Cara Menemukan Kesadaran Murni didalam Laku Spiritual:

Cara Menemukan Kesadaran Murni didalam Laku Spiritual:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Jawa Dwipa Hari Rabu Pon. Tgl 27 Juli 2016

Para Kadhang dan Para Sedulur kinasihku sekalian… Ketahuilah. Seseorang yang telah menemukan kesadaran murni, dan telah mendapatkan pencerahan dari Hidupnya sendiri, tidak akan bersandar pada siapapun, pada suatu apapun dan tidak akan membuat dirinya sandaran Bagi siapapun. INGAT Itu.

Sebab… Kesempurna’an seluruh pencipta’an ini. Sesungguhnya ada padatiap-tiap diri manusia hidup. Dan tujuan ini, hanya dapat dipenuhi jika manusia hidp itu, telah dapat menyadarkan bagian dari dirinya, yang mewakili Dzat Maha Suci/Tuhan-nya, yaitu Dzat Maha Suci/Tuhan itu sendiri.

Laku Spiritual, hanya dapat dibangkitkan ketika manusia hidup, dengan segenap jiwa raganya, laku hanya kepada Dzat Maha Suci/Tuhan. Karena Dia adalah,,, sandaran yang paling hakiki. Maksudnya; Sumber energi atau kekuatan yang sangat kuat tanpa batas, dan tidak pernah habis. Karena Dzat Maha Suci adalah pemelihara dan pelindung terhadap seluruh makhluk-Nya, tanpa kecuali.

Ada kisah dari salah satu Nabi yang saya sukai, yaitu Nabi Muhammad saw; Pada suatu ketika, Nabi Muhammad diancam akan dibunuh, dengan sebuah pedang yang terhunus di leher Nabi, oleh seorang pembunuh bayaran.

Si pembunuh yang telah meletakan pedang di leher Nabi, dengan nada mengancam berkata ”Siapa yang dapat menyelamatkan Engkau dari pedangku ini?”

Dengan PD, penuh percaya diri dan Iman, maksudnya, keyakinan yang mantap Nabi menjawab “Allah!”

Spontan pedang Si pembunuh terpental , dan pedang dapat diambil oleh Nabi dan mengancam balik Si pembunuh yang tengah menggigil.
”Sekarang siapa yang dapat menyelamatkanmu?”

“Tidak ada,” Jawab si pengancam yang hendak membunuh.
“Hanya belas kasihmu yang bisa menyelamatkan saya.”

Romo Semono Sastrohadijoyo menjelaskan tentang bagaimana Kanjeng Romo Sejati Gusti Prabu Hare Cokro Semono menjadi sumber kekuatan dan sumber energi tanpa batas. Yang kalau saya jelaskan dengan bahasa sederhananya, agar mudah di pahami. Seperti ini INTInya.

Jika seorang Putro Romo dapat menggantungkan gelar gulung dirinya, dengan sepenuhnya, hanya kepada Sang Dzat Maha Suci, maka sesungguhnya ia berada dalam pemelihara’an-Nya, (lebur manunggal menjadi satu dengan-Nya), sehingga tidak ada satupun kekuatan yang dapat mencelakakannya. Ketika seseorang butuh bantuan-Nya, segera Dia memberikan bantuan tanpa menunggu perantara/utusan. Karena itulah Romo Semono Sastrohadijoyo Mengingatkan “Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Kunci”

Para Kadhang dan Para Sedulur kinasihku sekalian… Ketahuilah bahwa sesungguhnya, walaupun seluruh manusia dan jin memberi pertolongan dan bantuan kepadamu, mereka tidak akan mampu memberikannya, terkecuali sesuatu yang telah ditetapkan Dzat Maha Suci untukmu. Dan sebaliknya, bila mereka menjahatimu, maka merekapun tidak akan dapat melakukanya kepadamu, terkecuali yang telah ditetapkan oleh Dzat Maha Suci atasmu. Sebab itu. Romo Semono Sastrohadijoyo wanti-wanti dalam sabda-nya “Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Kunci”

