7 TENTANG LAKU HAKIKAT HIDUP

Posted in Uncategorized on 15 Juli 2014 by Djaka Tolos

MP

(1) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH PEDOMAN
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Sedulur; 10 PEDOMAN dibawah inilah, yang saya terapkan di dalam LAKU Spiritual HAKIKAT HIDUP, yang saya jalani selama ini. Dengan ini, semuanya nampak jelas dan pasti, tidak ada yang semu atau sia-sia. Sehingganya, tak ada sedikitpun ragu dan bimbang, yang ada hanya, yakin, percaya, merdeka, serta tetep idep Made mantep, dan imanpun bisa tumbuh tanpa paksa’an, serta menuntun kita dengan bukti-bukti nyata pada setiap Laku/Proses Kesempurna’an yang Sesungguhnya/Sebenarnya, yang kita jalani. INGAT..!!! “Yang Sesungguhnya/Sebenarnya”. Bukan pada yang Sejatinya. Karena Sejati itu adalah Hasilnya. Bukan Proses/Laku. Jadi, tidak perlu kita kejar dan kita cari. Jika raga kita sudah siap, maka sejati akan datang dengan sendirinya, jika jiwa kita sudah mapan, maka sejati akan bersemayan dengan sendirinya, jika iman kita sudah utuh tanpa cacat, maka tidak ada satupun yang mustahil bersama Kuasa Maha Suci Hidup. Dibawah inilah 10 PEDOMAN LAKU HAKIKAT HIDUP yang saya maksudkan. Semoga bisa dan dapat menambah ilmu pengetahuan para Sedulur semuanya. Terutama anak-anak angkat didik saya;

1. Makhluk yang paling menakjubkan adalah manusia, karena dia bisa memilih untuk menjadi “setan” atau “malaikat”. Bahkan bisa memilih untuk menuju “Neraka dan Surga atau TUHAN”.
2. Kebebasan bukan terletak pada kekuatan yang dimiliki melainkan bagaimana manusia itu menggunakan kekuatan itu dengan tepat.
3. Saudara-saudariku yang menyalakan lilin dan membakar dupa serta menghitung butiran-butiran atau jari jemari..!!!. hendaknya dengan tulus hati menghayati arti Welas asih dan kasih sayang Serta makna Hidupmu.
4. Kehidupan duniawi tidak luput dari Lahir, Tua, Sakit, Mati dan Duka. untuk menghindarkan dari segala tipuan dan siksaan duniawi, maka sebelum kita harus mematuhi, menghormati dan mengamalkan ajaran-ajaran Tuhan Yang Maha Esa. Kuatkan dulu iman kita, jangan tergoda segala Versi ulah manusia yang bersifat negatif. Berbuat baiklah tanpa menampilkan diri kita.
5. Bila kita melekat dan terikat pada pendirian kita, maka kita tidak memiliki pandangan yang terang.
6. Bila kemelekatan dan keterikatan timbul, maka kita tidak memiliki pandangan yang benar.
7. Bila kita melekat dan terikat pada kehidupan ini, maka kita bukanlah seorang yang melatih diri dalam pengembangan bathin untuk Hidup.
8. Menaklukkan ribuan orang belum bisa disebut sebagai pemenang, tapi mampu mengalahkan diri sendiri itulah yang disebut penakluk gemilang.
9. Baik sepatutnya dibalas baik, jahat jangan dibalas jahat. Bukan tiada pembalasan, hanya belum saatnya Hukum Karma berlaku abadi.
10. Kesempurnaan manusia yang sejati bukan pada apa yang dimilikinya, melainkan bagaimana dirinya sebagai manusia Hidup.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(2) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH AKU SEJATI
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Apa yang tersampaikan ini kepadamu sekalian tentang KUNCI, bukanlah hal yang baru;
sudah berulang kali tersampaikan di masa lalu. Dari masa ke masa, di setiap masa. Sesungguhnya kita semua telah berulang kali mendengarnya, dan AKU mengingat setiap Penyampaian, sedang Kau tidak, itu saja bedanya.

Setiap kali keseimbangan alam terkacaukan, dan ketakseimbangan mengancam keselarasan alam,
maka “AKU” menjelma dari masa ke masa, untuk mengembalikan keseimbangan alam. “AKU” ini bersemayam pula di dalam dirimu, bahkan di dalam diri setiap makhluk hidup, segala sesuatu yang bergerak maupun yang tak bergerak. Menemukan “Sang AKU” ini merupakan pencapaian tingkat tertinggi Spiritual… INGAT itu ya Ngger…. He he he . . . Edan Tenan.

Dengan menemukan jati diri, “Sang Aku Sejati” segala apa yang kau butuhkan akan kau
peroleh dengan sangat mudah. Maka, berkaryalah dan Keberadaan akan membantumu.
Sesuai dengan sifat dasar masing-masing, Manusia dibagi dalam 4 golongan utama.
Walau pembagian seperti itu. Tidak pernah mempengaruhi Sang Jiwa Agung.

Para Pemikir bekerja dengan berbagai pikiran mereka.
Para Satria membela negara dan bangsa.
Para Pengusaha melayani masyarakat dengan berbagai cara.
Para Pekerja melaksanakan setiap tugas dengan baik.
Berada dalam kelompok manapun, bekerjalah selalu sesuai kesadaranmu.
ANA APA-APA KUNCI. LANGKA APA-APA KUNCI.

Jangan memikirkan keberhasilan maupun kegagalan. Terima semuanya dengan penuh ketenangan.
Bila kau bekerja sesuai dengan kodratmu, tidak untuk memenuhi keinginan serta harapan tertentu,
maka walau berkarya sesungguhnya kau melakukan persembahan. Dan, kau terbebaskan dari hukum sebab akibat.

INGAT ya… Tuhan yang kau sembah, juga adalah Persembahan itu sendiri. Dalam diri seorang penyembahpun, Ia bersemayam. Maka… Berkaryalah dengan kesadaran ini. KUNCI KENA KANGGO APA BAE. dan senantiasa merasakan kehadiran-Nya. Banyak sekali cara persembahan – persembahan.

Ada yang menghaturkan sesajen dalam berbagai bentuk. Ada pula yang menghaturkan kesadaran hewani pada “Sang AKU” – sejati yang bersemayam di dalam diri. Bila kau mempersembahkan kenikmatan dunia pada pancaindera, maka kau menjadi penyembah pancaindera. Bila kau mengendalikan pancaindera, maka kau menyembah Kesadaran Murni di dalam diri.

Ada yang mempersembahkan harta, ada yang bertapa, Ada yang berkorban, ada yang menjauhkan diri dari dunia, Ada yang sibuk mempelajari kitab suci, ada yang berpuasa. Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan kesadaran…!!! WATON ORA TUMINDAK LUPUT.

Saudara – Saudariku semuanya… mari kita Melangkah bersama berikut ini:
Lakoni kehidupanmu seolah kau sedang melakukan persembahan. Berkarya dengan penuh kesadaran, itulah Pengabdian. Cara-cara lain hanya bersifat luaran.Terlebih dahulu, raihlah kesadaran diri. Bila kau tidak mengetahui caranya, Belajarlah dari mereka yang telah sadar. Untuk itu hendaknya kau berendah hati. Orang yang sadar tidak pernah bingung. Pandangannya meluas, penglihatannya menjernih, ia yakin dengan apa yang dilakukannya, Sehingga meraih kedamaian yang tak terhingga nilainya. YEN WANI AJA WEDI-WEDI. YEN WEDI AJA WANI-WANI.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(3) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH KESADARAN
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Bila Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri, merupakan tujuan hidup, maka untuk apa melibatkan diri dengan dunia? Sungguh tambah membingungkan…. He he he . . . Edan Tenan.

Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri, memang merupakan tujuan tertinggi. Namun, kau harus berkarya laku untuk mencapainya. Dan, berlaku sesuai dengan kodratmu. Bila kau seorang Pemikir, kau dapat menggapai Kesempurnaan Diri dengan cara mengasah kesadaranmu saja. Bila kau seorang Pekerja, kau harus menggapainya lewat Karya Nyata, dengan menunaikan kewajibanmu, serta melaksanakan tugasmu. Dan, kau seorang Pekerja, kau hanya dapat mencapai Kesempurnaan Hidup lewat Kerja Nyata. Itulah sifat-dasarmu, kodratmu. Sesungguhnya tak seorang pun dapat menghindari perkerjaan. Seorang Pemikir bahkan seorang yang duduk bermeditasi pun sesungguhnya bekerja. Pengendalian Pikiran – itulah pekerjaannya. Bila pikiran masih melayang ke segala arah, apa gunanya duduk diam dan menipu diri?

Lebih baik berkarya dengan pikiran terkendali. Bekerjalah tanpa pamrih..! Hukum Sebab Akibat menentukan hasil perbuatan setiap makhluk hidup. Tak seorang pun luput darinya, kecuali ia berkarya dengan semangat menyembah. Alam Semesta tercipta “dalam” semangat Persembahan. Dan, “lewat” Persembahan pula segala kebutuhan manusia terpenuhi.

Bila kau menjaga kelestarian lingkungan, lingkungan pun pasti menjaga kelestarianmu.
Raihlah kebahagiaan tak terhingga dengan saling “menyembah” – membantu dan melindungi.
Bila kau hanya berkarya demi kepentingan pribadi, tak pernah berbagi dan tak peduli terhadap alam yang senantiasa memberi; maka seseungguhnya kau seorang maling.

Berkaryalah dengan semangat “menyembah”. Persembahkan hasil pekerjaanmu pada Yang Maha
Kuasa. Dan, nikmati segala apa yang kau peroleh dari-Nya sebagai Tanda Kasih-Nya! Walau hanya secuil dan setetes, wajib kau Akui dan kau syukuri. Apa yang kau makan, menentukan kesehatan dirimu. Dan, makanan berasal dari alam sekitarmu. Bila kau menjaga kelestarian alam, kesehatanmu pun akan terjaga – inilah yang dimaksud Kesadaran Hidup… Maka,,, INGATlah… He he he . . . Edan Tenan.
He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(4) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH PEKERJA’AN
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Waspadai setiap tindakanmu. Bertindaklah dengan penuh kesadaran. Inilah Persembahan, yang dapat mengantarmu pada Kepuasan Diri. Bila kau puas dengan diri sendiri, dan tidak lagi mencari kepuasaan dari sesuatu di luar diri, maka kau akan berkarya tanpa pamrih. Sesungguhnya seorang Pekerja tanpa Pamrih sudah tak terbelenggu oleh dunia. Jiwanya bebas, namun ia tetap bekerja, supaya orang laind apat mencontohinya. Sesungguhnya tak ada sesuatu yang harus “Ku”-lakukan.
Namun, “Aku” tetap bekerja demi Keselarasan Alam.

Bila “Aku” berhenti bekerja, banyak yang akan mencontohi tindakan-“Ku”, dan “Aku” akan menjadi sebab bagi kacaunya tatanan masyarakat. Ketahuilah bahwa segala sesuatu terjadi atas Kehendak- Nya. Tak seorang pun dapat menghindari pekerjaan, kau akan didorong untuk menunaikan kewajibanmu. Maka, janganlah berkeras kepala – bekerjalah!

Terpicu oleh hal-hal di luar, panca-indera pun bekerja sesuai dengan kodrat mereka. Janganlah kau terlibat dalam permainan itu. Jadilah saksi, kau bukan panca-indera. Berkat pengendalian diri bila inderamu tak terpicu lagi oleh hal-hal luaran, hendaknya kau tidak membingungkan mereka yang belum dapat melakukan hal itu. Biarlah mereka menghindari pemicu di luar untuk mengendalikan diri.

Berkayalah demi “Aku” dengan kesadaranmu terpusatkan pada-”Ku”, bebas dari harapan dan ketamakan – itulah Persembahan, Pengabdian. Para bijak berkarya sesuai dengan sifat mereka, kodrat serta kemampuan mereka. Demikian mereka terbebaskan dari perasa’an gelisah, dan mencapai kesempurnaan hidup. Berkaryalah sesuai dengan kemampuan serta kewajibanmu. Janganlah engkau sekadar ikut-ikutan memilih suatu Pekerja’an/Laku yang tidak sesuai dengan sifat dasarmu, dan tidak sesuai dengan kemampuanmu.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(5) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH Sang AKU
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Memahami semua itu, namun kadang tetap saja terpicu untuk melakukan sesuatu yang tidak tepat. Mudah terpengaruh bahkan ikut-ikutan. Bagaimana mengatasi hal itu?

Ketahuilah terlebih dahulu penyebabnya – yaitu “keinginan”, “ketamakan” dan sifat dasar manusia yang membuatnya bekerja (Melakukan). Manusia tak dapat berhenti bekerja. Bila ia tidak bekerja tanpa pamrih, Ia akan bekerja untuk memenuhi keinginannya. Ketamakan melenyapkan kesadaran manusia, akhirnya ia binasa terbakar oleh api nafsunya sendiri KUNCInya keberhasilan manusia terletak pada pengecualian diri. Bila terkendali oleh pancaindera kau pasti binasa.

Ketahuilah bahwa panca indera mengendalikan raga, namun pikiran menguasai pancaindera.
Di atas pikiran adalah intelek, kemampuanmu untuk membedakan tindakan yang tepat dari yang tidak tepat – itulah Kesadaran. Bertindakalah sesuai dengan kesadaranmu. Dengan pengendalian diri dan bekerja sesuai dengan kesadaran, segala keinginan dan ketamakan dapat kau lampaui. Kemudian setiap pekerjaan menjadi persembahan pada “Sang AKU” yang bersemayam dalam diri setiap makhluk.

Kau tidak berperang untuk memperebutkan kekuasaan; kau berperang demi keadilan, untuk menegakkan Kebajikan pribadimu sendiri, bukan orang lain. Karenanya, Janganlah kau melemah di saat yang menentukan ini. Bangkitlah demi bangsa, negeri, dan Ibu Pertiwimu.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(6) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH HATI NURANI RASA
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Untuk itu, kita harus memerangi Diri sendri, Keluarga sendiri, Sahabat sendiri, Teman sendiri, Tetangga sendiri, bahkan yang amat sangat kita cintai? Bingung… Ragu… Bimbang,,, tunjukkan jalan kepadaku.

Kau berbicara seperti seorang bijak, namun menangisi sesuatu yang tak patut kau tangisi. Seorang bijak sadar bahwa kelahiran dan kematian, dua-duanya tak langgeng. Jiwa yang bersemayam dalam diri setiap insan, sungguhnya tak pernah lahir dan tak pernah mati. Badan yang mengalami kelahiran dan Kematian ibarat baju yang dapat kau tanggalkan sewaktu-waktu dan menggantinya dengan yang baru.

Perubahan adalah Hukum Alam – jadi, tak patut kau tangisi. Suka dan duka hanyalah perasaan sesaat, disebabkan oleh panca-inderamu sendiri ketika berhubungan dengan hal-hal di luar diri. Lampauilah perasaan yang tak langgeng itu. Janganlah kau terbelenggu olehnya. Temukan Kebenaran Mutlak di balik segala pengalaman perasaanmu. Kebenaran Abadi, Langgeng dan Tak Termusnahkan. Segala yang lain diluar-Nya sesungguhnya tak ada – jadi, tak perlu kau risaukan.

