PENGALAMAN PERJALANAN SPIRITUAL MERAGA SUKMA :

Presentation1
PENGALAMAN PERJALANAN SPIRITUAL… BAGI WEB…
MERAGA SUKMA Adalah Bagian dari SEBUAH PERJALANAN SPIRITUAL.
“Dalam keadaan hening, tubuh saya terasa sangat ringan, indah dan sejuk serta hangat. Mata saya tertutup namun saya mampu melihat seluruh keadaan di sekeliling saya… Semua benda yang saya lihat mengeluarkan cahaya termasuk tubuh saya sendiri” Itulah sebuah ungkapan pengalaman saya, sa’at pertama kali saya menjalankan Meditasi/Samadi/Semedi dalam Laku Spiritual.******

Dari awal inilah seorang manusia terhijab. Terhijab dari segala sesuatu yang bersifat spiritual, hijab tersebut ada yang memang sudah menjadi ketentuan Allah seperti hijabnya dunia dan akhirat, namun ada juga hijab yang manusia buat sendiri, seperti hijabnya alam pikiran (Panca Indera) manusia.

Bagaimana alam pikiran manusia bisa menjadi hijab (tabir penutup)?
Jawabanya sangat sederhana… Yaitu karena manusia selalu berpikir dengan panca indera dan segala sesuatu yang dilihat dengan panca indera menjadi sah dan ilmiah menurut pribadinya. Segala sesuatu yang diluar panca indera disebutnya mistik, takhayul dan non ilmiah. Manusia merasa bahwa sesuatu yang bisa dilihat dengan panca indera maka bisa dilihat sebagai realita dan di terima akal pikiran. Bukankah begitu lurr…???

Apakah pendapat diatas salah?
Misalkan iya salah, tapi tidak sepenuhnya, bukan?
Jika kita hanya ingin mengalami perjalanan badani saja, maka cara berpikir diatas tidaklah salah, tapi akan banyak misteri misteri kedahsyatan semesta yang tak mungkin bisa kita selesaikan dengan metode ilmiah, salah satu contohnya adalah tentang tongkat nabi musa, akan banyak orang berpikir bagaimana mungkin ada tongkat yang bisa membelah samudra?
Bagaimana mungkin sebuah tongkat bisa manampilkan kekuatan yang luar biasa? Dan itu di sebutnya, di katakanya, di klaim sebagai mujijat Allah.

Tentu jika nabi musa hidup dijaman ini, ia akan banyak di undang untuk memberikan ceramah di universitas universitas dan tongkatnya akan dijadikan bahan penelitian yang pasti tidak akan pernah berakhir… Betul tidak lurr…???

Kita tidak salah berpikir secara ilmiah dan rasional, masalahnya adalah,,, sebagai manusia kita juga diberikan keinginan untuk melakukan perjalanan spiritual, ada kerinduan dalam diri kita untuk juga mengalami pengalaman spiritual, menjelajah dimensi ruang dan waktu dan ternyata di situlah tempat tinggal kebahagia’an yang sebenarnya. Ketenntraman yang selama ini jadi rebutan semuanya makhluk hidup dalam kehidupan ini.

Menurut pengalaman pribadi saya, alat untuk melakukan perjalanan spiritual tersebut, adalah ilmu meraga sukma, ilmu ini adalah termasuk ilmu yang langka, dengan meraga sukma kita bisa melihat rumah kita saat bepergian, mendatangi sanak dan famili secara batin, mengelilingi tempat tempat indah di dunia dan bertemu dengan para guru batin yang shalih, bahkan para leluhur, seperti Nabi, wali dll.

Segala sesuatu yang terlihat dalam alam badani, pada hakekatnya adalah sebuah ilusi, sedangkan yang terlihat dalam alam spiritual adalah alam realita. Contoh misal ilustrasnya; “Jika kita belum punya mobil dan kita ingin punya mobil, maka ada ilusi dalam pikiran kita, bahwa setelah kita punya mobil, kita akan bahagia”.” sebelum kita punya rumah ada ilusi dalam pikiran kita, bahwa setelah kita punya rumah nanti, kita akan bahagia” bla,,, bla,,, bla… Tapi kenyataannya, setelah kita punya rumah dan mobil, ternyata kita tidak bahagia, karena alasan rumahnya takut di rampok, kebakaran dll, mobilnya takut di curi, kecelaka’an dll, kita lalu diberikan ilusi ilusi yang lain yang menyiksa kita dan lain sebagainya. Jika perjalanan hidup kita hanya sekedar perjalanan badani/jasmani saja.

