seribu tahun di dunia ini, apa lagi jika fasilitas kehidupan serba ada, istri sepuluh cantik semua, anak banyak patuh semua, mau selama-lamanya bisa hidup tanpa kedatangan mati.

Intinya…
Takut mati dan takut kehilangan kesenangan dunia dan yang dicintainya.

Padahal…
Kalau kita pikir, semakin kita takut kehilangan, semakin cemaslah kita, dan kalau kita cemas, akan berpengaruh negatif pada seluruh organ tubuh, dan ini akan menyebabkan penyakit akan mudah datang, kalau penyakit mudah datang, maka matipun semakin dekat bukan…?!

Jadi kesimpulannya;
Semakin Anda takut mati, maka Anda akan semakin cepat mati.

Sebaliknya, jika kita berani mati, dalam artian mau berTaubat, maksudnya kita ikhlas/rela/legowo mengembalikan diri ini dan meninggalkan semua yang kita cintai untuk menuju kembalu kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, maka tidak akan ada kecemasan sedikitpun tentang kematian, dan jika tidak ada cemas, maka psikis kita akan sehat, kalau sudah begini, maka tubuh kitapun juga akan sehat.

Kalau jiwa raga kita sehat, itu pasti awet muda, dan yang lebih utama, kemungkinan hidup lebih lama di dunia ini, akan semakin besar, bagi Anda yang suka logika.

Logikanya kan begitu…?!
Iya apa iya…?!
Makanya… Kalau berlogika, berlogikalah yang sehat, jangan ngeres. Setuju….

Dari mana kita berasal dan kemana kita akan dikembalikan, demikian peringatan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah kepada kita dalam al-qirab tertulis, untuk sejak sekarang kita harus tahu asal usul kita dan tahu kemana kita akan kembali.

Itu adalah suatu kenyataan yang wajib dan harus kita peroleh, hal ini tidak sama dengan keinginan untuk mati, atau berharap-harap untuk mati atau sebaliknya, terhindar dari mati, bukan.

Tentunya sangat beda dengan orang yang depresi, yang memiliki masalah berat, lalu ingin segera mengakhiri hidupnya.

Ini adalah suatu kesadaran terhadap suatu kenyataan, bahwa kita memang harus sadar untuk kembali kepada asal usul kita yaitu Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Kesadaran akan kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah karena tahu kita berasal dari-Nya, adalah wujud dari suatu kesadaran ruhaniah murni, dimana Ruh Suci kita atau Hidup kita, yang memang berasal dari Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan akan kembali kepada hanya kepada-Nya.

Kesadaran ini harus ada sejak sekarang, sejak Anda membaca tulisan saya ini dan bagi saya sejak saya menuliskan tulisan ini bahkan sebelum menulis tulisan ini.

Kesadaran bahwa kita akan kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, bukan yang lain selain-Nya.

Kesadaran kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah ini akan memberikan dampak psikologis yang sangat signifikan dalam hidup kita, terutama dalam hal pola kehidupan kita sehari-hari, mulai dari gaya hidup kita hingga tujuan hidup kita.

Contohnya;
Bila kita sadar nantinya akan kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, kita akan mengarahkan diri untuk lurus menuju kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, maka kita akan meninggalkan kesenangan duniawi, kita akan melepaskan diri dari ikatan atau kemelekatan duniawi.

Sehingganya,, makan kita akan terkontrol, karena makanan adalah kesenangan duniawi juga, ingat bahwa makanan adalah pembunuh nomor satu manusia, makan tidak terkontrol, makan berdasarkan kesenangan nafsu, akan menyebabkan tubuh kita rusak.

Yang kedua, mencintai dunia tanpa di landasi dengan Wahyu panca laku atau Iman kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, maka akan menyiksa batin kita.

Misal kita cinta pada pekerjaan, jika tanpa ada landasan Wahyu panca laku atau iman kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah atau bahasa mudahnya adalah kembali kepada Dzat Maha Maha Suci Tuhan/Allah, maka kita akan di perbudak bahkan disiksa oleh pekerjaan itu, ini sangat nyata, contohnya seorang pegawai, ketika pensiun maka akan terjadi sindroma pasca menjabat post power sindrom.