Temukan Kebenaran Abadi Itu, Dia Yang Tak Terbunuh dan Tak Membunuh. Dia Yang Tak Pernah Lahir dan Tak pernah Mati. Dia Yang Melampaui Segala dan Selalu Ada. Kau akan menyatu dengan-Nya, bila kau menemukan-Nya. Karena, sesungguhnya Ialah yang bersemayam di dalam dirimu, diriku, diri setiap insan. Maka, saat itu pula kau akan terbebaskan dari suka, duka, gelisah dan bersalah. Kebenaran Abadi Yang Meliputi Alam Semesta, tak terbunuh oleh senjata seampuh apapun jua. Tak terbakar oleh api, tak terlarutkan oleh air, dan tidak menjadi kering karena angin. Sementara itu, wujud-wujud yang terlihat olehmu muncul dan lenyap secara bergantian. “Keberadaan” muncul dari “Ketiadaan” dan lenyap kembali dalam “Ketiadaan”. Jiwa tak berubah dan tak pernah mati; hanyalah badan yang terus-menerus mengalami kelahiran dan kematian. Lalu… Apa yang harus kau tangisi?

Sesungguhnya kau tak perlu memikirkan kemenangan dan kekalahan. Lakukan tugasmu dengan baik.
Berkaryalah demi kewajibanmu. Janganlah membiarkan pikiranmu bercabang, bulatkan tekadmu, dan dengan keteguhan hati, tentukan sendiri jalan apa yang terbaik bagi dirimu. Berkaryalah demi tugas dan kewajiban, bukan demi surga, apa lagi kenikmatan dunia. Janganlah kau merisaukan hasil akhirnya, tak perlu memikirkan kemenangan maupun kegagalan. Dengan jiwa seimbang, dan tak terikat pada pengalaman suka maupun duka, berkaryalah dengan penuh semangat iman…!!!

Bebaskan pikiranmu dari pengaruh luar; dari pendapat orang tentang dirimu, dan apa yang kau lakukan. Ikuti suara Hatimu Nurani Rasamu, bukan perasa’anmu.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

(7) LAKU HAKIKAT HIDUP ADALAH SUARA HATI
YANG…
Merupakan Pengendalian Diri dan Penemuan Jati Diri
Dalam mencapai kesempurna’an yang Sesungguhnya:
Oleh: Wong Edan Bagu

Bagaimana mendengarkan suara Hati Nurani Rasa?
Bebas dari segala macam keinginan dan pengaruh pikiran, kau akan mendengarkan dengan jelas
suara hati nurani rasamu – itulah Pencerahan!

Saat itu, kau tak tergoyahkan lagi oleh pengalaman duka, dan tidak pula mengejar pengalaman suka.
Perasa’an cemas dan amarah pun terlampaui seketika. Ia yang tercerahkan tidak menjadi girang
karena memperoleh sesuatu, tidak pula kecewa bila tidak memperolehnya. Dirinya selalu puas, dalam segala keadaan. Pengendalian Diri yang sempurna membuatnya tidak terpengaruh oleh pemicu-pemicu di luar. Ia senantiasa sadar akan Jati-Dirinya.

Keterlibatan panca-indera dengan pemicu-pemicu di luar menimbulkan kerinduan, kemudian muncul keinginan. Dan, bila keinginan tak terpenuhi, timbul perasa’an kecewa, amarah. Manusia tak mampu lagi membedakan tindakan yang tepat dari yang tidak tepat. Seorang bijak yang tercerahkan, terkendali panca-inderanya, maka ia dapat hidup di tengah keramaian dunia, dan tak terpicu oleh hal-hal diluar diri. Demikian dengan keseimbangan diri, ia menggapai kesadaran yang lebih tinggi. Jiwanya damai, dan ia pun memperoleh Hasil Kebahagia’an Kekal Sejati.

Pengendalian Diri menjernihkan pandangan manusia, ia menggapai kesempunaan hidup.
Saat ajal tiba, tak ada lagi kekhawatiran baginya, ia menyatu kembali dengan Hyang Maha Suci Hidup. Yang Maha Kuasa diatas segala yang kuasa. Bukan ke Surga, Neraka, atau Pepohonan, Gunung, Jembatan atau Rumah kosong dll.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu Saudara-Saudariku Semuanya. Sukses Selalu ya.

Ttd: Wong Edan Bagu
Putra Rama Tanah Pasundan

KISAH NYATA:

Posted in Uncategorized on 7 Juli 2014 by Djaka Tolos

Perjalanan Spiritual Wong Edan Bagu.
Dalam Mencari Jatidiri.
WONG EDAN BAGU.,

AJA PISAN-PISAN NGAKU WONG URIP. YEN ORA BISA NGRASAKAKE URIP. SEBAB; YEN ORA BISA NGRASAKAKE URIPE. KUWI DUDU WONG URIP. ANANGIN MAYIT URIP.
Jangan sekali-kali mengaku manusia hidup. Jika tidak bisa merasakan hidup. Karena; jika tidak bisa merasakan hidupnya. Itu bukan manusia hidup. Tetapi mayat hidup.

Kalimat ini, berkaitan erat dengan firman Tuhan yang mengartinya seperti ini: Jika engkau ingin mengenalku. Maka kenalilah dirimu terlebih dulu. Karena. sesungguhnya, aku berada amat dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadimu.

Sabda pandita Ratu dan Firman Tuhan ini, banyak di gunakan sebagai Pameling/Peringatan di hampir tiap-tiap perguruan atau padepokan spiritual jawa. KUSUSNYA AJARAN-AJARAN YANG MENDALAMI ATAU MEMPELAJARI KEMANUNGGALAN ATAU PENYATUAN DIRI DENGAN SANG PENCIPTA SEGALANYA. Tujuannya, agar setiap cantrik/murid. Mengerti, betapa pentingnya hidup itu, untuk di ketahui, betapa utamanya hidup itu untuk segera di pahami.

Karena, siapapun dia, jika sudah bisa mengenal hidupnya, mengetahui dan memahami hidupnya, maka dia akan memiliki hidupnya, sesuai yang dikehendaki Tuhan dan bisa bercengkrama dengan hidupnya. Al-Hasil; selain bisa waskita, weruh sejeroning winarah dan sakti mandraguna tanpa payah, dia akan bisa mengenal dan mengetahui Tuhannya secara nyata-nyata dan nyata benar.

Karena itu… Mulai dari jaman nabi, spiritual yang menjurus ke hal tersebut, di rancang dan di cipta sedemikian rupa rapinya. Oleh para ahli, namun sedikit yang berhasil, hanya orang-orang pilihan saja. Lalu berlanjut ke sejarah jaman para wali, hingga kisahnya menggemparkan… pro dan kontra terjadi antara wali dan wali hingga menimbulkan banyak korban jiwa, termasuk beberapa wali itu sendiri. Kemudian berlanjut ke para ahli tapa dan semedi/meditasi, namun tetap hanya orang-orang pilihan saja yang bisa mencapai tingkatan tersebut.

Dulu… sewaktu saya masih Edan dalam hal mencari ilmu kesaktian, ilmu jaya kawijayan. Mendengar adegan tersebut, dari Para sepuh dan membaca dari beberapa kitab spiritual. Darah langsung mendidih… karena hanya punya semua yang terkandung di badan ini, serta teka yang membara, tidak punya modal lainya. Sayapun menyiksa diri, dengan cara berjalan kaki berbekal apa adanya, keliling tanah jawa dwipa. Mencari sang guru yang mumpuni dalam hal tersebut, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, dari satu guru berganti guru yang lainnya, dari mulai yang ahli agama sampai yang ahli kejawen, hingga terhitung tahun terlampaui, tapi tidak satupun yang bisa membuat saya dapat berhasil mencapai keinginan tersebut. Namun saya mendapatkan banyak pengalaman dari para guru-guru terhormat saya itu. Yang akhirnya membawa saya tersesat ke sebuah goa sembrani, yang terletak di gunung malih rupa, disebuah pedukuhan terpencil, yaitu dukuh cimone kecamatan patuguran kabupaten tegal jateng.

Berawal tersesat di goa sembrani gunung malih rupa inilah, saya menemukan caranya, untuk mencapai apa yang termaksud diatas. Kala itu, saya sudah kehabisan semuanya, kecuali pakaian yang saya kenakan di badan. karena tidak punya apa-apa yang bisa saya berikan buat Jurkun, sayapun memaski lokasi pertapa’an dengan cara mengendap-endap alias sembunyi-sembunyi (diam-diam) berusaha agar tidak ada yang mengetahuinya, setelah hari sudah gelap, saya mulai bergerak menelusuri jalan setapak menuju pesanggrahan keramat kaki gunung malih rupa. Setibanya di sana, saya melihat ada Jurkun yang sedang membimbing ritual dari beberapa tamu pentingnya entah dari mana, di di subuah pendopo mewah tap kuno dan tidak berdinding. yang di dirikan oleh Persiden Bung Karno pada jamannya. Sedangkan saya, bersembunyi dbalik semak yang sangat dekat disamping pendopo tersebut. Setelah usai ritual… sang Jurkun lalu memberi pengetahuan para tamunya tersebut. Dan saya sangat medengarnya.

Kata Jurkun:
Ini adalah Pesanggrahan suci Sang hyang Ismaya. Bangunan ini pendirinya adalah Persiden Bung Karno, Saat beliau bertapa mencari wahyu keselamat bagi tanah air kita ini. yang kemudian di jaga dan dirawat oleh orang pilihannya sebagai Jurkun, dan saya adalah Jurkun yang ke 9, keturunan Jurkun-jurkun yang terdahulu. ingat… selama tirakat disini, jangan sekali-kali meludah di tanah sekitar pesanggrahan, apa lagi buang air kecil/besar, kalau mau meludah harus di wadahi, begitupun jika mau buang air kecil/besar, terus nanti di buang jauh dari area pesanggrahan. Tidak boleh tidur atau makan dan minum, tirakat yang di boelhkan disini hanyalah pati geni, tirakat-tirakat lainya yang masih menggunakan buka sahur, tidak di bolehkan. Lalu sambil mengarahkan senternya ke arah puncak gunung.

Jurkun berkata lagi: Itu adalah puncak gunung kamat malih rupa, di puncak gunung itulah, Dewa. Sang hyang ismaya turun ke bumi lalu merubah wujud menjadi Semar. Di puncak itu, ada sebuah goa, namanya goa sembrani… tempat eyang semar bersemedi. Ingat ya, apapun yang terjadi, jangan sekali-kali nekad naik ke puncak gunung itu, sangat berbahaya… belum ada sejarah yang menceritakan, ada orang yang naik gunung itu, bisa kembali dengan selamat, semuanya hilang tanpa jejak, jika suatu saat ada yang memanggil atau mengajak untuk menaiki gunung itu, jangan pernah mau, itu goda untukmu, yang harus kamu tolak… jika sampai ada yang nekad naik kesana, apapun alasannya, saya sebagai Jurkun, tidak bertanggung jawab, dan saya hanya akan menjenguk setiap jam 1 siang dan jam 9 malam. Selain waktu itu, masing-masing harus bisa menjaga dirinya sendiri-sendiri. Di bawah sana, ada sungai kecil, diatasnya ada air terjun, namanya air terjun Nagapesona, tapi jangan coba mandi atau meminum atau apa saja di air terjun sungai itu, kecuali jika tirakatmu batal. Kamu boleh ke air terjun itu untuk minum air. Jika tidak batal, jangan sekali-kali menyentuh airnya, karena jika sampai menyentuh airnya, berati tirakatmu batal.

Setelah menjelaskan lalu Jurkun itu berpamit pulang, dan setelah Jurkun pulang, dan beberapa orang itu sedang fokus berdoa sesuai hajatnya masing-masing, perlahan-lahan saya bergerak naik ke puncak gunung kramat malih rupa yang tadi di ceritakan sangat amat bahaya oleh jurkun. Setelah 2 jam kurang lebihnya, saya sapai di puncaknya. Waktu itu sedang ada kabut tebal, sehingga pandangan saya sangat terganggu, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, saya naik ke pohon istirahat menunggu waktu pagi, dan semalam suntuk diatas pohon, saya dapat menyaksikan ke anehan ke anehan yang terjadi dibawah yang tidak layak untuk di ceritakan disini, setelah pagi, lalu saya turun dan mencari goa sembrani yang di maksud jurkun itu. Dan di goa itulah saya mengadu nasib dan nyali demi cita-cita spiritual. Setelah 6 hari menahan diri dari apapun,,, saat itu saya dalam kadaan lemah segalanya, entah darimana asalnya, saya kurang jelas, munculah suara yang memenuhi ruangan goa, Suara itu berkumandang hingga ber ulang-ulang kali hingga saya hapal, setlah saya hapal. Suara itu lenyap, dan mendadak tenaga saya pulih seperti makan minum cukup dalam keseharian.

Suara itu seperti ini bunyinya:
He he he . . . Edan Tenan. Lamun jeneng sira tumuju weruh lan waskita marang sejatine Urip sira lan Sejatining Pengeranira. Nora perlu ndawa waktu lan nyiksa raga, cukup dudahen rasa kang anglimputi sakujur badanira, ing kono ana dawuhe Pengeran kang bakal nggendong ngempit ngindit jiwa raga, pati urip lan dunya akherira.

Arti kurang lebihnya seperti ini:
He he he . . . Edan Tenan. Kalau kamu ingin tau sebenarnya hidup dan sebenarnya Tuhanmu, tidak perlu buang waktu dan menyiksa badan. cukup galilah rasa yang meliputi seluruh tubuhmu, disitu ada Firman Than yang akan menjamin jiwa raga, hidup mati dan dunia kakheratmu.

Para Sedulur… Dengan inilah saya laku spiritual mencari Hakikat dari segala hal, terutama tentang Hidup dan Tuhan, tanpa puasa, pagi geni,tirakat dan tanpa bertapa serta tanpa penyiksa’an-penyiksa’an lainya. Cukup pilih waktu yang tepat, lalu duduk bersilah, Sembah Sungkem menghadap bathin. Lalu baca KUNCI 7x. Paweling 3x. Terus mijil lalu bersamadi mengheningkan cipta, menggali semua Rasa yang tersimpan di seluruh tubuh… dan selama saya menjalankan cara ini, tidak ada satupun yang luput dari pencarian saya, apa lagi gagal. Jika sudah selesai, lalu Palungguh hingga klimaxnya dapat… Nah,,, Para sedulur… Yuk… kita belajar bareng dan bersama ya lurr, semuanya akan menjadi terasa ringan tanpa beban dan menyenangkan, Sembayang. Sholat. Berdoa. Wirid dan ibadah-ibadah apapun yang kita jalankan, akan terasa luar biasa membahagiakan… tidak ada satupun yang kita ibadahkan terasa berat, jenuh dan membosankan apa lagi menyapekan. Semuanya membahagiakan jika dengan cara yang tersebut diatas… Monggo… Silahkan di renungkan ya Lurr,,, lalu buktikan sendiri… Biyar tau sendiri, bukan katanya saya. Teori dan prakteknya dari saya. Tapi Buktinya nanti dari Sedulur sendiri. Bukan katanya saya lagi.

He he he . . . Edan Tenan. Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu Lurr
Ttd: Wong Edan Bagu
Pengembara Tanah Pasundan

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno: Bagian. 1

Posted in Uncategorized on 15 Mei 2014 by Djaka Tolos

Wong edan bagu.04

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Pengembara Tanah Pasundan.