Para Kadhang dan Para Sedulur kinasihku sekalian… Coba Perhatikan Kata-Kata Romo Semono Sastrohadijoyo. (Jika seorang Putro Romo dapat menggantungkan gelar gulung dirinya, dengan sepenuhnya, hanya kepada Sang Dzat Maha Suci, maka sesungguhnya ia berada dalam pemelihara’an-Nya, (lebur manunggal menjadi satu dengan-Nya), sehingga tidak ada satupun kekuatan yang dapat mencelakakannya. Ketika seseorang butuh bantuan-Nya, segera Dia memberikan bantuan tanpa menunggu perantara/utusan. Karena itulah Romo Semono Sastrohadijoyo Mengingatkan “Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Tetep Kunci”)

Apa detail dari “Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Kunci itu?” Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu Didalam Jiwa Ragamu.

Maksudnya;
Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu di dalam jiwa ragamu, niscaya Dia memelihara-Mu. Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu di dalam jiwa ragamu, niscaya kamu mendapati-Nya, selalu ada dihadapanmu, di belakangmu, disampingmu, diatas dan dibawahmu dan didalam dirimu. Apabila kamu bermohon, maka bermohonlah hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu meminta pertolongan, maka mintalah hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu mencintai, maka cintailah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu mengasihi, maka kasihilah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu menyayangi, maka sayangilah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Jangan yang lain selain-Nya. Agar iman-mu tidak terbagi, agar supaya kesadaran-mu murni “Tan kemomoran”.

“Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Kunci” (Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu Didalam Jiwa Ragamu).

Adalah merupakan kalimah yang ampuh, yang keluar dari sabda lisan Romo Semono Sastrohadijoyo, untuk kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. mungkin ada diantara kita yang selama ini telah mengabaikan kalimat “Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Tetep Kunci”, yang artinya telah melupakan Dzat Maha Suci.

Seseorang butuh manakala ia gagal dalam menjalani hidup. Tuhanpun bukan lagi awal dan akhir dari setiap perbuatan, melainkan hanya sampingan. Tuhanpun hanya sebagai pelarian, bukan tujuan. Begitupun sebaliknya. Padahal kitalah yang membutuhkan hubungan ini agar selalu harmonis dengan-Nya. He he he . . . Edan Tenan.

Lalu….
Bagaimana Cara Menemukan Kesadaran Murni didalam Laku Spiritual…?! Jawabannya; “BERSIHKAN HATI DAN BUKA PIKIRANmu Dengan Jernih”

Para Kadhang dan Para Sedulur kinasihku sekalian… Menurut Pengetahuan Laku Spiritual Pribadi saya Wong Edan Bagu. Tuhan-Dzat Maha Suci itu, Indah dan Tenteram serta mencintai, mengasihi, menyayangi semua dan segalanya yang telah di ciptakan-Nya. Itu sebab, seluruh mahluk hidup, memuja-Nya dan Berburu dengan berbagai macan cara untuk mendapatkan-Nya.

Pertanya’annya sekarang. Apa buktinya kalau Tuhan Dzat Maha Suci itu Indah dan Tenteram..?!

Ini Buktinya;
Buktinya… Tidak seorangpun yang menyukai keburukan atau kejelekan. Semuanya menyukai ke INDAHAN. Demi sebuah keindahan, berbondong-bondong mendatangi pantai, tanpa takut bahaya dari ombak di tepinya. Iya apa iya? Ini membuktikan kalau Dzat Maha Suci Tuhan itu Indah, dan menanamkan keindahan itu pada tiap-tiap diri manusia hidup cipta’an-Nya.

Buktinya… Tidak ada seorangpun yang bisa sehat bugar kalau tidak tidur. Baik siang maupun malam. Yang namanya Tidur itu, harus. Tidak bisa tidak. Pada hakikatnya, tidur adalah Tenteram. Jika tidak Tenteram. Tidak akan bisa tidur. Iya apa iya?

Lalu apa buktinya kalau Tuhan Dzat Maha Suci itu mencintai, mengasihi, menyayangi semua dan segalanya yang telah di ciptakan-Nya..?!

