Kunci Keno Kanggo Opo Wae. Waton Ora Tumindak Luput:

19149122_323269388119122_8565839663238038582_n

Kunci Keno Kanggo Opo Wae. Waton Ora Tumindak Luput.
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
Banyuwangi Jatim. Hari Jumat. Tanggal 23 Juni 2017

Kunci Keno Kanggo Opo Wae. Waton Ora Tumindak Luput. Begitulah Sabda Romo Semono Sastrohadijoyo. Yang artinya. Kunci bisa untuk apa saja. Asal tidak berbuat salah.

Para kadhang kinasihku sekalian, apapun alasannya, kita tidak bisa terlepas dari yang namanya tradisi adat istiadat, karena, hal itulah, yang membedakan kita sebagai manusia hidup, dengan mahluk lainnya, seperti hewan, tumbuhan dll.

Terkecuali jika dunia ini di perbarui semua penataannya dari segalah halnya.

Selain itu, tradisi adat istiadat, adalah warisan para leluhur kita, yang tak ternilai harganya, yang pantas kita jaga dan kita lestarikan, sebab di dalamnya, terkandung banyak makna, yang bisa kita pelajari sebagai ilmu pengetahuan.

Berkunjung ke keramat/makam/kuburan keluarga, yang lebih di kenal dengan istilah ziarah atau nyekar atau napak tilas, di hari-hari tertentu. Khususnya hari raya yang beberapa saat lagi akan kita jumpai di bulan ini.

Adalah salah satu tradisi adat, yang sejak jaman dulu, di lakukan oleh para leluhur pendahulu kita, selain untuk mengenang, mengingat, membersihkan dan merawat tempat persemayaman terakhir orang yang berati dalam kehidupan kita, dari sisi lain, kita bisa bercermin, bahwasannya, sehebat apapun kita, kelak, kitapun akan mengalami hal yang sama.

Dan dengan alasan tersebut, saya akan membagikan ilmu pengetahuan saya, bab ziarah atau nyekar atau napak tilas, dengan menggunakan Wahyu Panca Ghaib. Berikut ini Tata Caranya;

Langkah Awal;
Siapkan kembang setaman secukupnya, ketika hendak berangkat ke kuburan. Baca Palungguh Pambuko 3X. Dengan Patrapnya.

Palungguh Pambuko;
Sedulur papatku. Lungguho ingkang prayugo. Ragane arso tentrem. Sun sangoni basuki. Kalis ing sambikolo. Kanti teguh rahayu slamet. 3X.

Lalu berangkat ke pemakaman dengan sikon jiwa raga bersih dan membawa kembang setaman, jika sudah terlalu lama tidak mengunjungi makam, bawalah alat untuk membersihkan tempatnya.

Langkah Kedua;
Ketika sampai di kuburan, hendak memasuki area pemakaman, di gerbang masuk kuburan. Berhentilah sejenak, lalu, mintalah ijin dan ridha kepada Dzat Maha Suci, seperti dibawah ini;

(Romo… Kanjeng Romo Sejati Gusti Prabu Heru Cokro Semono. Kulo nyuwun pangestu lan pengayoman. Ugo sedoyo ingkang kulo aturaken. Sageto kelaksanan. Kanti teguh rahayu slamet).

Lalu melangkah masuk ke area kuburan menuju makan yang di maksud.

Langkah Ketiga;
Setibanya di kuburan yang di maksud, duduklah dengan sopan di samping barat makam, sehingga posisi kita bisa menghadap ke arah timur, lalu,,, ketuklah makam itu tiga kali, dengan menggunakan lima jari telapak tangan kanan, lalu,,, ucapkan salam seperti contoh dibawah ini.

Misalkan yang di kunjungi makam bapak saya sendiri bernama matsalim;
(Rahayu… Bapak Matsalim, saya toso wijaya anakmu, datang mengunjungimu, untuk mengingat dan mengenangmu dengan Wahyu Panca Ghaib).

Langkah Ke’empat;
Patrap Mijil Sowan 1X.
Asmo sejatinta disebut… Jeneng siro mijilo. Panjenengan ingsun. Kagungan karso. Arso sowan ingarsaning bapak matsalim sejati. Reksanen murih kelaksanan kang dadi sediyane. Kanti teguh rahayu slamet

Lalu Paweling 3X.
Siji-siji. Loro-loro. Telu-telonono.
Siji sekti. Loro dadi. Telu pandito.
Siji wahyu. Loro gratrahino. Telu rejeki.

Langkah Kelima;
Bersemedilah menerapkan Wahyu Panca Laku, rasakan dan rasakan terus,,, lebih dalam, lebih dalam lagi, hingga berhasil menemukan rasanya Wahyu Panca Laku dari awal hingga akhir, lalu ambil kembang setamannya. Dan bacakan Kunci 7x. Setiap selesai membaca sekali, tiup ke kembang setaman, setelah selesai 7x baca kunci dan meniup kembang setaman 7x pula, lalu taburkan kembang setaman itu, diatas makam, dari arah selatan ke utara.

Langkah Ke’enam;
Lalu bersihkan sekitar kuburan itu, jika terlihat kotor atau banyak rumputnya dll, setelah selesai. Lalu baca Palungguh Panutup 3X dengan Patrapnya;

Palungguh Panutup;
Asmo sejatinya di sebut… Lungguho ingkang prayugo. Ragane arso tentrem. Sun sangoni basuki. Kalis ing sambikolo. Kanti teguh rahayu slamet.

“PERINGATAN”
Artikel ini. Hanya berlaku untuk Para Putero Romo, yang belum menguwasai Laku Patrap Menyempurnakan ruh/roh.

Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s