Untuk kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah ini, sangat penting bagi kita dan semua mahluk. Caranya bagaimanan…?!

Caranya dengan berserah diri mengembalikan semua dan segalanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah total secara ruhaniah (bukan lahiriah).

Kita tinggalkan kemelekatan dunia untuk menuju hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Jadi…
Kita tetap berada di dunia dengan jiwa yang sudah kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Ada dua sisi kehidupan kita, yaitu kehidupan ruhaniah kita yang sudah kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah dan kehidupan jasad kita yang hidup untuk berIbadah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Ketika saya ngomal ngomel di depan banyak orang dalam lingkup kekadhangan, memberikan ilmu pengetahuan universal dengan materi tentang mengatasi masalah kehidupan dangan sesi utamanya adalah tentang Wahyu Panca Laku atau Iman.

Ada kalanya, saya melihat ada raut wajah diantara mereka yang terkesan “melecehkan” karena saya menerangkan bahwa apapun masalah hidup itu akan selesai hanya dengan Wahyu Panca Laku atau Iman, yang simpel praktekan adalah berserah diri kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah secara total.

Ketawa mereka dalam hati, itu terlihat dari ungkapan-ungkapan mereka yang seolah menandakan bahwa “Wong Edan Bagu ini ada ada saja, masak masalah bisa selesai dan keinginan bisa tercapai hanya dengan berserah… ha ha ha”

Sayapun terdiam sambil terenyuh dalam hati, apa yang salah dalam penyampaian saya, kenapa ilmu pengetahuan universal yang begitu tinggi bahkan berserah ini menjadi intinya atau dalam di ajaran dan tuntunan apapun terutama agama, mendapatkan respon negatif seperti ini…

Ya… Silahkan Anda tertawa dalam hati, langsung tertawa terbuka lebar pundak, tidak apa-apa, saya pun tidak menghiraukan semua itu, saya akan terus melanjutkan kekadhangan tentang berWahyu panca laku atau iman hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Wahyu Panca Laku atau yang selama ini lebih di kenal dengan sebutan iman, yang pada hakikatnya adalah berserah diri hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah secara total, di negatifkan maknanya, saya bisa maklum, karena mungkin atau memang tidak paham dan salah pengertiannya.

Padahal kalau kita selami lebih dalam, bahwa berserah diri kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah secara total ini, akan membawa siapapun pelakunya pada suatu kebahagiaan dan kenikmatan dalam hidup yang sangat sempurna, karena jelas sekali kepada siapa kita berserah diri.

Kalau kita berserah dirinya benar, yaitu hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah yang maha pemurah, yang maha agung, maha bijaksana, yang maha hebat yang maha sukse, Maha Segalanta, maka kita akan bahagia dan akan mendapatkan solusi hidup yang tidak kita sangka (keAjaiban).

Tapi kalau kita bersandarnya kepada yang tidak jelas, kita berserah kepada sesuatu yang tidak pasti, ya akan berakibat kepada masalah yang tak kunjung selesai dan sial yang tak kunjung berhenti.

Misalnya kita berserah kepada nasib, kita berserah kepada keadaan dan sebagainya, ya akhirnya kita akan dipermainkan oleh nasib kehidupan, oleh keadaan kehidupan dan sebagainya.

Maka dengan ini saya tegaskan, bahwa berserah hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah itu yang jelas, Tuhannya semesta Alam, yang punya alam semesta, yang mengatur semua dan segalanya, yang maha kaya dan maha segalanya .

Jika kita berserah di wilayah ini, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan luar dalam…. pajero (penak jobo jero) He he he . . . Edan Tenan.

Siapa yang tidak ingin hidupnya di dunia bahagia, siapa yang tidak ingin hidupnya menjadi hidup yang selalu penuh dengan keberuntungan, seperti yang sering disebutkan dalam al-qitab “beruntunglah orang yang …..”

Ya…
Pasti setiap kita ingin menjadi orang yang beruntung dan bahagia bukan…?!