Mudah… Ini Buktinya;
Apa mungkin bisa ada di Dunia ini. Jika tidak di cintai, di kasihi, di sayangi-Nya…?!

Tapi Kenapa…?!
Ada orang yang penampilannya indah, tapi ia tidak disukai orang lain? Kenapa ada orang yang memiliki rumah yang megah tapi hidupnya tidak bahagia ? Kenapa ada orang yang suaranya indah, tapi akhirnya ia mengalami nestapa ? Kenapa ada orang yang mencintai dan mengasihi serta menyayangi, namun di balas dengan kebencian, caci maki, fitnah dan keburukan lainya ?

Sebaliknya, ada orang tua yang secara fisik tidak menarik, tapi dicintai dikasihi di sayangi banyak orang. Ada orang yang tunanetra tapi suaranya dipuji banyak orang. Ada tukang hasut, tukang adu domba, tapi justru banyak teman, di percaya, ada tukang tipu tapi di percaya, jahat tapi kaya raya dll.

Jawabanya;
Pasti ada apa-apanya dibalik fenomena tersebut. Maka… Laku-lah-Baca-lah “Kunci” Ana apa-apa Kunci. Ora ana apa-apa Kunci.

Praktekan Wahyu Panca Gha’ib dengan Panca Laku. Tanpa begitu, kita takan pernah bisa mengerti apalagi paham. Karena ini sudah menyangkut Dzat Maha Suci Hidup. Jadi,,, hanya dengan Bersama-Nya ah kita bisa Tau. Untuk itu….

Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu di dalam jiwa ragamu, niscaya Dia memelihara-Mu. Peliharalah Dzat Maha Suci Tuhanmu di dalam jiwa ragamu, niscaya kamu mendapati-Nya, selalu ada dihadapanmu, di belakangmu, disampingmu, diatas dan dibawahmu dan didalam dirimu. Apabila kamu bermohon, maka bermohonlah hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu meminta pertolongan, maka mintalah hanya kepada Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu mencintai, maka cintailah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu mengasihi, maka kasihilah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Apabila kamu menyayangi, maka sayangilah Dzat Maha Suci Tuhanmu. Jangan yang lain selain-Nya. Agar iman-mu tidak terbagi, agar supaya kesadaran-mu murni “Tan kemomoran”.

Duh… Gusti Ingkang Moho Suci. Pencipta dan Penguwasa alam semesta seisinya. Bapak Ibu dari segala Ilmu Pengetahuan, sungguh saya telah menyampaikan Firman-Mu, kepada orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. maafkan lah saya, jika apa yang telah saya sampaikan, kepada orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi, tidak membuat orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. segera Sadar dan menyadari akan kebenaran-Mu. Ampunilah orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi., dan bukakanlah pintu hati mereka, dan terangilah dengan Rahmat-Mu, agar tidak ada lagi kegelapan dan kesesatan di hati orang-orang yang saya Cintai. Kasihi dan Sayangi. Damai dihati, damai didunia, damai Di Akherat.

Damai… Damai… Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup….._/\_….. Aaamiin… Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan BaGu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Handphon: 0858 – 6179 – 9966
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

10 thoughts on “Cara Menemukan Kesadaran Murni didalam Laku Spiritual:

  1. nazarua mengatakan:

    Alhamdulillah…se ianya…kesadaran yg tinggi lahirnya lazat…jagalah Maha suci hidup dlm jiwa ragamu…selamat..damai..tenang..

  2. nazarua mengatakan:

    Assalaam…Mas..apa ini jln practise nya…sezat..sesifat…seasma…seafaal Allah…

  3. Naza Abdullah mengatakan:

    Dgn kesadaran penzahiran yg ada skrg bole mengarah kpd yg esa…

  4. nazarua mengatakan:

    Kesadaran tanpa sandaran yg lain…

  5. nazarua mengatakan:

    Assalaam….Ayahanda……anakanda mohon semua komentar anakanda dihapuskan pada setiap tajuk perbincangan, pertanyaan dan jawapan nya….moga tidak disalah ertikan oleh org yg anakanda cintai kasihi sayangi…..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s