Anda Mempunyai Keluarga Strokc..? Atau Anda Sendiri Sedang mengalami masalah Seksualitas..? tapi tidak ada waktu untuk Menangani dan Menyelesaikan hal Tersebut..? Ribet. Repot karena Anda Sibuk. Jangan Bingung… Jangan biyarkan berlarut-larut sebelum terlambat dan bertambah parah. Segera… Hubungi saya, dan saya akan datang ke Alamat tempat tinggal Anda, Untuk membantu menyelesaikan Masalah Tersebut untuk Anda… Dengan Penangan Tradisional yang alami, tanpa Risiko dan efek negatif apapun…

Salam Sehat dan Bahagia Selalu _/\_
Terima Kasih…
Telepon : Xl: 087729431777 – Indosat: 085861799966
Email : djakatolos59@yahoo.co.id
Situs Web : http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

Bagaimana Menghadapi Penderitaan yang Disebabkan oleh Penyakit:
… Jadi, bila kita terserang penyakit, pertama kita harus mencoba menerimanya, kedua, cobalah cari cara untuk menyembuhkannya. Pasti ada cara untuk menyembuhkan suatu penyakit. Dan kita harus berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk membantu kita. Kita harus berdoa, tapi berdoa secara mendalam. Kadang penyakit itu disebabkan oleh karma masa lampau, reaksi dan retribusi dari kehidupan lampau karena kita telah melakukan suatu kesalahan atau mencelakakan diri orang lain dan sekarang kita harus mengalami akibatnya. Tapi suatu waktu, jika karma tersebut habis, kita akan mulai sembuh…

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Terimalah Penyakit Anda, Sembuhkanlah dan Berdoa Secara Mendalam:

Djaka Tolos:: Pak WEB, mengapa tubuh kita memiliki penyakit? Apakah penyakit itu mengajari kita sesuatu atau apakah kita sengaja berjuang untuk mengatasi penyakit itu?

Wong Edan Bagu:: Penyakit adalah suatu bentuk kegagalan dalam rohani, mental, dan emosional atau di tubuh fisik kita. Beberapa penyakit berasal dari “ketidakpuasan” rohani, beberapa berasal dari ketidakseimbangan emosi, dan beberapa berasal dari ketidaknyamanan rohani. Jadi kita harus memeriksa jenis apakah penyakit itu. Kebanyakan penyakit berasal dari latar belakang karma kita, tapi selain itu juga karena kita tidak menjaga tubuh kita dengan baik.

Tubuh manusia seperti sebuah mobil: Ia harus diisi bensin, dibersihkan, dicuci, dan harus diganti olinya serta ditambahkan pelumasnya berkali-kali, juga diperiksa mesinnya secara teratur supaya ia dapat berjalan dengan baik. Tapi kebanyakan kita tidak mengurus diri kita sendiri. Jika Anda merasa lelah, tertekan, Anda harus minum vitamin, beristirahat dengan baik, bersantai atau melakukan yoga. Jika Anda tidak ingin diinisiasi di sini, carilah kelompok yoga, setidaknya lakukan olahraga yogi, atau lakukan sesuatu yang enak dan menyenangkan seperti mendengar musik, atau menonton film yang bagus dan menyenangkan. Minumlah vitamin; minum lebih banyak vitamin B12 jika Anda merasa tertekan. Itulah yang mereka katakan; cara yang dapat mengurangi perasaan tertekan, minumlah banyak multi vitamin untuk mengganti nutrisi yang kurang dalam makanan Anda. Karena sebagian dari kita sepanjang waktu hanya makan makanan sampah dan tidak menyadarinya serta mengharapkan mobil mereka berjalan dengan baik. Mobil Anda harus diisi bensin; jika tidak ia tidak akan jalan. Dan tubuh membutuhkan banyak nutrisi. Ia memerlukan protein, buah, sayuran, dan makanan yang sehat. Jika Anda terus memakan yang tidak bergizi, makanan yang tidak seimbang setiap hari, maka tentu saja tubuh Anda menjadi tidak seimbang.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Gangguan Mental dan Pengendalian Emosi:
Tanggapan Terhadap Keraguan Seorang Psikiater;

Djaka Tolos:: Saya adalah seorang psikiater dan sedang meneliti tentang sakit mental. Ada berbagai masalah yang masih belum terjawab. Pertanyaan saya adalah: Ini sebenarnya yang dipertanyakan oleh para ilmuwan, bahwa setelah pencerahan, apakah ada jawaban yang lebih cepat dari suatu tempat di atas sana terhadap masalah ini, atau apakah para ilmuwan masih harus berpatokan pada metode ilmiah mereka dalam mencoba memecahkan masalah mereka?

Wong Edan Bagu:: Ada jawaban yang lebih cepat selain dari penelitian ilmiah.

Djaka Tolos:: Dan apakah itu langsung terjawab atau bisakah Anda jelaskan bagaimana itu dapat terjawab?

Wong Edan Bagu:: Ya, itu langsung terjawab, secara alami. Anda sendiri tahu, kita memiliki otak yang hanya kita gunakan lima persennya saja. Semua orang mengetahuinya termasuk para ilmuwan, jadi ada sembilan puluh lima persen lainnya yang tetap tertidur dengan berbagai potensi, informasi, dan kemampuan. Ketika otak Anda yang penuh kekuatan ini terbangunkan, maka Anda akan mendapat semua jawaban, dimana jawaban ini baru bisa Anda dapati dengan meneliti selama bertahun-tahun, dan bahkan hasil penelitian Anda selama bertahun-tahun itu kadang tidak tepat.

Para ilmuwan kadang membuktikan bahwa jawaban itu benar, namun di tahun berikutnya mereka membuktikan yang lain, dan di tahun berikutnya lain lagi, karena kita hanya menggunakan kekuatan terbatas, bukannya menggunakan seluruh kekuatan. Jadi metode pencerahan bukanlah sesuatu yang baru dan misterius. Itu hanya sebuah cara untuk membangunkan seluruh kemampuan Anda, seluruh kekuatan kecerdasan Anda. Sembilan puluh lima persen itu masih di sana, jadi Anda akan mendapat jawaban dengan lebih cepat melalui meditasi.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pertahankan Pikiran Positif maka Kondisi Tubuh akan Mengikuti:

Selama retret, seorang saudara-saudari mengeluh kepada saya karena ibu mertuanya dirawat di rumah sakit dan anak-anaknya tidak dapat tinggal bersamanya sehingga ia mengalami masalah pribadi yang berat. Untuk membantu saudari itu dalam menyelesaikan kesulitannya, Saya dengan penuh kasih memberikan saran-saran mendalam berikut ini.

Jangan ke tempat yang berpenyakit. Jangan pernah ke sana! Jangan pergi ke tempat menyedihkan yang bukan milik jiwa Anda. Berfokuslah pada keadaan saat ini, berfokuslah pada berkah yang Anda miliki. Berfokuslah pada apapun milik Anda sekarang yang baik dan menyenangkan. Anda selalu berfokus pada sisi buruk, dan melupakan apa saja yang baik di depan Anda.

Anda memiliki banyak sekali yang bahkan Anda sendiri pun tidak tahu. Saya merasa kasihan pada Anda, bukan karena kesakitan Anda, tapi pada kebodohan Anda, pada sifat manja Anda, dan pada pemikiran Anda yang merusak diri Anda sendiri.

Kita justru sudah memiliki semua yang kita butuhkan untuk kehidupan saat ini. Kita memilih hidup begini supaya kita dapat menjadi sempurna. Jangan terlalu banyak merengek atau merasa diri sendiri perlu dikasihani karena itu hanya akan membuat diri Anda lebih rendah dari seorang manusia, dan lebih rendah daripada diri Anda yang mulia. Tidak heran hidup Anda tidak baik dan sepanjang waktu Anda sakit karena hanya itu saja yang Anda miliki, itu saja yang Anda pikirkan. Apa yang Anda pikirkan maka itulah yang akan terjadi. Anda membiarkan segalanya menguasai kepala Anda, mengacaukan kebahagiaan Anda dan mengendalikan hidup Anda, bukannya Anda sendiri yang mengendalikan segalanya. Itulah sebabnya hidup Anda menjadi menyedihkan dan tiada seorang pun yang dapat membantu selain diri Anda sendiri. Anda harus bangun dari kondisi mental ini supaya Anda dapat sembuh.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Berbagai Penyebab Gangguan Jiwa:

Djaka Tolos:: Sebenarnya apa yang ada di dalam batin orang-orang yang sakit jiwa? Dapatkah jiwa itu menjadi “sakit?”

Wong Edan Bagu:: Sang jiwa sebenarnya tidak dapat sakit tapi jika diri kita terkena suatu penyakit, atau tubuh fisik kita terganggu pikirannya, maka kita akan menderita. Tapi Jiwa tidak akan pernah menjadi sakit. Dan mengenai orang-orang yang pikirannya terganggu, ada banyak penyebabnya. Mungkin orang itu tidak dapat lagi menahan beban dari masyarakat kita dan mungkin ia terlalu lemah. Atau mungkin mereka berkeinginan besar terhadap hal-hal tertentu yang tidak dapat mereka miliki. Ada berbagai penyebab. Jika seseorang jatuh cinta dan orang yang dicintainya itu tidak menanggapi, maka orang tersebut juga akan menjadi sakit. Ada banyak penyebab juga. Ada pula orang yang bermeditasi dengan tanpa seorang guru dimana kadang ketika mereka bermeditasi dan mendapat kelebihan energi di dalam batinnya, dimana ini terlalu kuat bagi daya tahan mereka. Jadi kadang berbahaya juga jika seseorang bermeditasi dengan tanpa pemandu dari seorang guru atau maha guru yang berpengalaman.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Bolehkah Orang-orang yang Tertekan Mentalnya Berlatih Meditasi?

Djaka Tolos:: Pak WEB, bolehkah mereka yang memiliki tekanan mental berlatih meditasi?

Wong Edan Bagu: Jika mereka memahami apa yang saya maksudkan dalam ceramah hari ini, jika mereka mampu memahami ajarannya, maka mereka boleh berlatih, karena kadang kala gangguan mental itu datang dari depresi, terlalu banyak tekanan dari masyarakat. Itu hanyalah akibat dari upaya untuk menghindari masalah, mencoba menghindari beban dari masyarakat dan sama sekali bukan suatu penyakit. Jadi itu hanya sementara saja dan mereka dapat bangun lagi, tentu saja disembuhkan dengan lebih cepat melalui meditasi.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pengendalian Emosi yang Efektif—Pentingnya Menyalurkan Amarah:

Djaka Tolos:: Apa yang dapat saya lakukan ketika marah atau terluka? Bagaimana saya dapat menghentikan perasaan ini?

Wong Edan Bagu:: Jangan hentikan itu; jangan hentikan perasaan terluka dan kemarahan Anda. Segera lampiaskan perasaan itu dengan tanpa kebencian dan setelah itu segera obati. Marah, sakit dan terluka adalah perasaan alami dari elemen-elemen tubuh. Hanya saja Anda tidak tahu bagaimana mengendalikan kemarahan; itulah masalahnya.

Itu tidak apa-apa: Bila seseorang menyakiti Anda, tapi tentu saja Anda akan merasa terluka. Anda bukanlah meja yang terbuat dari kayu! Dan ketika orang-orang membuat Anda marah dengan tanpa alasan atau Anda berpikir bahwa mereka membuat Anda marah, Anda boleh marah. Itu normal saja, tapi kita harus paham bahwa secara alami kemarahan bukanlah cara penyelesaian yang membangun. Jadi jika Anda harus marah, maka keluarkanlah itu. Jangan terlalu banyak menekan kemarahan, jika tidak Anda akan jatuh sakit atau menjadi gila.

Marah adalah perasaan alami; hanya saja Anda seharusnya jangan berlarut-larut terlalu lama karena Anda sendiri dapat jatuh ke dalamnya. Itu tidak baik bagi Anda dan bagi orang lain yang terlibat. Jadi marahlah dan bicaralah. Anda tidak harus berbicara dengan ketus dan menyakitkan; hanya jelaskan saja pendapat Anda dan katakan kepada mereka bahwa mereka membuat Anda marah karena suatu alasan dan Anda berharap bahwa di kemudian hari, hal ini tidak akan terjadi lagi karena Anda tidak akan bertoleransi lagi. Jelaskan pendapat Anda, selesaikan masalahnya dan saling menyayangi lagi satu sama lain.

Ketika kita muda, kebanyakan kita berpikir bahwa kita seharusnya tidak menunjukkan perasaan marah dan terluka. Dan kemudian kita terus menekan perasaan itu dan berpikir bahwa itu tidak baik. Tapi ini adalah perasaan batin kita yang alami; kita tidak dapat menekannya. Jadi kita hanya dapat membiarkannya, dan sekarang kita tahu bahwa perasaan marah itu hanyalah sifat dari diri kita; kita dapat mengendalikannya dan tidak membiarkan perasaan marah itu yang mengendalikan kita. Itu saja.

Kita hanya berkata, “Oke, saya marah karena Anda menyakiti saya”. Jika seseorang memukul Anda, Anda akan merasa sakit. Itu lumrah saja. Jadi bicarakanlah karena kadang kala itu hanya salah paham saja; Anda bicara saja pada orang itu dan ia akan punya kesempatan untuk menjelaskan, mungkin dengan berkata, “Tidak, saya tidak bermaksud begitu. Maksud saya begini…” Kemudian, kedua pihak pun akan berbaikan. Jika orang itu bermaksud baik, maka Anda tidak akan merasa marah lagi. Dan jika orang itu benar-benar bermaksud jahat, setelah ia mengetahui bahwa Anda terluka, sakit hati atau marah, ia akan berubah karena ia memahaminya. Dan hal itu baik juga bagi Anda berdua. Jika tidak, Anda berdua akan selalu berakhir dengan berkata, “Anda membuat saya sakit kepala”, dan “Anda membuat urat leher saya sakit”, atau juga “Anda membuat seluruh tubuh saya sakit”. (Tertawa) He he he . . . Edan Tenan….Memang begitu.

Perasaan marah yang terus dipendam dapat membuat fisik Anda sakit. Jadi jangan sakiti diri Anda lagi dengan menelan racun perasaan amarah Anda sendiri. Keluarkan saja dengan cara yang semestinya…

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Manjakanlah Diri Anda dan Tegarlah:
Ketika Tuhan memberikan kita beberapa keadaan merugikan, Ia juga memberikan kita beberapa keuntungan. Misalnya, banyak lelaki homo dan wanita lesbian sebenarnya seorang seniman yang sangat berbakat. Jadi jika Anda berpikir bahwa Anda memiliki keadaan merugikan, cobalah temukan tantangan apa yang Tuhan berikan kepada Anda untuk menyeimbangkan hidup Anda. Tuhan memang memberikannya. Jangan terus memikirkan kesialan Anda dan mengurangi semangat Anda. Carilah keuntungan Anda, gunakanlah bakat Anda, masuklah ke sisi positif hidup Anda yang Tuhan berikan kepada Anda untuk mengangkat diri Anda sendiri.

Kapan pun Anda merasa tertekan dan benar-benar tidak dapat menahannya lagi, maka Anda harus perlakukan diri Anda dengan lebih baik lagi. Pergilah ke kedai kopi terbaik yang sangat Anda sukai tapi yang selalu Anda takuti untuk didatangi; dengan begitu Anda selalu menginginkannya tapi Anda juga berpikir itu terlalu mahal. Perlakukanlah diri Anda dengan baik karena pada saat itu Anda membutuhkannya. Sama seperti ketika Anda membantu orang lain yang membutuhkan – Anda harus menghiburnya, berikan dia yang terbaik, berikan dia dukungan terbaik serta kasih sayang, dan manjakanlah dia. Anda harus manjakan diri Anda, berikan diri Anda dukungan terbaik ketika Anda sangat membutuhkannya – ketika Anda merasa tertekan, ketika Anda merasa Anda benar-benar tidak dapat hidup lagi, dan tidak dapat bertahan lagi. Pada saat itu Anda harus perlakukan diri Anda dengan lebih baik. Jika Anda dapat membeli segalanya, maka beli saja. Anda dapat mencari uang lagi kemudian, karena Anda akan punya waktu lagi, tapi pertama-tama Anda harus kuatkan diri Anda dulu. Anda harus tegar dulu.