Maka…
Mari kita sama-sama belajar berIman didalam pertaubatan, yaitu Mengibadahkan Wahyu Panca Ghaib menggunakan Wahyu Panca Laku, dengan begitu, dengan sendirinya, tanpa keterpaksaan, kesadaran kita akan bersandar diri hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, sesandar sandarnya, sepasrah pasrahnya kepada hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Tidak ada Tuhan selain Dzat Maha Suci Allah, maka mari kita bersandar hanya kepada Dia, bukan kepada khodam, bukan kepada ilmu, bukan kepada orang atau juga bukan bergantung kepada perusahaan/pekerjaan, apa lagi kepada uang.

Percayalah, ilmu tertinggi dalam ajaran dan tuntunan apapun itu, terutama agama, adalah pasrah, dan pasrah ini, adalah tingkatan pertama dari Wahyu Panca Laku atau iman.

Dan untuk apapun masalah Anda serta keInginan Anda, cukup hanya dengan Wahyu Panca Laku atau Iman tingkatan pertama. Yaitu; Pasrah Kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, tidak perlu sampai ke tingkatan ke2-3-4-5, di tingkatan ke1 saja, sudah beres.

Prakteknya Seperti apa dan Bagaimana…?!
Lakukan Patrap Palungguh Pambuka 3x.
Palungguh Pambuka;
Sedulur Papat ku lungguho ingkang prayugo, ragane arso tentrem, sun sangoni Basuki, Kalis ing Sambikolo, Kanti teguh Rahayu Slamet. 3x. Lalu…

Lakukan Patrap Kunci 7x.
Gusti ingkang moho suci. Kulo nyuwun pangapuro dumateng gusti ingkang moho suci. Sirolah datolah sipatolah. Kulo sejatine satriyo/wanito. Nyuwun wicaksono nyuwun Panguwoso. Kangge tumindake satriyo sejati. Kulo nyuwun kangge hanyirna’ake tumindak ingkang luput. 7x.

Penjelasan;
Untuk lelaki, gunakan Satriyo, dan untuk wanita gunakan wanita tanpa. Lalu…

Lakukan Patrap Paweling 3x.
Paweling;
Siji-siji. Loro-loro. Telu-telonono.
Siji sekti-loro dadi-telu pandito.
Siji wahyu-loro gratrahino-telu rejeki. 3x. Lalu…

Lakukan Patrap Mijil Sowan 1x.
Mijil Sowan;
Asmo sejati jeneng siro mijilo. Panjenengan ingsung kagungan karso. Arso sowan ingarsaning kanjeng romo sejati gusti prabu heru cokro semono. Arso sowan bade nyuwun tambahing pangestu lan pengayoman. Reksanen murih kelaksanan kang dadi sediane kanti teguh rahayu slamet. 1x.

Penjelasan;
Untuk yang sudah punya/memiliki Asmo Sejati, gunakan Asmo Sejatinya, bagi yang belum, cukup menyebut Asmo Sejati, saja. Lalu…

Dengan tetap dalam sikon Patrap Mijil, tundukan kepala kita, setunduk-tunduknya. Lalu…

Akui semua kebodohan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, akui semua ketidak mampuan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, akui semua ketidaktahuan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, lalu pasrahkan, serahkan sepenuhnya masalah atau keinginan itu hanya kepada-Nya secara total dan sadar serta jujur.

Di dalam pasrah inilah, akan ada kekuatan, yang akan memunculkan menggetarkan jiwa raga kita, namun kita tidak boleh mencari kekuatan itu apa lagi memintanya.

Bagi kita sebagai menusia hidup, pasrah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah ya pasrah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, tidak ada kekuatan lagi, kalaupun itu ada, kekuatan itu bukan dari kita dan ini tidak boleh kita cari.

Ya…
Dari namanya saja pasrah artinya benar-benar tidak ada daya dan kekuatan apapun, orang pasrah pasti nol, benar-benar laa haula walaa quwata ila billah.

Dalam keadaan pasrah inilah, kita menyerahkan dalam menghadapi masalah atau keinginan kita secara total.

