Lima Hal Penghalang Iman Cinta Kasih Sayang Tuhan:

Lima Hal Penghalang Iman Cinta Kasih Sayang Tuhan:
(Artikel Khusus Untuk Para Kadhang Didikan Saya)
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
Giwangan Jogjakarta. Hari Senin. Tgl 30 Januari 2017
Para Kadhang Kinasihku sekalian. Tugas kita bukanlah menemukan Iman cinta kasih sayang Tuhan, tapi sepenuhnya mencari dan menemukan segala tembok/dinding penghalangIman Cinta Kasih Sayang Tuhan, (bagi kita untuk mendapatkan)Iman Cinta Kasih Sayang yang kita bangun di dalam diri kita sendiri.
Tidak peduli berapa usia Anda, latar belakang Anda, atau sistem kepercayaan spiritual Anda, Iman cinta kasih sayang sangat dibutuhkan semua orang. Kita semua di sini, untuk belajar mencintai, mengasihi, menyayangi, banyak metode penyembuhan diri kita, dalam kehidupan ini, berasal dari hubungan kita sendiri dengan Tuhan.
 
Iman Cinta Kasih Sayang Tuhan itu, sebenarnya mudah, namun kadang kita terlalu membebani diri kita sendiri, untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan. Pengalaman dan sistem kepercaya’an, dapat menyebabkan rasa untuk mencintai, mengasihi, menyayangi Yuhan menjadi terhalang atau sulit.
 
Dianataranya…
Lima hal atau Faktor Penghambat Rasa untuk Mencintai Mengasihi Manyayangi Tuhan dibawah ini.
 
Satu. Takut Dikritik;
Apakah Anda merasa malu/marah ketika seseorang mengkritik Anda?
 
Apakah Anda mengalihkan atau mengubah percakapan ketika seseorang mengkritik penampilan Anda?
 
Belajar bagaimana untuk mengambil kritikan/pujian tanpa merasa bersalah atau merasa perlu untuk membalikkan, adalah salah satu langkah paling penting untuk membuka hati Anda untuk menerima lebih banyak cinta.
 
Jika Anda tidak dapat menerima pujian/atau kritikan dengan baik, Anda akan terhalang untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan. Berlatih dan belajarlah selalu tentang bagaimana menyikapi, menghargai dan menerima diri sendiri untuk semua kritikan/dan pujian yang Anda terima.
 
Dua. Takut Membuka Hati;
Untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan, Anda harus membuka hati untuk memberikan cinta kasih sayang. Membuka hati untuk memberikan cinta kasih sayang, berarti Anda tidak hanya mencintai, mengasihi, menyayangi dan percaya pada diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar Anda.
 
Hal ini kadang menantang dan memerlukan waktu panjang, terutama jika Anda melihat dunia ini, sebagai tempat yang dingin dan keras. Tetapi semakin Anda mulai membuka ruang di dalam hati Anda, semakin Anda akan menarik pengalaman positif.
 
Untuk prakteknya, mulailah dengan memberikan senyum pada orang yang Anda temui di jalan. Tindakan kecil ini membantu untuk membuka hati Anda dan mengundang kepercayaan dan cinta kasih sayang ke dalam hidup Anda.
 
Tiga. Takut Tidak Menjadi Cukup Baik;
Setiap orang memiliki rasa takut, itu sangat normal dan menjadi bagian dari kehidupan. Caranya adalah dengan tidak membiarkan ketakutan Anda terus menakut-nakuti kehidupan Anda.
 
Bila Anda menyimpan rasa takut, bahwa Anda tidak cukup baik, cukup kaya, cukup pintar, atau cukup ganteng/cantik, Anda langsung memblokir aliran cinta kasih sayang Tuhan dan keberkahannya ke dalam hidup Anda.
 
Ketika Anda mau menerima diri sendiri, semua kekurangan dan kelebihan, Anda sudah membuka ruang di hati dan melepaskan penghambat yang menahan Anda untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan.
 
Untuk prakteknya, Anda harus belajar memaafkan. Ini berarti Anda harus menerima dan memaafkan semua hal dalam diri yang selama ini membebani hati Anda. Dengan cara memaafkan, semua beban emosi tidak lagi menjadi bagian dari sistem kepercayaan Anda dan kemudian berganti dengan pikiran positif dan membahagiakan.
 
Empat. Suka Menghakimi Diri Sendiri dan Orang Lain;
Apakah Anda cepat menghakimi orang lain berdasarkan tindakan atau penampilan mereka?
 
Bila Anda memiliki kebiasaan suka menilai orang lain atau berbicara buruk tentang orang lain, itu tidak hanya menurunkan getaran rasa Anda, tetapi juga menutup hati Anda untuk mencintai, mengasihi dan menyayangi sesama hidup.
 
Menghakimi orang lain dengan perkataan kasar juga merupakan tanda bahwa Anda cepat untuk menilai diri sendiri dan tindakan Anda sendiri, yang justru mengarahkan Anda jauh dari cinta kasih sayang Tuhan dan dipenuhi ketakutan. Alih-alih menghakimi diri sendiri dan orang lain, cobalah untuk berlatih memberikan cinta kasih sayang. Jadilah lembut dengan diri sendiri dan mencoba untuk membawa rasa pemahaman baru tentang bagaimana Anda melihat orang lain.
 
Ini bukan berarti Anda perlu untuk mentolerir perilaku buruk, Anda harus menemukan cara yang damai dan penuh cinta kasih sayang untuk menangani semua situasi kehidupan Anda dan sekitarnya.
Lima. Kurangnya Aktualisasi Diri;
Apakah Anda tahu apa yang Anda inginkan?
Apakah Anda tahu apa yang benar-benar Anda cari?
 
Belajar untuk mengaktualisasikan diri, tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri. Itu adalah cara yang ampuh untuk membuka hati Anda.
Aktualisasi diri adalah kebutuhan naluriah pada manusia, untuk melakukan yang terbaik dari yang dia bisa. Tingkatan tertinggi dari perkembangan psikologis ini, bisa dicapai bila semua tujuan dasar, sudah dipenuhi dan memaksimalkan seluruh potensi dirinya, sehingga menarik energi positif lebih besar.
 
Temukan tujuan dasar diri sendiri dan manfaatkan potensinya, tanyakan pada hati Anda, apa yang paling berharga untuk saat ini. Mungkin hubungan atau mungkin juga waktu untuk meraih kesuksesan. Tanyakan semua tujuan Anda dengan rasa, itu adalah cara yang bagus untuk melepaskan penghalang.
 
Para Kadhang Kinasihku sekalian…
Berikan waktu dan ruang, (jeda), untuk mencintai diri sendiri, dan orang lain. Untuk yang muslim, sholat dan dzikir adalah bentuk dari jeda, Untuk Putero Romo. Patrap Semedi adalah bentuk jeda, dimana keadaan batin beralih dari mencengkeram urusan, menjadi melepaskannya. Saat kita tidak mau jeda, maka urusan dunia kita sendiri yang mengurus. Saat mau melakukan jeda, kesadaran kita bergeser ke kesadaran yang lebih luas menuju ke kondisi menerima dan urusan dunia akan di urus oleh Romo. Jadi, ketika di “Dalam” telah selesai, maka “diluar” akan selesai dengan sendirinya. Sesuai dengan janji-Nya, “Kerjakan urusanKu maka segala urusanmu AKU yang selesaikan”. Orausah melu cawe-cawe. Romo kang Bakal ngrampungi.
 
Salam Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Gusti Ingkang Maha Suci. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semua Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666. SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s