Saya tidak berkata bahwa Anda harus pergi berbelanja setiap hari dan menghabiskan uang Anda di sebuah kedai kopi yang mahal, dan pada pakaian yang mahal. Tapi, ketika Anda sangat tertekan dan Anda merasa tidak ingin hidup lagi, maka Anda jangan menekan diri untuk berhemat lagi. Anda harus manjakan diri Anda, perlakukan diri Anda dengan baik, supaya Anda dapat ceria lagi dengan sangat cepat. Pergilah berjalan-jalan dan menemui teman-teman, perlakukanlah diri Anda seperti seorang ratu, pergilah berbelanja atau lakukan apa pun yang membuat Anda senang. Tapi lakukan ini hanya pada waktu itu saja, tidak setiap hari. Dan jika Anda mampu dan memiliki banyak uang, maka pergilah ke suatu tempat yang jarang Anda datangi dimana dapat Anda tenemukan hal-hal baru yang amat Anda sukai – mungkin beberapa pakaian baru, model rambut yang baru, keritingan yang baru, apa pun yang akan membuat Anda merasa langsung berbeda, seperti riasan yang baru. Ini tidak mahal.

Ini sama juga dengan para lelaki. Tapi kadang karena sudah menjadi kebiasaan, misalnya selalu memakai pakaian yang berwarna gelap, selalu memakai dasi, kemudian kita menjadi tertekan. Cobalah sesuatu yang baru untuk membuat pikiran Anda tidak tertekan; itu sangat bagus. Jika biasanya Anda selalu memakai pakaian warna hitam, cokelat, dan biru, maka cobalah pakaian berwarna putih, krem, yang berwarna cerah, atau warna merah muda. Dandanilah diri Anda.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Apa Penyebab Musibah atau Penyakit:

Djaka Tolos:: Apa pendapat Anda tentang pemerkosaan, penyakit kanker, dan kecelakaan?

Wong Edan Bagu: Karma, sebab dan akibat; “Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai”. Kita tidak dapat melihat jauh sekali ke masa lalu dan itulah sebabnya kita menyalahkan masa sekarang. Tapi tidak ada suatu kejadian yang tanpa ada penyebabnya meskipun kadang kala itu seluruhnya bukan kesalahan kita. Dunia ini memang sangat menyedihkan. Itulah sebabnya kita harus menemukan jalan keluarnya. Ini sama seperti jika Anda selalu mengendarai mobil di jalan tol dan jika Anda tidak mencari jalan ke luar tol, kadang kala mobil Anda mungkin kehabisan bensin, atau mendapat kecelakaan karena seseorang menabrak Anda.

Djaka Tolos:: Mengapa kita memiliki banyak sekali kesialan dan kesulitan? Apakah ini sudah diatur oleh Tuhan?

Wong Edan Bagu: Tidak, itu karena kita hidup di dunia ini, dan semuanya ada aksi dan reaksinya. Diri kita sendiri yang menciptakan sebab dan akibat secara individual dan kita juga memiliki akibat kolektif dari seluruh masyarakat; yaitu semua suasana buruk, energi buruk yang menciptakan kecelakaan, bencana alam, musibah, wabah penyakit, dan lain-lain. Energi buruk berasal dari pikiran buruk, tindakan buruk dan perkataan buruk kita. Segalanya menciptakan energi; tindakan baik akan memancarkan energi yang baik pula. Karenanya, kita harus bersih dalam perkataan, tindakan, dan pikiran. Itulah sebabnya kami menyarankan agar menaati Lima Sila dan berpola makan vegan untuk membersihkan suasana buruk di sekeliling kita…

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Mengapa Anak-anak kecil yang Tidak Berdosa Juga Tetap Menderita:

Djaka Tolos:: Saya bekerja di rumah sakit dan kadang saya merawat anak-anak yang sakit. Saya ingin tahu mengapa anak-anak kecil ini, yang tidak punya pilihan dan tidak berbuat kesalahan, harus banyak menderita?

Wong Edan Bagu:: Saya memahami perasaan Anda. Saya juga sering berpikiran seperti itu dan berkata, “Oke, jika kita sudah dewasa, kita dapat berbuat kesalahan atau mendapat pembalasannya kemudian. Tapi anak-anak itu benar-benar tidak bersalah”. Dan sekarang saya sudah mengetahuinya. Itu adalah hukum inkarnasi. “Apa yang kau tabur, itulah yang akan kau tuai”. Jika Anda tidak cukup menerima akibatnya di kehidupan sekarang, maka Anda akan menerimanya di kehidupan mendatang. Anda mulai menerimanya pada saat Anda dilahirkan. Jika tidak, mengapa kita tidak berkata saja bahwa Tuhan yang maha pengasih itu begitu tidak adil? Ada anak yang lahir dengan penyakit, ada yang lahir dengan mendapat beberapa masalah, ada yang terlahir buta, ada yang terlahir tuli, dan lain-lain. Tuhan itu maha pengasih; tapi kita harus menerima apa yang telah kita lakukan. Jika tidak maka kita tidak akan dapat memahaminya.

Dan, ini mungkin sulit dipercaya, tapi ini benar-benar tidak sulit. Jika kita bermeditasi, secara kasat mata kita mungkin akan pergi ke dunia kesadaran yang lebih tinggi, kita dapat melihat ke kehidupan lampau seseorang dan kita akan mengetahui kenapa hal itu terjadi. Barulah kemudian kita merasa puas dan paham.

Saya senang mengetahui bahwa Anda bekerja dengan setulus hati. Namun, setiap kali Anda bekerja, cobalah agar tidak merasa terlibat secara pribadi. Jika tidak, energi Anda akan tersedot. Bekerjalah semampu Anda dan serahkan semuanya kepada Tuhan. Hanya Tuhan yang menyembuhkan dan melayani. Bukan tangan kita yang melakukannya. Sebenarnya Tuhan hanya menggunakan kedua tangan kita untuk menolong siapa saja yang Tuhan kehendaki, yaitu orang-orang yang layak untuk mendapatkannya.

Orang-orang yang lain harus mendapat beberapa jenis pelajaran, beberapa jenis proses pembersihan melalui penderitaan supaya menjadi lebih kuat di kehidupan mendatang karena kita akan terus hidup dalam keabadian. Kita tidak lahir hanya sekali. Jika tidak, hidup ini akan menjadi terlalu tertekan. Hidup seratus tahun – betapa borosnya energi penciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan dan kita akan terus hidup sepanjang waktu. Perbuatan buruk yang kita lakukan di kehidupan sekarang, akan kita bayar di kehidupan mendatang. Apa yang tidak dapat kita bayar di kehidupan sekarang, akan kita bayar di kehidupan mendatang, ini sama seperti ketika Anda berhutang.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pilihan dari Setiap Jiwa:

Djaka Tolos:: Apa artinya jika seorang bayi yang baru lahir meninggal beberapa menit atau jam setelah ia dilahirkan, atau jika seseorang terlahir dengan cacat mental?

Wong Edan Bagu:: Ada banyak cara yang dapat dipilih oleh sebuah jiwa untuk dilahirkan ke dunia ini. Tuhan mengatur jiwa-jiwa itu untuk melakukan hal-hal tertentu, dan kita tidak dapat memahami itu semua. Misalnya, untuk mengenal Tuhan sebuah jiwa kadang akan memilih untuk menjadi cacat. Dan kadang untuk membangunkan kasih sayang di kedua orang tuanya, ada jiwa yang khusus memilih untuk dilahirkan dan meninggal beberapa saat kemudian.

Pengaturan Tuhan sangat sulit untuk dijelaskan atau dihitung dengan jari. Tapi semuanya itu bertujuan baik demi perkembangan rohani kita….

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Arti Penderitaan yang Sebenarnya:

Jika kita tidak banyak menderita, kita tidak tahu apa itu penderitaan. Sangat sulit untuk dapat bersimpati kepada orang lain jika kita tidak tahu bagaimana rasanya penderitaan. Jika kita tidak memiliki perasaan belas kasih dan hanya mengkritik orang lain, maka kemudian kita akan menderita dengan keadaan yang sama seperti mereka untuk belajar bagaimana rasanya. Kadang, hanya itu caranya. Jadi penderitaan kita bukanlah tanpa sebab. Mungkin di kehidupan lampau kita tidak benar-benar belajar tentang berbelas kasih. Mungkin kita tidak berbelas kasih kepada sesama makhluk hidup sehingga di kehidupan sekarang kita harus sedikit menderita agar dapat mengetahui apakah arti penderitaan itu. Jarang sekali kita dapat berbelas kasih dengan tanpa merasakan bagaimana rasanya menderita. Jika tanpa penderitaan pribadi kita sudah berperasaan kasih yang besar kepada sesama makhluk hidup, maka kita akan beruntung dan hidup kita akan terhindar dari banyak penderitaan.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno: Bagian. 2

Posted in Uncategorized on 15 Mei 2014 by Djaka Tolos

Wong edan bagu.01

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Pengembara Tanah Pasundan.

Anda Mempunyai Keluarga Strokc..? Atau Anda Sendiri Sedang mengalami masalah Seksualitas..? tapi tidak ada waktu untuk Menangani dan Menyelesaikan hal Tersebut..? Ribet. Repot karena Anda Sibuk. Jangan Bingung… Jangan biyarkan berlarut-larut sebelum terlambat dan bertambah parah. Segera… Hubungi saya, dan saya akan datang ke Alamat tempat tinggal Anda, Untuk membantu menyelesaikan Masalah Tersebut untuk Anda… Dengan Penangan Tradisional yang alami, tanpa Risiko dan efek negatif apapun…

Salam Sehat dan Bahagia Selalu _/\_
Terima Kasih…
Telepon : Xl: 087729431777 – Indosat: 085861799966
Email : djakatolos59@yahoo.co.id
Situs Web : http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

Jawaban dan Saran-Saran Tentang Penyembuhan
Saran Bagi Para Pekerja Medis:

Bagaimana Menghindari Penyerapan Energi Negatif;
Djaka Tolos:: Saya menangani banyak orang sakit setiap hari dan saya ingin tahu, selain dari membatin Nama-Nama Suci ketika menangani pasien, apakah ada cara lain yang dapat saya gunakan untuk melindungi diri saya?

Wong Edan Bagu:: Jika Anda tidak melindungi diri, itu juga tidak apa-apa. Apakah maksud Anda melindungi diri dari penyakit mereka atau dari energi mereka?

Djaka Tolos:: Kadang ada para pasien yang membuat saya tidak ingin mendekat.

Wong Edan Bagu: Jadi jika Anda merasa khawatir, maka teruslah membatin Nama-Nama Suci dan segera setelah memeriksa mereka cucilah kedua tangan Anda atau bagian tubuh mana saja yang terkontak dengan para pasien, tambahkan sedikit perasan air lemon setiap kali Anda mencuci tangan dan pada saat Anda selesai bertugas setiap hari atau kapan saja jika ada lemon yang tersedia, Anda cucilah dengan lemon itu. Ini sangat baik dan dapat memutuskan energi atau kontak batin dengan pasien itu. Gunakan lemon dan garam, tapi gunakan sedikit saja; hanya beberapa tetes lemon dan sedikit garam. Cuci cepat-cepat, bilas dan kemudian kibaskan kedua tangan Anda setidaknya tujuh kali setelah mencuci untuk memutuskan kontak batin.

Jika ini dapat membuat Anda merasa lebih baik ketika Anda merasa tidak nyaman, maka lakukanlah. Cara ini dapat membantu. Kibasan tangan tidak harus persis tujuh kali; lebih banyak lebih baik. Setelah tujuh kali, Anda dapat kibaskan tangan Anda dengan lebih cepat lagi. Karena Anda biasanya menyentuh pasien-pasien Anda dengan tangan Anda, maka cucilah dan setelah itu kibaskan kedua tangan Anda secepatnya; kemudian bilas dengan air yang banyak.

Jadilah Pengasih dan Berdoa dalam Batin;
Ketika Anda menangani pasien, mohon jadilah pengasih dan berdoa sepanjang waktu di dalam batin dengan mengulangi Nama-Nama Suci serta berdoa kepada Guru batin untuk membantu Anda. Setelah itu, selalu cucilah kedua tangan Anda kapan saja sebisa Anda lalu kibaskan kedua tangan untuk memutuskan hubungan fisik. Dan setelah Anda pulang ke rumah, cucilah dengan lemon dan garam lalu oleskan minyak cendana atau krim di tubuh Anda untuk memutuskan hubungan negatif apa saja yang mungkin masih tertinggal.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Berbagai Pengaruh yang Timbul dalam Perkembangan Rohani, Arti Mimpi, dan Penyembuhan:

Kadang ketika kita mencapai tingkatan tertentu dalam latihan rohani, kita sepertinya mendapat banyak rintangan. Abaikan saja itu dan tetaplah berlatih untuk perkembangan rohani Anda. Semakin banyak rintangan yang kita miliki, semakin rendah hati kita jadinya dan semakin kita yakin untuk berlatih rohani. Kadang, ketika tubuh Anda sakit, Anda mungkin berpikir, “Bukankah saya akan menjadi lebih sehat setelah saya lebih banyak berlatih?” Tidak mungkin! Anda mungkin menjadi sehat pada awalnya.

Misalnya penyakit Anda disembuhkan setelah Anda menemui saya, dan kemudian Anda berpikir bahwa Anda harus berlatih lebih cepat karena Anda rakus! Setelah penyakit Anda disembuhkan dalam lima menit setelah Anda melihat saya, Anda berpikir Anda bahkan akan lebih sehat lagi dengan lebih banyak berlatih. Kebanyakan orang lebih memikirkan tubuh mereka, kekayaan, dan keamanan mereka. Mereka berpikir bahwa dengan lebih banyak berlatih, mereka akan menjadi lebih sehat dan kuat luar biasa, sama seperti Xue Renguei (seorang jenderal terkuat di zaman China kuno) atau Herkules, Sekalipun. Dengan melambaikan tangannya saja, sepuluh orang langsung roboh. (Tertawa) He he he . . . Edan Tenan…

Inilah yang orang-orang bayangkan terjadi pada diri mereka jika mereka mengikuti saya berlatih Metode KUNCI. Itu akan terjadi, tapi mereka juga akan mencapai tingkatan yang lebih tinggi dan menjadi sangat berbeda!

Kadang ketika kita mencapai tingkatan tertentu dalam perkembangan rohani, kita mungkin merasa tidak begitu sehat secara jasmani. Mengapa demikian? Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, itu karena “kekuatan-Nya” sangat kuat, sementara tubuh kita terlalu lemah untuk menahannya. Ketika getaran dari tubuh kita berubah terlalu cepat, kita mungkin merasa seolah-olah sakit. Namun kita sebenarnya tidak sakit; jangan khawatir. Jika iman kita tidak cukup kuat, kita akan merasa ingin berhenti saja ketika kita mencapai tingkatan ini karena kita berpikir, “Ini aneh! Mengapa saya lebih banyak sakit setelah mengikuti Guru?” Itu tidak benar! Itu hanya karena getaran tubuh Anda sudah berubah. Di dalam tubuh manusia sudah ada banyak sekali racun dan gas-gas beracun. Ketika kita marah atau membenci seseorang, gas-gas beracun ini tetap tinggal di dalam tubuh.

Sekarang saya akan berbicara tentang mimpi. Kenapa sebelumnya saya berbicara tentang penyakit? Itu karena ada penyakit yang disembuhkan di dalam mimpi. Salah seorang rekan inisiat berhenti datang menemui saya setelah ia diinisiasi. Tapi ketika ia sakit, tubuh jelmaan rohani Guru datang untuk menyembuhkannya. Lalu ia sangat tersentuh karena telah disembuhkan dan datang lagi menemui saya. Jika tidak kita semua pasti sudah tidak dapat melihatnya lagi. Ia langsung saja menghilang setelah diinisiasi karena ia tidak punya keyakinan.