Hasil lain akan kita dapati, jika kita melakukan perjalanan spiritual, didalam dunia spiritual, disitulah bersemayam kebahagiaan hakiki dan jauh dari ilusi yang memperbudak manusia, ada keteduhan, ada kedamaian dan ada warna ke tentraman yang abadi. Pada saat kita meraga sukma, kita tidak akan merasakan keinginan untuk makan dan minum, selera makan kita akan hilang walaupun kita seorang pemakan berat sekalipun.

kegalauan dan kegundahan hati kita akan hilang saat sudah berada dalam alam spiritual, sebab kegundahan hanya ada dalam dunia badani, dalam kenikmatan tersebut, maka kita akan merasa sangat kagum, akan kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala yang memimpin semua makhluk dijagad raya ini.

Pernahkah kita bercita-cita untuk bisa jalan-jalan keseluruh tempat indah didunia?
Kita bisa dalam sekejap berada di bunaken melihat keindahan taman laut, kemudian sekejap berada di pantai sanur bali, kemudian sekejap berada di Mesir, menyaksikan patung spinx dan piramida atau mungkin kita ingin melihat keindahan sungai Nil, atau kita ingin berkunjung ke tempat tempat yang paling indah diujung bumi sekalipun, yang belum dijamah oleh manusia…

Kita tidak perlu pesawat terbang, yang kita butuhkan hanyalah bilik kamar kita, yang berfungsi sebagai bandara untuk tubuh halus kita, yang akan meluncur dan terbang laksana pesawat yang siap mengantar kita menjelajah dunia dengan alat berupa sebuah ilmu yang bernama Meraga Sukma…

Apa yang akan kita rasakan jika kita berada dilangit-langit kamar dan melihat tubuh kita sendiri, yang berbaring ditempat tidur?
Tentu akan terkejut dan takut… Itu pasti.
Tapi itulah memang pengalaman yang banyak di alami oleh para murid yang sedang belajar meraga sukma untuk pertama kalinya.

Badan halus kita akan keluar dari tubuh wadag kita dan kita berenang diudara seperti para astronot yang berjalan dipermuka’an bulan, kita bisa terbang melebihi kecepatan mobil balap sekalipun, membelah udara dan melaju bersama angin…

Ada 3 jenis ilmu meraga sukma yang saya ketahui di tanah jawa dwipa ini, satu persi kejawen dari jawa timur, duanya persi islam kejawen dari jawa tengah dan ketiganya persi kebatinan dari jawa barat. Dan ketiga-tiganya tidak ada yang mudah di pelajari dan gampang di lakukan, karena itu, ilmu meraga sukma termasuk ilmu langka, karena tidak semua orang sakti bisa lulus mempelajarinya, jika di paksakan, maka akan menemui dua risiko fatal. Kalau tidak gila, ya mati.

Untuk mampu melakukan meraga sukma dengan benar dan baik tanpa risiko negatif apapun, kita perlu Pondasi Wahyu Panca Ga’ib (KUNCI) dan mebutuhkan beberapa bekal berikut ini:

PERTAMA. Tepat dan Benar dalam Laku Wahyu Panca Ga’ib.
Iman keyakinan anda, secara lahir dan bathin (gelar/gulung) harus benar-benar tepat. Kunci nya Benar. Paweling nya Benar. Asmo nya Tepat. Mijil nya Benar dan Pengertian serta Pemahaman yang mengiringi lakunya juga tepat dan benar.

1. Kekuatan benteng badan.
Tubuh fisik anda harus dijaga dengan benteng baik dengan doa maupun asma-asma khusus. Jangan pernah coba-coba melakukan meraga sukma tanpa benteng badan yang cukup, sebab biyar bagaimanapun, tubuh fisik anda harus dijaga selama badan halus anda meninggalkan badan, bagi anda yang sudah pernah mengambil program “KUNCI THE POWER” anda beruntung karena dalam paket “KUNCI THE POWER” Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer, tersebut sudah termasuk benteng badan untuk meraga sukma.

2. Kepasrahan dan keberanian.
Anda harus mampu melewati tahapan tahapan krusial saat akan melakukan meraga sukma. Anda akan mengalami perasaan takut ketika tubuh halus anda melakukan perjalanan astral. Apalagi jika anda berniat untuk melakukan perjalanan badan yang jauh seperti ke luar negeri dan sebagainya, maka dalam perjalanan anda, anda akan bertemu dengan banyak orang yang kemungkinan sedang meraga sukma juga, makhluk-makhluk ghaib dan sebagainya, inilah yang dibutuhkan mental anda, sebab tidak semua makhluk berwujud seperti yang anda inginkan.

3. Jika bertemu dengan Guru batin.
Anda beruntung jika dalam meraga sukma, anda bertemu dengan para guru batin yang shalih, mereka akan mengajari ilmu-ilmu yang rahasia dan tidak pernah anda pikirkan sebelumnya, lewat mereka kita bisa belajar bagaimana menjalani kehidupan secara baik dan terbebasi godaan-godaan.

Jika anda beruntung anda akan diberi benda kenang kenangan seperti cincin, tasbih dan sebagainya yang tahu-tahu sudah berada di tempat tidur anda ketika bangun.

4. Mengatur frekwensi Meraga sukma.
Waktu yang tepat untuk melakukan meraga sukma adalah malam hari, karena justru saat malam anda akan lebih terang ketika tubuh batin anda pergi keluar untuk berjalan jalan, frekwensi meraga sukma tidak boleh terlalu sering, biasanya 2 atau 3 hari sekali, sudah cukup baik bagi perkembangan ilmu anda sehingga anda akan memiliki aura spiritual yang luar biasa.

Jika anda sangat ingin menguasai ilmu yang luar biasa ini, seringlah membaca KUNCI. Ana apa-apa KUNCI. Langka apa-apa KUNCI. KUNCI mampu membuat lathoif -lathoif dalam tubuh anda bersinar, jika lathoif dalam tubuh anda sudah mulai bersinar, maka ruh anda akan menjadi lebih ringan dan mata hati anda akan lebih tajam.

Apakah meraga sukma hanya mampu dilakukan oleh orang berbakat ?
Tidak… siapapun anda dan bagaimanapun anda, Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” ini Bisa di memiliki, ini kesempatan bagi andan untuk mengalami perjalanan batin yang luar biasa ini sendiri, bukan katanya siapapun, tentu dengan syarat anda harus rajin berlatih dan memenuhi standar persyaratan yang sudah menjadi aturan sebagai siswa/murid. Untuk itu, baca keterangannya di Artikel yang Terkait. Atau klik DISINI: https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com/2015/02/25/padepokan-online-pesona-jagat-alit-hakikat-hidup-kunci-the-power-ilmu-pembangkit-sedulur-papat-kalima-pancer-2/

Saya bisa… Berati. Siapapun Anda Pasti Bisa. MAKA…..
Mulailah Perjalanan Spiritualmu SEKARANG:
Di sepanjang situs WEB… Telah menekankan betapa penting nya melakukan praktik spiritual secara teratur dan Benar. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman pesat dari apa yang dapat anda lakukan untuk memulai perjalanan spiritual anda (praktik spiritual) hari ini juga.

Apapun jalur agama atau dari manapun kebudayan anda berasal. Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” Pelatihan Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer ini. Merekomendasikan, tiga hal yang dapat anda lakukan segera untuk memulai atau melengkapi perjalanan spiritual Anda.

Mengucapkan secara berulang/ merepetisikan.
Nama Tuhan menurut agama kelahiran Anda.
Mengucapkan repetisi (pengulangan) Nama pelindung dari permasalahan leluhur.
Membangun pengetahuan spiritual anda.

Mengucapkan dan merepetisikan (mengulangi) Nama Tuhan sesuai dengan agama anda dilahirkan:

Kita dilahirkan di dalam agama yang paling kondusif untuk memulai perjalanan spiritual kita. Dengan demikian, aspek ke Tuhanan yang kita sembah sesuai dengan agama kita, adalah apa yang paling bermanfaat bagi pertumbuhan spiritual kita pada tahap itu. Berbagai Nama Tuhan menurut agama masing-masing mewakili berbagai aspek dari satu Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mengucapkan dan merepetisikan secara berulang Nama Tuhan sesuai agama kelahiran kita, kita berseru kepada aspek ke Tuhanan tersebut dan memanfaatkan energi ke Tuhanan Nya. Hal ini dapat dikiaskan dengan menkomsusi tonik spiritual umum yang paling kita perlukan.

Dibawah ini beberapa contoh dari nama Tuhan, yang seharusnya kita ucap dan repetisikan, sesuai dengan Agama kelahiran kita.

1. BUDDHIST: Om Mani Padme Hum, Namo Buddhaya.

2.CHRISTIAN: Roman Cathilic; Hail Mary.
Anglikan dan Denominasi Kristen lainya; Hail Jesus.

3.HINDU: Nama Dewata Keluarga atau jika tidak tahu Nama dari Dewa Keluarganya. Cukup dengan; menyebut; Shri Kuladevatayai Namaha. Metode dari repetisi nama dewata keluarga. Shri Harus menjadi awalan dari nama dewata keluarga, nama berikutnya harus dalam tata bahasa “objek tidak langsung” (Chaturti pratyai) dan kemudian diakhiri dengan Namaha. Contoh Misal. Jika Dewara keluarganya adalah:
>Ganesh. Menjadi “Shri Ganeshaya Namaha”
>Bhavani. Menjadi “Shri Bhavanimatayai Namaha”
Atau “Shri Bhavanidevyai Namaha”

4.ISLAM: Ada 99 Nama. Diantaranya; Ya Allah, Allahu Akhbar, Rahman, Rahim dan Asma’ul husna lain2nya

5.JAIN: Navakar Mantra (Om Namo Arihantanam)

6.JEW: Jehowah, Yahweh, Adonai atau salah satu nama dari berbagai Tuhan yang sesuai dengan Yudaisme lainnya.

7.SIKH: Vahe Guru, Shri Vahe Guru, Sukhmani Saheb, Japaji Saheb.

8.ZOROASTRIAN: Ada 101 Nama. Para Pencari Tuhan/Seeker dimanita untuk mengucapkan. Nama yang sesuai dengan angka yang di peroleh dalam meditasinya.

Beberapa saran dalam mengucap dan merepetisikan (mengulangi) nama Tuhan:
1. Mengucap dan Merepetisi dengan cara yang anda rasa nyaman: Anda dapat mengucap dan merepetisi di dalam pikiran (mental) atau anda mengucap dan merepetisikan secara lisan atau dapat anda ucapkan dan repetisikan dengan menggunakan Tasbih, Rosario, Mala, dll. Anda dapat memilih metode manapun yang anda rasa nyaman.

2. Setiap saat dan di mana pun:
Anda dapat mengucap dan merepetisi di mana pun, kapan pun juga. Contohnya, anda dapat mengucap dan merepetisi dalam perjalanan untuk bekerja, sambil memasak, atau sekedar membawa binatang peliharaan untuk berjalan-jalan.

3. Kwantitas dalam pengucapan dan pengulangan nama Tuhan:
Semakin banyak ucapan dan repetisi yang anda lakukan, akan semakin banyak pula manfaat spiritual nya. Anda dapat memulai dari lima menit per hari, kemudian berangsur-angsur menaikkan intensitasnya ke beberapa jam per hari dalam kurun waktu beberapa bulan. Hal ini dapat dilakukan dalam banyak sesi, dan sembari melakukan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti memasak, dll seperti dijelaskan di atas.

4. Teratur dalam ucapan dan repetisi anda:
Upaya tulus dalam pengucapan dan pengulangan akan memberikan manfaat-manfaat seperti membawa perasaan tenang di dalam hidup anda, yang anda sudah tidak rasakan dalam waktu yang lama atau kehidupan duniawi anda menjadi lebih baik.

Intinya:
Berikanlah kesempatan terbaik untuk memulai praktik Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” anda selama minimal 41 hari dan anda akan melihat manfaat-manfaatnya dalam hidup Anda… HE HE HE . . . EDAN TENAN… SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI… SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH LEBIH MUDAH UNTUK DI PAHAMI DAN DI MENGERTI, SEHINGGA BISA MEMPERMUDAH Tata Caranya. BAGI siapapun yang Membaca Dan Mempelajarinya…
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
https://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com