Benar dan Baik itu, relatif:

2017-08-09_18.42.36

Benar dan Baik itu, relatif:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
Semarang Jateng. Hari Kamis. Tanggal 10 Agustus 2017.

Para kadhang Kinasih,,, Tahu tidak..?! Tentang apa penyebab konflik terbesar diseluruh dunia…?!

Penyebab Konflik Terbesar di seluruh dunia, terutama pada diri pribadi kita. Adalah Benar dan Baik.

Perang dunia I dan II dll, terjadi karena masing masing membela apa yang benar bagi mereka.

Konflik keagamaan, kebudayaan, kepercayaan, bahkan jabatan, juga terjadi karena masing masing membela apa yang benar bagi mereka.

Anda berantem sama pacar Anda. Anda bertengkar dengan istri Anda. Anda berduel sama teman Anda. karena masing masing merasa benar. Begitu juga dengan yang di sebut Baik.

Ketika tulisan saya tidak menyinggung ego Anda, ketika saya menulis hal-hal yang sependapat dengan Anda, menampilkan photo rapi dan ganteng. Anda pasti mengatakan saya Baik.

Akan tetapi, ketika saya menulis hal-hal yang Anda tidak setujui, bahkan tulisan saya menyerang ego Anda, apa lagi dengan photo yang telanjang dan jelek, spontan Anda katakan saya tidak Baik.

Ketika seorang maling ayam, mencuri seekor ayam dari tetangganya, menurut dia, adalah Baik, buat si maling, tapi Tidak benar dimata hukum.

Ketika seorang pelacur menjajakan tubuhnya kepada hidung belang, menurut mereka adalah baik, buat si pelacur (karena mendapatkan uang tidak dengan mencuri atau menipu) dan bagi si hidung belang (Karena mendapatkan tubuh mulus), tapi Tidak Benar menurut norma hukum agama dan negara serta susila di masyarakat.

Masih banyak lagi benar dan baik penyebab konflik lainnya, yang intinya, inilah yang dibela sampai titik darah penghabisan oleh hampir semua orang di dunia.

Setiap Benar atau Kebenaran, adalah relatif. Begitupun dengan yang disebut Baik atau Kebaikan.

Tergantung dan Bergantung cara dan sistem melihat atau memandangnya dari sudut subyek yang mana.

Andai saja semua orang tahu, bahwa yang di sebut Benar dan yang bilang Baik itu adalah relatif. Tergantung dari sudut pandang siapa dan Bergantung dari sudut pandang mana. Wow….

Coba renungkan dengan kesadaran nalar logikanya kita….
Apa jadinya, ketika konflik terjadi, dan mereka sadar bahwa yang sedang mereka bela hingga titik darah penghabisan itu, adalah sebuah kerelatifan belaka.

Yupzzzz….
Sejak kapan sih, kita harus tau. Mana yang benar mana yang salah…?!
Mana yang baik mana yang jahat…?!
Mana yang sukses mana yang gagal…?!

Kenapa hal-hal ini selalu ada pasangannya…!?

Apakah mutlak itu juga ada pasangannya…!? Ada lawan katanya…!?

Anda akan Terjebak lamaaaaa…. Dalam Permainan Catur Dunia ini. Jika tidak BerWahyu Panca Laku (iman). He he he . . . Edan Tenan.

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; DACB5DC3”

https://putraramasejati.wordpress.com

http://webdjakatolos.blogspot.com

http://facebook.com/tosowidjaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s