Bagi kebanyakan orang mimpi itu sangat penting. Jika mereka tidak bermimpi saat mereka tidur, mereka mungkin akan jatuh sakit. Apakah mimpi itu? Kadang ketika kita tidak dapat mengemukakan pendapat kita di siang hari, kita akan melepaskan atau mengalirkan sebagian energi itu di dalam mimpi kita. Jika tidak kita akan merasa sangat lelah dan tertekan. Atau mungkin kita membenci seseorang atau marah kepada seseorang di siang hari, tapi kita tidak punya cara untuk menyatakannya, atau merasa tidak nyaman untuk mengungkapkannya – kadang kala karena kita tidak ingin mengganggu keharmonisan keluarga atau karena kita takut untuk mengatakannya. Misalnya, ketika kita marah karena direktur kita berjabatan lebih tinggi daripada kita, atau Guru kita bertingkatan lebih tinggi daripada kita (tertawa) He he he . . . Edan Tenan, tapi kita tidak berani untuk mengemukakannya. Sebagai gantinya kita menyalurkan kemarahan kita itu di dalam mimpi.

Orang-orang yang berlatih ilmu bela diri biasanya memiliki caranya sendiri untuk membakar racun-racun mereka sehingga mereka tidak perlu terlalu banyak bermimpi. Namun, bagi kebanyakan orang, mimpi itu sangat penting. Tanpa mimpi, kita mungkin akan jatuh sakit karena kita tidak menyalurkan gas-gas beracun di dalam tubuh kita. Karenanya, orang-orang sakit tidak dapat tidur nyenyak. Dan ketika mereka tidak dapat tidur nyenyak, penyakit mereka bahkan menjadi lebih parah karena terlalu banyak gas beracun dan keinginan-keinginan yang terkumpul di tubuh mereka. Meskipun pikiran-pikiran yang baik saja, ketika itu terlalu sering terkumpul di dalam tubuh, maka energinya akan menjadi terlalu banyak.

Ketika kita bermimpi, itu berarti pergulatan kita di siang hari keluar dan gas-gas beracun ini dapat dilepaskan, atau keinginan kita yang tidak terpuaskan sudah dilepaskan. Dalam mimpi, kita dapat membayangkan dan menikmatinya sedikit, hanya sekedar untuk menenangkan pikiran kita saja. Misalnya, seseorang yang sangat menyukai uang, ia dapat tenang dan menikmati senangnya menjadi orang kaya untuk satu atau dua jam. Ini lebih baik baginya supaya ia tidak menderita di kehidupan nyata.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Energi Kristal:

Djaka Tolos:: Salam Rahayu pak WEB. Selama beberapa hari ini saya bertemu dengan banyak orang cantik dan menyenangkan, dan ada satu orang yang kebetulan tahu banyak tentang kristal-kristal dan energinya. Saya sendiri kebetulan juga memakai kristal, tapi saya tidak ingin mendapat kekuatan apa pun dari kristal itu.

Tapi orang istimewa ini memiliki sedikit kebijaksanaan dan pengetahuan tentang menggunakan energi kristal. Dan saya teringat pada tulisan singkat di formulir inisiasi bahwa beberapa kekuatan energi seharusnya tidak digunakan. Saya pikir ia harus memahami bahwa mungkin ia seharusnya tidak menggunakan energi itu jika ia berlatih Metode KUNCI, dan saya terus memikirkannya. Jika ia penuh kasih dan ingin membantu orang lain, mengapa energi kristal itu buruk? Apakah energi itu memang buruk dan apakah ia tidak boleh menggunakannya?

Wong Edan Bagu:: Boleh saja.

Djaka Tolos:: Apakah itu bukan sesuatu yang buruk?

Wong Edan Bagu:: Bukan.

Djaka Tolos:: Bagus sekali. Saya juga berpikiran begitu. Dan saya hanya ingin penjelasan saja. Jadi ia seharusnya berpikiran begitu juga.

Wong Edan Bagu: Tapi kristal adalah kristal; itu bukan kekuatan Tuhan. Itu mungkin berkekuatan sementara saja, sama seperti obat atau jamu. Jadi mungkin itu hanya tambahan saja, tapi kristal tidak berkekuatan abadi, itu saja. Dan jika orang-orang hanya terlalu melekat pada hal-hal luar, itu tidak baik.

Tapi Anda sudah terlalu melekat dan percaya pada hal-hal luar – seperti pada dokter, obat-obatan, kristal, kekuatan magis, dan lain sebagainya. Dan sekarang ketika Anda datang kepada saya, saya akan berkata, “Ini dia, silakan masuk. Anda akan mendapat kristal yang lebih besar di sana.
Gunakanlah, itu abadi, kekal, dan gratis; tidak harus dipakai, tidak harus dipoles, dan tidak mudah hilang”.

Jadi terserah Anda untuk berhenti menggunakan mainan kecil itu atau tidak. Tapi Anda dapat terus memakainya jika Anda merasa itu dapat membantu, itu tidak masalah dengan saya. Tapi jangan melekat dengannya, itu saja.

Dan jangan mengumbar cerita pada orang-orang bahwa kristal itu dapat menyembuhkan Anda dan lain sebagainya karena ada kekuatan yang lebih besar daripada kristal. Coba ingatkan itu pada orang-orang, dan itu juga lebih abadi dan berkhasiat.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Meditasi Adalah Pemurni yang Terbaik:

Djaka Tolos:: Dalam kehidupan vegan, jika saya mendapat transfusi darah dari orang-orang pemakan daging dan terus berlatih, seberapa besar pengaruhnya dalam proses perkembangan rohani?

Wong Edan Bagu:: Jika Anda harus dioperasi darurat, atau dalam keadaan darurat dimana Anda harus mendapatkan transfusi darah, lakukan saja dan kemudian lebih banyak lagi berlatih supaya Anda dapat membersihkan sedikit darah yang Anda terima itu. Lagi pula, tubuh kita terus berganti dan berkurang sepanjang waktu, jadi sedikit darah transfusi itu akan dikeluarkan dari tubuh dengan seketika dan digantikan dengan darah vegan yang lebih murni. Jadi jangan terlalu khawatir, dan jika Anda menerima sedikit transfusi darah dari seorang pemakan daging, orang itu dan hewan yang memberikan dagingnya akan mendapatkan pahala dari Anda dan itu juga baik. Sungguh, meditasi dapat membersihkan apa saja. Dan darah itu juga hanya bertahan dalam satu periode jangka pendek sehingga Anda dapat menghilangkan darah itu dengan seketika; jangan khawatir.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Efek Samping Penyembuhan Secara Rohani:

Djaka Tolos:: Setelah diinisiasi kami tidak diizinkan untuk menyembuhkan penyakit orang lain. Apa alasannya?

Wong Edan Bagu: Itu bukannya Anda tidak diizinkan, tapi Anda disarankan agar tidak melakukannya. Itu lebih baik bagi Anda karena setelah pencerahan, Anda tidak harus melakukan tindakan apapun untuk menyembuhkan orang-orang. Mereka secara otomatis sembuh jika mereka memikirkan Anda, dan berdoa kepada Anda. Itu juga lebih baik bagi kedua pihak karena jika orang-orang itu tahu bahwa Anda yang menyembuhkan mereka, mereka akan melekat pada Anda. Mereka akan menyembah Anda, bukannya mencari kekuatan penyembuhan di dalam diri mereka sendiri. Mereka akan bergantung pada Anda bukannya bergantung pada diri mereka sendiri. Itu penyembahan ketergantungan. Itu bukan ajaran persamaan hak dan bukan ajaran pencerahan. Itu ketergantungan.

Juga ketika Anda menyembuhkan dengan tanpa melakukan apa pun, ego Anda tidak akan membesar dan itu juga baik bagi Anda. Banyak orang berkata bahwa mereka disembuhkan oleh saya ketika mereka berdoa kepada saya, tapi saya tidak pernah melakukan apa pun. Karenanya, saya tidak dapat berbangga hati, saya tidak akan menyombongkan diri pada apa pun. Jika kita merasa bangga terhadap pencapaian apa saja, kita akan berjalan di jalan ilusi Raja Maya. Jadi saya mencoba mengajari Anda cara berlatih tanpa ego, tanpa kesombongan. (Tepuk tangan sambil tertawa) He he he . . . Edan Tenan.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pergi ke Masa Lampau Bukanlah Cara Penyembuhan Tingkat Tinggi:

Bahkan saya kadang harus ke masa lampau untuk memeriksa sesuatu yang terjadi di masa depan. Ketika itu benar-benar sangat diperlukan, atau sembilan puluh sembilan persen penting. Saya akan melakukannya. Tapi itu hanya untuk kejadian yang sangat jarang terjadi. Kadang ini juga dapat menyembuhkan dengan kembali ke masa lampau untuk mengetahui apa yang telah Anda lakukan, untuk mengetahui apa yang terjadi pada Anda supaya dapat menyembuhkan diri Anda di beberapa bagian tubuh rohani Anda – tapi itu bukan untuk jiwa, sang jiwa tidak pernah sakit. Ia tidak pernah mati dari berbagai masa lampau, masa sekarang, hingga masa depan.

Sebenarnya penyembuhan jenis ini juga baik, tapi hanya untuk pikiran kita saja, tubuh kita dan perasaan batin kita. Dan saya pikir itu boleh-boleh juga, tapi itu bukan penyembuhan tingkat tinggi. Itulah sebabnya sering kali kita seharusnya tidak boleh atau tidak harus tahu. Guru kita tidak membiarkan kita tahu terlalu banyak tentang kehidupan masa lampau kita karena kita akan terus bergulat. Kita harus bertarung dengan situasi sekarang agar dapat berkembang melampauinya, bukannya menggunakan cara batiniah untuk menyembuhkan diri kita lalu merasa baikan dan semuanya selesai! Kadang semangat pergulatan dan pertarungan juga sangat baik bagi kita. Itu membuat kita kuat!

Hanya pada kejadian yang teramat jarang saja bila seseorang itu terlalu lemah untuk bertarung, mungkin seorang yang berpengetahuan lebih tinggi akan membantu mereka memahami kehidupan lampau mereka supaya mereka dapat menerima masa sekarang, atau untuk menyeimbangkan beberapa perasaan yang sangat tertekan di kehidupan mereka, agar dapat membantu memudahkan mereka melewati transisi masa lampau ke masa sekarang kemudian ke masa depan. Di lain pihak, lebih baik sepanjang waktu kita bergulat dengan keinginan kita agar dapat tumbuh lebih kuat.

Dalam hal ini kita akan bertarung dengan pengetahuan dan kekuatan jiwa kita, bukan dengan pikiran kita, bukan dengan pengetahuan akan arsip-arsip yang tertulis dan pengetahuan tingkat rendah. Kita akan bertarung dengan kekuatan jiwa jika kita tidak tahu masa lampau dan pikiran kita juga tidak mengetahuinya. Bagaimanapun juga kita akan mengetahuinya; sang jiwa mungkin tahu segalanya jika ia ingin mengetahuinya. Namun pikiran kita tidak harus tahu karena kemudian kita akan bergulat untuk keluar dari pengetahuan itu, yaitu apa yang kita sebut lingkaran setan yang menarik kita kembali hidup lagi dan lagi!

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Menyembuhkan Diri Sendiri dari Meditasi Cahaya dan Suara:

“Bagaimana air dapat membersihkan tubuh? Ia memang dapat membersihkan. Bila Anda gosokkan sedikit sabun dan membilasnya dengan air, maka kotoran-kotoran akan hilang. Sama halnya dengan pikiran kita yang secara kasat mata tercemar dengan pikiran-pikiran buruk dan negatif, dan jika Anda terus menggunakan Suara dari dimensi getaran yang lebih tinggi, ini akan menghilangkan getaran yang lebih rendah, sama seperti cara kerja beberapa alat elektronik. Ini memang metafisik, tapi ini memang dapat membersihkan; itulah sebabnya Anda menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.”

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pandangan Sekilas tentang Cara Penyembuhan di Luar Dunia Fisik Ini:

Saya ingin memberitahukan sesuatu tentang dunia-dunia lain. Kita memiliki banyak tubuh dan tubuh itu memiliki nama yang berbeda-beda; misalnya tubuh fisik ini dan tubuh lainnya, yaitu tubuh rohani. Orang-orang yang suka minum alkohol, merokok, menggunakan narkoba, dan lain-lain, sebenarnya sedang merusak tubuh rohani mereka, tubuh jasmani mereka juga merupakan tubuh rohani mereka. Dan setelah mereka meninggal, orang-orang di Surga harus menyembuhkan mereka, mengobati dan membantu mereka seperti yang dilakukan oleh para dokter medis di sini.

Setelah dirawat seperti itu dengan lama, orang-orang ini disembuhkan dan bereinkarnasi kembali sebagai manusia. Mereka mengalami banyak perawatan seperti ini hingga mereka bertobat, dan kemudian mencari latihan rohani, sehingga rohani mereka dapat menjadi lebih tinggi.

Di planet lain yang di sebut “Venus”, mereka memiliki banyak “rumah sakit” kecil seperti ini untuk berbagai jenis orang. Dan orang-orang yang hidup di Tanah Suci itu sangat tinggi kecerdasannya dan sangat spiritual, di tingkatan yang sangat tinggi. Hampir semua yang sudah menjadi Guru; kebanyakan mereka dapat menjadi Guru. Dan mereka tidak menggunakan obat-obatan atau peralatan medis untuk menyembuhkan pasien seperti itu. Mereka hanya menggunakan berbagai macam energi, sinar atau cahaya untuk menyembuhkan mereka. Sama seperti di dunia ini, kita kadang menggunakan sejenis sinar laser yang berbeda-beda untuk menyembuhkan orang-orang, misalnya untuk menyembuhkan penyakit kanker.

Orang-orang ini seperti para ilmuwan tingkat tinggi, para ilmuwan yang lebih baik. Para Guru adalah para ilmuwan yang lebih maju kecerdasannya. Mereka tahu bagaimana mengubah energi di udara dan membuat Anda menjadi berbeda. Sama seperti jika Anda adalah seorang ilmuwan yang cerdas di dunia ini, Anda dapat mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.

“Venus” adalah salah satu dari Surga-surga ini. Jadi jangan terpengaruh dengan namanya. Karena Surga tidak hanya satu saja; ada banyak Surga dimana banyak orang yang disembuhkan dengan cara seperti ini. Banyak makhluk hidup di Tanah Suci lainnya yang sepanjang waktu membantu kita. Mereka menggunakan energi cahaya untuk menolong para pasien di sana, yaitu orang-orang dari dunia dan makhluk-makhluk dari neraka. Mereka membantu banyak orang-orang malang dan menyedihkan, yaitu mereka yang berdoa dan menderita.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pengetahuan Tentang Kesehatan Berasal dari Meditasi
Ilmu Pengetahuan dan Alam Baka – Seorang Ilmuwan yang Mempelajari “Kekosongan” – Tesla:

Ada seorang ilmuwan ternama dari negara barat yang bernama Nikola Tesla (1856 – 1943), yang membuktikan melalui ilmu pengetahuan bahwa apa yang kita alami selama bermeditasi adalah kekosongan sejati. Orang-orang menyebutnya dengan nama yang berbeda-beda seperti Tuhan, Kerajaan Allah, Hakikat Budha, energi, atau teori kuantum. Itu memang benar; kekosongan itu memang ada.

Ketika kita bermeditasi, kita mengosongkan diri kita dari segalanya dan masuk ke dalam kekosongan sejati, yaitu unsur sejati dari segala hal. Dari kekosongan terciptalah unsur, yang mengalir ke dalam batin kita dan membuat kita lebih baik dan lebih baik lagi dan juga lebih cerdas. Itulah apa yang Tesla temukan. Kekosongan sejati di dalam batin, tempat segala hal berasal. Yaitu tempat asal Anda dan saya. Tapi karena kita sudah tercipta dalam wujud ini, kita juga masih dapat menikmatinya.