Sekali lagi, jangan salah paham ya,
orang pasrah bukan berarti dia diam, tapi orang pasrah adalah orang yang bertakwa yaitu mengikuti perintah Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, dan ketakwaan yang ada di dalam pasrah kita inilah, yang kita gunakan untuk memenuhi perintah Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Pasrah adalah kekuatan seorang manusia untuk tidak memiliki kekuatan apa apa (meng’enolkan diri) sebab itu, akui semua kebodohan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, akui semua ketidak mampuan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, akui semua ketidaktahuan kita di dalam menyelesaikan suatu masalah atau di dalam mencapai keinginan, lalu pasrahkan, serahkan sepenuhnya masalah atau keinginan itu hanya kepada-Nya secara total dan sadar serta jujur.

Nanti akan ada Energi yang datang menyelimuti sekujur tubuh kita, bisa berupa getaran, atau hawa dingin atau panas, bisa juga berupa gerakan, dan kemungkinan besarnya berupa terenyuh/tangisan yang yang dapat mengguncangkan jiwa raga kita, yang rasanya tidak tergambarkan.

Energi pasrah ini, akan menjalar di seluruh tubuh kita, membersihkan seluruh kekuatan ego dan pamrih yang seumur hidup membelenggu diri kita, sehingga kita benar-benar bersih, benar-benar nol, benar-benar tidak ada apa-apa, apa-apa itu benar-benar tidak ada di dalam diri kita, sehingga nyata terasa tiada daya dan upaya apapun, ringan/lemah/lemas tanpa tulang, plong,,, tanpa beban.

Mungkin Anda sedikit bingung dengan tulisan saya ini, sebenarnya ini adalah sangat sederhana, jelas simpelnya “Pasrah” adalah mengenolkan kekuatan ego/pamrih, titik.

Dari sini Anda tidak perlu mencari-mencari, menebak-nebak, mengira-ngira, menduga-duga, karena semuanya itu sudah di Pasrahkan, sudah di serahkan, jadi, jangan di ungkit-ungkit lagi.

Kalau sudah nol, dimana kekuatan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah yang di maksud WEB…?!

Heeemmmm…
Jangan bertanya soal dimana letak kekuatannya, sebab Dzat Maha Suci Tuhan/Allah itu, melampaui semua dan segalanya, kita tidak akan bisa mengetahuinya, terkecuali jika Wahyu Panca Laku atau iman, bisa Anda terapkan seluruhnya/semuanya, mulai dari tingkat 1 hingga ke 5, ini baru tingkat ke1, untuk masalah dan keinginan Anda.

Sekarang bagaimana dengan penyelesaian masalah atau keinginan kita, kalau ego/pamrihnya sudah nol…?!

Jika ego/pamrih kita sudah nol, berarti sudah tidak ada usaha dalam bentuk apapun dalam diri kita untuk menyelesaikan masalah. He he he . . . Edan Tenan.

Caranya…
Ikuti perintah Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, yang energinya berpusat dan berada di telapak tangan kanan kita. Ikuti dengan penghayatan rasa yang sadar, tentang apapun yang terjadi di telapak tangan kanan, jika tangan bergerak, terima gerakannya, ikuti gerakannya dengan penghayatan rasa yang sadar, terus rasakan lebih dalam, lebih dalam lagi.

Semakin dalam kita mengikuti perintah Dzat Maha Suci Tuhan/Alah yang bermuara/berpusat di telapak tangan kanan, semakin jelas terlihat apa yang jadi masalah dan keinginan Anda, dan jika sudah jelas terlihat dan terasa masalah/keinginan Anda tersebut, lalu berSabda-lah. Jika itu masalah, sabda-lah “Selesai” kalau itu keinginan, sabda-lah “Berhasil”

Setelah selesai berSabda, lalu ucapan syukur/terima kasih kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, lalu akhiri Patrap Anda dengan Patrap Palungguh Panutup 3x.

Palungguh Panutup;
Asmo sejati lungguho ingkang prayugo. Ragane arso tentrem. Sun sangoni basuki. Kalis ing sambikolo. Kanti teguh rahayu slamet. 3x. Dan selesai.

