MAUNYA TUHAN KEPADA HAMBANYA:

23434793_388564508256276_3380068416340376044_n

MAUNYA TUHAN KEPADA HAMBANYA:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
Brebes Jateng. Hari Kamis. Tanggal 9 November 2017.

Huh…!!!
Begini salah…!!!
Begitu salah…!!!
Ini dan itu sudah, tapi belum juga tercapai…!!!

Sebenarnya. Apa sih, maunya Tuhan terhadap kita…?!

He he he . . . Edan Tenan.
Manusia diciptakan untuk beribadah, sedangkan tujuan dari Ibadah, adalah untuk menumbuhkan Iman.

Dibalik iman ada ketakwa’an, di balik ketakwaan ada kesuksesan/keberhasilan, di balik kesuksesan/keberhasilan, ada kesempurnaan. Dan kesempurnaan inilah yang Tuhan inginkan dari kita.

Tuhan ingin kita Sukses/Berhasil mencapai kesuksesan atau keberhasilan dunia dan akhirat, secara sempurna, bukan secara abal-abal. Sebab itu Tuhan mempermudah cara dan tidak mempersulit kita.

Dan adalah kepunyaan Allah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah Wajah Allah” (Al-Baqarah:115)

“Kursi Allah meliputi langit dan bumi” (Al-Baqarah:255)

“Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” (Ar-Rahman:27)

“Allah Menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak Menghendaki kesukaran bagimu” (Al-Baqarah: 185)

“Tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (Al-Baqarah: 286)

“Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak Membersihkan kamu dan Menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur” (Al-Ma’idah:6)

“Allah hendak Memberikan keringanan kepadamu, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah” (An-Nisa:28)

Lalu….
Kenapa dan mengapa kita mempersulit diri sendiri…?!

“INI MAUNYA TUHAN KEPADA KITA”

Pertama yang dimaui oleh Dzat Maha Suci dari hambanya.
Adalah PENGAKUAN;
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa” (Al-Ikhlas:1)

Kedua, adalah PERTAUBATAN;
“Wahai orang-orang yang beriman. Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya…” (At-Tahrim:8)

“Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, Maka Sesungguhnya dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat” (Qs. Al-Israa:25)

Ketiga, adalah PEMBERSIHAN;
“…AKU tidak bisa berada di bumi ataupun di langit, tapi AKU bisa berada dalam hati seorang mukmin yang benar…”

“Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya kembali kepada Allah” (Asy-Syuuro: 40)

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri” (Al-Isra:7)

Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit; “Maka dengan surat itu, bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir” (At-taubah:125)

“Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari, demi bulan apabila mengiringinya, demi siang apabila menampakkannya, demi malam apabila menutupinya (gelap gulita), demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan), demi bumi serta penghamparannya, demi jiwa serta penyempurnaan(ciptaan)nya, maka Dia Mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)” (As-Syams:1-9)

Ke’empat, adalah PENGABDIAN;
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (Adz-Dzariyat:56)

“Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja” (Al-Ankabuut:56)

Ke’lima adalah KETERGANTUNGAN;
“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan” (Al-Fatihah:5)

Ke’enam, adalah PENDEKATAN;
”Dan kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. tetapi kamu tidak melihat” (Al-Waqi’ah:85)

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qaff:16)

“Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah; “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung” (At-taubah:129)

“Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diri-Ku. Kalau dia mengingat-Ku di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari” (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)

Ketujuh, adalah PENGEMBALIAN;
“Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami” (Al-Mukminun:115)

“Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali” (Al-Baqarah 2:156)

Para Kadhang Kinasihku Sekalian…
Dengan Cara apa kita menuruti keTujuh mau-Nya Tuhan itu…?!

Kalau bukan dengan Wahyu Panca Ghaib…!!!

Bisa kah kita menggunakan Wahyu Panca Ghaib jika Tanpa Wahyu Panca Laku atau Iman atau Sedulur Papat Kalima Pancer…?!

Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik, maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya, apabila dia buruk, maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah Hati.

1. Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari.
2. Demi bulan apabila mengiringinya.
3. Demi siang apabila menampakkannya.
4. Demi malam apabila menutupinya (gelap gulita).
5. Demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan).
6. Demi bumi serta penghamparannya.
7. Demi jiwa serta penyempurnaan(ciptaan)nya.
Maka Dia Mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan-Nya. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya jiwa itu.
(As-Syams:1-9)

Duh… Gusti Ingkang Moho Suci. Pencipta dan Penguwasa alam semesta seisinya. Bapak Ibu dari segala Ilmu Pengetahuan, sungguh saya telah menyampaikan Firman-Mu, kepada orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. maafkan lah saya, jika apa yang telah saya sampaikan, kepada orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi, tidak membuat orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. segera Sadar dan menyadari akan kebenaran-Mu. Ampunilah orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi., dan bukakanlah pintu hati mereka, dan terangilah dengan Rahmat-Mu, agar tidak ada lagi kegelapan dan kesesatan di hati orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. Damai dihati, damai didunia, damai Di Akherat.

Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup…_/\_…. Aaamiin. Terima Kasih. Terima Kasih Dan Terima Kasih*
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
ALAMAT:
“PESANGGRAHAN”
PESONA JAGAT ALIT
+WEB+
Angudi Dayaning Sedulur Papat Kalima Pancer.
Desa. Karangreja. RT/Rw. 02/03. Kec. Tanjung. Kab. Brebes. Jawa Tengah Indonesia. 52254.
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; DACB5DC3”
@EdanBagu
www.wongedanbagu.com
https://putraramasejati.wordpress.com
http://facebook.com/tosowidjaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s