Tesla telah membuktikan, seperti yang dibuktikan oleh berbagai ilmuwan lain, bahwa segala sesuatu bentuknya tidaklah sepadat seperti yang kita pikirkan. Sang Budha juga telah membuktikan bahwa tubuh kita hanyalah sebuah ilusi. Tidak ada yang misterius. Ini semua sangat ilmiah. Ketika kita melihat ke dalam batin, kita menemukan kekosongan, kita menemukan tidak ada wujud fisik, tidak ada unsur-unsur, sebaliknya kita menemukan sebuah keberadaan sejati, sebuah energi sejati. Yaitu tempat asal kita.

Jika kita tidak menghargai diri sendiri sebagai tubuh jasmani, maka kita akan menyadari bahwa di sanalah tempat asal kita. Yaitu energi sejati yang merupakan asal dari segalanya. Itulah apa yang Tesla katakan. Jika kita dapat berkomunikasi dengan kekosongan sejati ini, dengan unsur sejati dan terpisah ini, kita akan dapat memahami dan mengerjakan segalanya. Kita dapat mengemudikan mobil, pesawat dan benda apa pun lainnya dengan tanpa biaya dan tanpa harus menggunakan bahan bakar atau memakai sumber-sumber daya Bumi.

Mungkin di masa depan, kita akan memiliki lebih banyak lagi ilmuwan yang akan membuktikan bahwa alam dalam meditasi itu nyata. Mereka dapat menggunakan alat-alat ilmiah untuk mengambil unsur sejati ini dari kekosongan sedangkan kita dapat menggunakan tubuh mekanis dan otak kecerdasan kita untuk mengambil energi ini selama bermeditasi. Kita akan menyadari di mana asal kita dan ke mana kita akan kembali. Kita akan memahami bahwa kita sebenarnya bukan sebuah wujud fisik. Kita harus menggunakan sebuah penjelasan ilmiah untuk menjelaskan aspek latihan rohani yang misterius ini – yaitu bahwa ini sebenarnya tidak misterius.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Pengetahuan Medis Berasal dari Tingkatan Kesadaran yang Lebih Tinggi:

Semua pengetahuan tentang kekayaan medis tumbuh-tumbuhan dan seni olah raga meditatif, termasuk Tai Chi Chuan (Seni Bela Diri) atau Hatha Yoga, berasal dari tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Ketika sang yogi bermeditasi, ia sendiri kadang melakukan hal itu secara alami. Pada tingkatan tertentu, bukan tingkatan tertinggi, tiba-tiba tubuhnya akan bergerak seperti itu. Itulah sebabnya Anda melihat di kuil-kuil ada tari-tarian dan lain sebagainya. Ini semua berasal dari pengalaman dalam bermeditasi. Lalu orang-orang mulai menuliskannya dan kemudian hal ini menjadi populer di dunia fisik ini.

Sama halnya dengan musik, seruling, kecapi, dan lain-lain, semuanya berasal dari dalam batin. Kemudian orang-orang mulai kembali mencoba meniru bunyinya untuk saling berkomunikasi seperti di zaman dulu, serta untuk mengetahui tingkatan satu sama lain dan juga sebagai cendera mata. Itulah sebabnya musik-musik duniawi dapat memikat orang-orang dan juga menyembuhkan orang-orang.

Kadang ketika Anda merasa lelah dan Anda bahkan tidak dapat bermeditasi sendiri, jika Anda mendengarkan beberapa musik dan sekaligus bermeditasi pada saat itu, atau membiarkannya sebagai musik latar atau mendengarkannya dengan alat pendengar, Anda akan merasa tenang setelah beberapa jam; tetapi Meditasi KUNCI dapat membuat Anda tenang dalam sepuluh atau dua puluh menit.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu

Kemampuan Menyembuhkan Diri dengan Meditasi Cahaya dan Suara:
Asal Mula Bunyi Lonceng di Kuil dan Arti “KUNCI” yang Sebenarnya;
Kebanyakan negara di dunia, kebanyakan tradisi di zaman dahulu sangatlah agung dan mulia. Itu karena kita berasal dari tempat yang sangat agung. Pada zaman dahulu kita dapat dengan mudah berkomunikasi dengan Surga. Kita dapat melihat berbagai macam kemuliaan makhluk-makhluk Surgawi, para penduduk di Tanah Budha. Kita dapat mendengar ajaran-ajaran Surgawi dalam bentuk komunikasi yang tak terlukiskan. Komunikasi semacam ini sangat mirip dengan musik klasik masa kini. Tapi ketika kita mendengar melodi musik ajaran ini, kita akan melayang ke Surga;

kebijaksanaan kita yang berharga dan kekuatan kreatif kita akan terbuka.

Ini lebih indah daripada musik fisik di dunia kita. Saya menggunakan kata “musik” karena tiada yang lebih indah yang dapat menandinginya. Atau kita dapat katakan ini sejenis energi yang sangat kuat dan dapat membawa kita naik turun ke dunia yang lebih tinggi di alam semesta. Metode KUNCI kita dinamakan berdasarkan kualitas dari ajaran Surgawi ini karena kata “KUN” berarti KUMPUL NUNGGAL/MENJADI SATU dan “CI” berarti SUCI dari dunia yang lebih tinggi ini.

Pada zaman dahulu, ketika kita masih memiliki hubungan yang sangat mudah dengan Surga, kita selalu dapat mendengarkan musik ini. Lalu kita mencoba untuk membuat banyak alat-alat musik yang masih ada hingga sekarang; dan kita memiliki berbagai macam tiruan ajaran Surgawi, misalnya lonceng gereja, kecapi, seruling, piano, gitar, dan lain-lain. Jadi ketika kita pergi ke gereja, kita dapat melihat segala macam alat-alat musik ini, ketika kita pergi ke kuil kita juga mendengar bunyi alat-alat musik yang berbeda-beda. Ketika keluarga atau sahabat kita meninggal, pelayan gereja atau pelayan kuil akan mengiringinya dengan suara-suara musik. Ini adalah sisa- sisa tradisi Surgawi yang agung pada zaman keemasan masa lampau.

Dahulu kala ada seorang raja di negeri China yang sangat pengasih. Ia bertanya kepada salah seorang penasihatnya yang bijaksana tentang hal apakah yang dapat membuat orang-orang di neraka merasa lebih terangkat dan bahagia. Kemudian sang penasihat yang bijaksana itu berkata bahwa jika mereka dapat mendengarkan bunyi sebuah lonceng yang besar maka mereka akan merasa terangkat dan merasa bahagia. Lalu, sang raja menitahkan untuk membangun kuil yang besar dengan lonceng-lonceng di dalamnya agar nanti setidaknya orang-orang di neraka dapat mendengarkan bunyi lonceng duniawi untuk mengingatkan mereka akan melodi musik dari ajaran batin. Jadi, tradisi ini berasal dari seorang yang sangat berbelas kasih, dan ketika orang-orang meninggal, kita tetap mencoba untuk menemani mereka dengan berbagai macam musik, dengan harapan untuk menghibur kepergian jiwa-jiwa ini.

Dan jika musik buatan manusia dapat menghibur orang-orang ketika mereka pergi dari dunia ini dan dapat menghibur makhluk-makhluk di neraka, maka dapat kita bayangkan betapa besar penghiburan yang akan kita dapatkan selagi kita masih hidup jika kita dapat langsung mendengarkan musik asli dari Surga.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Tingkatkan Diri Anda untuk Melihat Cahaya dan Mendengar Suara Batin:

Di dunia fisik ini kita hanya memiliki suara-suara fisik seperti kicauan seekor burung, nada-nada dari alat-alat musik, suara bising dari mobil-mobil dan lain sebagainya, dimana secara fisik terdengar oleh telinga. Namun di dunia spiritual, kita tidak memerlukan instrumen-instrumen fisik ini untuk mendengarkan bunyinya.

Ini bukan karena kita tidak memerlukan itu untuk mendengarkan bunyinya. Tapi kita perlu meningkatkan diri kita ke tempat asal Suara itu, atau ke tempat asal Cahaya itu; semakin tinggi semakin baik. Ini tidak ada di dalam pikiran Anda. Sang jiwa harus naik melampaui tubuhnya, keluar dari dunia fisik ini. Kadang selagi Anda masih di sini, hidup di dunia ini, ketika Anda sedang mengerjakan pekerjaan Anda, Anda dapat mendegarkan Suara dan melihat Cahaya, dan Anda berpikir bahwa Anda sedang tidak berada di dunia spiritual. Namun, Anda memang berada di sana karena sang jiwa bukanlah tubuh ini.

Sang jiwa sudah berada di luar tubuh, di luar kekangan fisik ini, dan ia meleburkan dirinya ke dalam dunia spiritual. Itulah sebabnya Anda dapat mendengar Suara dan melihat Cahaya. Pada saat itu Anda berada dalam dua tingkatan – di tingkatan jiwa dan di tingkatan fisik. Biasanya orang-orang hanya berada di tingkatan fisik. Itulah sebabnya mereka tidak dapat mendengar Suara dan tidak dapat melihat Cahaya batin. Sebenarnya kita bukanlah tubuh fisik ini. Itulah sebabnya kita dapat membebaskan diri kita keluar dari dimensi fisik ini dan kemudian kita dapat pergi ke dunia spiritual.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Bagaimana Suara Batin Dapat Memurnikan Tubuh, Pikiran, dan Jiwa:

Sama Seperti Air yang Dapat Membersihkan Tubuh.
Djaka Tolos:: Di alam yang murni, sangat mudah untuk memahami bahwa menjadi baik, pengasih, berbelas kasih dan indah adalah sifat jiwa yang murni, tapi saya tidak paham mengapa Suara batin itu dapat memurnikan.

Wong Edan Bagu: Sama seperti air yang dapat membersihkan tubuh, Suara batin dapat memurnikan sang jiwa.

Djaka Tolos:: Apakah pemurni itu juga adalah sebuah frekuensi getaran?

Wong Edan Bagu:: Ya, itu sejenis penyaring pengaruh-pengaruh negatif yang kadang kala masuk ke dalam diri Anda, aura Anda melalui kontak fisik dengan dunia atau situasi-situasi tercemar yang Anda bawa atau dari lingkungan, atau boleh dikatakan dari “sisa kehidupan lampau”. Suara ini membersihkan semuanya sama seperti sebuah penyaring atau seperti air yang membersihkan tubuh.

Djaka Tolos:: Bagaimana mungkin?

Wong Edan Bagu: Bagaimana air dapat membersihkan tubuh? Ia memang dapat membersihkan. Bila Anda gosokkan sedikit sabun dan membilasnya dengan air, maka kotoran-kotoran akan hilang. Sama halnya dengan pikiran kita yang secara kasat mata tercemar dengan pikiran-pikiran buruk dan negatif, dan jika Anda terus menggunakan Suara dari getaran dimensi yang lebih tinggi, ini akan menghilangkan getaran yang lebih rendah, sama seperti cara kerja beberapa alat elektronik. Ini memang metafisik, tapi ini memang dapat membersihkan; itulah sebabnya Anda menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Tidak peduli bagaimana caranya; asalkan ia dapat membersihkan Anda, maka itu baik.

Tidak semua hal dapat dijelaskan dengan bahasa duniawi, tapi sejauh hasilnya terbukti dan Anda dapat melihat hasilnya. Bagaimana caranya? Batin kita memahaminya, tidak perlu melalui bahasa. Sepanjang ia dapat membersihkan, dan kita merasa lebih baik dan lebih baik lagi, lebih murni dan murni lagi setiap hari, maka kita tahu ia memang dapat membersihkan.

Sama juga dengan air, kita tidak tahu bagaimana ia dapat membersihkan, tapi ia memang dapat membersihkan. Selama Anda terus menyiramkan air ke tubuh Anda, nantinya Anda juga akan merasa bersih. Jadi, hasilnya sendiri yang akan membuktikannya. Kita akan merasa lebih baik dan lebih baik lagi, lebih bersih dan bersih lagi, lebih sederhana dan sederhana lagi setiap hari. Buktinya adalah Anda tidak ingin terkenal atau memiliki banyak uang, dan Anda tidak merasa terpengaruh dengan kenyamanan materi duniawi lagi. Anda merasa puas dan Anda tahu bagaimana menjaga diri sendiri, tapi hal ini tidak lagi mengikat Anda seperti dulu. Inilah cara Suara batin membersihkan kita dan membuat kita merasa semakin murni dan terbebaskan.

Djaka Tolos:: Apakah ketidakmurnian menciptakan frekuensi getaran tertentu pada jaringan tubuh fisik, sehingga Suara ini dapat mengalun masuk dan bergetar pada sebuah frekuensi yang berbeda? Apakah Suara ini mengubah struktur frekuensi tubuh?

Wong Edan Bagu: Ya, Anda dapat katakan seperti itu, tapi sebenarnya ia bekerja tidak secara materi. Kita sebenarnya bukan tubuh ini; kita juga bukan otak komputer ini; kita adalah sang jiwa. Jadi, jika Suara batin yang berfrekuensi lebih tinggi ini masuk atau memasuki tubuh kita lagi, atau membuka diri kita lagi, maka kita akan terangkat melampaui semua situasi yang tercemar ini. Itulah sebabnya setiap hari kita menjadi lebih murni dan murni lagi.

Sebenarnya, ia tidak “memurnikan”, ia hanya mengangkat kita, membuat kesadaran kita menjadi lebih dan lebih tinggi sehingga kita tidak lagi berpikir hal-hal buruk atau berpikiran negatif. Hal-hal negatif tidak dapat lagi meraih kita. Baiklah, ini mungkin metafisik, tapi selama ia dapat membersihkan, maka itu baik.

Mungkin Anda dapat menggunakan ilmu pengetahuan untuk membuktikannya, tapi mungkin Anda tetap tidak dapat menjelaskan bagaimana. Ia mungkin terlihat seperti itu, tapi itu mungkin tidak seperti itu. Kadang kala orang-orang mencoba terlalu banyak untuk menjelaskannya dan ia sebenarnya bukan seperti itu. Ia lebih kasat mata dan lebih metafisik.

Djaka Tolos:: Jadi, apakah dengan terus bermeditasi jawabannya akan terungkap melalui pengalaman?

Wong Edan Bagu: Ya, dari buahnya maka Anda akan tahu pohonnya. Jika hasilnya apel, maka tidak diragukan lagi bahwa ia berasal dari pohon apel dan Anda tidak perlu berdebat lagi, “Bagaimana mungkin Anda berkata ini adalah pohon apel?” Karena ia sendiri buah apel.

Remajakan Setiap Sel Tubuh Anda
Dengan berlatih Metode KUNCI kita dapat mengubah kondisi rohani, pemahaman, dan kebijaksanaan, serta organ-organ dan sel-sel tubuh kita menjadi segar kembali dan bersih dari racun-racun. Jika kita tidak punya waktu untuk bermeditasi, perubahan ini tidak akan terjadi.

Jika kita sibuk bekerja keras demi kesuksesan, atau ketika kita menjadi terlalu lelah, perubahan ini tidak akan terjadi. Tapi setiap kali kita bermeditasi, seluruh sel-sel tubuh kita diperbarui; jadi dapat dikatakan bahwa kita “kembali menjadi kanak-kanak”. Kita menjadi lebih muda tidak hanya secara mental tapi juga secara fisik. Kita merasa lebih sehat, tubuh kita menjadi lebih luwes, dan kulit kita menjadi lebih lembut. Karena semua zat-zat beracun sudah dihilangkan, maka setiap hari kita terlihat lebih baik dan lebih baik lagi.

Selain Metode KUNCI, saya tidak menemukan ada metode lain yang dapat memberikan perubahan dengan begitu cepat dan luar biasa. Seperti yang sudah Anda ketahui, ada banyak jenis obat-obatan dan olah raga di kalangan masyarakat yang katanya dapat membuat orang-orang menjadi lebih muda. Tapi ternyata hasilnya tidak memuaskan; bahkan orang-orang yang menjual obat-obatan itu sendiri menjadi terlihat lebih tua.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Saya Hanya Dapat Mengundang Anda untuk Mengalaminya:

Cahaya dan Suara Tuhan datang ketika kita sedang berkomunikasi secara mendalam dengan-Nya, ketika kita dengan tulus ingin kembali ke tempat di mana kita berasal. Cahaya itu datang seperti sebuah kilat, sebuah penerang, seperti ribuan matahari, seperti pelangi yang berwarna warni, seperti sebuah getaran listrik yang indah. Ia menggetarkan seluruh tubuh Anda; ia menggetarkan setiap saraf dan sel-sel tubuh Anda, memperbarui tubuh, jiwa dan pikiran Anda, serta membuat Anda menjadi seperti seorang bayi yang baru lahir. Anda menjadi lugu tapi cerdas; Anda menjadi penyabar tapi sangat bijaksana, sangat aktif dan bergerak sangat cepat.

Suara itu sama seperti sejenis cahaya pekat, tapi ia lebih padat dan lebih kuat. Kadang kala jika Anda duduk bermeditasi setelah diinisiasi atau ketika Anda sedang dalam doa yang sangat mendalam, mungkin saja Anda dapat mendengar getaran Suara yang datang seperti ribuan alat musik pada waktu yang sama. Tapi ketika Anda mendengar suara ribuan jenis biola atau suatu paduan orkestra agung yang dimainkan dari Surga, Suara itu sama sekali tidak menyakitkan telinga Anda.

Lalu Anda akan terangkat ke nuansa Surgawi melalui dimensi ruang yang berbeda-beda di alam semesta, dan mengetahui jenis kekuatan yang berbeda-beda yang mulai memasuki diri Anda. Ini adalah penjelasan sederhana yang dapat saya sampaikan kepada Anda; jika tidak hal-hal ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pengalaman manusia. Kita tidak pernah mengalami hal-hal seperti itu di dunia dan dalam bahasa manusia. Karenanya, sangat sulit untuk menjelaskan kepada Anda tentang ini dengan kata-kata. Saya hanya dapat mengundang Anda untuk mengalaminya.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Menjadi Sehat di Berbagai Aspek Kehidupan akan Mengurangi Penderitaan:

Djaka Tolos:: Pertanyaan saya adalah mengenai penyakit fisik dan penderitaan fisik: Apakah itu semua pelajaran atau cobaan yang harus kita hadapi?

Wong Edan Bagu: Itu semua karma, tapi kita dapat mengurangi itu semua kapan saja. Pertama, berlatih rohani: Terhubunglah dengan kuasa penyembuhan Anda setiap hari. Yang kedua, pertahankan sebuah gaya hidup yang sehat. Yang ketiga, berbahagialah setiap saat dan melihat ke sisi positif di segala peristiwa. Yang keempat, lebih banyak lagi berdoa dan bermeditasi setiap hari untuk menguatkan kondisi fisik, emosional, mental dan spiritual Anda. Anda harus hidup sehat. Dan pola makan vegan adalah pola makan yang lebih sehat di atas segalanya. Ini sangat membantu.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu

Berkah Tuhan Bekerja melalui Saya untuk Menyembuhkan Orang Lain:

Djaka Tolos:: Saya ingin bertanya, apakah Wong Edan Bagu dapat menyembuhkan orang-orang.

Wong Edan Bagu:: Saya tidak melakukan apa pun. Saya hanya membiarkan Tuhan yang melakukan segala yang Ia inginkan kepada siapa saja yang Ia pilih dan bilamana Ia pandang pantas. Ada orang-orang yang berkata disembuhkan oleh saya, tapi saya tahu bahwa Tuhan yang melakukannya. Saya hanya sebuah alat saja dan berkah Tuhan bekerja melalui saya untuk menyembuhkan siapa saja yang Ia pilih untuk disembuhkan. Dan itu akan terjadi.

Kecantikan jasmani atau kecacatan kita. Itu semua bukan diri kita; itu semua hanya pakaian kita saja.

Berfokuslah pada keadaan saat ini, berfokuslah pada berkah yang Anda miliki. Berfokuslah pada apapun milik Anda sekarang, yang baik dan menyenangkan.

Anda dapat menepis segalanya dalam tiga minggu jika Anda berpantang setiap hari selama dua puluh satu hari itu. Jika Anda dapat bertahan hidup sampai hari itu, maka Anda sudah selesai dengan kecanduan Anda.

Jika kita membersihkan diri kita dan menjadi orang yang baik, maka energi kita juga baik serta kita akan menarik lebih banyak energi dan lebih banyak elemen positif yang akan mengelilingi kita ke mana saja.

Kita harus menghindarinya – narkoba, rokok, alkohol dan apa saja yang seperti itu. Itu adalah bencana yang dapat kita hindari, jadi kita harus menghindarinya.

Marah, sakit, dan terluka adalah perasaan alami dari elemen-elemen tubuh. Hanya saja Anda tidak tahu bagaimana mengendalikan kemarahan…

Jangan sakiti diri Anda lagi dengan menelan racun amarah Anda sendiri. Keluarkan saja, dengan cara yang semestinya.

Cobalah sesuatu yang baru untuk membuat pikiran Anda tidak tertekan.

Bekerjalah semampu Anda dan serahkan semuanya kepada Tuhan. Hanya Tuhan yang menyembuhkan dan melayani. Bukan tangan kita yang melakukannya.

Bagi kebanyakan orang, mimpi itu sangat penting. Tanpa mimpi, kita mungkin akan jatuh sakit karena kita tidak menyalurkan gas-gas beracun di dalam tubuh kita.

…ada kekuatan yang lebih besar daripada kristal. Coba ingatkan itu pada orang-orang, dan kekuatan itu juga lebih abadi dan berkhasiat.

Sang jiwa tidak pernah sakit. Ia tidak pernah mati dari berbagai masa lampau, masa sekarang, hingga masa depan.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno: Bagian. 3

Posted in Uncategorized on 15 Mei 2014 by Djaka Tolos

Wong edan bagu.03

Konsultasi dan Pengobatan alternatif Tradisional Jawa Kuno:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Pengembara Tanah Pasundan.

Anda Mempunyai Keluarga Strokc..? Atau Anda Sendiri Sedang mengalami masalah Seksualitas..? tapi tidak ada waktu untuk Menangani dan Menyelesaikan hal Tersebut..? Ribet. Repot karena Anda Sibuk. Jangan Bingung… Jangan biyarkan berlarut-larut sebelum terlambat dan bertambah parah. Segera… Hubungi saya, dan saya akan datang ke Alamat tempat tinggal Anda, Untuk membantu menyelesaikan Masalah Tersebut untuk Anda… Dengan Penangan Tradisional yang alami, tanpa Risiko dan efek negatif apapun…

Salam Sehat dan Bahagia Selalu _/\_
Terima Kasih…
Telepon : Xl: 087729431777 – Indosat: 085861799966
Email : djakatolos59@yahoo.co.id
Situs Web : http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

JANGAN REMEHKAN…
Energi Aura Positif dan Negatif Anda:

Aura adalah medan energi yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Ada juga yang beranggapan bahwa Aura pancaran cahaya wajah atau pancaran cahaya yang keluar dari tubuh anda. Aura ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan anda sehari-hari. Pernahkah anda melihat orang yang raut wajahnya berbinar-binar sehingga manarik siapa saja lawan bicaranya. Sementara sarjana ahli sinar tubuh, W.E Butler, mendefinisikan aura sebagai inti sari tak tampak. Willem Hogendoorn, mendifinisikan sebagai bentuk sinar yang mengelilingi tubuh manusia. Ahli terapi warna, Erwin, berpendapat sebagai sinar kehidupan yang melingkupi tubuh manusia. Dari defenisi-defenisi diatas maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa Aura adalah suatu medan magnet elektromagnetik yang mengelilingi seluruh tubuh mahluk hidup. Dalam kisah – kisah Orang Suci atau para Nabi sering digambarkan seperti lingkaran HALO di sekitar kepala. AURA setiap manusia berbeda satu dengan yang lain. Ada yang berwarnah Merah, Hijau, Biru, atau Ungu. Setiap Vibrasi warna AURA memiliki ARTI yang berbeda.

Yang umum menjadi pertanyaan:
dapatkah AURA Dilihat ? Jawabannya DAPAT, Teknologi sudah dapat melakukannya sejak sekitar tahun 1935, yang dikenal dengan foto kirlian. Namun teknologi ini hanya dapat melihat medan energi manusia di sekitar tangan dan kaki dan hanya dapat melihat etheric body yang berwarna putih. Sekitar tahun 1987-an, Guy Coggins seorang berkebangsaan Perancis menemukan aura camera yang dapat memotret di foto polaroid. Teknologi ini dikenal dengan nama PROGEN AURA CAMERA.
Apa Gunanya Mengetahui AURA diri kita ? Dengan menggunakan AVS, kita dapat mengetahui vibrasi medan energi, kondisi stress level, Dominansi Yin – Yang, Dominansi Heart – Head, Kondisi Emosi dan Type Kepribadian Diri ( Berdasarkan EQ – Emotional Quotient ). Dengan demikian, kita mampu memahami diri kita secara lebih utuh. Disamping itu, kita dapat juga melihat kondisi kesehatan secara umum yang dikaitkan dengan sistem endokrin di tubuh kita.
Apakah Melihat AURA Diperbolehkan oleh agama ? Foto Aura tidak dikaitkan dengan Agama atau Kepercayaan Anda. Ini adalah suatu teknologi yang bermanfaat untuk Color Psychology ( EQ ) dan Kesehatan secara umum.

Beberapa Hal penting yang berkaitan dengan Aura:
Aura manusia selalu berubah-ubah sesuai dengan kedewasaan kepribadian seseorang. Aura manusia berwarna-warni sesuai dengan kepribadian dan kehidupan seseorang. Masing-masing warna aura menunjukkan kepribadian yang berbeda. Panjang pendeknya aura dapat dideteksi dengan indra peraba kulit maupun dengan tongkat deteksi. Aura seseorang dapat mempengaruhi maupun dapat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dapat bertambah maupun dapat berkurang karena factor lingkungan.

Meski tidak semua orang bisa melihat aura tanpa bantuan teknologi, namun seringkali kita merasakan komunikasi secara “energi” dengan orang-orang di sekitar kita. Terkadang tanpa merujuk pada ucapan maupun perilaku orang lain, kita sudah punya “rasa” bahkan “kesimpulan” tertentu tentang orang lain (yang tentunya belum tentu benar). Ketika rasa yang kita alami dari vibrasi energi orang lain terasa tidak nyaman, acapkali kita menyebutnya sebagai ENERGI NEGATIF atau AURA NEGATIF.
Ketika fenomena energi negatif dalam hubungan pribadi, sosial maupun pekerjaan ini mulai terasa, kita sering tidak tahu dan kurang paham bagaimana menghadapinya, karena kita pun sering terimbas olehnya, dan disitulah kita perlu pemahaman dan strategi bagaimana mengatasi imbas negatif dari lingkungan / orang lain.

Kesibukan yang Penting, dalam keseharian kita… Banyaknya Urusan dan Masalah yang menuntut segera di selesaikan. Membuat kita, mau tidak mau harus bergerak Cepat dan Manjadi super sibuk.
Sehingganya… Banyak Kewajiban2x kita Sebagai Umat beragama, terabaikan… Kurang Beribadah/Jarang Berdoa… bahkan Jarang BerTuhan, Hal ini sewaktu-waktu dapat menimbulkan/menciptakan Aura negatif pada diri pribadi kita, Jika di biyarkan, Aura negatif ini semakin lama semakin bertambah kuat menguasai diri kita… Efeknya… sering merasakan tidak tenang,,, tidak harmonis,,, bahkan tidak bahagia,,, was atau ragu dalam setiap tindakan, Akibatnya… Tempat tinggal tidak nyaman. Rumah tangga sering kacau,,, Tempat usaha/dagang, sepi/macet/rugi bahkan bangkrut… Ini diakibatkan Oleh Daya kekuatan Aura Negatif yang menguasai diri kita semakin kuat, sehingga dengan bebas dan leluasanya mengusai apapun itu yang berkaitan dengan kita….

Anda mengalaminya..?! Sebelum semakin bertambah kuat Aura negatif itu menguasai Anda dan semua yang terkait dengan Anda. Jangan Biyarkan berlama-lama,,, Karena jika Anda membiyarkanya… Bukan Cuma Anda dan Usaha Anda yang akan hancur… Tetapi Iman keTuhanan Andapun akan Musnah… SEGERA HUBUNGI SAYA: Saya siap datang ke alamat tempat tinggal Anda kapanpun Anda membutuhkanya…

Salam Sehat Rahayu kanti Teguh Slamat Berkah Selalu… Terima kasih;
Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Ubah Aura Negatif Jadi Energi Positif;
Kelelahan dan stres yang menumpuk seringkali membuat seseorang gagal menahan diri. Akhirnya, ia akan terlihat emosional di lingkungan kerja dan seakan tidak profesional. Sangat disayangkan apabila seseorang tersebut pada dasarnya memiliki kinerja dan performa yang baik. Maka daripada mencari solusi dengan marah dan meledak-ledak, usahakanlah dari sekarang untuk mulai mengubah komentar negatif menjadi energi positif buat diri sendiri. Mulailah – sebagai awal – mengikuti resep jitu dari Wong Edan Bagu. Pengembara dari Tanah Pasundan.

Pertama:
Tahan keinginan untuk berdebat dan mengritik sampai lawan bicara benar-benar selesai dengan omongannya. Dan jangan buat alasan atas sikap Anda, terutama yang berpotensi menyalahkan orang lain. Ingat, selalu ada pelajaran, bahkan dari komentar yang buruk sekalipun. Apabila atasan Anda yang berbicara, biarkan ia menyelesaikan kalimatnya terlebih dahulu. Dengarkan dengan sungguh-sungguh dan jangan terlalu ‘diambil hati’ bagian omongan yang menyakitkan.

Kedua:
Persempit kritikan dengan bertanya dengan jelas kesalahan Anda. Jika lawan bicara hanya melontarkan kata-kata umum seperti “dangkal”, “kurang sempurna”, “tidak bagus”, selanjutnya Anda bisa bertanya bagian mana yang salah. Hal ini mungkin bisa berguna juga untuk kemajuan Anda.

Ketiga:
Selalu minta kritik dan saran. Daripada harus dipanggil ke dalam ruangan bos karena pekerjaan yang buruk, kenapa tidak mendahului langkah atasan dengan meminta saran dan kritik darinya? Dengan meminta feedback, Anda bisa mencegah kritik yang (mungkin) lebih pedas.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Sehat Rahayu Kanti Teguh Slamet Berkah Selalu
Terima kasih
Ttd: Wong Edan Bagu
Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

12. Pancaran Efek dari Warna Aura:
Oleh: Wong Edan Bagu
Pengembara Tanah Pasundan

MERAH, Jika seseorang pancaran auranya berwarna merah berarti ia dipenuhi sifat kuasa dan ego untuk mencapai kesuksesan.Warna merah ini sering tertahan dimasa kecil, dimana dari lingkungan keluarganya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan cita-cita keluarga, sehingga tampak keruh dan berantakan.Setelah beranjak dewasa dan mampu hidup mandiri, auranya akan meluas dan ia akan mampu melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.Orang yang mempunyai warna latar aura merah, sifatnya suka memrintah, bertanggung jawab dan mempunyai sifat pemimpin. Mempunyai sifat kasih sayang dan sikap hangat kepada sesama. Merah juga menAndakan sifat berani.Sifat negative dari warna merah adalah penggugup.

JINGGA, Seseorang yang pancaran auranya berwarna jingga, maka ia mempunyai sifat kepedulian.Mempunyai sifat alami kemampuan intuitif, bijaksana dan mudah bergaul. Warna jingga mempunyai sifat sebagai juru damai, timbang rasa, praktis. Sifat negatif warna jingga adalah, malas, tidak mampu dan tidak peduli.