Sekarang silahkan di Praktekan, jangan di teori kan, karena apa yang saya bagikan ini, bukan teori, melainkan praktek yang harus di Buktikan, jadi. Sekarang silahkan di Praktekan. Agar supaya dapat membuktikan sendiri, bukan katanya Wong Edan Bagu.

Peringatan;
Praktek menyelami wilayah ini, semakin di selami, semakin luas dan halus, dan semakin tidak bertenaga, halus,,,,lembut,,,lemas,,,seakan tidak ada otot tidak ada tulang.

Ada ID atau dorongan biologis di setiap diri manusia, dorongan ini, biasanya akan muncul dan memberontak, ketika sesuatu yang tidak mengenakkan terjadi saat Bersamadi Pasrah ini, jadi, harus mampu melawan perasaan ragu atau bimbang tersebut, dengan jujur legowo tanpa tekanan/keterpaksaan.

Karena pasrah, bukan teori ataupun cerita, pasrah adalah keadaan kejiwaan yang dapat kita tempati, jadi harus benar-benar jujur legowo (ikhlas) tanpa tekanan apapun.

Orang mengaku pasrah, kalau tidak berada di tempat pasrah itu sendiri, maka pasrahnya “pasrah bohong” melainkan pasrah modus atau akal-akalan.

Keadaan pasrah, adalah keadaan dimana jiwa kita tidak ada daya upaya apapun, namun merasakan suatu kekuatan di luar dirinya.

Kekuatan itu begitu lembut namun kuat, pasrah yang lembut namun kuat inilah yang sering dilatih dalam ilmu taichi, sehingga wilayah pasrah ini, dapat digunakan untuk keperluan praktis seperti pengobatan, meramal, mencipta uang dll dan lain sebagainya.

Kesimpulannya;
Pasrah adalah kekuatan, orang pasrah berarti menyerahkan dirinya kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah sepenuhnya secara total, sehingga kekuatan dirinya menjadi hilang dan di gantikan dengan kekuatan dari Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Yang artinya, ada kekuatan yang diarahkan, yaitu kekuatan kembali kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah, yang juga kekuatan pasrah ini, dapat digunakan untuk menyerahkan sesuatu yang menjadi kebutuhan bagi kita.

Misalnya kita mengalami sakit maka sakit tersebut dapat kita pasrahkan kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah. Misalnya lagi, kita dililit hutang dan kita tidak mungkin bisa membayarnya, maka gunakan kekuatan pasrah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah ini, maksudnya serahkan segala hutang kita kepada-Nya, jika sudah mencapai nol, lalu Sabda “LUNAS”

“Barang siapa yang bertawakal kepada-Ku, maka AKU akan memberikan kecukupan bagi masalahnya”

Artinya Dzat Maha Suci Tuhan/Allah akan memberi solusi dari masalah yang dihadapi dan keberhasilan bagi keinginan kira.

Jadi, rahasia keajaiban dari semua masalah dan segala keinginan itu, ada di Wahyu Panca Laku tingkat pertama. Yaitu; Pasrah kepada Dzat Maha Suci Tuhan/Allah.

Kekuatan penyerahan total inilah yang akan menggerakkan Kekuasaan Dzat Maha Suci Tuhan/Allah yang Maha Dahsyat, bukan kekuatan diri yang lemah, tapi kekuatan Dzat yang Maha Segalanya.

Masih ingat artikel wejangan saya yang tanpa tedeng aling-aling…?!
Isi itu kosong, kosong itu isi, demikian pepatah mengatakan.

Di dalam kepasrahan total, akan ada kekuatan, di dalam kesombongan, akam ada kelemahan alias tidak ada kekuatan sama sekali.

Aneh kan… Memang otak ini aneh… tidak dipakai, eh, malah kreatif… kalau dipakai, ehh, malah nge hang…. nggak percaya…?!
BUKTIKAN.

Semoga dapat membantu menyelesaikan masalah Anda dan mengabulkan keinginan Anda. Saya Wong Edan Bagu…. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: http://www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya