SUARA/KATA HATI:

SUARA/KATA HATI:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Brebes Rabu tgl 24 Des 2014

Dengarkan Rasa/Suara/Kata hatimu…
Kendati memang hati adalah rahasia ilahi (Gaib), tetapi saya yakin, sesungguhnya hati adalah juga “pintu” kita dalam memahami segala sesuatu yang telah di Firmankan oleh Tuhan, dan bahkan sebenarnya “pintu rahasia” menuju sumber-sumber pengetahuan hakiki. Yang menjadi masalah kita sesungguhnya adalah, kita sering sekali tidak mendengarkan suara-suara (Kata) yang digumamkan hati kita. Kita menjadi “tuli” dan tak mengenalnya. Ia menjadi “seseorang” yang berbeda, bahkan melawan kita. Barangkali kita memang belum berhasil membangun hubungan yang baik antara Diri kita dengan “suara-suara (kata) Hati/Nurani” kita.

Saya pernah mendengar,,, beberapa ulama dan sesepuh di zaman dulu sering melakukan “puasa bicara” agar ia mampu “mendengar dengan jelas” bisikan-bisikan pengetahuan dan kebijakan yang keluar dari “Firman Tuhan” (Suara/Kata ilahi).

Kini Sudah Saatnya saudara-saudariku untuk lebih serius mendengar suara/kata itu, sebelum terlambat. Karena kadang ia memberitahu kita akan adanya sesuatu yang masih misteri bagi kita. Kadang ia mengingatkan kita agar “istighfar” ketika tak sadar kita melakukan hal-hal yang tidak benar. Kadang ia mengajari kita memaknai berbagai peristiwa yang gaib.

Tapi kadang ia seperti melawan kita, atau mengkhianati kita. Karena itu, kita mesti belajar “bersahabat” dengannya, sehingga ia menjadi “sahabat baik kita”. Kita perlu mempelajari suara-suara/kata apa yang disampaikan “alam nurani” kita ini. Saya berani meyakinkan, disitulah bermuara semua pengetahuan kita, semua pengalaman kita, qitab/firman Tuhan, bahkan semua pemahaman atas/bawah sadar kita. Bukan di “otak”, tapi di hati itulah ia berada. Ia akan tetap hidup bahkan saat kita meninggalkan alam fana ini. Percayalah…. saya sudah membuktikan hal ini. Bukan Katanya… He he he . . . Edan Tenan.

Bahkan saya yakin juga, disanalah sesungguhnya pintu “pengetahuan hakiki” bisa kita masuki. Walau kita belum tahu cara membukanya. Karena itu… Laku KUNCIlah. Karena hanya KUNCI cara termudah dan tergratis untuk membuka pintu tersebut.
Semuga Postingan ini bermanfa’at baik untuk siapapun yang membacanya. Kususnya anak-anak didik saya. Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu dari saya untukmu Sekalian yang senantiasa di Ridhoi Azza wa Jalla. Jalla Jalaluhu.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://webdjakatolos.blogspot.com
Brebes Rabu tgl 24 Des 2014