KUNING, Seseorang yang pancaranya auranya berwarna kuning, mempunyai sifat yang antusias dan mengasyikan. Berpikir dengan cepat dan menghibur orang lain. Senang berkumpul, menikmati percakapan yang panjang. Senang belajar tapi sifatnya hanya coba-coba sehingga pengetahuanya hanya sebatas kulitnya saja. Warna kuning juga suka dengan gagasan dan berekspresi. Sifat negative dari warna kuning adalah malu-malu dan suka berdusta.

HIJAU, Jika seseorang pancaran auranya berwarna hijau, maka ia mempunyai sifat sejuk dan damai dan ia juga berbakat untuk menjadi seorang penyembuh alami. Sikapnya kooperatif, dapat dipercaya, dan murah hati. Sifat hijau menyukai tantangan, bekerja tanpa kenal lelah, mudah dimintai tolong. Sifat negatifnya bersifat kaku dalam memAndang setiap persoalan.

BIRU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna biru, orang tersebut secara alami mempunyai sifat positf dan antusias. Warna biru biasanya berhati muda, tulus, jujur dan jika bertindak sesuai dengan pikirannya. Mempunyai kebebasan, tidak suka dibatasi atau dilarang. Menyukai perjalanan, menyaksikan tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru, bisa menutupi perasaan dan bisa menyimpan rahasia. Sifat negatifnya kesulitan menyelesaikan tugas.

NILA, Sifatnya hangat, menyembuhkan dan mengasuh. Senang memecahkan masalah, senang menolong. Sifat negatifnya ketidakmampuan mengatakan “tidak” sehingga sering dimanfaatkan orang lain.

UNGU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna ungu, maka ia menyukai kegiatan-kegiatan spiritual dan metafisika. Sifat negatifnya merasa unggul dari yang lain.

PERAK, Mempunyai gagasan-gagasan besar, namun sebagian diantaranya tidak praktis. Sering tidak mempunyai motivasi.

EMAS, Mempunyai kemampuan menangani proyek-proyek dan m?empunyai tanggung jawab dalam skala besar. Mempunyai sifat kharismatik, pekerja keras, sabar. Mencapai kesuksesan pada usia lanjut.

MERAH JAMBU, Mempunyai sifat yang tegas, keras kepala, cita-citanya tinggi dan mempunyai perencanaan. Secara alami mereka mereka adalah orang-orang sederhana, tidak berlagak, senang menjalankan hidup dengan tenang.

PUTIH, Sifatnya tidak menonjolkan diri, sederhana, sangat manusiawi laksana orang-orang suci. Tidak mempunyai sifat ego, lebih tertarik pada kesejahteraan orang lain.Intuitif, bijaksana, idealis dan cinta damai.

HITAM, Bila seseorang pancaran auranya berwarna hitam, bisa diartikan orang tersebut diselubungi oleh kemisterian, karena orang ini sifatnya kadang terbuka dan kadang tertutup. Warna hitam bisa diartikan mempunyai sifat yang tidak baik, culas artinya mempunyai maksud jelek terhadap oaring lain yang ditemuinya. Jika warna hitam berkombinasi dengan warna merah, orang tersebut mempunyai sifat yang tidak baik dan jahat.

Bagaimana? Apakah arti dari pancaran aura warna kalian saat ini?. Pancaran aura kalian saat ini dipengaruhi oleh emosi kallian saat ini ataupun merupakan aura yang terdapat pada diri kalian melalui kepribadian atau karakter yang di bentuk oleh diri kalian sendiri. Semoga Bermanfa’at dan Berkah….Salam Sehat Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu…. Terima Kasih;

Untuk Pengobatan dan Konsultasi Langsung Hubungi:
Xl: 0877-2943-1777. Indosat: 0858-6179-9966
Ttd: Wong Edan Bagu
Tabib: Hie-Sie-Jie-Rae

Allah tidak dapat ditangkap oleh akal:

Posted in Uncategorized on 13 Mei 2014 by Djaka Tolos

WONG EDAN BAGU.L

Oleh: Wong Edan Bagu
Jadi lihatlah,,, Saudara/iku… Pembersihan hati adalah kunci untuk mengatasi kesadaran dualitas dan ilusi Allah terpencil. Sebab,,, saudara/iku, Anda dapat melihat segala macam orang di dunia – apakah mereka berada dalam agama formal atau tidak – Anda dapat melihat segala macam orang yang percaya bahwa mereka memiliki Allah, semua tahu dengan kecerdasan. Beberapa percaya bahwa mereka telah membuktikan bahwa intelektual Allah tidak ada. Beberapa percaya bahwa mereka telah membuktikan intelektual bahwa Allah tidak ada. Tapi, saudaraku,,, keduanya itu adalah salah.

Tentunya, yang akan terdengar mengejutkan untuk beberapa-yang saya dapat mengatakan bahwa mereka yang percaya bahwa mereka telah membuktikan intelektual keberadaan Tuhan bisa salah. Tapi Anda lihat, kesimpulan mereka tidak salah, karena Allah tidak ada. Tapi apa yang salah adalah dua hal. Pertama, Allah, citra Allah, bahwa mereka pikir, mereka telah terbukti adalah patung dari Allah terpencil. Sebab, saudaraku – hal kedua – intelek tidak bisa memahami Tuhan sejati. Untuk Hidup. Allah melampaui akal dan melampaui segala penalaran intelektual, analisis semua, perbandingan sekali.

Allah tak terbandingkan, dan intelek bekerja dengan menganalisis melalui perbandingan. Sesuatu yang benar, sesuatu yang nyata, dibandingkan dengan sesuatu yang lain. Namun Allah tidak dapat dibandingkan dengan apa pun, apalagi apa pun di dunia ini. Karena ketika Anda membandingkan Tuhan untuk apa pun di dunia ini, apa yang Anda lakukan? Ya, saudara/iku, Anda membuat patung. Dan sekarang Anda berkata, “Oh ini adalah cara Allah. Sekarang kami telah menemukan Tuhan keluar, kami telah membuat sebuah kotak mental yang sedikit rapi, kami telah menempatkan label di atasnya yang mengatakan ‘Tuhan’ dan sekarang kita berpikir Tuhan sejati akan melompat ke dalam kotak dan berpura-pura bahwa ia bisa muat dalam itu. “…He he he . . . Edan Tenan yo Lurr…

Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu…
Semoga Bermanfa’at dan Berkah
Ttd: Wong Edan Bagu

Tujuh Tingkatan Jiwa:

Posted in Uncategorized on 9 Mei 2014 by Djaka Tolos

WONG EDAN BAGU.B
Oleh : Wong Edan Bagu
Djaka Tolos yang lebih di kenal dengan julukannya Wong Edan Bagu, adalah seorang Pengembara asal dari tanah Pasundan, yang sering melakukan komunikasi dengan roh pembimbingnya. Pada suatu hari roh pembimbingnya mengajaknya untuk pergi mengenal alam alam lain. Dalam perjalanannya dia diajak melihat tingkatan tingkatan yang ada di alam tersebut, dia diberitahukan bahwa ia diberikan kesempatan ini untuk bisa membagi pengetahuan ini dengan sebanyak mungkin orang dan membantu mengobati ketakutan mereka akan kematian.Malaikat menjelaskan bahwa ada beberapa tingkatan ke surga dan tingkatan tertinggi adalah dimana kita semua memiliki realitas yang sama, dimana kita mengetahui bahwa kita menyatu dengan Tuhan. Setelah perjalanannya ke alam spiritual pada tahun 1999 kemampuan Djaka Tolos untuk pergi ke alam spiritual menjadi semakin kuat. Dari pengalaman pengalamannya, ia menggolongkan dimensi spiritual menjadi tujuh tingkatan, dengan tingkatan tertinggi menjadi satu dengan Tuhan. Makhluk-makhluk cenderung mengarah ke tingkatan yang sesuai dengan perkembangan dan kesadaran mereka. Tujuh tingkatan jiwa spiritual menurut Djaka Tolos digambarkan dibawah ini:

Tingkat 1 :
Jiwa jiwa di dimensi ini semuanya begitu terserap dan tidak sadar akan adanya hubungan antara semua hal.
Kesadaran terfokus pada keberlangsungan dan mereka mengambil apa yang mereka inginkan. Jiwa-jiwa pada tingkat pengalaman ini mengalami ketakutan. Meskipun jiwa jiwa ini memiliki nurani, suara batin yang
memberitahukan yang benar atau yang salah, mereka mengindahkan suara ini karena mereka percaya bahwa
karma tidak berlaku bagi mereka. Dalam kenyataan yang sebenarnya justru inilah tempat seluruh siklus karma bermula.

Tingkat 2 :
Dalam dimensi ini, jiwa jiwa perlahan mulai membuka hati mereka kepada orang-orang lain dan makhluk hidup, tetapi tingkat kepercayaan mereka masih cukup rendah. Mereka mulai melihat kemungkinan bahwa tidak semua orang diluar sana hendak merugikan mereka dan ada kemungkinan adanya kebaikan di dunia maupun semua keburukan yang begitu mereka sadari sewaktu mereka masih jiwa tingkat pertama. Mereka bolak-balik antara ingin percaya dan tidak percaya dan, malangnya, bisa terus menciptakan karma yang cukup buruk bagi mereka sendiri. Mereka sering terlibat dalam agama-agama yang mengajarkan soal neraka dan pengutukkan, yang didasarkan pada rasa malu dan rasa bersalah. Jiwa jiwa sering terperangkap dalam pola ini selama beberapa masa kehidupan.

Tingkat 3 :
Jiwa jiwa pada tingkatan ini telah mempelajari (melalui beberapa pelajaran karma yang berat) akan perbedaan antara yang benar dan salah. Mereka merasakan sebuah keinginan untuk mengubah cara berpikir, cara merasa, dan cara mereka berhubungan dengan dunia. Mereka melihat lebih banyak peluang positif ketimbang negatif. Jiwa jiwa tingkat ketiga mulai merasakan bahwa ada sesuatu yang lebih pada diri mereka ketimbang yang agama telah ajarkan pada mereka. Mereka mencari dalam batas batasan aman. Jiwa-jiwa mulai memahami hukum karma dan mulai menyadari bahwa mereka bertanggung jawab atas perbuatan perbuatan mereka. Jiwa-jiwa dimensi ini masih memiliki ketakutan mengenai kelangsungan hidup mereka dan terhadap jiwa jiwa lain, tetapi mereka semakin banyak melihat kesamaan antara orang orang ketimbang perbedaan.

Tingkat 4 :
Jiwa jiwa pada tingkatan ini berjuang untuk memahami kesatuan semua makhluk hidup dan Tuhan, bergerak dari orientasi religius menuju ke filosofi yang lebih universal dan spiritual. Dalam eksistensi fisik, jiwa jiwa pada tingkatan ini mulai lebih banyak mempertanyakan, membaca buku, atau mengejar sebuah perjalanan spiritual. Keterikatan material dan keinginan fisik dikurangi dan kebijaksanaan dicari dalam pelajaran pelajaran kehidupan. Jiwa jiwa pada tingkat 4 masih memiliki karma, masih bisa berduka dan masih melalui proses reinkarnasi.

Tingkat 5 :
Ini adalah permulaan Nirwana, dimana jiwa jiwa memahami kelimpahan, mengetahui hubungan mereka dengan Tuhan dan memiliki sebuah perasaan tanggung jawab untuk seluruh umat manusia. Jiwa jiwa tidaklagi menyalahkan Tuhan atau yang lainnya, ketidakdewasaan yang ditunjukkan melalui kompetisi atau pemberontakan telah dituntaskan, sehingga tidak ada perasaan kekurangan atau pembatasan. Jiwa jiwa tingkat kelima tahu bagaimana menyerap kehidupan Bumi bisa berguna bagi jiwa, dan mereka mengajarkan jiwa jiwa pada tingkat 4 bagaimana agar tidak harus berreinkarnasi. Jiwa jiwa tingkat kelima ternyata seperti malaikat malaikat yang telah meninggalkan keterikatan keterikatan pada alam fisik dan mengharapkan masa pensiun di alam alam yang lebih tinggi, lebih dekat dengan kesadaran Tuhan.

Tingkat 6 :
Pada tingkat ini jiwa jiwa telah beranjak semakin dalam ke jantung hati Tuhan, semakin penuh mengetahui Tuhan. Jiwa-jiwa di tingkat 6 hidup dalam keadaan yang bahagia, dan ia menyatakan keadaaan demikian tidak ada yang menyamainya di Bumi.

Tingkat 7 :
Pada tingkatan ini, jiwa jiwa sebagai seperti Tuhan, karena mereka menyatu dengan Tuhan dan jiwa jiwa lainnya. Jiwa-jiwa pada tingkatan ini telah mencapai tahapan akhir dalam makna yang paling sejati.

Konsep tujuh tingkatan ini memang banyak ditulis dalam buku-buku spiritual, bahkan agama-agama juga menyiratkan adanya 7 langit dimana banyak dikatakan di langit ketujuhlah tempat Tuhan bersemayam.

Dalam buku Many Lives Many Masters hal ini juga dikatakan oleh spirit Guide dari Catherine pada saat jeda dari kematian ke kehidupan selanjutnya (between lives) dikatakan ”Seluruhnya ada tujuh alam, masing-masing terdiri dari banyak tingkatan salah satunya alam rekoleksi (pengingatan). Pada alam itu kau diperkenankan untuk mengumpulkan pikiran pikiranmu. Kau diperbolehkan melihat kehidupanmu yang baru saja berlalu. Mereka yang tingkatannya lebih tinggi dapat melihat sejarah. Mereka dapat kembali dan mengajar kita dengan mempelajari sejarah. Tetapi kita dari tingkat kehidupan yang lebih rendah hanya diperkenankan melihat kehidupan sendiri yang baru saja berlalu.” Malaikat yang telah memandu Echo memberitahukan bahwa terdapat banyak pintu masuk ke surga dan terdapat banyak komunitas di setiap tingkatan dunia spiritual.

Jadi ini juga sesuai dengan tingkatan jiwa yang dicapai dalam bentuk fisik. Ini konsisten. Terdapat tujuh tingkatan perkembangan di alam fisik maupun di alam lain, tetapi tidak ada suatu tingkatan pencapaian yang “benar” atau “salah” ketika kita kembali ke tempat darimana kita datang sebelumnya. Dalam kehidupan fisik kita, kita masing-masing berjuang untuk mencapai hal-hal dari sudut pandang yang berbeda-beda. Perkembangan kita, baik secara fisik maupun batin, tampaknya merupakan contoh sempurna dari kehendak bebas yang telah kita miliki dari sananya. Tak perduli tingkatan pencapaian spiritual apapun yang kita raih, kita tetaplah setara dengan semua yang lainnya.

Kehidupan adalah sebuah kesempatan! Setiap pengalaman akan mengajarkan kita sesuatu, jika kita memilih untuk menerimanya. Kadang-kadang kita heran mengapa hal-hal terasa demikian sulit, tetapi kita menarik semua yang kita butuhkan supaya kita belajar dan berkembang. Kita memilih hidup yang kita jalani dan semuanya menjadi bagian dari itu. Dalam beberapa hal, kehidupan seperti mengambil sebuah ujian dan jika kita mengetahui jawaban jawabannya terlebih dahulu, mengapa kita harus mengerjakannya? inilah sebagian jawaban mengapa, pada tingkat kesadaran yang lebih rendah, kita melupakan semua pengetahuan yang kita punya.”Diri kita yang lebih tinggi” akan terus-terhubung dengan pengetahuan dan kebenaran tertinggi.

Semoga Bermanfa’at dan Berkah… Salam Rahayu kanti Teguh Slamet…
Ttd: Wong Edan Bagu

%d bloggers like this: